Profil penulis
Gustian
6 karya publik ditemukan.
STUDI LITERATUR SISTEM PENYIMPANAN DAN PELAPORAN OBAT NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA DI RUMAH SAKIT
Penyalahgunaan narkotika dan psikotropika merupakan masalah serius yang menuntut pengelolaan ketat di fasilitas pelayanan kesehatan, terutama dalam aspek penyimpanan dan pelaporan. Pemerintah telah menetapkan regulasi serta sistem pelaporan elektronik Sistem Pelaporan Narkotika dan Psikotropika (SIPNAP), namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai ketidaksesuaian dan kendala seperti ketidaksesuaian dengan regulasi, ketidaksesuain data, dan kurangnya tenaga kefarmasian. Oleh karena itu, diperlukan kajian untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai sistem penyimpanan dan pelaporan obat narkotika dan psikotropika. Tujuan Studi literatur ini adalah untuk mengetahui sistem penyimpanan dan pelaporan obat narkotika dan psikotropika berdasarkan kajian literatur. Rancangan yang digunakan merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini adalah membandingnkan sistem penyimpanan dan pelaporan obat narkotika dan psikotropika.Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran kesesuaian pelaksanaan penyimpanan dan pelaporan dengan ketentuan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua rumah sakit yang dikaji telah memenuhi 100% standar penyimpanan umum sesuai Permenkes No. 72 Tahun 2016. Rumah Sakit X Surakarta mencapai tingkat kepatuhan 100% terhadap standar khusus Permenkes No. 5 Tahun 2023, sedangkan RSIA Pasutri memiliki tingkat kepatuhan sebesar 87,5%, dengan beberapa ketidaksesuaian pada penandaan obat mendekati kedaluwarsa, dokumentasi pemegang kunci lemari penyimpanan, serta ketepatan waktu pelaporan melalui SIPNAP.
STUDI LITERATUR SISTEM PENYIMPANAN DAN PELAPORAN OBAT NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA DI RUMAH SAKIT
Penyalahgunaan narkotika dan psikotropika merupakan masalah serius yang menuntut pengelolaan ketat di fasilitas pelayanan kesehatan, terutama dalam aspek penyimpanan dan pelaporan. Pemerintah telah menetapkan regulasi serta sistem pelaporan elektronik Sistem Pelaporan Narkotika dan Psikotropika (SIPNAP), namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai ketidaksesuaian dan kendala seperti ketidaksesuaian dengan regulasi, ketidaksesuain data, dan kurangnya tenaga kefarmasian. Oleh karena itu, diperlukan kajian untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai sistem penyimpanan dan pelaporan obat narkotika dan psikotropika. Tujuan Studi literatur ini adalah untuk mengetahui sistem penyimpanan dan pelaporan obat narkotika dan psikotropika berdasarkan kajian literatur. Rancangan yang digunakan merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini adalah membandingnkan sistem penyimpanan dan pelaporan obat narkotika dan psikotropika.Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran kesesuaian pelaksanaan penyimpanan dan pelaporan dengan ketentuan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua rumah sakit yang dikaji telah memenuhi 100% standar penyimpanan umum sesuai Permenkes No. 72 Tahun 2016. Rumah Sakit X Surakarta mencapai tingkat kepatuhan 100% terhadap standar khusus Permenkes No. 5 Tahun 2023, sedangkan RSIA Pasutri memiliki tingkat kepatuhan sebesar 87,5%, dengan beberapa ketidaksesuaian pada penandaan obat mendekati kedaluwarsa, dokumentasi pemegang kunci lemari penyimpanan, serta ketepatan waktu pelaporan melalui SIPNAP.
Kajian Karakterisasi Terkait Potensi Kadar Katekin pada Tanaman Gambir (Uncaria gambir (Hunt) Roxb)
Gambir adalah komoditas ekspor yang berperan dalam pendapatan masyarakat dan meningkatkan devisa negara. Ekstrak tanaman gambir banyak kegunaannya dan sangat beragam. Potensi tersebut menjadikan permintaannya semakin meningkat. Peningkatan produktivitas gambir perlu didukung dengan upaya peningkatan teknologi budidaya serta pemuliaan tanamannya. Rendahnya produktivitas perlu dicarikan solusi dengan berbagai pendekatan. Buku ini ditulis sebagai media berbagi sekaligus melaporkan studi gambir terkait potensi kadar katekin. Buku ini berfokus kepada sebahagian dari kajian sumber daya genetik gambir itu sendiri. Kajian selanjutnya setelah buku ini adalah metode perbanyakan massal gambir berkatekin tinggi, poliploidi pada tipe-tipe gambir dan implikasinya terhadap kandungan getah katekin pada gambir tersebut.
Politik Identitas Etnik
Otonomi daerah telah memberi tempat yang baik bagi sebagaian etnik untuk menunjukkan identitas politiknya. Identitas politik etnik terindentifikasi dikonstruksi oleh segelintir elite yang melakukan tindakan pada pengupayaan kepentingan wilayah etnik. Sebagian elite memandang etnisitas sebagai alat untuk mempertahankan kekuasaan, persaingan untuk memperoleh sumber daya, menciptakan solidaritas dan kebersamaan, mengukuhkan dan memperkuat identitas, serta membedakan dengan kelompok etnik yang lain. Buku yang berjudul “Politik Identitas Etnik” (Sebuah Kajian Konstruktivis dalam tradisi Interaksi Simbolik) menyajikan kajian ilmiah yang dalam pada terbentuknya Provinsi Sulawesi Barat, dengan mengatasnamakan masyarakat Mandar untuk mendapatkan kembali (re-invented) hak-hak kepemilikan etnik dan hak kepemilikan sejarah. Bertitik tolak dari hal tersebut, bahwa pemikiran, perilaku dan tindakan komunitas etnik Mandar, khususnya yang dibangun elite bertujuan untuk memproduksi kesadaran aktif politik etnik sebagai bentuk project identity.