Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.289 item publik

Publikasi

Halaman 18 dari 65

Gambaran Drug Related Problems (DRPs) Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Pasien Pediatri Instalasi Rawat Inap RSUD DR. H. SOEWONDO KENDAL

MADE DIAH AYU DWI PUTRI
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Nama : Made Diah Ayu Dwi Putri Program Studi : Sarjana Farmasi Judul Skripsi : Gambaran Drug Related Problems (DRPs) Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Pasien Pediatri Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. H. Soewondo Kendal Pembimbing : 1. apt. Rusdiati Helmidanora, M.Sc. 2. apt. Heri Wijaya, S.Farm., M.Si.,Ph.D. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang umum ditemukan pada pasien anak yang menjalani perawatan di rumah sakit. Penanganan terapi ISPA pada populasi pediatri memerlukan ketelitian tinggi karena adanya risiko terhadap Drug Related Problems (DRPs). Kondisi fisiologis anak yang belum matang serta kebutuhan penyesuaian dosis berdasarkan usia menjadikan kelompok ini lebih rentan terhadap ketidaktepatan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kejadian DRPs pada pengobatan pasien pediatri dengan diagnosis ISPA di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. H. Soewondo Kendal selama periode 2022–2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari rekam medis pasien anak usia 0–18 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Jumlah sampel sebanyak 105 pasien, diambil melalui metode total sampling berdasarkan hasil perhitungan menggunakan rumus Slovin. Identifikasi DRPs mengacu pada klasifikasi Cipolle yang mencakup: kebutuhan obat yang belum terpenuhi, penggunaan obat yang tidak diperlukan, ketidaktepatan pemilihan obat, dosis terlalu tinggi atau terlalu rendah, efek samping obat, serta masalah kepatuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian DRPs paling banyak ditemukan pada kategori dosis tidak tepat sebanyak 48 kejadian (45,71%), diikuti oleh penggunaan obat tanpa indikasi sebanyak 39 kejadian (37,14%), kebutuhan obat yang belum terpenuhi sebanyak 14 kejadian (13,33%), dan ketidaktepatan pemilihan obat sebanyak 4 kejadian (3,81%). Obat yang paling sering terlibat dalam DRPs adalah antibiotik golongan sefalosporin, terutama ceftriaxone, serta obat simtomatik seperti ambroxol dan paracetamol. Dalam penelitian ini juga tercatat 29 kasus interaksi obat yang terdiri atas 2 kategori major, 23 kategori moderate, dan 4 kategori minor. Kombinasi interaksi yang paling sering ditemukan adalah antara FDC rifampicin, isoniazid, dan pyrazinamide dengan parasetamol.

TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP OBAT HALAL DI DESA MUARA MUNTAI ULU

NUZRATUN NISA
· Thesis · Open Access

Penggunaan obat halal sangat penting bagi masyarakat Muslim untuk memastikan bahwa produk farmasi yang dikonsumsi sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap obat halal di Desa Muara Muntai Ulu. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 338 responden yang dipilih melalui metode Stratified Random Sampling. Kuesioner juga diuji validitas dan reliabilitasnya pada 50 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner, disajikan dalam bentuk tabel dan grafik, serta dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Analisis mencakup perhitungan persentase tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku, rata-rata skor berdasarkan Skala Likert, serta hubungan antara pengetahuan dengan sikap dan perilaku menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian terhadap 338 responden menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat terhadap obat halal tergolong cukup baik (74,1%), sedangkan sikap dan perilaku berada pada kategori sangat baik (4,25%). Sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku, sementara pengetahuan berpengaruh negatif dan signifikan. Nilai R2 sebesar 0,261.

pemanfaatan limbah ampas kopi arabica (coffea arabica L) sebagai bahan aktif pembuatan sabun padat scrub antioksida

SUKMA NUR RAHMAWATI
· Thesis · Open Access

Kopi menjadi salah satu minuman yang sangat popular di dunia, termasuk Indonesia, Antioksidan adalah senyawa yang dapat menangkal dampak negative radikal bebas sumber senyawa. ampas kopi merupakan salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai kosmetika dan memiliki kandungan-kandungan yang baik untuk kulit. maka akan dilakukan penelitian dan pembuatan formulasi sabun padat scrub ampas kopi Arabika (coffea arabica L) sebagai antioksidan. Penelitian yang dilakukan yaitu mengenai pemanfaatan ampas kopi dalam sabun padat scrub sebagai antioksidan, kemudian dilakukan pengujian secara fisik dan uji potensi iritasi. Sampel yang digunakan adalah ampas kopi Arabica yang diperoleh dari 212 Coffee n Space. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitu pengambilan sampel sesuai dengan pertimbangan tertentu. Variabel bebas penelitian menggunakan varian konsentrasi ampas kopi Arabica dalam sediaan sabun. Variabel terikat penelitian adalah pemanfaatan ampas kopi Arabica sebagai sedian sabun batang scrub.Variabel control dari penelitian adalah metode pembuatan, dan jenis ampas kopi.

STUDI LITERATUR PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG PERBEKALAN FARMASI RUMAH SAKIT

M. DEDY RIZALDI AKBAR
· Thesis · Open Access

Penyimpanan perbekalan farmasi harus menjamin mutu, kualitas dan keamanan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan dan Bahan Medis Habis Pakai sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan kefarmasian. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang penyimpanan di beberapa gudang perbekalan farmasi rumah sakit berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, jurnal-jurnal serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Objek penelitian ini adalah beberapa gudang perbekalan farmasi Rumah Sakit. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran penyimpanan obat di gudang farmasi Rumah Sakit berdasarkan data-data yang terkumpul. Berdasarkan hasil studi literatur mengenai pengelolaan penyimpanan obat di gudang farmasi Rumah Sakit dapat disimpulkan bahwa penyimpanan di Gudang Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Manado telah memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan No. 72 Tahun 2016. Sementara itu, di Gudang Perbekalan Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Lapangan Sawang Sitaro, tingkat kepatuhannya hanya mencapai 68%.