Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.528 item publik

Publikasi

Halaman 107 dari 127

STUDI LITERATUR PENGUJIAN KUALITAS SEDIAAN LIPSTIK MENGGUNAKAN PEWARNA BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus)

RETNO SULISTYOWATI
2020 · Book · Open Access

Lipstik merupakan sediaan kosmetika yang digunakan untuk mewarnai bibir. Dalam sediaan lipstik mengandung bahan pewarna. Zat warna yang biasa digunakan dalam produk lipstik dapat berupa zat warna sintesis dan zat warna alami. Buah naga merah adalah salah satu tanaman yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi zat pewarna alami pada produk kosmetika seperti lipstik. Penelitian ini merupakan penelitian jenis studi literatur yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang kualitas sediaan lipstik menggunakan pewarna alami buah naga, mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak buah naga terhadap kualitas sediaan lipstik yang dihasilkan. Objek penelitian yang digunakan adalah formulasi sediaan lipstik menggunakan pewarna alami buah naga. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara pengumpulan literatur, perbandingan literatur, pengkajian literatur, dan menarik kesimpulan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil peneltian menunjukkan bahwa ekstrak buah naga baik yang berasal dari daging buah maupun kulit dapat digunakan sebagai pewarna kosmetik seperti lipstik. Variasi konsentrasi ekstrak buah naga berpengaruh terhadap warna sediaan dan nilai pH, namun tidak berpengaruh pada homogenitas sediaan, hasil polesan dan pengujian iritasi.

STUDI LITERATUR SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN, BIJI DAN KULIT BATANG PANGI (Pangium edule Reinw.)

NABILA SAFITRI
2020 · Book · Open Access

Tanaman pangi (Pangium edule Reinw.) secara empiris banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mengobati penyakit gatal-gatal pada kulit yang disebabkan oleh bakteri yang terdapat pada kulit. Daun segar, getah daun, tumbukan daun dan biji juga digunakan sebagai antiseptik dan disinfektan untuk membersihkan luka bakar. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil skrining fitokimia ekstrak etanol daun, biji, dan kulit batang tumbuhan pangi (Pangium edule Reinw.). Studi literatur ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, serta dokumen yang terkait seperti jurnal ilmiah. Tahapan penelitian mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama berupa hasil skrining fitokimia ekstrak etanol daun, biji, dan kulit batang tumbuhan pangi (Pangium edule Reinw.); penyajian data, yaitu data dalam tabel deskriptif berupa data penelitian sebelumnya, data hasil skrining fitokimia. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa Ekstrak etanol daun pangi. positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan steroid. Ekstrak etanol biji pangi positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin. Sedangkan ekstrak etanol kulit batang pangi positif mengandung senyawa alkaloid, tanin, dan saponin.

EFEKTIVITAS ARANG AKTIF TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI ADSORBEN DALAM PEMURNIAN MINYAK JELANTAH

RIO ADI SAPUTRA
2020 · Book · Open Access

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Minyak goreng yang digunakan secara berulang disebut minyak jelantah. kerusakan pada minyak jelantah dapat diliat dari warna yang gelap dan muncul bau tengik akibat terjadinya oksidasi sehinga perlu dimurnikan untuk mengurangi warna pucat dan menurunkan nilai FFA (free fatty acid) dan bilangan peroksida. Tujuan dari studi literatur ini adalah mengetahui efektifitas arang aktif tempurung kelapa dalam pemurninan minyak jelantah. Tahapan penelitian ini yaitu reduksi data, penarikan kesimpulan, melakukan verifikasi dan tinjauan, obyek penelitian adalah efektivitas arang aktif tempurung kelapa sebagai adsorben dalam pemurnian minyak jelantah. Parameter uji penelitian yaitu FFA dan bilangan peroksida. Analis data menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil Penelitian menunjukan arang aktif dari tempurung kelapa dapat menurunkan nilai FFA (free fatty acid) dengan variasi berbeda pada 4 kali penggorengan sebesar 0,1420% dan yang ke 6 kali sebesar 0,1183%. Pada variasi waktu pengadukan 1 jam sebesar 0,19968%, pengadukan 2 jam sebesar 0,17152% pengadukan 3 jam sebesar 0,22272%, pengadukan 4 jam sebesar 0,22016% dan pengadukan 5 jam 0,2048%. Pada bilangan peroksida variasi berbeda pada 2 kali penggorengan sebesar 0,8734 meq, 4 kali penggorengan 1,1714 meq dan 6 kali penggorengan sebesar 1,9352 meq, dengan variasi waktu 2 jam pengadukan sebesar 9,2 meq. Hal ini menunjukan bahwa arang aktif dari tempurung kelapa dapat menurunkan nilai FFA dan bilangan peroksida.

