Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

FATIMAH FEBRIANNA YANTO

2 karya publik ditemukan.

2025: 1

Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Kokang (Lepisanthes amoena(Hassk)Leenh) dengan Metode ABTS (2,2'-azinobis-3-ethyl benzothiazoline-6-sulfonic acid)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun kokang (Lepisanthes amoena (Hassk) Leenh) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan alkaloid yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Aktivitas antioksidan penting dalam menangkal efek merusak dari radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol dan fraksi daun kokang menggunakan metode ABTS (2,2’-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid)). Penelitian dilakukan melalui tahapan: determinasi tumbuhan, pengolahan simplisia, ekstraksi maserasi dengan etanol 70%, fraksinasi menggunakan pelarut n-heksan (non-polar), etil asetat (semi-polar), dan air (polar), dilanjutkan dengan skrining fitokimia dan pengujian aktivitas antioksidan secara spektrofotometri menggunakan metode ABTS. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan nilai IC₅₀, yaitu konsentrasi ekstrak yang mampu menghambat 50% radikal bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan bervariasi pada masing-masing fraksi, dengan fraksi air menunjukkan aktivitas paling tinggi dengan nilai 6,1873 ppm dibandingkan ekstrak etanol dengan nilai 7,5302 ppm, fraksi n-heksan dengan nilai 76,4518 ppm, dan fraksi etil asetat dengan nilai 7,1890 ppm. Nilai IC₅₀ yang rendah menunjukkan potensi antioksidan yang kuat dari fraksi tersebut.

Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Kokang (Lepisanthes amoena(Hassk)Leenh) dengan Metode ABTS (2,2'-azinobis-3-ethyl benzothiazoline-6-sulfonic acid)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daun kokang (Lepisanthes amoena (Hassk) Leenh) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan alkaloid yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Aktivitas antioksidan penting dalam menangkal efek merusak dari radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol dan fraksi daun kokang menggunakan metode ABTS (2,2’-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid)). Penelitian dilakukan melalui tahapan: determinasi tumbuhan, pengolahan simplisia, ekstraksi maserasi dengan etanol 70%, fraksinasi menggunakan pelarut n-heksan (non-polar), etil asetat (semi-polar), dan air (polar), dilanjutkan dengan skrining fitokimia dan pengujian aktivitas antioksidan secara spektrofotometri menggunakan metode ABTS. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan nilai IC₅₀, yaitu konsentrasi ekstrak yang mampu menghambat 50% radikal bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan bervariasi pada masing-masing fraksi, dengan fraksi air menunjukkan aktivitas paling tinggi dengan nilai 6,1873 ppm dibandingkan ekstrak etanol dengan nilai 7,5302 ppm, fraksi n-heksan dengan nilai 76,4518 ppm, dan fraksi etil asetat dengan nilai 7,1890 ppm. Nilai IC₅₀ yang rendah menunjukkan potensi antioksidan yang kuat dari fraksi tersebut.