Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.289 item publik

Publikasi

Halaman 6 dari 65

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN PADA PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS SUNGAI SIRING KOTA SAMARINDA

ENZYA ANZARYQURAHMAN
· Thesis · Open Access

Pelayanan yang memuaskan dan berkualitas akan membentuk loyalitas pasien/pelanggan dan kepuasan. Maka pelayanan yang memuaskan tersebut akan mendatangkan pelanggan baru. Ada berbagai macam layanan kesehatan di sekitar kita, salah satunya adalah Puskesmas yang memberikan salah satu layanan kesehatan dalam bidang jasa dengan harapan bahwa produk yang diberikan berupa layanan yang berkualitas kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien pada pelayanan kefarmasian di Puskesmas. Rancangan penelitian non - eksperimental dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Untuk pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Rancangan penelitian dilakukan dengan cara membagikan kuisioner kepada pasien. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pasien yang mendapatkan pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sungai Siring kota Samarinda. Analisis data yang dilakukan dengan menghitung jumlah rata-rata jawaban responden dari masing-masing dimensi yaitu ketanggapan (responsiveness), keandalan (reliability), empati (empaty), jaminan (assurance) dan wujud nyata (tangibles). Data diperoleh dilanjutkan dengan penilaian skala Likert. Berdasarkan hasil penelitian tingkat kepuasan pasien pada pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sungai Siring menunjukan kepuasan pasien pada dimensi Keandalan (reliability) sebesar 93.24% (sangat baik), dimensi Ketanggapan (responsiveness) sebesar 90.64% (sangat baik), dimensi Empati (emphaty) sebesar 90.51% (sangat baik), jaminan (assurance) sebesar 91.18% (sangat baik), dimensi wujud nyata (tangibles) sebesar 91.14% (sangat baik). Hasil rekapitulasi survei kepuasan pasien menunjukkan indeks kepuasan pasien (IKM) adalah 91.34% dengan kategori mutu pelayanan sangat baik. Kata Kunci : Tingkat kepuasan, pelayanan kefarmasian, Puskesmas Sungai Siring

UJI KADAR FLAVONOID TOTAL DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN MUDA DAN TUA MATOA ( POMETIA PINNATA)

AJI GHINA OCTAVIA NOOR
· Thesis · Open Access

Kadar senyawa aktif dan aktivitas farmakologi tanaman dapat dipengaruhi oleh umur tanaman atau bagian tanaman yang digunakan. Daun matoa (Pometia pinnata) mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan ekstrak daun matoa berdasarkan daun muda dan tua. Tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, penetapan susut pengeringan simplisia, ekstraksi secara maserasi, penetapan kadar air ekstrak, skrining fitokimia, penetapan kadar flavonoid total menggunakan spektrofotometri UV-Vis, serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun matoa mengandung metabolit sekunder berupa Flavonoid, Saponin, Tanin, Steroid. Berdasarkan hasil penetapan kadar flavonoid ekstrak daun matoa tua dengan rata-rata kadar flavonoid lebih tinggi yaitu sebesar 25,237 ± 0,898 mgQE/g dibandingkan dengan ekstrak daun matoa muda 19,821 ± 0,357 mgQE/g, dan Aktivitas antioksidan ekstrak daun matoa tua lebih tinggi dengan nilai IC50 14,65 ppm dan daun muda dengan rata-rata 15,09 ppm.

GAMBARAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTIK KIMIA FARMA AGUS SALIM DENGAN METODE IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS

HALYA SYAFITRI
· Thesis · Open Access

Pelayanan kefarmasian memiliki peran penting dalam menjamin kepuasan pasien di apotek, yang melampaui harapan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepuasan pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda selama periode April hingga Juni 2025 dengan menggunakan metode Importance-Performance Analysis (IPA). Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan analisis secara deskriptif. Dengan objek penelitian kepuasan pasien Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda yang menggunakan jasa pelayanan. Analisis data yang digunakan adalah metode (IPA) untuk mendeskripsikan atau menggambarkan tingkat harapan dan kenyataan pasien terhadap pelayanan di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda.

PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL EKSTRA ETANOL MADU HUTAN KECAMATAN KAYAN HILIR DAN KECAMATAN KAYANA SELATAN KALIMANTAN UTARA DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

