Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.528 item publik

Publikasi

Halaman 106 dari 127

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI BORAKS PADA KERUPUK

NITA SULISTYO WAHYU
2020 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi kandungan boraks pada kerupuk. Bahan tambahan pangan merupakan bahan campuran yang ditambahkan pada pangan dengan tujuan membuat sifat ataupun bentuk pangan sesuai yang diharapkan. Boraks merupakan salah satu zat yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Boraks dalam pangan dapat menyebabkan kerusakan susunan saraf pusat ginjal dan hati. Penggunaan boraks dalam kerupuk oleh produsen tak bertanggung jawab untuk meningkatkan kerenyahan dan memberikan rasa gurih. Boraks dalam pangan dapat di identifikasi dengan beberapa uji kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, skripsi, jurnal penelitian, serta dokumen yang terkait. Tahapan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama, penyajian data yaitu dalam tabel deskriptif, penarikan kesimpulan melalui verifikasi dan tinjauan ulang data yang diperoleh. Berdasarkan telaah literatur, diketahui bahwa sampel kerupuk gendar dari pasar yang berada di Kecamatan Kamal, semua teridentifikasi mengandung borak, dengan uji kertas kurkumin. Sampel dari beberapa pasar di Kota Pekan Baru, negatif mengandung boraks, yang diuji dengan uji nyala. Sampel kerupuk dari Pasar di Kabupaten Tanggamus, 6 positif mengandung borak dengan kertas kurkumin, sedangkan uji nyala api dan uji uap ammonia memberikan hasil negatif terhadap 8 sampel kerupuk

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN DI BEBERAPA RUMAH SAKIT

EKA SUSILOWATI APRIANI
2020 · Book · Open Access

Kepuasan pasien merupakan suatu target yang sering diterapkan dengan cara membandingkan hasil pelayanan kesehatan yang diterima dengan harapannya dalam bentuk respon emosional (perasaan senang dan puas). Studi ini bertujuan untuk membandingkan gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan di instalasi farmasi rawat jalan di beberapa rumah sakit. Berdasarkan jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan. Berdassarkan dari hasil membandingkan tingkat kepuasan pasien di instalasi farmasi rawat jalan RSUD Labuang Aji Makassar, RSIA di Kota Kupang, dan RS Santa Elisabeth Ganjuran Bantul di dapat persentase rata-rata dari ke tiga rumah sakit tersebut pada dimensi ketanggapan sebesar 80,61% puas, jaminan kepastian sebesar 78,80% puas, empati sebesar 81,57% puas, kehandalan sebesar 78,24% puas, dan dimensi penampilan 78,71% puas.

GAMBARAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP DI BEBERAPA RUMAH SAKIT

EKO SANDI BAGUS IR
2020 · Book · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata waktu tunggu pelayanan resep obat jadi dan obat racikan dibeberapa rumah sakit sesuai dengan standar waktu tunggu yang ditetapkan oleh kepmenkes RI Nomor 129 tahun 2008. Waktu tunggu pelayanan resep merupakan cerminan bagaimana instalasi farmasi rumah sakit mengelola pelayanan kefarmasian. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data skunder yang berasal dari beberapa jurnal. Waktu tunggu pelayanan resep di RSUD Kota Salatiga dan RSUD Ibnu Sina Gresik sudah memenuhi standar waktu tunggu yang di tetapkan oleh Kepmenkes RI Nomor 129 tahun 2008 yaitu 5,70 dan 19,00 menit untuk obat jadi, 9,18 dan 37,00 menit untuk obat racikan. Sedangkan waktu tunggu pelayanan resep obat jadi di Rs Islam Agung Semarang belum memenuhi standar waktu tunggu yang ditetapkan oleh Kepmenkes RI Nomor 129 tahun 2008 yaitu 48,90 menit untuk obat jadi dan 46,54 menit obat racikan.

STUDI LITERATUR TENGANG KEPUSAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK DI INDONESIA

NURAINI ANIATI
2020 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepuasan konsumen terhadap pelayanan kefarmasian yang dilakukan oleh beberapa apotek yang diteliti di Indonesia. Penelitian yang dilakukan adalah Studi Literatur, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Data yang dipakai adalah data Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) dari masing-masing apotek ditinjau dari dimensi kepuasan pelanggan yang meliputi bukti fisik (tangible), daya tanggap (responsiveness), keandalan (reliability), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa tiap apotek mempunyai keunggulan pada dimensi, tapi juga punya kelemahan pada dimensi yang lain. Apotek “X” Jambi unggul pada dimensi daya tanggap, namun lemah dalam dimensi jaminan. Apotek Buring Farma Malang unggul dalam dimensi jaminan, namun lemah pada dimensi daya tanggap. Apotek Wae Laku Ruteng unggul dalah dimensi empati, namun lemah pada dimensi bukti fisik. Apotek PMI Farma unggul pada dimensi keandalan, namun lemah pada dimensi daya tanggap.

