Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.289 item publik

Publikasi

Halaman 58 dari 65

PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT

KOESHARINI APRILIJATI
2020 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui profil penyimpanan obat di gudang instalasi farmasi rumah sakit. Penyimpanan obat merupakan suatu kegiatan pengaturan terhadap pengelolaan obat dan sediaan farmasi yang diterima agar aman (tidak hilang), terhindar dari kerusakan fisik maupun kimia dan mutunya tetap terjamin sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah literatur ilmiah serta dokumen yang terkait. Tahapan penelitian meliputi penyuntingan data, penyajian data, dan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan kesimpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil studi literatur terkait penelitian tentang gambaran penyimpanan obat di Gudang Instalasi farmasi rumah sakit dapat disimpulkan bahwa rumah sakit telah menerapkan sebagian besar standar pengelolaan penyimpanan obat di Gudang Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Hanya saja masih perlu melakukan beberapa peningkatan di sarana dan prasarana seperti menambah luasan gudang penyimpanan, pengadaan rak kadaluarsa, alat pemindah dan perlu memperhatikan kestabilan suhu di dalam gudang.

STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA KASUS SECTIO CAESARAE DI RUMAH SAKIT

IRDA RISKIANA SYAH
2020 · Thesis · Open Access

Tujuan studi literatur adalah untuk mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada kasus Sectio Caesarae di rumah sakit. Sectio Caesarea (SC) adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus. Pemberian antibiotik profilaksis merupakan upaya untuk mencegah terjadinya infeksi. Penggunaan antibiotika profilaksis terbukti mampu menurunkan risiko infeksi pasca bedah secara signifikan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah literatur ilmiah yang terkait. Data yang diperoleh kemudian dibandingkan kesesuaiannya dengan standar pemberian antibiotik profilaksis Berdasarkan hasil studi literatur menunjukkan bahwa sebagian besar rumah sakit menggunakan antibiotik sefalosporin generasi III pada penggunaan antibiotika profilaksis untuk kasus Sectio Caesarae. Hasil evaluasi kesesuaian penggunaan antibiotik pada pasien SC dibandingkan dengan standar pemberian antibiotik yang direkomendasikan oleh Pedoman Dasar Farmakologi dan Terapi menurut Goodman & Gilman, Permenkes Nomor 2406 tahun 2011 tentang panduan umum penggunaan antibiotik serta SIGN: Antibiotik Prophylaxis in Surgery (2014) dan WHO (2015), dapat disimpulkan bahwa tidak tepat obat dan dosis, namun tepat cara dan waktu pemberian

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI RUMAH SAKIT

LINGGAR YAHYA DWIKU LESTARI
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyimpanan obat di gudang farmasi rumah sakit. Penyimpanan merupakan suatu kegiatan menyimpan, memelihara dan menempatkan obat-obatan yang diterima pada tempat yang dinilai aman dari pencurian dan gangguan fisik. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil penelitian tentang penyimpanan obat di gudang farmasi secara keseluruhan belum 100% memenuhi Standar Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia seperti, tidak adanya pengaturan kelembaban, tidak adanya papan alas dan obat diletakkan langsung di lantai, tidak ada keterangan untuk obat mudah terbakar, penyimpanan obat tidak disimpan berdasarkan kelas terapi, tidak memiliki ventilasi dan jendela bertralis.

