Gambaran Kepatuhan Minum Obat Antitiroid Pada Pasien Hipertiroid Di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda Menggunakan MMAS-8
Hipertiroid merupakan gangguan endokrin yang ditandai dengan peningkatan produksi hormon tiroid secara berlebihan, penyakit ini memerlukan terapi jangka panjang menggunakan obat antitiroid untuk mengendalikan kadar hormon tiroid. Keberhasilan terapi sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat sesuai dengan dosis dan durasi yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan minum obat antitiroid pada pasien hipertiroid di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda menggunakan MMAS-8. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan total sampling terhadap seluruh pasien hipertiroid yang memenuhi kriteria inklusi dan menjalani terapi antitiroid di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Pengukuran tingkat kepatuhan dilakukan menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) dan dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran tingkat kepatuhan pasien terhadap terapi pengobatan antitiroid. Karakteristik terhadap 50 responden menunjukkan sebagian besar berusia 18-44 tahun sebanyak 36 pasien (72%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 37 pasien (74%), berpendidikan perguruan tinggi sebanyak 30 pasien (60%), tidak memiliki pekerjaan sebanyak 19 pasien (38%), dan tidak memiliki penyakit penyerta sebanyak 36 pasien (72%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 32 pasien (64%), kepatuhan sedang sebanyak 12 pasien (24%), dan kepatuhan rendah sebanyak 6 pasien (12%). Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien hipertiroid di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda memiliki tingkat kepatuhan minum obat antitiroid yang tinggi.