Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NUR FITRIANI DEWI

5 karya publik ditemukan.

2026: 32025: 12024: 1

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENGGUNAAN OBAT CACING PADA ANAK DI BEBERAPA DESA WILAYAH KECAMATAN BENTIAN BESAR KABUPATEN KUTAI BARAT

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengetahuan merupakan domain yang penting dalam terbentuknya perilaku terbuka atau open behavior. Penyakit cacingan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, khususnya pada kelompok anak-anak. Infeksi cacing dapat menimbulkan dampak serius seperti kekurangan gizi, anemia, dan hambatan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu mengenai penggunaan obat cacing pada anak di Desa Dilang Puti dan Desa Suakong, Kabupaten Kutai Barat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Responden penelitian ialah Ibu yang memiliki anak berusia 1–5 tahun dan bersedia berpartisipasi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup untuk menilai pengetahuan ibu tentang penggunaan obat cacing, kemudian dianalisis secara deskriptif guna memperoleh gambaran tingkat pengetahuan responden. Hasil penelitian di Desa Dilang Puti menunjukkan bahwa dari 75 responden, mayoritas memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik sebanyak 57 orang (76%), kurang baik sebanyak 17 orang (22,7%), dan kurang baik 1 orang (1,3%). Sementara itu, hasil penelitian di Desa Suakong menunjukkan bahwa dari 48 responden, sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 44 orang (97,7%), cukup baik sebanyak 4 orang (8,3%), dan tidak terdapat responden dengan kategori kurang baik (0%). Berdasarkan hasil penelitian tingkat pengetahuan ibu tentang penggunaan obat cacing pada anak 1-5 tahun di Desa Dilang Puti dan Desa Suakong termasuk dalam kategori baik.

Studi Literatur Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Demam Tifoid di Puskesmas

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Antibiotik merupakan obat yang berfungsi membunuh dan/atau menghambat pertumbuhan bakteri. Antibiotik termasuk golongan obat keras yang banyak digunakan dalam tata laksana terapi farmakologi. Demam tifoid adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Penyebaran penyakit ini biasanya melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Salah satu tatalaksana penyakit ini adalah dengan pemberian antibiotik yang penggunaannya perlu dievaluasi untuk menjamin mutu, kualitas dan efektivitas terapi demam tifoid, meliputi tepat obat, tepat pasien, tepat dosis, tepat indikasi, tepat durasi. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid di Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek dari penelitian ini adalah pasien demam tifoid di Puskesmas. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Analisis data dilakukan dengan analisis secara deskriptif yaitu mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap data yang sudah terkumpul. Hasil evaluasi penggunaan obat di Puskesmas Kabupaten Garut diperoleh persentase tepat indikasi 96,88%, tepat obat 58,27%, tepat dosis 63,32%, tepat durasi 49,75% dan pada Puskesmas Pertahanan Kabupaten Kebumen diperoleh persentase tepat indikasi 100%, tepat obat 95,45%, tepat dosis 78,78%, tepat pasien 100%.

Studi Literatur Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Demam Tifoid di Puskesmas

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Antibiotik merupakan obat yang berfungsi membunuh dan/atau menghambat pertumbuhan bakteri. Antibiotik termasuk golongan obat keras yang banyak digunakan dalam tata laksana terapi farmakologi. Demam tifoid adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Penyebaran penyakit ini biasanya melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Salah satu tatalaksana penyakit ini adalah dengan pemberian antibiotik yang penggunaannya perlu dievaluasi untuk menjamin mutu, kualitas dan efektivitas terapi demam tifoid, meliputi tepat obat, tepat pasien, tepat dosis, tepat indikasi, tepat durasi. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid di Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek dari penelitian ini adalah pasien demam tifoid di Puskesmas. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Analisis data dilakukan dengan analisis secara deskriptif yaitu mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap data yang sudah terkumpul. Hasil evaluasi penggunaan obat di Puskesmas Kabupaten Garut diperoleh persentase tepat indikasi 96,88%, tepat obat 58,27%, tepat dosis 63,32%, tepat durasi 49,75% dan pada Puskesmas Pertahanan Kabupaten Kebumen diperoleh persentase tepat indikasi 100%, tepat obat 95,45%, tepat dosis 78,78%, tepat pasien 100%.