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT

RIZKY AGUNG NURCHOLIK HARTONO
2020 · Book · Open Access

Limbah rumah sakit adalah semua limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah sakit dan kegiatan penunjang lainnya. Limbah rumah sakit bisa mengandung bermacam–macam mikroorganisme bergantung pada jenis limbah yang dihasilkan oleh Rumah Sakit. Limbah medis padat rumah sakit meliputi : limbah infeksius dan benda tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksik, limbah kimiawi, limbah dengan kandungan logam berat tinggi, limbah kontainer bertekanan dan limbah radioaktif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah medis padat di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelah jurnal – jurnal ilmiah dan skripsi serta dokumen yang terkait atau yang berhubungan dengan pengelolaan limbah medis padat di Rumah Sakit. Objek penelitian ini adalah gambaran pengelolaan limbah medis padat di Rumah Sakit Daerah dan Swasta. Hasil penelitian berdasarkan literatur, menunjukan bahwa semua Rumah Sakit yang diteliti masih belum memenuhi syarat pengelolaan limbah medis padat secara baik berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019.

STUDI LITERATUR PROFIL PENGGUNAAN OBAT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS

LOLA NOVITA
2020 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat ISPA di Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal-jurnal serta Karya Tulis Ilmiah (KTI) tentang profil penggunaan obat ISPA di puskesmas. Objek penelitiannya adalah Profil Penggunaan Obat Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Puskesmas. Data dianalisis secara deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul dengan cara membandingkan literatur yang ada. Penggunaan obat ISPA berdasarkan jenis kelamin yang tertinggi pada penelitian Tatu (2017) dan Natsir (2019) adalah laki-laki dengan persentase 50,54% dan 52,8%, sedangkan pada penelitian Mola (2018) dan Barus (2019) yang tertinggi adalah perempuan dengan persentase 54,67% dan 60,37%. Berdasarkan usia, pada penelitian Tattu (2017), Natsir (2019) dan Mola (2018) yang tertinggi adalah pada usia balita dengan persentase 100%, 27,8% dan 41,36%, sedangkan pada penelitian Barus (2019) yang tertinggi ada pada lansia yaitu dengan persentase 42,09%. Berdasarkan obat yang sering digunakan adalah amoxicillin dengan persentase 80,34%, Glyceril guaiacolat 92,2%, obat kombinasi 78,75% dan mukolitik 38,28%. Kesimpulan hasil literatur adalah berdasarkan jenis kelamin tidak terdapat perbedaan yang terlalu signifikan, berdasarkan usia terbanyak adalah balita, dan berdasarkan obat yang diberikan terapi utama adalah amoxicillin dan terapi suportif glyceril guaiacolat.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN PROFIL PENYIMPANAN SEDIAAN OBAT DI GUDANG FARMASI RUMAH SAKIT A DAN B

AINAYA
2020 · Book · Open Access

Pengelolaan obat oleh Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di rumah sakit, oleh karena itu pengelolaan obat yang kurang efisien pada tahap penyimpanan akan berpengaruh terhadap peran rumah sakit secara keseluruhan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Studi ini bertujuan untuk mengetahui profil penyimpanan sediaan obat di gudang farmasi Rumah Sakit. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Hasil penelitian studi literatur menunjukkan bahwa di beberapa Rumah Sakit dari artikel dan jurnal ilmiah yang didapat dalam sistem penyimpanan obat di gudang farmasi Rumah Sakit secara umum masih ditemukan beberapa kriteria yang tidak memenuhi persyaratan standar penyimpanan obat menurut PerMenKes Nomor 72 tahun 2016. Kriteria yang belum memenuhi standar, antara lain: gudang yang tidak terlalu luas untuk menyimpan semua persediaan obat, gudang penyimpanan obat tidak terpisah dari instalasi pelayanan, tidak adanya pengatur kelembaban, tidak adanya papan alas dan obat diletakkan langsung dilantai, tidak ada keterangan untuk obat mudah terbakar, tidak ada alarm untuk mencegah pencurian, dan penyimpanan obat yang tidak disimpan berdasarkan kelas terapi.