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI PUSKESMAS

AIDA NOOR SARI
2020 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran penggunaan obat antibiotik pada beberapa Puskesmas. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Objek dalam penelitian ini adalah gambaran penggunaan antibiotik pada beberapa Puskesmas yaitu pada Puskesmas Kendal, Puskesmas Bengkuring, Puskesmas Tarakan, dan Puskesmas Pamanukan. Analisa data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukan bahwa walaupun dengan pengambilan sampel yang berbeda terdapat persamaan yaitu pada penggunaan jenis obat antibiotik generik yang paling sering digunakan yaitu amoxicillin dengan persentase sebagai berikut: Puskesmas Kendal berjumlah 76,04%, Puskesmas Bengkuring berjumlah 64%, Puskesmas Tarakan berjumlah 73%, Puskesmas Pamanukan berjumlah 29,91%. Bentuk sediaan obat yang paling sering digunakan yaitu tablet/kaplet dengan persentase sebagai berikut: Puskesmas Kendal berjumlah 81,07%, Puskesmas Bengkuring berjumlah 97,29%, Puskesmas Tarakan berjumlah 94,18%, Puskesmas Pamanukan berjumlah 52,55%. Pada Studi ini ditemukan persamaan di Puskesmas Kendal, Puskesmas Bengkuring, dan Puskesmas Tarakan pada pasien yang paling sering berobat adalah pasien dengan umur 26-55 tahun. Pada Puskesmas Kendal dari 3222 lembar resep, pasien yang berumur 26-55 tahun berjumlah 37,71%, Puskesmas Bengkuring dari 964 lembar resep, pasien berumur 26-45 tahun berjumlah 49%, dan Puskesmas Tarakan dari 786 lembar resep, pasien yang berumur 26-55 tahun berjumlah 32%. Pada Puskesmas Pamanukan dari 1277 lembar resep, pasien yang paling sering berobat berumur 1-5 tahun berjumlah 40,02%.

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA UNTUK PENYAKIT INFEKSI SALURAN NAFAS AKUT (ISPA) PADA PASIEN ANAK

RIKA SRI WAHYUNINGSIH
2020 · Thesis · Open Access

Infeksi saluran nafas akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan utama yang paling sering terjadi, khususnya pada anak-anak. Tingginya penyakit ISPA serta dampak yang ditimbulkan menyebabkan tingginya penggunaan obat bebas dan antibiotika. Penyakit ISPA juga merupakan penyebab utama dari konsultasi ataupun rawat inap di fasilitas layanan kesehatan. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotika untuk penyakit infeksi saluran nafas akut (ISPA) pada pasien anak. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Prosentase penggunaan antibiotika untuk penyakit ISPA pada pasien anak adalah amoksisilin 80,8%, sefadroksil 60%, sefiksim 46,49%, sefotaksim 30%, eritromisin 15,79%, amoksisilin + asam klavulanat 31,87%, seftriakson 12,5%, azitromisin 8,77%, paranomisin sulfat 5,26%, kotrimoksazol 2,1%. Amoksisilin tetap menjadi pengobatan lini pertama pada penyakit ISPA pada pasien anak sesuai dengan pedoman Pharmaceutical Care 2005, diikuti penggunaan antibiotika golongan sefalosporin yakni seftriakson, sefiksim dan sefotaksim sebagai lini kedua.

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP MUTU PELAYANAN KEFARMASIAN DIAPOTEK

SEMPANA BANGUN
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian studi literarur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan kefarmasian di Apotek. Profil kepuasan ditinjau dari dimensi tangibles (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsivennes (ketanggapan), assurance (kepastian), emphaty (empati) dapat menggambarkan kepuasan total terhadap pelayanan kefarmasian. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Hasil dari studi literatur ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap mutu pelayanan kefarmasian di apotek yang ditinjau dari dimensi Tangibles (Bukti Fisik), Reliability (Kehandalan), Responsivennes (Ketanggapan), Assurance (Kepastian), dan Emphaty (Empati) termasuk kategori puas dengan persentase 76.42% (Lestari,2019), 73.26% (Meila,2020) dan 71.2% (Raising,2019). Jenis kelamin, usia, pendidikan dan pekerjaan bukan merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien pada ketiga penelitian ini

