Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MELY KURNIA FEBRIANTI

2 karya publik ditemukan.

2020: 2

STUDI LITERATUR CEMARAN BAKTERIOLOGIS PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DENGAN METODE MPN (Most Probable Number)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya cemaran bakteriologis pada depo air minum isi ulang dengan menggunakan metode MPN (Most Probable Number). Data yang diambil dalam studi ini adalah data sekunder yang diambil dari beberapa literatur. Tahap penelitian reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data inti tulisan, penyajian data, yaitu data dalam table deskriptif, dan penarikan kesimpulan, melakukan verifikasi dari tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Hasil uji MPN (Most Probable Number) yang didapatkan dari kelima jurnal yang telah ditelaah menyatakan bahwa 3 literatur menyatakan adanya cemaran bakteriologis dan 2 literatur tidak mengandung cemaran bakteriologis. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa kualitas depot air minum isi ulang salah satunya ditentukan oleh parameter uji bakteriologis.

STUDI LITERATUR CEMARAN BAKTERIOLOGIS PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DENGAN METODE MPN (Most Probable Number)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya cemaran bakteriologis pada depo air minum isi ulang dengan menggunakan metode MPN (Most Probable Number). Data yang diambil dalam studi ini adalah data sekunder yang diambil dari beberapa literatur. Tahap penelitian reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data inti tulisan, penyajian data, yaitu data dalam table deskriptif, dan penarikan kesimpulan, melakukan verifikasi dari tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Hasil uji MPN (Most Probable Number) yang didapatkan dari kelima jurnal yang telah ditelaah menyatakan bahwa 3 literatur menyatakan adanya cemaran bakteriologis dan 2 literatur tidak mengandung cemaran bakteriologis. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa kualitas depot air minum isi ulang salah satunya ditentukan oleh parameter uji bakteriologis.