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARKAT TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK

DINDA RIHHADATUL'AISY
2020 · Book · Open Access

Studi ini bertujuan untuk membandingkan penelitian dari jurnal ilmiah dan skripsi dari pihak terkait tentang pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan antibiotik berdasarkan umur dan tingkat pendidikan. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penilitian. Total butir dalam distribusi berdasarkan umur responden adalah 37% dalam kategori baik, 36% dalam kategori cukup, dan 28,57% dalam kategori baik. Dan dari tingkatan umur 17-30, 31-40, 41-60. Total butir distribusi berdasarkan tingkat pendidikan responden adalah 35% kategori cukup, 51% kategori baik, 28,57 kategori cukup. Dari tingkatan pendidikan SD, SMP, SMA, SARJANA/AKADEMIK. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada ketiga penelitian terdapat hasil yang berbeda-beda dalam ketegori tingkat pengetahuan tentang penggunaan antibiotik yaitu dari segi tingkat pendidikan dan umur responden

STUDI LITERATUR PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI PUSKESMAS

VIRZA SORAYA VAUZA
2020 · Book · Open Access

Puskesmas merupakan sarana pelayanan kesehatan masyarakat, yang di dalamnya dilakukan banyak kegiatan salah satunya adalah penyimpanan obat. Penyimpanan obat merupakan kegiatan memelihara atau menyimpan perbekalan farmasi yang diterima pada tempat yang dinilai aman. Tujuan penelitian mengetahui profil penyimpanan obat di gudang farmasi Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 checklist di Puskesmas Tanjung Redeb Kab. Berau (34) 85% checklist persyaratan gudang obat, pengaturan penyimpanan obat, kondisi penyimpanan obat, tata cara penyusunan obat sudah memenuhi persyaratan dan yang tidak memenuhi persyaratan (6) 15% checklist. Puskesmas Maubesi Kab. Timor Tengah termasuk kategori baik dengan nilai presentase sebesar 85% pengaturan , penyimpanan, pencatatan dan pengamatan. Puskesmas Kota Palangkaraya penyimpanan, pengaturan, kondisi penyimpanan, tata cara penyimpanan dan pengamatan mutu obat secara umum sudah memenuhi persyaratan. Puskesmas Tompobulu Kab. Maros penerimaan, pengaturan, pengeluaran, stock opname, pencatatan dan pelaporan obat rata-rata diatas 50% sehingga disimpulkan sudah memenuhi persyaratan. Puskesmas Haekto hasil penelitian terhadap sistem penyimpanan obat di gudang obat berdasarkan pengaturan tata ruang sebesar (71,43%) termasuk kategori cukup, sedangkan cara penyimpanan sebesar (78,57%) termasuk kategori baik, pencatatan kartu stok sebesar (100%) termasuk kategori baik dan pengamatan mutu sebesar (80%) termasuk kategori baik. Puskesmas Haekto termasuk kategori baik yakni 82,5%. Sehingga dapat disimpulkan beberapa Puskesmas telah memenuhi persyaratan sesuai dengan pengelolaan obat yang telah diatur namun masih harus dilakukan perbaikan dan evaluasi.

PENETAPAN RENDEMEN EKSTRAK DAUN Pluchea Indica DAN DAUN Eupotarium Triplinerve BERDASARKAN VARIASI KONSENTRASI ETANOL

RISKA OKVARIDA
2020 · Book · Open Access

Tumbuhan beluntas (Pluchea indica L) dan tumbuhan prasman (Eupotarium triplinerve) merupakan tumbuhan dari suku Asteraceae yang banyak dikenal di beberapa daerah Indonesia. Kedua tumbuhan tersebut memiliki khasiat sebagai obat, khususnya bagian daunnya. Khasiat obat dari suatu tumbuhan dikarenakan adanya senyawa aktif dalam tumbuhan tersebut. Senyawa aktif dapat dipisahkan dari campurannya dengan cara ekstraksi. Hasil ekstraksi berupa ekstrak yang dapat ditentukan nilai rendemennya. Salah satu faktor yang mempengaruhi nilai rendemen adalah konsentrasi pelarut. Tujuan penelitian studi literatur ini adalah mengetahui nilai rendemen ekstrak etanol daun beluntas dan daun prasman berdasarkan variasi konsentrasi pelarut. Tahap penelitian meliputi pengumpulan literatur terkait rendemen ekstrak , reduksi data berupa meringkas literatur sehingga didapatkan data utama inti penulisan, penyajian data dalam tabel ; menganalisa data dan penarikan simpulan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa jurnal penelitian. Hasil telaah literatur menyimpulkan nilai rendemen ekstrak daun beluntas dengan konsentrasi etanol 60% sebesar 36,5393%; konsentrasi 70% sebesar 34,1831%; konsentrasi 80% sebesar 37,2404%; konsentrasi 96% sebesar 38,2167%. Nilai rendemen ekstrak daun prasman dengan konsentrasi etanol 60% sebesar 3,92%; konsentrasi 80% sebesar 4,40%, konsentrasi 96% sebesar 5,33%.