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KULIT BATANG SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macrocarpa Jack) DAN KULIT BATANG PULAI (Alstonia Scholaris R.Br)

MELDA AGUS HARIYANTI
2020 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antioksidan kulit batang selutui puka dengan kulit batang pulai. Tumbuhan yang berasal dari family apocynaceae banyak digunakan untuk pengobatan tradisional. Beberapa tumbuhan family apocynaceae dibudidayakan untuk kepentingan penelitian ilmiah dan beberapa spesiesnya seperti kulit batang selutui puka dan pulai diketahui mengandung senyawa antioksidan alami yaitu senyawa golongan fenolik flavonoid dan tanin serta golongan alkaloid, steroid, triterpenoid, dan saponin.Konsentrasi kulit batang selutui puka yang digunakan yaitu 5, 10, 25, 50 dan 100 bpj dan konsentrasi kulit batang pulai yang digunakan yaitu 400, 200, 100, 50, dan 25 µg/ml. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel diskriptif, selanyutnya dilakukan penerikan kesimpulan. Hasil telaah studi literatur didapatkan bahwa aktivitas antioksidan dari kulit batang selutui puka dan kulit batang pulai memiliki aktivitas antioksidan tergolong kuat. Ekstrak etanol kulit batang selutui puka memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 48,103 µg/ml dalam kategori sangat kuat (≤ 50 ppm). Ekstrak etanol Kulit batang pulai termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sangat lemah, karena memiliki nilai IC50 sebesar 211,54 µg/ml (≥ 200 ppm). Kesimpulanya aktivitas antioksidan terkecil dengan nilai IC50 sebesar 48,103 µg/ml pada ekstrak etanol kulit batang selutui puka sedangkan aktivitas antioksidan terbesar pada ekstrak etanol kulit batang pulai dengan nilai IC50 sebesar 211,54 µg/ml.

IDENTIFIKASI KANDUNGAN MERKURI PADA BEBERAPA KOSMETIK

AJIFA EED LUTFY DISKA RISALDY
2020 · Book · Open Access

Kosmetika sejak dulu dikenal sebagai penunjang penampilan agar tampak lebih menarik. Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, beragam kosmetik muncul di pasaran. Namun tidak semua kosmetika itu memenuhi aturan farmasetika yaitu aman, berkhasiat, dan berkualitas. Merkuri (Hg) atau air raksa termasuk logam berat berbahaya, pada konsentrasi kecilpun dapat menimbulkan racun. Biasanya merkuri terdapat pada kosmetik yang digunakan untuk memucatkan flek Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, serta dokumen yang terkait seperti beberapa jurnal ilmiah. Tahap penelitian meliputi reduksi data, penyajian data yaitu data dalam tabel dekriptif. Hasil identifikasi studi literatur didapatkan kandungan merkuri yang paling banyak pada sampel facial whitening cream sebanyak 14 sampel, masker pemutih wajah 3 sampel, krim pemutih wajah 1 sampel, dan tidak ada kandungan merkuri pada sampel whitening body lotion dan lotion pemutih wajah.

STUDI LITERATUR PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DI PUSKESMAS

RATNA
2020 · Book · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran profil penggunaan antibiotika pada pasien di puskesmas. Antibiotika merupakan suatu zat yang dapat membunuh atau melemahkan bakteri, parasit ataupun jamur. Penyakit infeksi merupakan jenis penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk di negara berkembang, termasuk indonesia. Berbagai studi menemukan bahwa sekitar 40-62% antibiotik yang digunakan secara tidak tepat antara lain untuk penyakit-penyakit yang sebenarnya tidak memerlukan antibiotik. Data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama dan penyajian data dalam tabel deskriptif, yang digunakan dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran penggunaan antibiotika dari data-data yang telah terkumpul. Penggunaan antibiotik pada penelitian di Puskesmas Bengkuring jenis antibiotik yang paling banyak digunakan adalah amoxicillin dengan presentase (64%), berdasarkan usia 26-45 tahun dengan presentase 49%, berdasarkan pada jenis kelamin yang lebih banyak mendapatkan terapi antibiotik yaitu perempuan dan pada penelitian Puskesmas Kendal jenis antibiotik amoxicillin dengan presentase 84,14%, berdasarkan usia 25-55 tahun dengan presentase 37,71%, berdasarkan jenis kelamin perempuan dengan presentase 42,61% serta pada penelitian disalah satu Puskesmas di Kota Yogyakarta jenis antibiotik amoxicillin dengan presentase 75,84%, berdasarkan usia 20-30 tahun dengan presentase 45,93%, serta berdasarkan jenis kelamin perempuan dengan presentase 70,63%.