PROFIL DISTRIBUSI DAN PENYIMPANAN VAKSIN DI PUSKESMAS

IMANIAR HAMZAH
2020 · Thesis · Open Access

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas vaksin adalah distribusi dan penyimpanan vaksin. Distribusi vaksin harus memiliki lingkungan suhu yang terkontrol untuk memelihara vaksin selalu dalam kondisi optimal dan potensi vaksin tetap terjaga hingga saat akan digunakan. Penyimpanan vaksin juga sangat berpengaruh terhadap kualitas vaksin, salah satunya adalah pemantauan suhu penyimpanan vaksin karena sangat penting dalam menetapkan secara cepat kondisi vaksin yang layak digunakan atau tidak layak digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil distribusi dan penyimpanan vaksin di Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan membandingkan hasil penelitian yang serupa. Tahapan penelitian yaitu reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan kemudian penyajian data, yaitu data dalam tabel deskriptif dan terakhir penarikan kesimpulan. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif. Objek penelitian ini adalah metode distribusi dan penyimpanan vaksin di Puskesmas. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa kelengkapan sarana dan prasarana termasuk ketersediaan pemantau suhu penyimpanan vaksin di Puskesmas Oepoi, Puskesmas Kupang Kota, Puskesmas Helvetia dan Puskesmas Ahmad Yani Pulau Ende sebagian besar sudah tersedia kecuali area karantina untuk vaksin kadaluarsa atau rusak belum tersedia di Puskesmas Oepoi, Puskesmas Kupang Kota dan Puskesmas Ahmad Yani Pulau Ende belum tersedia. Pada Puskesmas Helvetia ditemukan vaksin rusak karena kadaluarsa. Secara keseluruhan profil distribusi dan penyimpanan vaksin pada Puskesmas tersebut mayoritas sesuai standar dan dikategorikan cukup.

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENYIMPANAN OBAT DI BEBERAPA PUSKESMAS DI INDONESIA

NORHIDAYATI
2020 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyimpanan obat di beberapa Puskesmas di Indonesia. Salah satu fungsi Puskesmas adalah memberikan pelayanan pengobatan kepada masyarakat. Obat merupakan unsur penting dalam menunjang keberhasilan pengobatan dan untuk menjaga mutu obat maka perlu dilakukan penyimpanan obat sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan pemerintah. Tahapan penelitian yaitu mengumpulkan literatur , reduksi data, menyajikan data dan membuat kesimpulan. Objek penelitian adalah gambaran penyimpanan obat di Puskesmas. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif pada gudang obat beberapa Puskesmas di Indonesia. Hasil telaah literatur menyimpulkan bahwa penyimpanan obat di beberapa Puskesmas di Indonesia telah cukup baik. Masih ada Puskesmas yang belum mempunyai gudang permanen yaitu Puskesmas Tompobulu Kabupaten Maros tetapi penyimpanan obat telah di sesuaikan dengan keadaan lapangan sehingga masih harus di perbaiki lagi. Puskesmas Pahandut dan Bukit Hindu Palangkaraya sebagian besar telah memenuhi persyaratan penyimpanan obat. Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kotamadya Pekanbaru telah memenuhi persyaratan penyimpanan obat.

STUDI LITERATUR GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE PADA BALITA DI MASYARAKAT

SITI HAMIDAH
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang diare pada Balita di masyarakat. Tingkat pengetahuan ibu tentang diare pada Balita dapat menggambarkan wawasan tatalaksana diare di tingkat rumah tangga di masyarakat. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Hasil penelitan tingkat pengetahuan ibu Tangerang Selatan berpengetahuan baik 54,2%, penelitian Padasuka berpengetahuan baik 60%, dan penelitian Pekanbaru berpengetahuan baik 63,8%. Kesimpulan yang dapat diambil adalah gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang diare linear pada tiga wilayah penelitian mayoritas berpengetahuan baik, dengan penguasaan aspek pengetahuan pengertian diare, penyebab diare, tanda gejala diare, dampak diare, pencegahan diare, dan penatalaksanaan/penanganan diare adalah bervariasi pada masing-masing wilayah penelitian.

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DIBEBERAPA APOTEK

MONY PUSPITA
2020 · Thesis · Open Access

Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian. Pelayanan Kefarmasian adalah tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan masyaraka terhadap pelayanan kefarmasian di beberapa apotek. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengancara mengumpulkan mempelajari, dan menelaah dokumen, skripsi, serta jurnal terkait. Hasil dari studi literatur ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kefarmasian di beberapa apotek di kota Surabaya, apotek di kota Kupang dan apotek di kota Samata yang ditinjau dari dimensi Tangibles (Bukti Fisik), Reliability (Kehandalan), Responsivennes (Ketanggapan), Assurance (Kepastian), Emphaty (Empati) termasuk kategori puas dengan persentase masing-masing 89.9%,85% dan 80%

