Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.289 item publik

Publikasi

Halaman 54 dari 65

PERBANDINGAN AMILUM UMBI PUTIH (Dioscorea rotundata L) DAN GEMBILI (Dioscorea esculenta L) SEBAGAI BAHAN PENGIKAT PADA FORMULASI TABLET PARACETAMOL

MELIANAWATI
2021 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan mutu fisik tablet parasetamol dengan bahan pengikat amilum umbi putih dan amilum umbi gembili. Umbi gembili dan umbi putih merupakan tumbuhan berfamili Dioscorea. Kedua tumbuhan tersebut memiliki kandungan amilopektin yang tinggi yaitu 72-81%, sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pengikat dalam formulasi tablet. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan karakteristik mutu fisik tablet parasetamol yaitu keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang telah terkumpul berupa hasil karakteristik mutu fisik tablet parasetamol. Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh evaluasi mutu fisik tablet parasetamol dengan menggunakan amilum umbi gembili sebagai bahan pengikat dapat memenuhi persyaratan dalam Farmakope Indonesia dan literatur terkait, sedangkan pada mutu fisik tablet parasetamol dengan menggunakan amilum umbi putih terdapat satu formula yang tidak memenuhi persyaratan dari evaluasi kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur tablet. Dapat ditarik kesimpulan bahwa amilum umbi gembili memiliki daya ikat yang lebih baik dari amilum umbi putih.

STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS PADA PASIEN PARU TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS

MUHAMMAD IHZA FIRDAUS
2021 · Thesis · Open Access

Tuberkulosis (TB) merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia dan menyebabkan angka kematian yang tinggi. Penyakit TB ini masih menjadi kasus yang perlu diperhatikan penanggulangannya. Agar penanggulangannya dapat optimal dibuatlah sebuah standar pedoman Penanggulangan TB Nasional oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2014 yang kemudian menjadi acuan (guideline) bagi para tenaga kesehatan di unit-unit pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penggunaan obat antituberkulosis pada pasien paru tuberkulosis di puskesmas Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek yang diteliti adalah penggunaan obat antituberkulosis di puskesmas pesantren kota Kediri, puskesmas Jumpandang Baru Makasar, dan puskesmas Kediri Lombok Barat. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah literatur ilmiah yang terkait. Berdasarkan hasil studi literatur menunjukan bahwa sebagian besar puskesmas menggunakan pengobatan OAT kategori I untuk kasus pasien TB paru. Hasil evaluasi kesesuaian penggunaan OAT pada pasien paru TB dibandingkan dengan pedoman Penanggulangan TB Nasional data yang didapatkan bahwa tepat indikasi, tepat dosis, tepat kombinasi, namun di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar dan Puskesmas Pesantren Kota Kediri untuk Kategori II tidak sesuai dengan pedoman.

STUDI LITERATUR UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus.

EKI ALIFANAH
2021 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap bakteri staphylococcus aerus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal-jurnal. Objek penelitian yaitu aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Data dianalisis secara deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul dengan cara membandingkan literatur yang ada. Pada penelitian Lusi dkk (2016) diameter zona hambat terbesar pada konsentrasi 80% adalah 20.50 mm, pada penelitian Edi Suriaman, dkk (2017) zona hambat terbesar yang didapat adalah 0.57 mm pada konsentrasi 100%, sedangkan pada penelitian Elza Savitril, dkk (2018) zona hambat terbesar adalah 14.02 mm pada konsentrasi 80%.

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Riuz & Pav)

FEBRIYANTI DATU RATTE
2021 · Thesis · Open Access

Studi litelatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun sirih merah. Daun sirih merah banyak digunakan untuk pengobatan tradisional. Daun sirih merah diketahui mengandung senyawa antioksidan alami seperti senyawa flavonoid, tanin,serta golongan alkaloid, minyak atsiri dan saponin. Tahapan penelitian yaitu dimulai dari penyuntingan dan meringkas isi artikel ilmiah, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan studi litelatur dapat disimpulkan bahwa daun sirih merah memiliki aktivitas antioksidan. Ekstrak etanol 50% dan 70% memiliki aktivitas antioksidan sedang, dengan nilai IC50 132,52 ppm dan 129,11 ppm. Ekstrak etanol absolut daun sirih merah memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat, dengan nilai IC50 47,45 ppm. Ekstrak etanol 70% memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 28,05 ppm.

