Penetapan Kadar Fenolik Ekstrak Biji Nyireh (Xylocarpus Granatum J. Koening) Menggunakan Pelarut Metanol Dan Etanol Dengan Metode Spektrofotometri UV- Vis
Nyireh (Xylocarpus granatum J. Koenig) merupakan tumbuhan mangrove yang banyak ditemukan di Kalimantan. Terbukti secara empiris penggunaan biji nyireh sebagai bedak tradisional untuk perawatan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fenolik pada ekstrak biji Xylocarpus granatum menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian yang dilakukan adalah eksperimental. Objek yang diteliti adalah kadar fenolik pada ekstrak biji Xylocarpus granatum menggunakan pelarut metanol dan etanol 70%. Sampel dipilih yang masih dalam keadaan baik yaitu buah berwarna hijau kecoklatan. Pengujian penetapan kadar fenolik ekstrak biji nyireh menggunakan metode spektrofotometri. Data dianalisis menggunakan persamaan regresi linier. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dari pengukuran menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan menggunakan dua pelarut yaitu metanol dan etanol 70% didapatkan kadar fenolik ekstrak metanol biji nyireh sebesar 340,0186 ± 4,2184 (mg/GAE/g) yang berarti dalam setiap gram ekstrak metanol biji nyireh setara dengan 340,0186 sedangkan kadar fenolik ekstrak etanol biji nyireh sebesar 328,1198 ± 5,4190 (mg/GAE/g) yang berarti dalam setiap gram ekstrak metanol biji nyireh setara dengan 328,1198. Data hasil penetapan kadar fenolik dari kedua pelarut yang diperoleh dari analisis secara statistik. Pertama melakukan data dengan uji normalitas yaitu uji Shapiro-Wilk menunjukkan data terdistribusi normal dengan nilai signifikan pelarut metanol sebesar 0,188 dan nilai signifikan pelarut etanol sebesar 0,051 (0,188 dan 0,051 P>0,05) data berdistribusi normal karena nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05. Kedua uji homogenitas dengan uji Levene nilai signifikan yang diperoleh nilai signifikan 0,653 (0,653 P> 0,05) data mempunyai varian yang sama atau homogen karena nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05, ketiga dilanjut dengan uji Independent T-Test didapatkan hasil nilai signifikansi 2-tailed 0,005 yang menyatakan (P 0,05).