Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.289 item publik

Publikasi

Halaman 51 dari 65

STUDI LITERATUR POLA PENGGUNAAN OBAT HIPOGLIKEMIK ORAL PADA PASIEN DIABETES TIPE II RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT

BINTI RAHMAWATI
2022 · Thesis · Open Access

Prevalensi penderita diabetes mellitus di indonesia meningkat dari 13,7 pada 2019 menjadi 16,6 juta jiwa pada tahun 2045 berdasarkan data IDF. Diabetes mellitus tipe II memiliki angka kejadian 9 kali lebih banyak dari tipe diabetes mellitus yang lain. Pemberian obat hipoglikemik oral sebagai salah satu pilihan terapi untuk mengatur kadar gula dalam darah. Pada pasien diabetes mellitus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat hipoglikemik oral pada pasien diabetes melitus tipe II rawat jalan di rumah sakit. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian dengan metode studi literatur pada penggunaan obat hipoglikemik oral pada pasien rawat jalan di rumah sakit. Objek yang diteliti adalah pola penggunaan obat hipoglikemik oral pada pasien diabetes mellitus tipe II rawat jalan di rumah sakit. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian studi literatur dari ketiga jurnal menunjukkan bahwa penderita diabetes mellitus tipe 2 terbanyak adalah perempuan sebesar (65.8%) dengan rentan usia penderita terbanyak adalah ≥ 45 tahun (68,4%). Terapi oral tunggal dari ketiga rumah sakit yang paling banyak digunakan adalah metformin (30,33%) yang merupakan golongan biguanid dan pola penggunaan obat kombinasi yang sering digunakan adalah golongan sulfonilurea ditambah biguanid.

STUDI LITERATUR ANALISIS NATRIUM SIKLAMAT PADA MINUMAN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

ANNISA AMALIA
2022 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil studi literatur analisis kandungan natrium siklamat pada minuman dengan metode Spektrofotometri UV-Vis. Siklamat merupakan bahan pemanis sintesis yang memiliki rasa manis 30 kali sukrosa dan bahan tambahan pangan golongan pemanis buatan yang berfungsi untuk memberikan rasa manis. Natrium siklamat merupakan salah satu jenis pemanis yang diizinkan, meskipun diizinkan penggunaan natrium siklamat yang berlebihan dapat memicu terbentuknya kanker. Selain itu akan menyebabkan tumor paru, hati, dan juga dapat memunculkan beberapa gangguan kesehatan lainya yaitu seperti migrain dan sakit kepala, kehilangan daya ingat, bingung, insomnia, iritasi, asma, hipertensi, diare. Maka, kadar natrium siklamat pada minuman perlu ditetapkan agar tetap aman untuk dikonsumsi. Analisis kandungan siklamat dapat dilakukan dengan beberapa metode, salah satu metode yang digunakan yaitu analisa kuantitatif menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Data yang digunakan dalam studi literatur ini adalah data sekunder dengan tahapan penelitian meliputi mengumpulkan literatur, mereduksi data dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data dalam tabel dekskriptif, penarikan simpulan dan melakukan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Hasil penelitian analisis kadar kandungan natrium siklamat yang dilakukan oleh Ramadhani dkk (2018) jumlah kadar natrium siklamat tidak sesuai dengan ketetntuan yang berlaku sedangkan jurnal penelitian yang dilakukan oleh Hernaningsih dan Lukky (2021) dan jurnal yang penelitian yang dilakukan Muqisth dan Cut (2021) masih memenuhi dengan ketentuan yang berlaku yaitu tidak lebih dari 350mg/kg.

PERBEDAAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN COVID-19 DI BEBERAPA KOTA DI INDONESIA

CHAIRUNNISA EKA PUTRI
2022 · Thesis · Open Access

Coronavirus disease (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-Cov2. Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah menyatakan COVID-19 sebagai pandemi dan skala penyebaran penyakit terjadi secara global di seluruh dunia. Antibiotik dalam Penatalaksanaan COVID-19 menjadi salah satu terapi yang diberikan pada pasien COVID-19 di rumah sakit. Pemberian antibiotik pada pasien COVID-19 di rumah sakit masih terdapat perbedaan terapi yang didasari oleh infeksi atau gejala yang diderita pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penggunaan antibiotik pada pasien COVID-19 di rumah sakit beberapa kota. Penggunaan antibiotik pada penelitian ini berdasarkan jenis kelamin, usia, golongan antibiotik, penggunaan antibiotik, dan pemberian antibiotik kombinasi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan cara mengumpulkan, mempelajari, lalu menelaah sumber literatur yang kemudian disajikan dalam tabel data. Data yang diteliti adalah penggunaan antibiotik pada pasien COVID-19 di rumah sakit yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan penyebaran COVID-19 berdasarkan jenis kelamin dari keempat rumah sakit yang paling banyak adalah laki-laki, sedangkan berdasarkan usia penyebaran COVID-19 paling banyak terinfeksi pada usia 40 sampai 65 tahun keatas. Perbedaan penggunaan antibiotik berdasarkan golongan antibiotik terbanyak yaitu pada Rumah Sakit Kota Bandung golongan makrolida (40,42%), untuk Rumah Sakit Kota Semarang golongan kuinolon (32,3%), Rumah Sakit Kota Jakarta golongan meropenem (52,68%), sedangkan Rumah Sakit Kota Banjarmasin golongan makrolida (5,84%). Pemberian antibiotik kombinasi hanya pada dua rumah sakit yaitu Rumah Sakit kota Bandung dengan kombinasi azitromisin dan seftriakson (28,03%), sedangkan Rumah Sakit Kota Semarang dengan kombinasi sefoperazon dan sulbaktam (7,3%).

STUDI LITERATUR PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS DI SURABAYA, PALOPO DAN PEKAN BARU

HELDA DWI FITRI
2022 · Thesis · Open Access

Pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat. Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan obat di puskesmas di wilayah Surabaya, di puskesmas Wara kota Palopo, dan puskesmas kotamadya Pekanbaru. Tahap penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan membuat gambaran data-data tentang penyimpanan sediaan farmasi di puskesmas. Hasil penelitian menyatakan beberapa puskesmas yang terdapat di Wilayah Surabaya Timur dan Pusat belum memenuhi persyaratan lemari narkotika dan psikotropika serta lemari pendingin dan belum memenuhi persyaratan luas gudang obat, terdapatnya ventilasi dan cahaya, dan tidak melakukan observasi terhadap lantai dan dinding. Puskesmas Wara Kota Palopo telah memenuhi persyaratan penyimpanan obat, tetapi belum memenuhi persyaratan luas gudang obat, ventilasi dan cahaya, serta dinding. Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kotamadya Pekanbaru telah memenuhi persyaratan penyimpanan obat dan penyusunan obat, tetapi belum memenuhi persyaratan ventilasi dan cahaya, serta dinding.

STUDI LITERATUR GAMBARAN KELENGKAPAN ASPEK ADMINISTRATIF PENULISAN RESEP DI PUSKESMAS

NINIK LAILATUL ROFI'AH
2022 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan aspek administratif penulisan resep di Puskesmas. Resep harus ditulis dengan jelas untuk menghindari peresepsi antara penulis resep dengan pembaca resep, kegagalan komunikasi antara penulis resep dengan pembaca resep adalah salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya medication error. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif yang berasal dari beberapa penelitian dalam bentuk jurnal ilmiah. Hasil dari beberapa literatur tentang kelengkapan aspek administratif penulisan resep di Puskesmas, aspek administratif yang memenuhi persyaratan meliputi: aspek nama pasien, umur pasien dan tanggal penulisan resep. Pada aspek administratif yang tidak memenuhi persyaratan adalah pada aspek berat badan pasien. Kesimpulan dari studi literatur menunjukkan bahwa aspek administratif penulisan resep di Puskesmas pada aspek berat badan pasien merupakan poin terbesar yang tidak sesuai.

STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PSIEN PNEUMONIA RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH

DIAN NATALIA MAGDALENA
2022 · Thesis · Open Access

STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Pneumonia salah satu bentuk infeksi pernapasan akut yang menyerang paru-paru dengan pilihan terapi untuk infeksi adalah antibiotika. Penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia perlu diperhatikan, jenis antibiotik yang digunakan harus sesuai, serta penggunaan antibiotik harus tepat untuk mengurangi resiko resistensi dan meningkatkan efektivitas antibiotik. Pemberian antibiotik yang tidak tepat akan menimbulkan efek samping infeksi seperti komplikasi, waktu rawat inap lebih lama dan meningkatnya resiko kematian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia. Penelitian ini adalah jenis penelitian studi literatur. Objek penelitian ini adalah penggunaan antibiotika pada pasien pneumonia. Hasil studi literatur menunjukan penggunaan antibiotik berdasarkan jenis kelamin dan usia yang paling banyak terjadi pada laki-laki di RSUD Pontianak dr. Soedarso dan Sultan Syarif dengan usia 0-4 tahun berturut-turut (62,29%), (50,82%), dan (51,42%), 42,85%) dan di RSUD Ibnu Sina Makasar (58%) dengan usia 0-5 tahun (34%). Penggunaan antibiotik yang paling banyak digunakan adalah antibiotik tunggal ceftriakson di RSUD Pontianak dr. Soedarso dan Sultan Syarif dengan ampisilin-gentamisin berturut-turut (29,51%), (16,39%) dan (48,57%), (14,28%). RSUD Ibnu sina Makasar (44,1%) dan cefotaksim-gentamisin (57%). Evaluasi penggunaan antibiotik didapatkan tepat indikasi berturut-turut (93,02%), (100%) dan (62%). Tepat obat (100%), (100%) dan (62%). Tepat dosis (68,60%), (100%) dan (62%). Tepat lama pemberian (62,79%), (79,16%) dan (58%).

STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI TERHADAP PASIEN LANSIA DI PUSKESMAS

FADHILA PUTRI SOFIANITA
2022 · Thesis · Open Access

STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI TERHADAP PASIEN LANSIA DI PUSKESMAS ABSTRAK Jumlah penderita hipertensi terus meningkat setiap tahunnya diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 miliar orang yang menderita hipertensi. Penderita hipertensi terbanyak adalah lansia. Hipertensi pada lansia dapat berkembang dan menyebabkan komplikasi dari penyakit yang lain. Penatalaksanaan hipertensi untuk mencegah kesakitan (morbiditas) dan angka kematian/ mortalitas akibat komplikasi kardiovaskular. Penggunaan obat antihipertensi yang tidak tepat dapat mengakibatkan terjadinya komplikasi yang dapat memperburuk keadaan penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penggunaan obat antihipertensi pada lansia di Puskesmas. Penelitian ini adalah jenis penelitian studi literatur. Objek penelitian ini adalah penggunaan obat antihipertensi pada lansia di puskesmas. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah literatur ilmiah yang terkait. Hasil studi literatur menunjukkan penggunaan obat hipertensi di Puskesmas Sukarami Palembang, Puskesmas Lamasi Timur, Puskesmas Gondokusuman I berdasarkan jenis kelamin yang paling banyak terjadi pada perempuan (59%) dengan rentang usia 60-74 tahun (91,67%). Penggunaan antihipertensi tunggal yang paling banyak digunakan yaitu golongan Calcium Channel Blocker (CCB) obat Amlodipin (94,44%), dan penggunaan antihipertensi dua kombinasi dengan golongan obat Calcium Channel Blocker (CCB) dan Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACE-I). Kata kunci: antihipertensi, lansia, puskesmas, penggunaan obat

STUDI LITERATUR GAMBARAN POLA PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT