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA OBAT SIBUTRAMIN HIDROKLORIDA PADA JAMU PELANGSING YANG BEREDAR DI MASYARAKAT

SILVIANUS TOMMY
2021 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui identifikasi bahan kimia obat sibutramin hidroklorida pada jamu pelangsing yang beredar di masyarakat. Sibutramin hidroklorida merupakan obat yang digunakan sebagai obat pelangsing. Jamu yang mengandung bahan kimia obat sibutramin hidroklorida jika di konsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping yaitu, peningkatan denyut jantung, palpitasi (jantung berdebar), peningkatan tekanan darah, sakit kepala, kegelisahan, kehilangan nafsu makan, konstipasi, mulut kering, gangguan pada alat perasa, vasodilatasi, insomnia, pusing, berkeringat. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Objek penelitian ini adalah identifikasi bahan kimia obat sibutramin hidroklorida pada jamu pelangsing yang beredar di masyarakat. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data jurnal yang di dapat. Hasil penelitian identifikasi bahan kimia obat sibutramin hidroklorida dalam jamu pelangsing di.masyarakat, maka dapat disimpulkan bahwa jamu pelangsing yang beredar di masyarakat terutama di Kecamatan Curug dan Kota Manado positif mengandung bahan kimia obat sibutramin hidroklorida.

STUDI LITERATUR MUTU FISIK DAN PROFIL DISOLUSI SEDIAAN TABLET ATORVASTATIN INOVATOR, GENERIK, DAN BERMEREK DAGANG

RAMADHAN WAHYUDA PUTRA PRATAMA
2021 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan mutu fisik dan profil disolusi sediaan tablet atorvastatin. Atorvastatin merupakan salah satu obat statin yang penggunaannya paling banyak di dunia dan digunakan sebagai pengobatan lini pertama untuk hiperlipidemia. Saat ini di Indonesia beredar produk inovator sediaan tablet atorvastatin, beberapa merek dagang, dan generik. Untuk mengetahui perbandingan mutu tablet sediaan inovator, generik, dan bermerek dagang perlu diketahui bioekivalensi antara sediaan tersebut. Oleh sebab itu perlu dilakukan studi pustaka perbandingan mutu fisik dan disolusi obat atorvastatin untuk membandingkan kualitas sediaan tablet yang beredar di pasaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian berupa perbandingan mutu fisik dan profil disolusi tablet atorvastatin inovator, generik, dan bermerek dagang. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data perbandingan mutu fisik dan disolusi tablet atorvastatin. Hasil penelitian pada pengujian mutu fisik tablet atorvastatin inovator, dan bermerek dagang telah memenuhi semua kriteria fisik, tetapi terdapat sampel generik yang tidak memenuhi kriteria waktu hancur. Profil disolusi tablet atorvastatin bermerek serupa dengan tablet inovator, tetapi profil disolusi tablet generik berbeda dengan inovator. Hasil penentuan kadar tablet atorvastatin inovator, generik, dan bermerek dagang memenuhi persyaratan jumlah kandungan bahan aktif obat dalam tablet.

STUDI LITERATUR ANALISIS PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS TELING ATAS MANADO DAN PUSKESMAS AIRMADIDI MINAHASA UTARA

KLAUDIANA WEA ANGI
2021 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan obat di Puskesmas Teling Atas Manado dan Puskesmas Airmadidi Minahasa Utara dengan persyaratan. Pelayanan kefarmasian di puskesmas merupakan satu hal yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan upaya kesehatan, yang berperan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Penyimpanan obat di Puskesmas mempunyai dampak besar dalam pelayanan kesehatan di puskesmas. Penyimpanan yang kurang baik dapat membawa kerugian material. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data tentang penyimpanan di puskesmas yang akan dibandingkan. Objek yang diteliti adalah kesesuaian prosedur penyimpanan obat di Puskesmas Teling Atas Manado dan Puskesmas Airmadidi Minahasa Utara. Hasil penelitian menyatakan bahwa penyimpanan obat di Puskesmas Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara dan Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado memenuhi parameter pengamatan mutu, tetapi belum memenuhi parameter kondisi penyimpanan obat dan dan cara menyimpan dan menyususn obat. Kondisi penyimpanan obat di Puskesmas Aimadidi Kabupaten Minahasa Utara belum memenuhi persyaratan ventilasi dan suhu ruangan, Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado belum memenuhi persyaratan luas gudang dan suhu ruangan. Puskesmas Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara belum memenuhi persyaratan penyimpanan injeksi dan penandaan obat kadaluarsa, Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado belum memenuhi persyaratan penandaan obat kadaluarsa.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN POLA PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETIK PADA PENGOBATAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT

NOFIT ZUPRAMONO
2021 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat anti diabetik pada pengobatan pasien diabetes melitus tipe 2 rawat jalan di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Tahapan penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menyimpulkan berbagai literatur yang digunakan dan meninjau kembali data-data yang didapat agar dapat disimpulkan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif berupa gambaran penggunaan obat anti diabetik pada pengobatan pasien diabetes melitus tipe 2 pasien rawat jalan di rumah sakit

Studi literatur analisis timbal (pb) pada sediaan eyeshadow dan eyeliner pencil dengan metode spektrofotometri serapan atom

NURRAHMANI RIZKY
2021 · Thesis · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisi timbal (pb) pada sediaan eyeshadow dan eyeliner pencil dengan metode spektrofotometri serapan atom. Kosmetika merupakan zat yang digunakan sebagai produk perawatan pribadi untuk meningkatkan dan melindungi penampilan atau menutupi bau tubuh manusia.jenis kosmetik yang paling banyak digunakan adalah Eyeshadow dan Eyeliner. Eyeshadow adalah salah satu kosmetik yang sangat digemari kaum hawa dengan penggunaannya di bagian kelopak mata dan bagian bawah alis. Kosmetik ini digunakan untuk membuat kelopak mata atau mata lebih terlihat cantik.Eyeliner Pencil merupakan sediaan kosmetika yang di aplikasikan pada kulit tipis disekitar mata. oleh sebab itu bahan yang terkandung didalamnya harus aman, Timbal (Pb) merupakan logam yang mendapat perhatian khusus karena sifatnya yang toksik (beracun) terhadap manusia, mengapa Pb terdapat di dalam kosmetik di karenakan kontaminasi dari bahan baku atau penggunaan pigmen warna tersebut. Penelitian ini yang dilakukan merupakan penelitian jenis studi literatur. Objek yang diteliti adalah analisis kadar logam timbal pada sediaan eyeshadow dan eyeliner pencil. Adapun tahapan penelitian meliputi pengumpulan literatur, perbandingan literatur, pengkajian literatur, dan menarik kesimpulan.Analisis data yang digunakan adalah menggunakan metode deskriptif.Hasil yang diperoleh pada sampel eyeshadow dan eyeliner pencil dengan metode kuantitatif yaitu menggunakan spektrofotometri serapan atom pada sampel eyeshadow mengandung logam timbal, dengan hasil kadar logam timbal (Pb) eyeshadow No BPOM sebesar Eyeshadow-1 127.356, Eyeshadow-2 16,194, Eyeshadow-3 6.864, dan eyeshadow sudah teregistrasi sebesar Eyeshadow-1 3.801, Eyeshadow-2 7.605, Eyeshadow-3 2.331 terdapat 5 sampel yang aman digunakan. Hasil analisis dari sampel eyeliner pencil sebesar Eyeliner P-1 4.0157, Eyeliner P-2 1.5480, Eyeliner P-3 0.9136, Eyeliner P-4 1.0739, Eyeliner P-5 0.9961 dari kelima sampel tersebut aman digunakan, karena kadar logam timbal tidak boleh lebih dari 20mg/L. Kata kunci : Eyeshadow, Eyeliner Pencil, Timbal, Spektrofotometri Serapan Atom

Gambaran pengelolaan limbah padat bahan berbahaya dan beracun (B3) di rumah sakit

NOVITA OKTAVIANI
2021 · Thesis · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah padat bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah sakit. Rumah sakit dalam melaksanakan kegiatannya, menghasilkan limbah medis yang dapat mengganggu kesehatan. Jika tidak di tangani dengan baik akan menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan lingkungan.Limbah medis rumah sakit dikategorikan sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan memiliki karakteristik infeksius. Pengelolaan limbah B3 meliputi pengurangan dan pemilahan limbah B3, penyimpanan limbah B3, pengangkutan limbah B3, pengolahan limbah B3, penguburan atau penimbunan limbah B3. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah padat B3 di rumah sakit. Data yang dipakai dalam studi ini adalah gambaran pengelolaan limbah medis padat bahan berbahaya dan beracun (B3) di rumah sakit. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelah jurnal – jurnal ilmiah dan skripsi serta dokumen yang terkait atau yang berhubungan dengan pengelolaan limbah medis padat bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit. Analisis data yang digunakan berupa analisis secara deskritif.

