WAIS SETIAWAN MAKKUASA
2020 · Book · Open Access
Berbagai faktor dapat mendukung ketaatan pasien dalam program pengobatan Tuberkulosis Paru (TB Paru), salah satunya adalah dukungan dari keluarga, keluarga dapat dijadikan sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) yang akan memantau dan mengingatkan penderita Tuberkulosis Paru untuk meminum obat sesuai program yang telah diberikan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada penderita Tuberkulosis Paru (TB Paru), Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pengumpulan data dari beberapa literatur yang telah dipilih dan sesuai dengan materi yang diinginkan. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah tiga literature ilmiah yang bersumber dari tiga jurnal ilmiah yang telah diteliti sebelumnya dengan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deksriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa peran keluarga sebagai PMO dapat meningkatkan kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru berdasrkan artikel yang digunakan. Kesimpulan yang diambil dari penelitian literatur ini menyatakan bahwa keluarga sebagai PMO memiliki korelasi hubungan yang kuat dengan tingkat kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru.
INDAH ETIKA
2020 · Book · Open Access
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) termasuk salah satu penyebabutama morbiditas dan mortalitas penyakit menular didunia. ISPA merupakan infeksi saluran pernapasan akut yangmenyerang bagian saluran atas dan bawah secara stimulun atau berurutan. Antibiotik merupakan golongan obat yang paling banyak digunakan untuk mengatasi infeksi ini. Dalam kenyataannya antibiotik banyak diresepkan untuk infeksi ini. Penggunaan yang salah terhadap penggunaan antibiotik menyebabkan pasien tidak sembuh. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran penggunaan antibiotik dan permasalahan terkait obat kategori ketidaktepatan pemilihan obat, dosis rendah dan dosis tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan metode non eksperimental dengan pengambilan data tertrospektif dan data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari penelitian yaitu kelompok usia yang menerima terapi antibiotik pada usia 1-4 tahun sebesar 37,89% dan penggunaan antibiotik terbesar pada pasien anak adalah ceftriaxone sebesar 38,59 %.
SAIPUL ANWAR
2020 · Book · Open Access
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui profil peresepan obat antidiare pada pasien rawat inap anak di rumah sakit. Jenis penelitian ini adalah merupakan studi literatur, dengan cara mengumpulkan menelaah buku buku serta majalah ilmiah dan jurnal ilmiah. Objek dalam penelitian ini yaitu profil peresepan obat antidiare pada pasien rawat inap anak di RS Bhayangkara Surabaya, RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, dan RSU Negara Jembrana. Analisis yang dipakai dengan metode analisis deskriftif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data yang terkumpul berdasarkan beberapa jurnal ilmiah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penanganan pasien diare di instalasi rawat inap anak di rumah sakit memiliki profil peresepan obat sebagi terapi penyembuhan diare memiliki kesamaan, hal tersebut dikarenakan telah memiliki standar penanganan diare yang telak dikeluarkan oleh Kemenkes RI tahun 2011 mengenai penatalaksaan diare pada anak. Persentase penggunaan obat terbanyak yaitu penggunaan zink dan pemberian cairan rehidrasi.
IRDA RISKIANA SYAH
2020 · Book · Open Access
Tujuan studi literatur adalah untuk mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada kasus Sectio Caesarae di rumah sakit. Sectio Caesarea (SC) adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus. Pemberian antibiotik profilaksis merupakan upaya untuk mencegah terjadinya infeksi. Penggunaan antibiotika profilaksis terbukti mampu menurunkan risiko infeksi pasca bedah secara signifikan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah literatur ilmiah yang terkait. Data yang diperoleh kemudian dibandingkan kesesuaiannya dengan standar pemberian antibiotik profilaksis Berdasarkan hasil studi literatur menunjukkan bahwa sebagian besar rumah sakit menggunakan antibiotik sefalosporin generasi III pada penggunaan antibiotika profilaksis untuk kasus Sectio Caesarae. Hasil evaluasi kesesuaian penggunaan antibiotik pada pasien SC dibandingkan dengan standar pemberian antibiotik yang direkomendasikan oleh Pedoman Dasar Farmakologi dan Terapi menurut Goodman & Gilman, Permenkes Nomor 2406 tahun 2011 tentang panduan umum penggunaan antibiotik serta SIGN: Antibiotik Prophylaxis in Surgery (2014) dan WHO (2015), dapat disimpulkan bahwa tidak tepat obat dan dosis, namun tepat cara dan waktu pemberian
HANNA FIRDAYANTI PURNAMASARI
2020 · Book · Open Access
ABSTRAK Studi literatur bertujuan untuk mengetahui profil penyimpanan obat di gudang instalasi farmasi beberapa rumah sakit. Penyimpanan adalah kegiatan dan usaha untuk melakukan pengurusan, penyelenggaraan dan pengaturan barang persediaan di dalam ruang penyimpanan agar setiap kali diperlukan dapat dilayani dengan cepat serta dengan biaya yang sehemat-hematnya. Objek penelitian adalah penyimpanan obat di gudang instalasi farmasi rumah sakit. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi ruangan dan fasilitas penyimpanan obat di gudang instalasi farmasi beberapa rumah sakit telah menerapkan standar pengelolaan penyimpanan obat dengan persentase kesesuaian berkisar antara 77,78% sampai dengan 88,89%, sedangkan untuk kesesuaian prosedur penyimpanan obat berkisar antara 93,75% sampai dengan 100%.
