Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SITI AISYAH

2 karya publik ditemukan.

2026: 2

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis ATCC 12228 dan Eschericia Coli FNCC 0195 DENGAN METODE DIFUSI CAKRAM

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus epidermidis dan Escherchia coli dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti infeksi saluran kemih, infeksi kulit, hingga sepsis serta menunjukkan peningkatan resistensi terhadap antibiotik, sehingga diperlukan pengembangan antibakteri alternatif dari bahan alam. Salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai antibakteri alami adalah bunga telang (Clitoria ternatea L.) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol bunga telang terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Escherchia coli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dimulai dengan determinasi tanaman telang, pembuatan simplisia, ekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 70%, skrining fitokimia, penetapan kadar air, uji aktivitas antibakteri. Nilai rendemen ekstrak sebesar 43,8% dengan kadar air ekstrak sebesar 16,23%. Pemeriksaan fitokimia menunjukkan, bahwa ekstrak etanol bunga telang mengandung sejumlah metabolit sekunder, yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram terhadap Staphylococcus epidermidis ATCC 12228 dan Escherichia coli FNCC 0195 pada konsentrasi ekstrak 10%, 20%, 30%, dan 40%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada konsentrasi yang diujikan ekstrak mampu menghambat pertumbuhan kedua bakteri, terhadap Staphylococcus epidermidis dengan diameter zona hambat berkisar antara 7–10 mm yang dikategorikan sedang dan terhadap Escherichia coli diperoleh zona hambat 12–15 mm yang termasuk kategori kuat. Analisis data statistik menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak memberikan pengaruh signifikan terhadap besarnya diameter zona hambat dengan nilai signifikansi (p 0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antar perlakuan konsentrasi ekstrak