KAJIAN LITERATUR POLA PERESEPAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI FASILITAS KESEHATAN KOTA BALIKPAPAN

MUHAMMAD SJACHRUN
2020 · Thesis · Open Access

Kajian literatur bertujuan untuk mengetahui profil peresepan obat antihipertensi di puskesmas. Hipertensi adalah suatu keadaan tekanan darah seseorang berada diatas batas normal atau optimal yaitu 120 mmHg untuk sistolik dan 80 mmHg untuk diastolik. Penyakit ini dikategorikan sebagai the silent disease karena penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Kasus hipertensi di Kota Balikpapan merupakan penyakit tertinggi setelah ISPA. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan mempelajari, menelaah buku, majalah ilmiah, dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Hasil data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Berdasarkan data karakteristik profil pengobatan pada 2 puskesmas di Kota Balikpapan menunjukkan bahwa pasien perempuan lebih banyak menderita hipertensi dibanding laki-laki. Terapi tunggal dengan penggunaan obat golongan obat Calcium Channel Blocker (Amlodipin) lebih banyak digunakan dibanding dengan terapi kombinasi dalam pengobatan hipertensi.

STUDI LITERATUR TENTANG GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN OBAT ANTI HIPERTENSI

NORALISA MELDAWATY SIMANJUNTAK
2020 · Thesis · Open Access

Hipertensi merupakan salah satu faktor utama penyebab gagal jantung, gagal ginjal, maupun penyakit cerebrovascular, penyakit ini diesebut juga silent killer. Obat anti hipertensi yang ada saat ini telah terbukti mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi, namun penggunaan anti hipertensi tidak cukup untuk menghasilkan efek pengontrolan tekanan darah jangka panjang, apabila tidak didukung dengan kepatuhan dalam menggunakan obat. Kurangnya kepatuhan merupakan salah satu penyebab kegagalan terapi hipertensi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian studi literatur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat anti hipertensi di puskesmas.Obyek yang diteliti adalah data sekunder yang berasal dari penelitian tentang tingkat kepatuhan obat anti hipertensi pada pasien hipertensi . Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah data hasil penelitian-penelitian sebelumnya yang terkait dengan studi penelitian. Penelitian ini menggunakan data hasil penelitian yang terbagi menjadi 3 kelompok penelitian. Penelitian pertama dilakukan di Puskesmas Pagesangan Mataram, penelitian kedua di Puskesmas Muara Wis dan penelitian ketiga di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Pada ketiga puskesmas menghasilkan tingkat kepatuhan yang bervariasi. Penelitian I tingkat kepatuhan tinggi diperoleh hasil sebesar 75 % dan sedang sebanyak 25 %. Pada penelitian II tingkat kepatuhan tinggi 13,33 %, tingkat kepatuhan sedang 33,33 % dan tingkat kepatuhan rendah 53,33 %. Pada penelitian III tingkat kepatuhan yang tinggi sebesar 30,09 % kemudian kepatuhan sedang 45,14 % dan kepatuhan rendah sebesar 24,75 %.

GAMBARAN PENGETAHUAN TENAGA KESEHATAN FARMASI DIBEBERAPA RUMAH SAKIT TERHADAP ALAT PEMADAM API RINGAN(APAR) YANG BENAR

HERY NURSANTO
2020 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tenaga kesehatan kefarmasian terhadap penggunaan APAR yang benar agar dapat menghindari dan membantu menanggulangi bahaya kebakaran. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelah jurnal – jurnal ilmiah dan skripsi serta dokumen yang terkait atau yang berhubungan dengan sarana proteksi dan penanggulangan kebakaran di Rumah Sakit. Objek penelitian ini adalah gambaran pengetahuan tenaga kesehatan kefarmasian terhadap alat pemadam api ringan yang benar di rumah sakit. Hasil penelitian berdasarkan literatur, menunjukkan bahwa semua Rumah Sakit yang diteliti adalah kategori baik dalam pengetahuan tenaga kesehatan kefarmasian terhadap alat pemadam api ringan (APAR) yang benar.

PROFIL PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN DISPEPSIA DI RUMAH SAKIT

HENNY ARDIANI
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian literatur ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat pada pasien dispepsia di rumah sakit. Analisa data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisa dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berdasarkan beberapa jurnal ilmiah tentang penggunaan obat dispepsia. Hasil penelitian menyatakan bahwa penggunaan obat dispepsia terbanyak dikonsumsi oleh pasien berjenis kelamin wanita. Urutan golongan obat dispepsia terbanyak yang digunakan adalah Antagonis Reseptor H2, antasida, Proton Pump Inhibitor (PPI), antikolinergik dan sitoprotektif.

