Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.289 item publik

Publikasi

Halaman 3 dari 65

Penetapan Kadar Fenolik, Flavonoid dan Nilai SPF Terhadap Ekstrak Etanol Daun Tampoi (Baccaeurea Macrocarpa) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis

CATHERINA SONIA ANASTHASIA RYANIE
· Thesis · Open Access

Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti penuaan dini hingga peningkatan risiko kanker kulit. Salah satu bentuk perlindungan terhadap sinar UV adalah penggunaan tabir surya. Kandungan senyawa antioksidan, seperti fenolik dan flavonoid, diketahui berperan dalam meningkatkan efektivitas tabir surya melalui kemampuan menyerap sinar UV. Daun tampoi (Baccaurea macrocarpa (Miq.) Mull.Arg.) diketahui mengandung senyawa fenolik dan flavonoid, serta berpotensi sebagai bahan aktif alami dalam formulasi tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar fenolik, flavonoid, dan nilai SPF dari ekstrak etanol daun tampoi dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan tahapan ekstraksi menggunakan metode maserasi etanol 70%, dilanjutkan dengan pengujian kadar fenolik menggunakan metode Folin-Ciocalteu, pengujian flavonoid dengan metode AlCl₃, serta penentuan nilai SPF secara in vitro dengan cara menganalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etanol daun tampoi yaitu alkaloid, flavonoid, fenolik, saponin, steroid dan triterpenoid. Kadar fenolik sebesar 27,8021 ± 0,9553mg GAE/g dan kadar flavonoid sebesar 2,1548 ± 0,1586%. Nilai SPF ekstrak etanol daun tampoi pada konsentrasi 125 ppm sebesar 3,2005 dan 250 ppm sebesar 6,7021 termasuk dalam kategori rendah. Sedangkan nilai SPF pada konsentrasi 500 ppm sebesar 13,3355 dan 1000 ppm sebesar 27,0735 termasuk dalam kategori sedang. Korelasi menunjukkan bahwa kadar flavonoid memiliki hubungan sangat kuat terhadap nilai SPF sebesar 0,9007, sedangkan kadar fenolik menunjukkan hubungan rendah sebesar 0,362.