FRINA SARASWATI
2022 · Thesis · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi rawat inap di Rumah Sakit. Rawat inap adalah salah satu bentuk proses pengobatan atau rehabilitasi oleh tenaga pelayanan kesehatan pada pasien yang menderita suatu penyakit tertentu. Hipertensi adalah tekanan darah dimana sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Salah satu keberhasilan pengobatan hipertensi adalah pola penggunaan yang tepat pada pasien dalam mengkonsumsi obat. Kemungkinan terjadinya kesalahan penggunaan obat masih sangat besar. Tahap penelitian ini meliputi mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan.Objek penelitian yaitu gambaran pola penggunaan obat antihipertensi pada pasien di RSUP Sanglah Denpasar dan RSUD Panembahan Senopati. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif analisis dengan memuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Berdasarkan pada hasil penelitian dari kedua jurnal tersebut telah disimpulkann bahwa terapi hipertensi pada pasien di RSUP Sanglah Denpasar yaitu obat golongan ACEi dengan presentase sebesar 21,4% , sedangkan di RSUD Penembahan Senopati yaitu obat golongan diuretik dengan presentase sebesar 11,3%. Pada penggunaan terapi obat kombinasi atau politerapi dari RSUP Sanglah Denpasar yaitu ACEi dan CCB dengan presentase 39,3%, sedangkan di RSUD Panembahan Senopati yaitu ARB dan CCB dengan presentase 24,5%.

STUDI LITERATUR HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT DI PUSKESMAS

PUTRI APRILIANA MAHARANI
2022 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan membandingkan karakteristik dan hubungan pengetahuan pasien diabetes melitus tipe 2 terhadap kepatuhan minum obat. Diabetes melitus merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia sehingga gula menumpuk dalam darah sehingga gagal masuk ke dalam sel. Pengetahuan merupakan faktor penting untuk terbentuknya perilaku kesehatan yang baik termasuk dalam kepatuhan minum obat. Objek penelitian yaitu hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Mandau Kebupaten Bengkalis dan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah. Tahapan penelitian meliputi mengumpulkan jurnal, memilah jurnal, mereduksi data penyajian data, menganalisis data dari penelitian di Puskesmas Mandau Kebupaten Bengkalis dan Puskesmas Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah. Data yang dianalisis berupa data demografi, pengetahuan dan kepatuhan minum obat. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif. Hasil studi literatur menunjukan karakteristik dari usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status pekerjaan, usia kurang dari 60 tahun atau sama dengan 60 tahun mendominasi pasien diabetes melitus 2. Jenis kelamin perempuan menunjukan adanya kecendrungan menjadi pengidap penyakit diabetes melitus tipe 2. Tingkat pendidikan dapat berpengaruh terhadap kejadian penyakit diabetes melitus. Pengidap diabetes melitus tipe 2 banyak didominasi oleh ibu rumah tangga dan tidak bekerja, cenderung tidak mempunyai penghasilan tetap, sehingga memilih berobat di Puskesmas karena dapat berobat gratis. Hubungan pengetahuan dan kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus tipe 2 dapat disimpulkan semakin tinggi tingkat pengetahuan maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan pasien.

STUDI LITERATUR POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN BIDARA (Ziziphus mauritiana Lam).

SITI WASRI
2022 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri dan penggunaan pelarut yang dapat menghambat bakteri dari ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lam). Proses memperoleh zat aktif menggunakan pelarut yang sesuai. Pelarut yang digunakan dalam studi literatur ini adalah pelarut etanol 70%, etanol 96% dan air. Daun bidara mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin, fenol dan steroid yang dapat digunakan untuk antibakteri. Studi ini dilakukan dengan cara pengumpulan data, menelaah, dan mempelajari data-data pada jurnal, literatur, catatan dan laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang akan dipecahkan. Data yang diambil dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian berupa data nilai zona hambat bakteri pada masing-masing pelarut. Tahapan studi literatur meliputi mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif berupa nilai data zona hambat bakteri pada masing-masing konsentrasi pelarut. Berdasarkan hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun bidara berpotensi sebagai antibakteri. Hasil studi literatur diperoleh bahwa bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dapat menghambat ekstrak daun bidara. Pada pelarut etanol 70% diperoleh zona hambat paling besar yaitu pada bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 70% sebesar 12,0 mm dan zona hambat yang terbentuk pada bakteri Escherchia coli pada konsentrasi 9% sebesar 15,66 mm. Dari kedua bakteri dihasilkan zona hambat dengan kategori kuat.