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DI BEBERAPA PUSKESMAS DI INDONESIA

DELMI SIMARMATA
2020 · Thesis · Open Access

Hipertensi merupakan sebagai penyakit kardiovaskular yang sangat umum. Hipertensi berkaitan dengan penurunan usia harapan hidup, peningkatan resiko stroke, penyakit jantung koroner, dan penyakit organ target lainnya seperti retinopati dan gagal ginjal. Tujuan Penelitian ini untuk mendapatkan gambaran penggunaan obat antihipertensi dibeberapa puskesmas di Indonesia.Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literature, menggunakan data sekunder yang berasal dari penelitian sebelumnya. Tahapan penelitian meliputi: (1). Pengumpulan data berupa penyutingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan; (2). Penyajian data; (3). Penarikan kesimpulan. Objek penelitiannya yaitu penggunaan obat antihipertensi di beberapa puskesmas di Indonesia dan analisis datanya dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul dari penelitian Hasil penelitian yang dilakukan di puskesmas Barong tongkok, Marawola dan Siantan Hilir dapat disimpulkan bahwa penderita hipertensi berdasarkan jenis kelamin yang terbanyak adalah perempuan dan berdasarkan umur paling rentan terkena hipertensi dengan usia 46 – 55 tahun dikarenakan Semakin bertambahnya usia seseorang maka semakin tinggi risiko terjadinya penyakit hipertensi dan berdasarkan regimen penggunaan obat hipertensi adalah penggunaan obat tunggal

STUDI LITERATUR GAMBARAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK

SUSMIATI
2020 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kefarmasian di apotek.Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktik kefarmasian oleh Apoteker Pelayanan kefarmasian adalah tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian.Kepuasan pasien menggunakan jasa apotek merupakan cerminan hasil dari mutu pelayanan kefarmasian yang diberikan apotek Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian studi literatur yaitu dengan cara mengumpulkan literatur mereduksi, menelaah, menganalisis deskriptif setelah itu menarik kesimpulan. Penelitian studi literatur ini meggunakan (3) jurnal penelitian kepuasan pasien dengan mengukur lima dimensi kepuasan pasien yaitu ketanggan (responsiveness), kehandalan (reliability), Jaminan (assurance), Empati (empaty), Penampilan (Tangible). Hasil penelitian studi literatur adalah bahwa pasien apotek “X” di kota Jambi dengan presentase 77,5% dengan kriteria puas, pasien apotek di wilayah kota Yogyakarta dengan presentase rata-rata 98,15% dengan kriteria sangat puas dengan pelayanan kefamasian apotek yang mereka peroleh, sedangkan pasien apotek di kecamatan Sukorame Bandar Lampung 58,05% pasien tidak puas dengan pelayan apotek yang mereka peroleh.

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI MERKURI PADA SEDIAAN KRIM PEMUTIH WAJAH

ATUALLIAH
2020 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi merkuri pada krim pemutih wajah. Krim pemutih wajah merupakan campuran bahan kimia dan atau bahan lainnya dengan khasiat bisa memutihkan kulit atau memucatkan noda hitam pada kulit. Pemakaian merkuri dalam krim pemutih dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti bitnik-bintik hitam pada kulit wajah, iritasi dan pemakaian dengan dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen otak, serta dapat menyebabkan kanker. Keberadaan merkuri dalam krim pemutih wajah dapat diidentifikasi diantaranya dengan uji nyala dan reaksi warna. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan jurnal dan skripsi terkait merkuri dalam krim pemutih wajah, reduksi data, penyajian data dalam tabel dan penarikan simpulan. Berdasarkan telaah literatur dapat disimpulkan bahwa identifikasi merkuri pada sediaan krim pemutih wajah dapat dilakukan dengan reaksi warna dan uji nyala api serta masih terdapat beberapa sampel yang masih mengandung merkuri.