LINGGAR YAHYA DWIKU LESTARI
2020 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyimpanan obat di gudang farmasi rumah sakit. Penyimpanan merupakan suatu kegiatan menyimpan, memelihara dan menempatkan obat-obatan yang diterima pada tempat yang dinilai aman dari pencurian dan gangguan fisik. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil penelitian tentang penyimpanan obat di gudang farmasi secara keseluruhan belum 100% memenuhi Standar Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia seperti, tidak adanya pengaturan kelembaban, tidak adanya papan alas dan obat diletakkan langsung di lantai, tidak ada keterangan untuk obat mudah terbakar, penyimpanan obat tidak disimpan berdasarkan kelas terapi, tidak memiliki ventilasi dan jendela bertralis.
DWIYANI AYU HERDIANA
2020 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanaman herbal di Indonesia yang dapat dibuat dalam produk kombucha. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku serta dokumen berupa jurnal ilmiah terkait. Hasil dari telaah berbagai literatur ini akan digunakan sebagai tambahan literatur tentang teh kombucha yang berasal dari tanaman herbal daun jati (Tectona grandis Linn. F.), daun permot (Passiflora foetida L.), dan bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.). Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2020. Hasil penelitian tentang fermentasi teh kombucha dari tanaman herbal menunjukkan bahwa kadar total asam semakin meningkat setelah ditambahkan bahan dari tanaman herbal seiring bertambahnya waktu fermentasi, kadar total asam kombucha berbanding lurus dengan asam organik yang terkandung semakin lama waktu fermentasi juga mengakibatkan semakin tingginya total asam kombucha.
DINA EKA NURTY
2020 · Book · Open Access
Studi ini bertujuan untuk mengetahui persentase angka kejadian kesesuaian resep terhadap Formularium Nasional di Rumah Sakit. Formularium Nasional merupakan daftar obat terpilih yang dibutuhkan dan tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan sebagai acuan dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kepatuhan terhadap penggunaan Formularium Nasional menggambarkan efisiensi pelayanan obat kepada pasien JKN dalam hal ini pasien BPJS sehingga terwujudnya penyelengaraan sistem pelayanan kefarmasian yang berbasis mutu dan keselamatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek penelitian yaitu kesesuaian resep pasien BPJS terhadap Formularium Nasional di Rumah Sakit. Tahapan penelitian yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian resep pasien BPJS terhadap Formularium Nasional di beberapa rumah sakit belum 100% mengacu pada Formularium Nasional, dimana persentase kesesuaian resep yang diperoleh dari masing-masing penelitian secara berturut-turut adalah 91,7%, 84,1% dan 71,32%.