UJI DAYA HAMBAT ANTIBAKTERI PADA TUMBUHAN OCIMUM TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus dan Streptococcus mutans

SEPRINA AYU RESTA
2021 · Thesis · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan uji daya hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Sterptococcus muntas pada daun kemangi (Ocimum). Daun kemangi banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengobatan infeksi senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri ialah senyawa alkaloid, minyak atsiri dan fenol. Studi yang dilakukan yaitu dengan mengumpulkan, mempelajari dan menelaah naskah publikasi serta dokumen yang terkait seperti skripsi dan jurnal ilmiah. Objek yang diteliti adalah baktei Staphylococcus aureus dan Streptococcus muntas. Analisis data ini menggunakan data kuantitatif yan berupa zona hambat disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil studi literature menyatakan bahwa penelitian antibakteri Staphylococcus aureus daun kemangi (Ocimum) menunjukkan aktivitas antibakteri pada kosentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% dengan zona hambat yang dihasilkan secara berturut-turut 12,10 mm, 12,77 mm, 13,34 mm, 18,31 mm, dan 18,90 mm, sedangkan penelitian antibakteri Streptococcus muntas menunjukkan aktivitas antibakteri pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% dengan zona hambat hambat yang dihasilkan secara berturut-turut 6,90 mm, 7,33 mm, 8,12 mm, 9,65 mm, dan 10,26 mm. Kesimpulan daun kemangi (Ocimum) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus muntas.

UJI DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Eschrichia coli dan Shigella dysentriae

HIDAYAT
2021 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap bakteri Escherichia coli dan. Shigella Dysenteriae. Tumbuhan ini banyak digunakan untuk pengobatan tradisional yang dapat digunakan sebagai alternatif antibakteri.dan diketahui mengandung senyawa seperti flavonoid, polifenol serta golongan saponin dan minyak atsiri. Data penelitian berupa data sekunder, dengan tahapan penelitian meliputi mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data dilakukan dengan metode analisis deskriptif berupa nilai zona hambat dari bakteri Escherichia Coli dan Shigella dysentria. Berdasarkan hasil telaah studi literatur, dapat disimpulkan ekstrak etanol daun cengkeh memiliki potensi antibakteri terhadap bakteri Escherichia Coli pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%. merupakan daya hambat dengan kategori kuat.sedangkan terhadap bakteri Shigella dysentria konsentrasi 30%, 45%, 60%, dan konsentrasi 75%, yang merupakan daya hambat dengan kategori sedang.

Pengaruh Variasi Konsentrasi Hidroksi Propil Metil Selulosa (HPMC) Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel Daun Salam (Syzygium polyanthum)

ANUGERAH PUTRI MAWARNI
2021 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk membandingkan hasil evaluasi sediaan gel daun salam (Syzygium polyanthum) yang meliputi organoleptis, daya lekat, daya sebar, uji pH, homogenitas dan daya proteksi dengan menggunakan variasi konsentrasi HPMC. Gel adalah sediaan bermassa lembek, berupa suspensi yang dibuat dari molekul kecil senyawa anorganik atau makromolekul senyawa organik, masing – masing terbungkus dan saling terserap oleh cairan. Gelling agent sangat berpengaruh pada proses pembuatan sediaan gel dan dapat mempengaruhi kualitas fisik sediaan gel terutama pada daya sebar dan daya lekat gel. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, lalu menelaah sumber literatur. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari penelitian yang meneliti tentang sifat fisik gel daun salam yang dipengaruhi oleh HPMC. Analisis data dengan menggunakan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data pada sumber literatur tentang formulasi gel daun salam dengan variasi konsentrasi HPMC. Analisis data yang digunakan adalah data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis sekunder. Analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang data – data hasil penelitian yang telah terkumpul berupa hasil uji sifat fisik gel dengan basis HPMC. Hasil yang terbaik adalah pada konsentrasi 15%, baik pada uji organoleptis, daya lekat maupun daya sebar.