SITI SUKA
· Thesis · Open Access

Madu merupakan cairan alami yang umumnya memiliki rasa manis yang dihasilkan oleh lebah dan memiliki senyawa fenolik. Madu hutan dihasilkan oleh lebah liar Apis dorsata yang bersifat agresif. Madu merupakan produk turunan lebah yang mengandung berbagai senyawa fenolik dan memiliki aktivitas antivirus. Fenolik merupakan senyawa yang memiliki satu atau lebih gugus hidroksil (OH‾) yang menempel pada cincin aromatik.i Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar fenolik total ekstrak etanol madu hutan kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Selatan Kalimantan Utara dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini meliputi determinasi hewan, ekstraksi, uji organoleptis, uji kadar air, skrining fitokimia, dan uji kadar fenolik total dengan metode spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi Folin-ciocalteau dan pembanding asam galat. Hasil penelitian skrining fitokimia yang terdapat pada ekstrak madu hutan kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Selatan terdapat metabolit sekunder yaitu, flavonoid, polifenol, dan triterpenoid. Hasil ekstraksi rendeman madu hutan Kayan Hilir sebesar 77,18% sedangkan madu hutan Kayan Selatan sebesar 79,96%. Kadar fenolik total ekstrak etanol madu hutan kecamatan Kayan Hilir sebesar 1,7303 ± 0,0169 mg GAE/g, sedangkan kadar fenolik total ekstrak madu hutan kecamatan Kayan Selatan sebesar 1,5096 ± 0,0504 mg GAE/g. Analisis data pada ekstrak madu hutan kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Selatan homogen dan normal dilanjutkan uji independen T-test Two-Sampel Assuming Equal Variances didapatkan hasil p-value yaitu 0,002 (p 0,05) (adanya perbedaan yang signifikan).

Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun petai belalang (Archidendron clypearia ( Jack) I.C Nielsen) Terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus

STEVFANYE
· Thesis · Open Access

Petai belalang (Archidendron clypearia) adalah tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan tradisional untuk demam, diare, dan detoksifikasi yang mengandung senyawa flavonoid seperti robinetin, quercetin, serta memiliki aktivitas antiinflamasi, antibakteri. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antibakteri ekstrak daun petai belalang terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan tahapan penelitian yang dilakukan dimulai dari determinasi tumbuhan, pengumpulan sampel, pembuatan ekstrak dan skrining fitokimia. Selanjutnya dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus untuk menilai potensi antimikroba ekstrak tumbuhan ini. Ekstrak dibuat dengan konsentrasi 1%, 5%, 10%, dan 15%, menggunakan kontrol positif amoxicillin dan kontrol negatif DMSO 1%. Metode difusi cakram digunakan untuk mengukur zona hambat bakteri. Analisis data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik One Way Anova. Hasil Penelitian aktivitas zona hambat pada ekstrak etanol daun petai belalang pada konsentrasi 15% menghasilakan zona hambat sebesar 8,7 mm dengan kategori sedang, terhadap bakteri Escherichia coli, sedangkan terhadap bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 15% menghasilkan zona hambat 7,9 mm. Hasil analisis statistik One Way Anova menunjukkan adanya perbedaan terhadap bakteri gram postif dan negatif.

Uji Aktivitas Antioksidan dan Profil Metabolit Ekstrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.)Urb)

DESY FADILLAH MARIA NINGSIH
· Thesis · Open Access

Bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.)Urb) merupakan tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai antioksidan, untuk mengetahui terkait senyawa yang berperan terhadap aktifitas tersebut maka dapat dianalisis secara spesifik melalui uji profil metabolit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antioksidan dan menganalisis profil metabolit yang ada pada umbi bawang dayak. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengolahan simplisia, pembuatan ekstrak secara maserasi, Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, dan uji profil metabolit menggunakan LC-HRMS (Liquid Chromatography-High Resolution Mass Spectrometry). Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah umbi bawang dayak. Sedangkan untuk uji profil metabolit sampel dianalisis dengan fase gerak berbasis air-asetonitril yang mengandung asam format, menggunakan kolom Phenyl Hexyl dalam gradien elusi dengan LC-HRMS. Pada penelitian ini variabel bebas yang digunakan adalah konsentrasi ekstrak etanol umbi bawang dayak, variabel terikat adalah nilai IC50 dan potensi antioksidan serta profil metabolit dari ekstrak etanol umbi bawang dayak Eleutherine bulbosa (Mill.Urb)). Data yang diperoleh pada aktivitas antioksidan dilakukan dengan analisis statistik uji independent sample t-test. Sedangkan uji profil metabolit dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol umbi bawang dayak memiliki aktivitas antioksidan dengan rata-rata nilai IC50 yaitu 27,00 ppm yang tergolong sangat kuat dan hasil analisis profiling metabolite adanya keberadaan senyawa bioaktif Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE), Gly-Leu, Hydroquinone, 4-(2,3-dihydrobenzo[b]furan-5-yl) pyrimidine-2-thiol, menaquinone (Vitamin K2), niacin (Vitamin B3), 4-[amino(carboxy)methyl]-5-oxoproline, volasertib, dan alangicine. Senyawa-senyawa tersebut menunjukkan potensi aktivitas antioksidan melalui berbagai mekanisme, seperti penghambatan ROS, pengikatan ion logam, pendonoran elektron.