IMANIAR HAMZAH
2020 · Book · Open Access
Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas vaksin adalah distribusi dan penyimpanan vaksin. Distribusi vaksin harus memiliki lingkungan suhu yang terkontrol untuk memelihara vaksin selalu dalam kondisi optimal dan potensi vaksin tetap terjaga hingga saat akan digunakan. Penyimpanan vaksin juga sangat berpengaruh terhadap kualitas vaksin, salah satunya adalah pemantauan suhu penyimpanan vaksin karena sangat penting dalam menetapkan secara cepat kondisi vaksin yang layak digunakan atau tidak layak digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil distribusi dan penyimpanan vaksin di Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan membandingkan hasil penelitian yang serupa. Tahapan penelitian yaitu reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan kemudian penyajian data, yaitu data dalam tabel deskriptif dan terakhir penarikan kesimpulan. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif. Objek penelitian ini adalah metode distribusi dan penyimpanan vaksin di Puskesmas. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa kelengkapan sarana dan prasarana termasuk ketersediaan pemantau suhu penyimpanan vaksin di Puskesmas Oepoi, Puskesmas Kupang Kota, Puskesmas Helvetia dan Puskesmas Ahmad Yani Pulau Ende sebagian besar sudah tersedia kecuali area karantina untuk vaksin kadaluarsa atau rusak belum tersedia di Puskesmas Oepoi, Puskesmas Kupang Kota dan Puskesmas Ahmad Yani Pulau Ende belum tersedia. Pada Puskesmas Helvetia ditemukan vaksin rusak karena kadaluarsa. Secara keseluruhan profil distribusi dan penyimpanan vaksin pada Puskesmas tersebut mayoritas sesuai standar dan dikategorikan cukup.
NURWAHIDAH
2020 · Book · Open Access
Medication error merupakan setiap kejadian yang tidak hanya dapat merugikan pasien, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pasien yang dilakukan oleh petugas kesehatan khususnya dalam hal pelayanan pengobatan pasien. Medication error dapat terjadi didalam setiap proses pengobatan, salah satunya pada fase prescribing meliputi kelengkapan resep, tidak adanya umur pasien, tidak ada bentuk sediaan, tulisan resep yang tidak terbaca, tidak jelas nama pasien, tidak ada aturan pakai, tidak ada jumlah obat dan tidak jelas nama pasien. Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran medication error pada fase prescribing pasien poli rawat jalan di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah tiga literatur ilmiah yang bersumber dari satu jurnal Ilmiah dan dua Karya Tulis Ilmiah, reduksi data, penyajian data dalam bentuk tabel dan penarikan simpulan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Berdasarkan hasil telaah literatur tentang gambaran medication error pada fase prescribing pasien poli rawat jalan di Rumah Sakit yang berbeda menunjukkan bahwa terdapat medication error dengan persentase yang tinggi yaitu pada bagian nama dokter, SIP dokter, tanggal penulisan resep, dosis sediaan, bentuk sediaan, aturan pakai, umur dan berat badan yang masih belum terpenuhi, sehingga dapat disimpulkan bahwa masih terdapat medication error pada tiga Rumah Sakit yang di teliti.
DINI OCTAVIA
2020 · Book · Open Access
Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengelolaan obat di beberapa gudang farmasi puskesmas. Penelitian ini merupakan studi literatur dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Obyek penelitian ini adalah sistem pengelolaan obat di gudang farmasi Puskesmas Maukaro di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Puskesmas Rambah samo di Provinsi Riau sdan Puskesmas Bakunese di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berdasarkan jurnal ilmiah tentang pengelolaan obat di gudang farmasi puskesmas. data yang dipakai pada penelitian ini adalah data skunder yang berasal dari beberapa penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa Pengelolaan obat di Puskesmas maukaro, Puskesmas Rambah Samo dan Puskesmas Bakunese termasuk dalam kategori baik dengan persentase 85,84%, 87,77% dan 88,55%
VEBRYANI HABSYAH HERYSNAWATI
2020 · Book · Open Access
Propofol merupakan obat golongan hipnotik sedatif yang sering digunakan untuk induksi maupun pemeliharaan anestesi umum. Propofol diformulasikan dalam bentuk emulsi yang mengandung minyak kedelai, lesitin, dan gliserol. Formulasi propofol tersebut dapat menjadi media yang baik bagi pertumbuhan bakteri. Pada praktek sehari-hari sering dijumpai adanya penggunaan emulsi propofol yang sudah dibuka dari kemasan dan disimpan sampai dengan 24 jam dan digunakan kembali. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya kontaminasi bakteri pada sediaan propofol di luar kemasan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian studi literatur. Obyek yang diteliti adalah kontaminasi bakteri pada sediaan propofol. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah data hasil penelitian-penelitian sebelumnya yang terkait dengan studi penelitian. Penelitian ini menggunakan data hasil penelitian yang terbagi menjadi 3 kelompok penelitian. Hasil penelitian menunjukkan besaran presentase jumlah sampel propofol terkontaminasi berdasar interval waktu sejak kemasan terbuka pada jam ke 0-3 berada pada rentang 4,3% sampai dengan 37,5%, dan pada jam ke 6-12 besaran presentase sampel terkontaminasi berada pada rentang 5,2% hingga 12,9%, sedangkan besaran presentase sampel terkontaminasi pada jam ke 24 adalah 0% hingga 22,5%. Kesimpulan yang dapat diambil adalah kontaminasi bakteri pada sediaan propofol tidak berhubungan secara signifikan dengan interval waktu sejak kemasan dibuka.