PENGARUH VARIASI PELARUT TERHADAP RENDEMEN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera L)

FEBTA MELDISIA
2020 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui nilai rendemen ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L) yang diekstraksi menggunakan berbagai pelarut. Daun kelor (Moringa oleifera L) tanaman ini telah dikenal selama berabad-abad sebagai salah satu tanaman sayuran yang multiguna padat nutrisi, hampir semua bagian dari tanaman kelor ini dapat dijadikan sumber makanan karena mengandung senyawa aktif dan gizi lengkap. Daun kelor mengandung metabolit primer seperti protein, lemak karbohidrat, berbagai mineral, vitamin dan asam amino sehingga dapat dimanfaatkan sebagai makanan alternatif pada kasus malnutrisi, selain itu daun kelor juga mengandung, metabolit sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehungga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil dari studi literatur ini, didapatkan bahwa nilai rendemen terbesar pada ekstrak etanol 70% sebesar 12,69% dengan kandungan senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tanin, steroid dan, saponin. Bahwa ternyata daun kelor banyak tersari pada pelarut yang polar, maka bisa disimpulkan senyawa metabolit sekunder yang ada dalam daun kelor lebih banyak bersifat polar.

PERBANDINGAN TOKSISITAS AKUT EKSTRAK DAUN DAN BUAH SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macrocarpa Jack) DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)

IHSAN KAMIL
2020 · Book · Open Access

ABSTRAK Selutui puka adalah tumbuhan yang berasal dari Kutai Barat Kalimantan Timur. Berdasarkan empiris yang beredar dikalangan masyarakat daun dan buah Selutui puka digunakan sebagai obat sakit gigi, namun beberapa masyarakat sekitar juga menyatakan buah Selutui puka memiliki efek racun. Studi ini bertujuan untuk membandingkan uji toksisitas akut ekstrak daun dan buah Selutui puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack) sehingga didapatlan perbedaan nilai LC50 dan potensi toksik terhadap larva Artemia salina Leach. Uji toksisitas menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) dan menggunakan analisis probit untuk menentukan nilai LC50. Didapatkan nilai LC50 daun selutui puka sebesar 0,7440 µg/mL dan buah selutui puka sebesar 77,62 µg/mL, ekstrak daun selutui puka lebih toksik dibandingkan ekstrak buah selutui puka. Daun selutui puka mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Sedangkan buah selutui puka mengandung flavonoid dan alkaloid. Kesimpulan dari studi literatur ini adalah ekstrak daun dan buah selutui puka memiliki potensi ketoksikan dengan kategori sangat toksik.

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUAH ARA (Ficus racemosa L.)

DINDA MUDAYANI NUR
2020 · Book · Open Access

Tumbuhan Ara (Ficus racemosa L.) secara empiris digunakan oleh masyarakat sebagai antidiare, antelmentik, antiinflamasi, antitusif, antibakteri, dan antioksidan. Secara farmakologi, buah ara telah diteliti memiliki aktivitas sebagai sebagai penurun gula darah dalam tubuh, dan penurun lemak darah atau kolesterol. Tumbuhan buah ara mempunyai kandungan senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai aktivitas antioksidan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kandungan aktivitas antioksidan yang terdapat pada ekstrak buah ara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah buku - buku, majalah ilmiah serta jurnal ilmiah dan skripsi. Tahapan penelitin meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Objek penelitian yaitu nilai IC50 aktivitas antioksidan dan metabolit sekunder esktrak buah ara. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan melihat data perbandingan nilai IC50 aktivitas antioksidan dan metabolit sekunder pada ekstrak buah ara. Hasil uji skrining fitokimia yang terdapat dalam ekstrak buah ara memiliki metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid. Senyawa metabolit yang terkandung pada ekstrak buah ara dengan pelarut toluen (alkaloid, flavonoid, saponoin, steroid,dan tanin), etanol (alkaloid, flavonoid, steroid, dan tanin), etil asetat (alkaloid dan flavonoid). Ekstrak buah ara (Ficus racemosa L.) yang memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat terdapat dalam pelarut toluen dengan nilai IC50 0,75 ppm.