EVALUASI PENYIMPANAN DAN PENDISTRIBUSIAN OBAT DI RUMAH SAKIT

ANDRA ADITYA IHSAN
2021 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penyimpanan dan pendistribusian obat di Rumah Sakit. Penyimpanan dan Pendistribusian merupakan tahapan yang sangat penting dalam kegiatan pengelolaan obat. Penyimpanan yang baik bisa menjamin mutu dan kualitas obat tetap terjaga, sehingga bisa mengurangi kerugian dari Rumah Sakit yang diakibatkan dari obat-obatan yang rusak. Sistem Pendistribusian yang tepat bisa mempermudah pelayanan kepada pasien yang di rawat di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek dari penelitian ini adalah evaluasi penyimpanan dan pendistribusian obat di Rumah Sakit.Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, meringkas, dan menarik kesimpulan dari data yang didapat dilakukan secara benar. Analisis data yang digunakan menggunakan metode deskriptif dengan membuat gambaran dari data yang telah di dapat dari jurnal yang akan diteliti.

Penetapan Rendemen Ekstrak Daun Kersen (Mutingia calabura L. ) Berdasarkan Metode Maserasi, Refluks dan Sokletasi

ARDANI
2021 · Thesis · Open Access

Salah satu tahapan pengembangan obat adalah pengolahan bahan baku yang dapat menjamin bahan bermutu secara fisika dan kimia. Agar meningkatkan mutu sediaan obat dari bahan alam, maka ekstrak harus mempunyai kualitas yang baik secara fisik dan kandungan kimianya. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendemen adalah metode ekstraksi. Metode ekstraksi yang biasa digunakan antara lain maserasi, refluks dan sokletasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk membandingkan hasil rendemen ekstraksi daun kersen dengan menggunakan berbagai metode ekstraksi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian berupa metode ekstraksi menggunakan metode maserasi, refluks dan sokletasi. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian nilai rendemen pada perbedaan metode dari ekstraksi daun pepaya menghasilkan nilai rendemen yang berbeda-beda disetiap metode, pada metode maserasi mendapatkan hasil rendemen sebesar 23,9%, metode refluks mendapatkan hasil 27,3% sedangkan pada metode sokletasi mendapatkan hasil rendemen sebesar 28,92%. Hal ini disebabkan oleh pelarut apa yang digunakan, ukuran partikel, jumlah sampel, metode ekstraksi yang digunakan, dan lama waktu ekstraksi.

STUDI LITERATUR SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk) MENGGUNAKAN VARIASI PELARUT

VINA AMELIA FEBRIYANTI
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak daun kelor menggunakan variasi pelarut. Tanaman kelor (Moringa oleifera Lamk) merupakan tanaman yang mengandung berbagai bahan aktif seperti tanin, steroid, triterpenoid, flavonoid, dan memiliki berbagai manfaat. Tanaman ini banyak tumbuh di daerah yang beriklim kering yang dibudidayakan dengan cara semi intensif ditanam di tegalan, pekarangan, pematang, dan sawah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah buku - buku serta jurnal ilmiah dan skripsi. Tahapan penelitian meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kelor mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan steroid. Ekstrak Aseton daun kelor mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan steroid. Ekstrak etil asetat daun kelor mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, Saponin dan steroid. Ekstrak n-heksan daun kelor positif mengandung senyawa alkaloid, saponin, dan steroid. Kata kunci: daun kelor, skrining fitokimia, variasi pelarut.

STUDI LITERATUR PENGARUH JENIS PELARUT TERHADAP KANDUNGAN SENYAWA KIMIA EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L)

HADIJAYANTI MANDA SARI
2021 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pelarut terhadap kandungan senyawa kimia ekstrak daun sirih (Piper betle L).Tanaman sirih merupakan tanaman yang banyak di manfaatkan oleh masyarakat sebagai obat dari berbagai penyakit seperti sariawan, bisul, jerawat, mencegah diare, tuberculosis, mengatasi bau badan, bau mulut, mengobati keputihan.Studi literatur ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, serta dokumen yang terkait seperti jurnal ilmiah. Tahapan penelitian mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama berupa kandungan senyawa kimia ekstrak daun sirih (Piper betle L);penyajian data, yaitu data dalam tabel deskriptif berupa data penelitian sebelumnya, data hasil skrining fitokimia. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang kandungan senyawa kimia daun sirih yang di ekstraksi dengan beberapa jenis pelarut berbeda.Hasil telaah literatur menyatakan, bahwa didapatkan hasil kandungan metabolit sekunder ekstrak etanol daun sirih yang positif mengandung senyawa alkaloid,flavonoid,steroid,dan minyak atsiri. Sedangkan ekstrak metanol daun sirih yang positif mengandung fenolik.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PERSEDIAN OBAT DI RUMAH SAKIT.

