COLLECTION
Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir
Publikasi
Penetapan Rendemen Ekstrak Bunga Kecombrang (Etlingera elatior Jack.) Menggunakan Variasi Konsentrasi Etanol Dengan Metode Maserasi
KARAKTERISASI DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK DAUN RAMBAI (Baccaure motleyana L.)
IDENTIFIKASI PRESCRIBING ERROR RESEP RAWAT JALAN PADA PASIEN UMUM DI RUMAH SAKIT DIRGAHAYU SAMARINDA PERIODE JANUARI 2019
Uji toksisitas akut fraksi kloroform daun perepat merah (Sonneratia caseolaris L.) terhadap larva udang dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).
Karakterisasi Dan Skrining Fitokimia Simplisia Daging Biji Karet (Hevea brasilensis Mull.Arg)
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK KIMIA FARMA NOMOR 138 KARTIKA PERIODE FEBRUARI-MARET 2019
Gambaran Penggunaan Antibiotika Pada Pasien Rawat Jalan Di Depo Farmasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Periode Januari-Maret 2019
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN SUKUN (Artocarpus altilis) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ALOKSAN
IDENTIFIKASI KESALAHAN PENGOBATAN (MEDICATION ERROR) PADA TAHAP PERESEPAN (PRESCRIBING) PASIEN HIPERTENSI RSU SAMARINDA MEDIKA CITRA PERIODE MARET 2018
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Cincau Hijau (Premna oblongifolia Merr) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes
KARAKTERISASI SPESIFIK DAN NON SPESIFIK EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG BUNGUR (Lagerstroemia speciosa (L.) Pers.)
Uji Aktivitas Antifungi Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Terhadap Candida albicans Dengan Metode Difusi Cakram
Uji Aktivitas Inhibisi Tirosinase Ekstrak Metanol Rimpang Kunyit (Curcuma Longa) Secara In vitro
ABSTRAK Nama : Rubiyanti Program Studi : Sarjana Farmasi Judul Skripsi : Uji Aktivitas Inhibisi Tirosinase Ekstrak Metanol Rimpang Kunyit (Curcuma longa) Secara In Vitro Pembimbing : 1. Henny Nurhasnawati, S.Si., M.Si. 2. apt. Reksi Sundu, M.Sc. Kunyit (Curcuma longa) merupakan salah satu tanaman berjenis rimpang yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional di Indonesia dengan kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid dan triterpenoid. Metabolit sekunder tanaman seperti flavonoid, triterpen, dan alkaloid dapat menghasilkan inhibisi tirosinase. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas inhibisi tirosinase ekstrak metanol kunyit (Curcuma longa) yang dinyatakan dengan nilai IC50. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental. Objek penelitian ini adalah aktivitas inhibisi tirosinase ekstrak metanol kunyit. Proses penelitian ini diawali dengan determinasi dan pengumpulan sampel kunyit dengan kriteria tertentu, pengolahan simplisia kunyit, penetapan susut pengeringan, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol, penetapan kadar air, skrining fitokimia, serta penentuan aktivitas inhibisi tirosinase ekstrak metanol kunyit dengan menggunakan asam kojat sebagai pembanding. Aktivitas inhibisi tirosinase diukur dengan analisis enzimatik menggunakan microplate reader secara in vitro. Data yang dihasilkan dari penelitian ini yaitu nilai IC50 yang merupakan data kuantitatif yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil pengujian, susut pengeringan simplisia kunyit sebesar 7,52% ± 0,50, sedangkan kadar air ekstrak metanol mencapai 10,2% ± 1,90. Uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol kunyit mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid. Pengujian aktivitas inhibisi enzim tirosinase secara in vitro menunjukkan bahwa asam kojat sebagai kontrol positif memiliki nilai IC50 sebesar 13,01 ± 0,441 ppm dan termasuk dalam kategori inhibisi kuat. Adapun nilai IC50 dari ekstrak metanol kunyit sebesar 50,90 ± 13,40 ppm, dengan kategori inhibisi tirosinase yang kuat.