STUDI LITERATUR ANALISIS RESPON KONSUMEN TERHADAP STRATEGI BAURAN PEMASARAN (Marketing Mix) DI APOTEK

MUHAMMAD FAIDILLAH
2020 · Book · Open Access

Studi ini bertujuan untum membandingkan Analisis respon konsumen terhadap strategi bauran pemasaran yang berasal dari beberapa penelitian, Marketing Mix merupakan kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel yang dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi reaksi para pembeli atau konsumen Keempat unsur atau variabel strategi acuan yaitu gabungan dari beberapa variabel pemasaran membentuk strategi bauran pemasaran (marketing mix) yang teridiri dari empat variabel yaitu produk (product), harga (price), tempat (place) dan promosi (promotion). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon konsumen terhadap penerapan strategi bauran pemasaran (marketing mix) diapotek. Hasil penelitian dari ke 4 litelatur yang di bandingkan yaitu apotek Sahid Sahirman, apotek XM, apotek SR dan apotek K, terdapat perbedaan persentase tingkat penilaian pada masing-masing litelatur dikarenakan mungkin adanya perbedaan jumlah sampel, jumlah kuesioner, karakteristik responden dan respon konsumen yang berbeda, hal ini yang menyebabkan terdapat perbedaan pada setiap litelatur yang dibandingkan. Pada penelitian ini persentase tingkat respon konsumen tertinggi adalah terdapat pada apotek K dengan rata-rata persentase 84,75 %.

STUDI LITERATUR KAJIAN KELANGKAPAN PENULISAN RESEP DI APOTEK

SALWI SAQRI
2020 · Book · Open Access

Resep adalah permintaan tertulis dari dokter atau dokter gigi kepada apoteker, baik dalam bentuk kertas maupun elektronik untuk menyediakan dan menyerahkan obat bagi pasien sesuai peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penulisan resep di apotek dengan persyaratan kelengkapan resep secara administratif. Jenis penelitian adalah Studi Literatur dengan analisis secara deskriptif. Objek penelitian adalah kajian administratif kelengkapan resep di apotek. Data diperoleh dengan cara mengamati data atau jurnal yang telah terkumpul dan dilakukan perbandingan. Analisis data dilakukan secara deskriptif yaitu menggambarkan hasil dari literatur yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terjadi ketidaksesuain dalam penulisan resep di apotek. Berdasarkan keseluruhan aspek administratif, ketidaksesuaian yang paling sering terjadi adalah pada penulisan jenis kelamin dan berat badan.

KARAKTERISTIK SIMPLISIA DAUN JERUK LEMON (Citrus limon (L.) Burm.f.) DAN DAUN JERUK LIMAU (Citrus amblycarpa (Hassk.) Osche)

ANGEN IBAN
2020 · Book · Open Access

Studi literatur bertujuan untuk membandingkan hasil karakteristik simplisia daun jeruk lemon(Citrus limon (L.) Burm.f.) dan daun jeruk limau(Citrus amblycarpa (Hassk.) Osche).Citrus merupakan genus dari famili Rutaceae, yang memiliki manfaat bagi kesehatan manusia. Daun jeruk lemon memiliki manfaat untuk mengatasi penyakit kanker, jantung dan liver. Daun jeruk limau memiliki manfaat sebagai obat kesemutan, mengatasi kram dan sebagai analgesik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik simplisia daun jeruk lemon dan daun jeruk limau. Data yang dipakai adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Tahapan penelitian yaitu reduksi data untuk mendapatkan data utama inti tulisan, verifikasi dan tinjauan ulang data, penarikan simpulan. Hasil penelitian simplisia daun jeruk lemon diperoleh susut pengeringan 69,29%, kadar abu total 6,40%, abu tidak larut asam 1,23%, kadar sari larut etanol 17,73%, kadar sari larut air 24,79%, Hasil skrining fitokimia daun jeruk lemon mengandung alkaloid, flavonoid, steroid/triterpenoid dan tanin. Hasil penelitian simplisia daun jeruk limau diperoleh kadar abu total 9,732% ± 0,864%, kadar abu tidak larut asam 0,597% ± 0,0021%, kadar abu larut air 1,458% ± 0,028%, kadar air 4,492% ± 0,0043%, Hasil skrining fitokimia daun jeruk limu mengandung senyawa golongan flavonoid, pilifenol, tanin, glikosida , dan minyak atsiri.