STUDI LITERATUR ANALISIS KANDUNGAN MERKURI DAN HIDROKUINON PADA KRIM PEMUTIH WAJAH

AGUSTINA
2022 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi kandungan merkuri dan hidrokuinon yang terdapat pada krim pemutih wajah yang dijual di pasaran, dan mengetahui hasil kadar hidrokuinon apakah telah memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.445/MENKES/PER/V/1998. Pemakaian merkuri dalam krim pemutih wajah dapat menimbulkan berbagai hal, mulai dari perubahan warna kulit yang pada akhirnya dapat menyebabkan bintik-bintik hitam pada kulit, alergi, iritasi kulit serta pemakaian dengan dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen otak, ginjal, dan gangguan perkembangan janin. Krim pemutih wajah yang mengandung hidrokuinon akan terakumulasi dalam kulit dan dapat menyebabkan mutasi serta kerusakan DNA, sehingga kemungkinan pada pemakaian jangka panjang bersifat karsinogenik. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian sebelumnya. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan artikel, reduksi data dan meringkas data sehingga didapatkan data utama inti. Tulisan penyajian data dalam bentuk tabel deskriptif dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa metode yang digunakan untuk identifikasi merkuri pada krim pemutih wajah adalah metode reaksi warna menggunakan pereaksi KI (menghasilkan endapan berwarna merah jingga hingga merah kehitaman), larutan NaOH (menghasilkan endapan berwarna kuning jingga), uji amalgam (menghasilkan kawat tembaga yang berwarna perak), dan uji nyala api (menghasilkan nyala api yang berwarna hijau kebiruan). metode yang digunakan untuk identifikasi hidrokuinon pada krim pemutih wajah adalah metode reaksi warna menggunakan pereaksi FeCl3(menghasilkan kuning perak dan hijau hingga hitam jika sampel dalam kondisi asam), larutan Ag-amoniakal (menghasilkan warna cermin perak), penetapan kadar hidrokuinon dengan metode spektrofotometri UV- Vis sampel memiliki kadar yang kurang dari 2%. Kadar hidrokuinon yang diperoleh dari artikel pada sampel krim pemutih wajah yang beredar di Jayapura dengan kadar 5,1x10-4-5,5x10-4% dan pada sampel krim pemutih wajah yang beredar di Blitar adalah 2x10-7-7,35x10-5%.

PENGARUH EKSTRAK UMBI BAWANG TIWAI (Eleutherine americana Merr.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP DIAMETER LUMEN TUBULUS GINJAL MENCIT BETINA YANG DIPAPAR RHODAMIN B

ADI EFENDI
2021 · Thesis · Open Access

Bawang Tiwai memiliki kandungan senyawa flavonoid dan polifenol yang merupakan antioksidan. Antioksidan dapat menanggulangi radikal bebas dengan transfer atom hidrogen. Rhodamin B merupakan salah satu senyawa pemicu radikal bebas yang dapat merusak tubulus ginjal dengan mempengaruhi proses reabsorbsi sehingga terjadinya inflamasi yang menyebabkan diameter lumen tubulus ginjal. Penelitian ini merupakan penelitian true experimental yaitu sampel yang digunakan untuk eksperimen maupun sebagai kelompok kontrol diambil secara random dari populasi tertentu. Penelitian eksperimen adalah metode sistematis guna membangun hubungan yang mengandung fenomena sebab akibat (causal-effect relationship). Bentuk desain penelitian yang dipilih adalah Post-test Only Control Group Design. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak umbi bawang tiwai (Eleutherine americana Merr.) sebagai antioksidan terhadap diameter lumen tubulus ginjal mencit betina yang dipapar rhodamin B dan mengetahui Effective Dose 50 (ED50) ekstrak umbi bawang tiwai yang dapat mempengaruhi diameter lumen tubulus ginjal mencit betina yang dipapar rhodamin B. Penelitian dilakukan menggunakan 25 mencit betina yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok perlakuan negatif diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB, kelompok positif diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB dan vitamin C 1,3mg/25gBB, kelompok perlakuan 1 (P1) diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB dan esktrak umbi bawang tiwai 1,25mg/25gBB, kelompok perlakuan 2 (P2) diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB dan esktrak umbi bawang tiwai 2,5 mg/25gBB dan kelompok perlakuan 3 (P3) diberikan rhodamin B 0,08 mg/25gBB dan esktrak umbi bawang tiwai 5 mg/25gBB dengan perlakuan dilakukan setiap hari selama 15 hari. Hasil aktivitas ekstrak umbi bawang tiwai diamati dari histologi tubulus ginjal mencit berupa diameter tubulus ginjal dengan melakukan analisa menggunakan ANOVA dengan dilanjutkan uji Tukey p=0,05.

