Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

KLAUDIANA WEA ANGI

4 karya publik ditemukan.

2026: 22021: 2

Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Labu Kuning (Cucubita moschata Duch.) Berdasarkan Perbedaan Konsesntrasi Pelarut Terhadap Bakteri Staphhylococcus aureus

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Labu kuning (Cucurbita moschata Duch.) merupakan bahan pangan yang kaya akan vitamin A, C, mineral serta karbohidrat. Labu kuning memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti, antibakteri, antidiabetes, dan antioksidan. Ekstrak buah labu kuning (Cucurbita moschata Duch) mengandung senyawa flavonoid, saponin dan terpenoid yang bersifat antibakteri. Perbedaan konsentrasi pelarut dapat mempengaruhi aktivitas farmakologi suatu ekstrak bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri daging buah labu kuning dengan perbedaan pelarut terhadap bakteri Staphylococus aureus. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian eksperimental. Tahapan penelitian meliputi determinasi tanaman, pembuatan simplisia, penetapan susut penegeringan simplisia, ekstraksi secara maserasi dengan perbedaan konsentrasi pelarut etanol 50% dan 70%, skrining fitokimia, penetapan kadar air ekstrak dan uji aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai susut pengeringan simplisia 4,26 %. Rendemen ekstrak etanol 50% sebesar 11,48% dan etanol 70% sebesar 20,97%. Hasil skrining fitokimia ekstrak etanol 50% menunjukkan danya senyawa saponin, dan flavonoid. Sedangkan pada ekstrak etanol 70 % diperoleh senyawa golongan alkaloid, flavonoid, saponin dan steroid. Hasil rata-rata kadar air ekstrak etanol 50% sebesar 16,47% dan ekstrak etanol 70% sebesar 23,71%. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan, bahwa perbedaan pelarut mempengaruhi aktivitas antibakteri pada ekstrak daging buah labu kuning, pada konsentrasi 10%; 12,5%; 15%; 20%; 25%, dan 30% dengan kategori sedang pada pelarut etanol 50% dan pada pelarut etanol 70% dengan kategori sedang hingga kuat. Diamater zona hambat pada kontrol positif kloramfenikol 0,1% sebesar 20 mm dan kontrol negatif DMSO 1% adalah 0 mm.

STUDI LITERATUR ANALISIS PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS TELING ATAS MANADO DAN PUSKESMAS AIRMADIDI MINAHASA UTARA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan obat di Puskesmas Teling Atas Manado dan Puskesmas Airmadidi Minahasa Utara dengan persyaratan. Pelayanan kefarmasian di puskesmas merupakan satu hal yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan upaya kesehatan, yang berperan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Penyimpanan obat di Puskesmas mempunyai dampak besar dalam pelayanan kesehatan di puskesmas. Penyimpanan yang kurang baik dapat membawa kerugian material. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data tentang penyimpanan di puskesmas yang akan dibandingkan. Objek yang diteliti adalah kesesuaian prosedur penyimpanan obat di Puskesmas Teling Atas Manado dan Puskesmas Airmadidi Minahasa Utara. Hasil penelitian menyatakan bahwa penyimpanan obat di Puskesmas Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara dan Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado memenuhi parameter pengamatan mutu, tetapi belum memenuhi parameter kondisi penyimpanan obat dan dan cara menyimpan dan menyususn obat. Kondisi penyimpanan obat di Puskesmas Aimadidi Kabupaten Minahasa Utara belum memenuhi persyaratan ventilasi dan suhu ruangan, Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado belum memenuhi persyaratan luas gudang dan suhu ruangan. Puskesmas Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara belum memenuhi persyaratan penyimpanan injeksi dan penandaan obat kadaluarsa, Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado belum memenuhi persyaratan penandaan obat kadaluarsa.

STUDI LITERATUR ANALISIS PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS TELING ATAS MANADO DAN PUSKESMAS AIRMADIDI MINAHASA UTARA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan obat di Puskesmas Teling Atas Manado dan Puskesmas Airmadidi Minahasa Utara dengan persyaratan. Pelayanan kefarmasian di puskesmas merupakan satu hal yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan upaya kesehatan, yang berperan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Penyimpanan obat di Puskesmas mempunyai dampak besar dalam pelayanan kesehatan di puskesmas. Penyimpanan yang kurang baik dapat membawa kerugian material. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data tentang penyimpanan di puskesmas yang akan dibandingkan. Objek yang diteliti adalah kesesuaian prosedur penyimpanan obat di Puskesmas Teling Atas Manado dan Puskesmas Airmadidi Minahasa Utara. Hasil penelitian menyatakan bahwa penyimpanan obat di Puskesmas Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara dan Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado memenuhi parameter pengamatan mutu, tetapi belum memenuhi parameter kondisi penyimpanan obat dan dan cara menyimpan dan menyususn obat. Kondisi penyimpanan obat di Puskesmas Aimadidi Kabupaten Minahasa Utara belum memenuhi persyaratan ventilasi dan suhu ruangan, Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado belum memenuhi persyaratan luas gudang dan suhu ruangan. Puskesmas Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara belum memenuhi persyaratan penyimpanan injeksi dan penandaan obat kadaluarsa, Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado belum memenuhi persyaratan penandaan obat kadaluarsa.