STUDI LITERATUR PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS

DJAYA SAPUTRA PAKIDING
2020 · Book · Open Access

Penyimpanan obat merupakan suatu kegiatan pengaturan terhadap obat yang diterima agar aman terhindar dari kerusakan fisik maupun kimia dan mutunya tetap terjamin dengan persyaratan yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana profil penyimpanan obat di Puskesmas Teling Atas, Puskesmas di Kota Palangkaraya, Puskesmas Tanjung Redep, Puskesmas Marangkayu, Puskesmas yang berada di Kota Kediri. Metode penelitian ini merupakan penelitian Studi Literatur. Sampel dalam penelitian ini adalah Puskesmas Teling Atas, Puskesmas Pesantren II, Puskesmas Sukorame, Puskesmas Pahandut, Puskesmas Bukit Hindu, Puskesmas Tanjung Redep, Puskesmas Marangkayu. Hasil Penelitian bahwa pada aspek persyaratan penyimpanan obat, pengaturan penyimpanan obat, tata cara penyimpanan obat pada Puskesmas Teling atas, Puskesmas di Kota Kediri, Puskesmas di Kota Palangkaraya, Puskesmas Tanjung Redep, Puskesmas Marangkayu sudah memenuhi persyaratan Dirjen Binfar dan DepKes RI, 2008.

UJI ANTIBAKTERI PADA AIR PERASAN DAGING BUAH NANAS (Ananas Comosus (L) Merr)

AHMAD ALI SAHID
2020 · Book · Open Access

Antibakteri merupakan senyawa yang dapat membasmi bakteri terutama bakteri patogen. Senyawa antibakteri harus mempunyai sifat toksisitas efektif, yaitu berbahaya bagi parasit tetapi tidak berbahaya bagi inangnya. Meningkatnya resistensi bakteri di dunia kesehatan, perlu adanya penemuan obat baru yang berasal dari bahan alam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah air perasan daging buah nanas (Ananas comosus (L) Meer) memiliki daya hambat antibakteri. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah artikel. Tahap penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan, penyajian data, penarikan kesimpulan, melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa air perasan daging buah nanas (Ananas comosus (L) Merr) memiliki daya antibakteri. Semakin tinggi konsentrasi air perasan daging buah nanas maka semakin kuat daya antibakterinya.

EFEKTIVITAS ADSORBEN BENTONIT PADA PEMURNIAN MINYAK JELANTAH

GATRA TYTAH BRAMANANDA
2020 · Book · Open Access

Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok manusia. Selain berfungsi sebagai media penggoreng yang sangat penting dan kebutuhannya semakin meningkat. Namun minyak goreng yang digunakan berulang kali atau minyak jelantah berbahaya bagi kesehatan karena mengandung senyawa berbahaya. Minyak jelantah selanjutnya dibuang menjadi limbah yang mencemari lingkungan berupa naiknya kadar chemical oxygen demands dan biology oxygen demands dalam perairan, selain itu juga menimbulkan bau busuk akibat degradasi biologi. Pencemaran lingkungan dapat dikurangi dengan mendaur ulang minyak jelantah menjadi bahan baku produk lain. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas adsorben bentonit pada pemurnian minyak jelantah. Pada penelitian ini dilakukan studi literatur. Tahapan penelitian yaitu reduksi data, penarikan kesimpulan, melakukan verifikasi dan tinjauan. Objek penelitian adalah efektivitas adsorbensi bentonit pada pemurnian minyak jelantah. Parameter uji penelitian yaitu asam lemak bebas dan bilangan peroksida. Analisis data menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian studi lietratur ini adalah bentonit teraktivasi larutan HCl 1 M memiliki daya adsorpsi yang lebih besar dibandingkan dengan adsorben bentonit teraktivasi pemanasan suhu 250℃ dan bentonit ditambah karbon aktif berdasarkan parameter uji kadar asam sebesar 0,2626 mgKOH/g dan bilangan peroksidanya sebesar 1,6478 meq/kg, dengan waktu yang efisien sebesar 30 menit.