FORMULASI GRANUL SIRUP KERING EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) SEBAGAI SEDIAAN FOOD SUPPLEMENT

RANNY WIDIANTI
2021 · Thesis · Open Access

Indonesia dikenal sebagai salah satu dari tujuh negara dengan keanekaragaman hayati terbesar dan memiliki potensi dalam pengembangan obat herbal dalam bidang kesehatan. Obat herbal yang biasa digunakan dimasyarakat adalah tanaman, yang menghasilkan senyawa metabolit sekunder. Salah satu tanaman yang memiliki banyak kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu tanaman kemangi (Ocimum santcum L.), senyawa yang terdapat pada tanaman kemangi diantaranya adalah flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan sehingga dapat dikembangkan menjadi sediaan farmasi yaitu granul sirup kering. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan campuran Natrium CMC dan Avicel pH 101 sebagai suspending agent yang dapat menghasilkan granul sirup kering yang memenuhi persyaratan fisik sirup kering. Penelitian ini meliputi beberapa tahan diantaranya determinasi tanaman, pengambilan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak, pembuatan granul sirup kering dan evaluasi sediaan granul sirup kering. Formulasi granul sirup kering dibuat dalam tiga variasi konsentrasi dengan perbandingan Natrium CMC dan Avicel pH 101 sebagai suspending agent yaitu Formula I (0,5% : 1,5%), formula II (1% : 1%), dan formula III (1,5% : 0,5%). Sediaan yang dihasilkan dilakukan evaluasi karakteristik fisik granul yaitu uji organoleptis, uji higroskopis, kandungan lembab, sifat alir, densitas massa, distribusi ukuran partikel, dan waktu rekonstitusi dan karakteristik fisik granul setelah rekonstitusi uji viskositas, uji pH dan uji bobot jenis.

EVALUASI PENGELOLAAN OBAT TAHAP PENYIMPANAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT PKT PRIMA SANGATTA

RENA HANDAYANI
2021 · Thesis · Open Access

Pengelolaan obat pada tahap penyimpanan di instalasi farmasi Rumah Sakit sangat penting dilakukan untuk menjamin kualitas obat, untuk menjaga efektivitas terapi bagi pasien dan tidak merugikan Rumah Sakit. Selain untuk menjaga sediaan farmasi agar tetap pada kondisi yang baik, penyimpanan pada sediaan farmasi juga penting karena untuk menjaga obat tidak rusak, tidak kadaluarsa, terhindar dari stok mati dan perputaran obat dalam 1 tahun berjalan dengan maksimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penyimpanan sediaan farmasi di instalasi farmasi Rumah Sakit PKT Prima Sangatta. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental yang bersifat deskriptif dengan pelaksanaan pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi menggunakan form check list berdasarkan Permenkes nomor 72 tahun 2016. Data kuantitatif di peroleh berdasarkan penelusuran indikator penyimpanan obat yaitu kecocokan obat dengan kartu stok, Turn Over Ratio (TOR), persentase nilai obat ED atau rusak, persentase stok mati di rumah sakit PKT Prima Sangatta.

Evaluasi Implementasi Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Loa Ipuh Tenggarong

NUR FEBRIA SARI
2021 · Thesis · Open Access

Standar pelayanan kefarmasian adalah tolok ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian dan pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan Sediaan Farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Untuk meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas, maka ditetapkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas Loa Ipuh Tenggarong.Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2021. Rancangan penelitian ini merupakan rancangan penelitian observasional dengan menggunakan desain penelitian cohort.Data diperoleh dari pengisian lembar wawancara, lembar kuesioner oleh pasien dan lembar daftar tilik berdasarkan pengamatan langsung di ruang farmasi Puskesmas Loa Ipuh.Data yang diperoleh dibandingkan dengan standar yang ada pada kepustakaan dan dianalisis menggunakan uji ChiSquare dan Spearman’s.

Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda

EKA OKTAVIATI
2021 · Thesis · Open Access

Rumah Sakit merupakan suatu unit pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu bagian di Rumah Sakit yang bertanggung jawab atas proses pengelolaan obat adalah Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Pengelolaan perbekalan farmasi merupakan suatu siklus kegiatan, dimulai dari pemilihan, perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian, penghapusan, administrasi dan pelaporan serta evaluasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui profil pengelolaan obat dan kesesuaian pengelolaan obat di Instalasi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda. Sumber data yang digunakan adalah berupa hasil wawancara dan hasil observasi langsung serta telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – Maret 2021. Obyek penelitian adalah sistem pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif.

HUBUNGAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BOL (Syzygium malaccense) DENGAN NILAI SUN PROTECTION FACTOR

MUHAMMAD RIZKI WAHYUDI
2021 · Thesis · Open Access

Daun jambu bol (Syzygium malaccense) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai tabir surya karena memiliki aktivitas antioksidan yang cukup kuat. Daun jambu bol termasuk ke dalam keluarga Myrtaceae yang digunakan sebagai antioksidan alami. Hasil skrining fitokimia terhadap daun jambu bol menunjukan adanya kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, tannin, terpenoid dan minyak atsiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bentuk simplisia dan variasi konsentrasi pelarut terhadap nilai SPF (Sun Protection Factor) dan kadar flavonoid ekstrak etanol daun jambu bol. Variabel bebas pada penelitian ini ialah bentuk simplisia yang digunakan yaitu serbuk dan rajangan serta variasi pelarut etanol yaitu 70%, 95% dan 100%, variabel terikat ialah nilai SPF (Sun Protection Factor) dan kadar flavonoid dari masing-masing ekstrak etanol daun jambu bol dan variabel kontrol pada penelitian ini ialah sampel daun jambu bol dan spektrofotometri UV-Vis. Tahapan penelitian ini di awali dengan melakukan determinasi tanaman daun jambu bol, pengambilan sampel daun jambu bol yang dilakukan pada pagi hari, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak etanol daun jambu bol dengan variasi konsentrasi pelarut 70%, 95% dan 100%, dilakukan perhitungan rendemen ekstrak, dilakukan skrining fitokimia selanjutnya dilakukan penentuan nilai SPF (Sun Protection Factor) dan penentuan kadar flavonoid ekstrak etanol daun jambu bol, terakhir ditutup dengan analisis data. Penelitian yang dilakukan ialah penelitian secara eksperimental, objek yang diteliti ialah nilai SPF (Sun Protection Factor) dan kadar flavonoid ekstrak daun jambu bol dengan metode ekstraksi maserasi. Serbuk simplisia dan simplisia rajang daun jambu bol diekstraksi secara maserasi menggunakan variasi konsentrasi pelarut etanol 70%, 95% dan 100% selama 24 jam. Penentuan nilai SPF (Sun Protection Factor) dan kadar flavonoid ekstrak daun jambu bol dengan spektrofotometri UV-Vis. Kata kunci : Syzygium malaccense, nilai SPF (Sun Protection Factor), flavonoid, maserasi, spektrofotometri UV-Vis.

GAMBARAN SOSIALISASI GEMA CERMAT DI KEL.SENGKOTEK KECAMATAN LOA JANAN ILIR

SUMIYATI
2021 · Thesis · Open Access

Masalah penggunaan obat pada masyarakat masih banyak ditemui, guna mengatasi masalah tersebut pemerintah mengadakan program GEMA CERMAT atau Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat yaitu gerakan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran, kepedulian dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat secara benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sosialisasi GEMA CERMAT pada masyarakat di Kelurahan Sengkotek Kecamatan Loa Janan Ilir dalam melakukan swamedikasi secara tepat. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan metode cross sectional. Obyek yang diteliti adalah sosialisai GEMA CERMAT dan pengetahuan masyarakat dalam melakukan swamedikasi. Variabel bebas pada penelitian ini adalah adalah sosialisasi GEMA CERMAT dan variabel terikat yaitu pengetahuan swamedikasi masyarakat di Kelurahan Sengkotek Kecamatan Loa Janan Ilir. Penelitian ini menggunakan sampel 92 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama sebanyak 46 responden diberi perlakuan sosialisasi dan kelompok kedua sebanyak 46 responden tidak diberi perlakuan sosialisasi. Setiap responden diberi kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan yang kemudian dianalisis menggunakan Excel untuk mengetahui persantase perbandingan kedua kelompok penelitian, setelah itu dilakukan uji melalui SPSS untuk mendapatkan nilai koefisen korelasi.

