Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

RIZKI DEWI PURNAMASARI

4 karya publik ditemukan.

2026: 22022: 1

PENETAPAN KADAR BAHAN KIMIA OBAT PARASETAMOL DALAM JAMU PEGAL LINU MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bahan kimia obat (BKO) parasetamol merupakan salah satu senyawa sintetis yang sering disalahgunakan dalam pembuatan jamu tradisional untuk memberikan efek cepat dalam meredakan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan bahan kimia obat (BKO) parasetamol dalam jamu pegal linu yang beredar di pasar tradisional Desa Bunga Jadi, Kecamatan Muara Kaman, serta menentukan kadarnya menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Tahapan penelitian meliputi persiapan dan pengumpulan sampel, preparasi larutan sampel jamu pegal linu, analisis kualitatif parasetamol menggunakan pereaksi FeCl₃ 10%, K₂Cr₂O₇ 0,1 N, dan tollens, pembuatan larutan baku parasetamol, penentuan panjang gelombang maksimum, pembuatan kurva kalibrasi, serta analisis kuantitatif parasetamol pada jamu menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menyajikan hasil kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk narasi dan tabel berdasarkan hasil pengukuran laboratorium. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengawasan mutu obat tradisional serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penggunaan jamu yang mengandung bahan kimia obat.

ANALISIS BAHAN KIMIA OBAT PARASETAMOL DALAM JAMU PEGAL LINU MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bahan kimia obat (BKO) parasetamol merupakan senyawa sintetis yang dilarang ditambahkan ke dalam jamu, namun masih dapat ditemukan pada produk jamu pegal linu. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberadaan dan menetapkan kadar parasetamol pada jamu pegal linu yang beredar di pasar tradisional Desa Bunga Jadi, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan teknik purposive sampling terhadap 10 sampel jamu berkode A–J. Analisis kualitatif dilakukan menggunakan FeCl₃ 10% dan pereaksi Tollens, sedangkan analisis kuantitatif dilakukan dengan spektrofotometri UV-Vis melalui penentuan λmaks, pembuatan kurva kalibrasi, dan pengukuran absorbansi sampel. Hasil kualitatif menunjukkan sampel B, E, dan H positif mengandung parasetamol. λmaks diperoleh pada 249 nm dan kurva kalibrasi menggunakan standar 5–25 ppm memberikan persamaan y = 0,0779x − 0,0294 dengan r = 0,9999. Kadar rata-rata parasetamol pada sampel B, C, D, E, F, G, H, dan I berturut-turut sebesar 0,0564%; 0,0326%; 0,0066%; 0,5385%; 0,0280%; 0,0004%; 0,4711%; dan 0,0126%, sedangkan A dan J tidak terdeteksi. Dapat disimpulkan bahwa sebagian sampel jamu pegal linu yang diteliti mengandung BKO parasetamol dengan kadar yang bervariasi, sehingga diperlukan pengawasan mutu dan kehati-hatian masyarakat dalam memilih jamu.