Identifikasi Kesalahan Pemberian Obat (Prescribing Error) Pada Resep Pasien Di Rumah Sakit

EDITA SENIMAN HALAWA
2020 · Thesis · Open Access

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI KESALAHAN PERESEPAN (PRESCRIBING ERROR) PADA RESEP DI RUMAH SAKIT Tujuan studi literatur ini adalah membandingkan identifikasi kesalahan peresepan (prescribing error) pada resep pasien di rumah sakit. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medication error yang terjadi pada tahap prescribing meliputi nama pasien, umur, nama obat, bentuk sediaan, dosis, jumlah obat dan aturan pakai. Berdasarkan penelitian Maalangen dkk (2019), nama pasien 1,20%, umur 80,12%, nama obat 0%, bentuk sediaan 38,85%, dosis 27,71%, jumlah obat 0,30%, aturan pakai 0,30%, penelitian Oktarlina dkk (2017), nama pasien 0%, umur 73,3%, nama obat 0%, bentuk sediaan 26%, dosis 53,1%, jumlah obat 0%, aturan pakai 1,1%, penelitian Wijaya dkk (2019), nama pasien 2,25%, umur 0%, nama obat 12%, bentuk sediaan 39,5%, dosis 28,25%, jumlah obat 0%, aturan pakai 1,75%, penelitian Timbongol dkk (2015), nama pasien 0%, umur 62,87%, nama obat 0%, bentuk sediaan 74,53%, dosis 20,87%, jumlah obat 0%, aturan pakai 0%. Dari hasil studi literatur yang telah dilakukan tentang identifikasi kesalahan peresepan (prescribing error) pada resep pasien di rumah sakit dapat diambil kesimpulan bahwa masih banyak kesalahan peresepan (prescribing error) di beberapa rumah sakit. Kesalahan penulisan resep pada kelengkapan resep yang tertinggi yaitu umur 80,12% dan bentuk sediaan 74,53%.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI BEBERAPA RUMAH SAKIT

NITA RISTINA
2020 · Thesis · Open Access

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI BEBERAPA RUMAH SAKIT ABSTRAK Instalasi farmasi rumah sakit merupakan salah satu bagian dari rumah sakit yang dapat melakukan kegiatan pengelolaan obat. Termasuk dalam pengelolaan obat diantaranya seleksi, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian obat. Penyimpanan obat bertujuan untuk menjamin mutu dan kualitas obat agar tetap terjaga. Pendistribusian obat memastikan obat tepat sasaran dan mempermudah pelayanan pasien di rumah sakit. Kendala yang sering ditemukan dalam kegiatan penyimpanan dan pendistribusian obat diantaranya belum diterapkannya sistem First In First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO), sistem alfabetis, penerapan kelas terapi obat dan sarana prasarana penyimpanan dan pendistribusian yang tidak memadai. Penelitian ini merupakan studi literatur yang membahas tentang evaluasi penyimpanan obat di gudang farmasi beberapa rumah sakit menggunakan analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan standar pengelolaan penyimpanan obat di gudang farmasi beberapa rumah sakit belum memenuhi ketentuan dari Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Tahun 2010 dan Standar Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit Permenkes No. 72 Tahun 2016, diantaranya beberapa gudang farmasi rumah sakit belum menerapkan penyusunan obat berdasarkan kelas terapi dan belum menerapkan sistem pendistribusian floor stock. . Selain itu, beberapa gudang belum memiliki lemari/rak untuk obat rusak dan atau kadaluarsa dan tidak terdapat alat bantu untuk pemindahan obat.

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI RHODAMIN B PADA LIPSTIK DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS

DIANA
2020 · Thesis · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi zat warna Rhodamin B pada sediaan lipstik dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis. Rhodamin B merupakan zat warna sintetik yang umum digunakan sebagai pewarna tekstil, namun disalahgunakan sebagai pewarna pada kosmetik. Rhodamin B dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan saluran pernafasan dan merupakan karsinogenik. Rhodamin B dalam Konsentrasi yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada hati. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Tahapan penelitia yaitu reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data, yaitu data dalam tabel deskriptif, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil studi literatur yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa Rhodamin B pada lipstik dapat diidentifikasi dengan metode Kromatografi Lapis Tipis menggunakan eluen tertentu. Beberapa sampel ditemukan mengandung Rhodamin B karena memiliki nilai Rf sampel sama dengan atau tidak jauh dari Rf baku pembanding dan warna bercak secara visual dan dengan sinar UV 254 nm sama atau hampir sama dengan baku pembanding.