HUBUNGAN KADAR FENOLIK TOTAL DAN NILAI SPF EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BOL(Syzygium malaccense) BERDASARKAN VARIASI BENTUK SIMPLISIA DAN KONSENTRASI ETANOL

CINDY AULIA DEWI
2021 · Thesis · Open Access

Senyawa fenolik merupakan senyawa kimia yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan, sehingga dapat berperan aktif sebagai tabir surya dan dapat mencegah efek merugikan dari paparan radiasi sinar UV terhadap kulit. Antioksidan yang terdapat pada senyawa fenolik bersifat sebagai oksidator dan berperan dalam menetralisasikan radikal bebas. Jambu bol (Syzygium malaccense) termasuk kedalam family Myrtaceae. Jambu bol merupakan tanaman yang memiliki kadar fenolik tinggi dan memiliki aktivitas farmakologi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar fenolik total dan nilai SPF ekstrak etanol daun jambu bol berdasarkan variasi bentuk simplisia dan konsentrasi pelarut. Penelitian yang dilakukan ini bersifat eksperimental. Objek yang diteliti adalah kadar fenolik total dan nilai SPF ekstrak etanol daun jambu bol berdasarkan variasi bentuk simplisia (serbuk dan rajangan) dan konsentrasi pelarut. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ekstrak etanol daun jambu bol dengan variasi bentuk simplisia (serbuk dan rajangan) dengan konsentrasi pelarut yang digunakan yaitu etanol 70%, 95% dan 100%. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kadar fenolik total dan nilai SPF ekstrak etanol daun jambu bol. Tahapan dalam penelitian ini dimulai dari determinasi sampel, pengambilan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak dengan metode maserasi, penetapan kadar air ekstrak, skrining fitokimia, penentuan kadar fenolik total dan uji aktivitas tabir surya dengan spektrofotometri UV-Vis. Ekstrak kental yang diperoleh dihitung kadar air, skrinning fitokimia dan dilanjutkan dengan uji kadar fenolik total dengan menggunakan pembanding asam galat dan dihitung nilai SPF menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penetapan kadar fenolik total dinyatakan dalam mg/GAE dan dihitung menggunakan rumus TPC (Total Phenolic Content) dan nilai SPF dihitung menggunakan persamaan Mansur.

analisis efektivitas biaya kontrasepsi di puskesmas loa janan

WIWID VERRI YANTI
2021 · Thesis · Open Access

Keluarga Berencana (KB) adalah program skala nasional untuk menekan angka kelahiran dan mengendalikan pertambahan penduduk di suatu negara. Tujuan KB yaitu memiliki tiga fase yang pertama fase menunda/mencegah kehamilan, kedua adalah fase menjarangkan kehamilan dan ketiga adalah fase menghentikan/ mengakhiri kehamilan/ kesuburan. Penggunaan kontrasepsi pada KB merupakan usaha-usaha untuk mencegah terjadinya kehamilan. Tujuan penelitian adalah mencari solusi, baik bagi pemerintah maupun akseptor untuk menentukan metode kontrasepsi yang paling cost effective antara suntik, pil, dan IUD berdasarkan lama pemakaian dalam kaitannya dengan kualitas hidup akseptor di Puskesmas Loa Janan. Objek penelitian yang digunakan rasio efektivitas biaya kontrasepsi IUD, suntik, dan pil. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu penggunaan kontrasepsi. Variabel terikat yaitu efektivitas dan biaya kontrasepsi di Puskesmas Loa Janan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis perhitungan Average Cost-Effentivenes Ratio (ACER) dan Incrementar Cost-Effectiveness Ratio (ICER) kemudian menentukan hubungan antara efektivitas biaya kontrasepsi dan kualitas hidup akseptor.