BAYU SETIAWAN
2021 · Thesis · Open Access

Terlaksananya unsur-unsur pengendalian intern yang baik menghasilkan informasi persediaan barang yang baik, dan informasi yang baik serta akurat sangat berperan penting dalam manajemen sebuah Rumah Sakit agar terciptanya pelayanan kesehatan yang baik dan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas sistem pengendalian intern persediaan obat di beberapa Rumah Sakit di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek yang diteliti adalah gambaran penerapan sistem pengendalian intern persediaan obat. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah literatur ilmiah yang terkait dan dilakukan verifikasi serta meninjau kembali data yang didapat agar dapat dilakukan penarikan kesimpulan dengan benar. Analisis data yang dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang telah didapat pada tiap-tiap jurnal yang akan diteliti. Didapatkan hasil bahwa penerapan sistem pengendalian intern persediaan obat di Rumah Sakit Umum Kasih Ibu Surakarta telah efektif pada 3 unsur yaitu unsur sistem otorisasi dan prosedur pencatatan, praktik yang sehat, dan unsur karyawan, adapun 1 unsur yang belum efektif yaitu unsur struktur organisasi. Penerapan sistem pengendalian intern persediaan obat di Rumah Sakit Astrini Wonogiri telah efektif pada 2 unsur yaitu unsur praktik yang sehat, dan karyawan, adapun 2 unsur yang belum efektif yaitu unsur struktur organisasi dan unsur sistem otorisasi dan prosedur pencatatan.

Penetapan Kadar Flavanoid Total Ekstrak Etanol Daun dan Kulit Buah Alpukat (Persea Americana Mill) dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis

SIELFY ADE NUARI
2021 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid total ekstrak etanol kulit buah dan daun alpukat secara empiris spektrofotometri Uv-Vis. Tanaman alpukat (Persea americana) termasuk dalam famili Lauraceae yang berkhasiat obat. Manfaat tanaman ini antara lain mengobati penyakit seperti sariawan, kencing batu, sakit gigi, muka kering, bengkak karena peradangan dan juga kencing manis. Kandungan zat aktif kulit buah alpukat adalah senyawa flavonoid yang dapat digunakan untuk melindungi kulit terhadap sinar UV atau mampu mengurangi kerusakan kulit, karena senyawa ini bekerja sebagai bahan aktif tabir surya sedangkan daun alpukat mengandung komponen fitokimia seperti saponin, tanin,flavonoid,dan alkaloid. Tahap penelitian meliputi pengumpulan literatur, reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data, yaitu data dalam tabel deskriptif, penarikan kesimpulan,melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Hasil menunjukkan bahwa kadar flavonoid total ekstrak etanol 90% daun alpukat lebih tinggi yaitu sebesar 64,12 mg/g dibandingkan ekstrak etanol 96% kulit alpukat yaitu sebesar 4,0122 mg/g

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK TONGKOL JAGUNG BERDASARKAN METODE MASERASI DAN REFLUKS

ISMAIL RATU LOLY
2021 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak tongkol jagung berdasarkan perbedaan metode ekstraksi maserasi dan refluks dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Tongkol jagung merupakan simpanan makanan untuk pertumbuhan biji jagung selama melekat pada tongkol, maka dari itu tongkol jagung disinyalir memiliki senyawa-senyawa aktif yang dapat berpotensi sebagai antioksidan. Objek penelitian adalah aktivitas antioksidan tongkol jagung yang diekstraksi secara maserasi dan refluks. Tahapan penelitian yaitu mengumpulkan artikel ilmiah kemudian mereduksi data dan data yang dikumpulkan diringkas sehingga didapatkan data utama tulisan, penyajian secara deskriptif dalam bentuk tabel, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan tentang perbandingan aktivitas antioksidan ekstrak etanol tongkol jagung dari metode ekstraksi maserasi dan refluks. Berdasarkan telaah literatur, dapat disimpulkan bahwa ekstrak tongkol jagung yang diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 60% memiliki aktivitas penangkal radikal bebas yang paling tinggi yaitu 75,9%. Sedangkan ekstrak tongkol jagung yang diekstraksi secara refluks dengan pelarut etanol 80% memiliki aktivitas penangkal radikal bebas yang paling tinggi yaitu 66,9%.