NORALISA MELDAWATY SIMANJUNTAK
2020 · Book · Open Access
Hipertensi merupakan salah satu faktor utama penyebab gagal jantung, gagal ginjal, maupun penyakit cerebrovascular, penyakit ini diesebut juga silent killer. Obat anti hipertensi yang ada saat ini telah terbukti mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi, namun penggunaan anti hipertensi tidak cukup untuk menghasilkan efek pengontrolan tekanan darah jangka panjang, apabila tidak didukung dengan kepatuhan dalam menggunakan obat. Kurangnya kepatuhan merupakan salah satu penyebab kegagalan terapi hipertensi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian studi literatur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat anti hipertensi di puskesmas.Obyek yang diteliti adalah data sekunder yang berasal dari penelitian tentang tingkat kepatuhan obat anti hipertensi pada pasien hipertensi . Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah data hasil penelitian-penelitian sebelumnya yang terkait dengan studi penelitian. Penelitian ini menggunakan data hasil penelitian yang terbagi menjadi 3 kelompok penelitian. Penelitian pertama dilakukan di Puskesmas Pagesangan Mataram, penelitian kedua di Puskesmas Muara Wis dan penelitian ketiga di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Pada ketiga puskesmas menghasilkan tingkat kepatuhan yang bervariasi. Penelitian I tingkat kepatuhan tinggi diperoleh hasil sebesar 75 % dan sedang sebanyak 25 %. Pada penelitian II tingkat kepatuhan tinggi 13,33 %, tingkat kepatuhan sedang 33,33 % dan tingkat kepatuhan rendah 53,33 %. Pada penelitian III tingkat kepatuhan yang tinggi sebesar 30,09 % kemudian kepatuhan sedang 45,14 % dan kepatuhan rendah sebesar 24,75 %.
ATUALLIAH
2020 · Book · Open Access
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi merkuri pada krim pemutih wajah. Krim pemutih wajah merupakan campuran bahan kimia dan atau bahan lainnya dengan khasiat bisa memutihkan kulit atau memucatkan noda hitam pada kulit. Pemakaian merkuri dalam krim pemutih dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti bitnik-bintik hitam pada kulit wajah, iritasi dan pemakaian dengan dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen otak, serta dapat menyebabkan kanker. Keberadaan merkuri dalam krim pemutih wajah dapat diidentifikasi diantaranya dengan uji nyala dan reaksi warna. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan jurnal dan skripsi terkait merkuri dalam krim pemutih wajah, reduksi data, penyajian data dalam tabel dan penarikan simpulan. Berdasarkan telaah literatur dapat disimpulkan bahwa identifikasi merkuri pada sediaan krim pemutih wajah dapat dilakukan dengan reaksi warna dan uji nyala api serta masih terdapat beberapa sampel yang masih mengandung merkuri.
HERY NURSANTO
2020 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tenaga kesehatan kefarmasian terhadap penggunaan APAR yang benar agar dapat menghindari dan membantu menanggulangi bahaya kebakaran. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelah jurnal – jurnal ilmiah dan skripsi serta dokumen yang terkait atau yang berhubungan dengan sarana proteksi dan penanggulangan kebakaran di Rumah Sakit. Objek penelitian ini adalah gambaran pengetahuan tenaga kesehatan kefarmasian terhadap alat pemadam api ringan yang benar di rumah sakit. Hasil penelitian berdasarkan literatur, menunjukkan bahwa semua Rumah Sakit yang diteliti adalah kategori baik dalam pengetahuan tenaga kesehatan kefarmasian terhadap alat pemadam api ringan (APAR) yang benar.