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAUN KRATOM (Mitragyna Speciosa Korth.)

GLORIA PATRIA
2020 · Book · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan daun kratom (Mitragyna speiosa Korth.). Daun kratom secara tradisional dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh. Antioksidan merupakan senyawa yang berguna mengatasi kerusakan oksidatif akibat radikal bebas sehingga berperan mencegah berbagai macam penyakit. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa jurnal penelitian. Hasil uji fitokimia pada ke-empat literatur didapatkan ekstrak daun kratom teridentifikasi mengandung senyawa flavonoid yang dapat berpotensi sebagai antioksidan. Nilai IC50 dengan kategori sangat kuat terdapat pada ekstrak etanol daun kratom (38,56 ppm ; 3,6078 ppm) dan ekstrak metanol daun kratom (34,07 ppm ; 37,08 ppm), kategori sedang terdapat pada ekstrak alkaloid daun kratom (104,8 ppm), dan kategori sangat lemah terdapat pada ekstrak air daun kratom (213,4 ppm). Semakin kecil nilai IC50 maka semakin besar aktivitas antioksidannya. Hasil studi literatur menunjukkan terdapat perbedaan nilai IC50 daun kratom pada setiap pelarut ekstraknya.

METODE IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA OBAT SILDENAFIL SITRAT PADA JAMU PENAMBAH STAMINA PRIA

ANGGA FITRIANSYAH
2020 · Book · Open Access

Jamu merupakan obat tradisional Indonesia yang digunakan secara turun temurun. Bahan kimia obat (BKO) yang merupakan bahan kimia sintetik atau hasil isolasi tidak boleh ditambahkan ke dalam jamu karena bertentangan dengan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor: HK.00.05.41.1384 Tahun 2005 Tentang Kriteria dan Tata Laksana Pendaftaran Obat Tradisional, Obat Herbal Terstandar, dan Fitofarmaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahan kimia obat sildenafil sitrat pada jamu penambah stamina pria menggunakan metode KLT, Spot test, Uji Strip. Penelitian yang dilakukan adalah Studi Literatur. Tahapan penelitian dimulai dari penyuntingan dan meringkas isi artikel ilmiah, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Metode yang dapat digunakan KLT, Spot test dan Uji strip dalam mengidentifkasi bahan kimia obat sildenafil sitrat adalah Uji Strip karena lebih mudah dalam mengidentifikasi bahan kimia obat.

PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA DI PUSKESMAS

NINA RAHMADANI PUTRI SUJOKO
2020 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik pada pasien penderita ISPA. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur dengan objek penelitian profil penggunaan antibiotik pada penyakit ISPA di Puskesmas. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan varifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan analisis data secara deskriptif yaitu mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap data yang sudah terkumpul yaitu data penggunaan antibiotik pada pasien penderita ISPA. Berdasarkan hasil studi literatur menunjukan bahwa penggunaan antibiotik pada pasien penderita ISPA di beberapa puskesmas menunjukkan bahwa antibiotik golongan penisilin yaitu amoxicillin adalah antibiotik yang paling banyak digunakan pada pasien penderita ISPA, dengan data terbanyak penderita ISPA di derita oleh perempuan.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN BIDARA

DELVI ARIYANTI ADHA
2020 · Book · Open Access

Studi ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan ekstrak daun bidara. Berdasarkan hasil studi literatur yang telah ditelaah dapat disimpulkan bahwa yang memiliki aktivitas antioksidan berdasarkan nilai IC50 dari ekstrak daun bidara (Ziziphus spina-christi L) diperoleh nilai IC50 pada ekstak metanol sebesar 33,48 ppm dikategorikan sangat kuat, pada ekstrak etil asetat diperoleh nilai IC50 sebesar 60,48 ppm dikategorigan kuat, pada ekstrak etanol 70% diperoleh nilai IC50 90,95 ppm dikategorikan kuat, pada ekstrak etanol diperoleh nilai IC50 sebesar 127,87 ppm dikategorikan sedang, pada ekstrak n-heksana diperoleh nilai IC50 sebesar 211,48 ppm dikategorikan sedang. Sedangkan pada daun (Ziziphus mauritiana L) diperoleh nilai IC50 paling kuat pada ekstrak etanol 96% sebesar 59,52 ppm dikategorikan kuat, pada ekstrak metanol 80% nilai IC50 sebesar 875 ppm (tidak aktif).