DELMI SIMARMATA
2020 · Book · Open Access
Hipertensi merupakan sebagai penyakit kardiovaskular yang sangat umum. Hipertensi berkaitan dengan penurunan usia harapan hidup, peningkatan resiko stroke, penyakit jantung koroner, dan penyakit organ target lainnya seperti retinopati dan gagal ginjal. Tujuan Penelitian ini untuk mendapatkan gambaran penggunaan obat antihipertensi dibeberapa puskesmas di Indonesia.Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literature, menggunakan data sekunder yang berasal dari penelitian sebelumnya. Tahapan penelitian meliputi: (1). Pengumpulan data berupa penyutingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan; (2). Penyajian data; (3). Penarikan kesimpulan. Objek penelitiannya yaitu penggunaan obat antihipertensi di beberapa puskesmas di Indonesia dan analisis datanya dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul dari penelitian Hasil penelitian yang dilakukan di puskesmas Barong tongkok, Marawola dan Siantan Hilir dapat disimpulkan bahwa penderita hipertensi berdasarkan jenis kelamin yang terbanyak adalah perempuan dan berdasarkan umur paling rentan terkena hipertensi dengan usia 46 – 55 tahun dikarenakan Semakin bertambahnya usia seseorang maka semakin tinggi risiko terjadinya penyakit hipertensi dan berdasarkan regimen penggunaan obat hipertensi adalah penggunaan obat tunggal
SITI HAMIDAH
2020 · Book · Open Access
ABSTRAK Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang diare pada Balita di masyarakat. Tingkat pengetahuan ibu tentang diare pada Balita dapat menggambarkan wawasan tatalaksana diare di tingkat rumah tangga di masyarakat. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Hasil penelitan tingkat pengetahuan ibu Tangerang Selatan berpengetahuan baik 54,2%, penelitian Padasuka berpengetahuan baik 60%, dan penelitian Pekanbaru berpengetahuan baik 63,8%. Kesimpulan yang dapat diambil adalah gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang diare linear pada tiga wilayah penelitian mayoritas berpengetahuan baik, dengan penguasaan aspek pengetahuan pengertian diare, penyebab diare, tanda gejala diare, dampak diare, pencegahan diare, dan penatalaksanaan/penanganan diare adalah bervariasi pada masing-masing wilayah penelitian.
SRI NOFIALITA
2020 · Book · Open Access
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi dan untuk mengetahui golongan obat hipertensi yang paling banyak digunakan sebagai terapi pengobatan. Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana pembuluh darah mengalami peningkatan tekanan. Penyakit ini merupakan pembunuh utama yang secara luas dikenal sebagai penyakit kardiovaskular. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah jurnal ilmiah dan skripsi yang terkait. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Data dianalisis dan dicari persentasenya berdasarkan kriteria, untuk mengetahui perbandingan pola peresepan obat antihipertensi dari beberapa Rumah Sakit. Berdasarkan dari hasil telaah literatur tentang profil penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi didapatkan bahwa pasien hipertensi paling banyak berjenis kelamin perempuan, kelompok usia antara 40-59 tahun dengan hipertensi stadium 2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah golongan obat yang banyak digunakan adalah golongan obat politerapi yaitu Calcium Channel Blocker (CCB) dan Angiotensi Converting Enzyme Inhibitor (ACE-I).
YENI KUMALASARI
2020 · Book · Open Access
Proses pelayanan resep harus memperhatikan kualitas pelayanan yang baik. Penentuan kualitas pelayanan dapat dipengaruhi oleh waktu tunggu. Waktu tunggu pelayanan resep dapat mempengaruhi kepuasan pasien pada pelayanan farmasi rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep rawat jalan di rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang diperoleh, sehingga diperoleh kesimpulan yang benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian ini didapatkan dari jurnal-jurnal yang telah diteliti bahwa waktu tunggu pelayanan resep rawat jalan pasien JKN di tiga rumah sakit berbeda belum memenuhi standar pelayanan kefarmasian yang telah diatur oleh Keputusan Menteri Kesehatan No. 129 Tahun 2008. Adapun faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep adalah jumlah SDM yang masih kurang secara kuantitas maupun kualitas, sarana dan prasarana yang kurang memadai, SOP di rumah sakit belum jelas dan belum diterapkan dengan baik, serta proses pelayanan resep yang terlalu lama di waktu jedanya.
MONY PUSPITA
2020 · Book · Open Access
Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian. Pelayanan Kefarmasian adalah tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan masyaraka terhadap pelayanan kefarmasian di beberapa apotek. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengancara mengumpulkan mempelajari, dan menelaah dokumen, skripsi, serta jurnal terkait. Hasil dari studi literatur ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kefarmasian di beberapa apotek di kota Surabaya, apotek di kota Kupang dan apotek di kota Samata yang ditinjau dari dimensi Tangibles (Bukti Fisik), Reliability (Kehandalan), Responsivennes (Ketanggapan), Assurance (Kepastian), Emphaty (Empati) termasuk kategori puas dengan persentase masing-masing 89.9%,85% dan 80%