STUDI LITERATUR PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI RUMAH SAKIT

MUHAMMAD JAKA SETIAWAN
2020 · Book · Open Access

Antibiotik adalah zat-zat kimia yang dihasilkan oleh fungi (jamur) dan bakteri, memiliki khasiat untuk mematikan atau menghambat pertumbuhan kuman, serta sifat toksik (racun) yang ditimbulkan bagi manusia relatif lebih kecil. Penggunaan antibiotik di Rumah Sakit pada negara maju sekitar 13-37% sedangkan pengguunaan antibiotik di Rumah Sakit pada negara berkembang sekitar 30-80%. Studi ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antibiotik pada Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal-jurnal ilmiah. Objek penelitiannya adalah profil penggunaan antibiotik di Rumah Sakit. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif. Deskriptif adalah metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil literatur yang di dapat tentang penggunaan antibiotik di Rumah Sakit dihasilkan dari ke 4 Rumah Sakit terbanyak yaitu golongan sefalosforin, sedangkan penggunaan antibiotik di Rumah Sakit yang paling jarang digunakan adalah antibiotik golongan penisilin. Ke 4 Rumah Sakit penggunaan paling banyak yaitu Rumah Sakit “X” Provinsi Jawa Barat sebesar (85,21%), sedangkan paling sedikit Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang (61,9%). Rata-rata penggunaan antibiotik di Rumah Sakit yang terbanyak adalah cefotaxim dan ceftriaxon.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS

YUSFA RAHMI HANIFAH
2020 · Book · Open Access

Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Setiap apoteker dan atau tenaga teknik kefarmasian yang menyelenggarakan pelayanan kefarmasian di Puskesmas wajib mengikuti standar pelayanan kefarmasian. Kepuasan konsumen merupakan tanggapan pelanggan atau pengguna jasa untuk setiap pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah penelitian yang sama dan sudah dilakukan. Objek pada penelitian ini adalah tingkat kepuasan terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas. Berdasarkan hasil penelitian studi literatur perbandingan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di tiga Puskesmas didapatkan hasil rata-rata kepuasaan tertinggi tingkat kepuasan tertinggi adalah terdapat pada Puskesmas Baru Ilir Balikpapan rata-rata 95,88% responden merasa sangat puas. Tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Harapan Baru rata-rata 96,44% responden merasa puas. Puskesmas Gunung Sari Ulu, 3 dimensi (Reliability, Emphaty, dan Responsibility) dikategorikan memuaskan, dan 2 dimensi (Assurance dan Tangibility) dikategorikan belum memuaskan.

STUDI LITERATUR PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI RUMAH SAKIT

SISKA MEILANI
2020 · Book · Open Access

Limbah Rumah Sakit merupakan semua limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah sakit. Secara umum limbah rumah sakit dibagi menjadi dua kelompok yaitu limbah medis rumah sakit dan limbah non medis. Limbah medis rumah sakit dikategorikan sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan memiliki karakteristik infeksius. Pengelolaan limbah B3 meliputi pengurangan dan pemilahan limbah B3, penyimpanan limbah B3, pengangkutan limbah B3, pengolahan limbah B3, penguburan atau penimbunan limbah B3. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui profil pengelolaan limbah B3 di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah tentang pengelolaan limbah. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perbandingan pengelolaan limbah B3 di Rumah Sakit Swasta dan Pemerintah. Hasil penelitian pengelolaan limbah menunjukkan bahwa beberapa Rumah Sakit yang diteliti masih belum memenuhi syarat pengelolaan limbah berdasarkan Kepmenkes RI No. 1204 tahun 2004 dan Permen LHK RI No. 56 tahun 2015

STUDI LITERATUR PERESEPAN OBAT DIARE DI PUSKESMAS

ERMAWATI CAHYANTI PUTRI
2020 · Book · Open Access

Diare adalah suatu penyakit yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi buang air besar lebih dari tiga kali sehari yang disertai adanya perubahan bentuk dan konsistensi tinja penderita. Faktor penyebab diare antara lain karena kesehatan lingkungan yang belum memadai, keadaan gizi yang belum memuaskan serta keadaan sosial ekonomi dan perilaku masyarakat yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi terjadinya diare. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan obat diare di Puskesmas. Tahapan penelitian ini dimulai dari pengumpulan data, meringkas data, menyajian data dalam bentuk tabel deskriptif, penarikan kesimpulan. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah penggunaan obat diare di Puskesmas. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis obat yang banyak di gunakan di puskesmas adalah oralit dan zink.

GAMBARAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macrocarpa Jack) DAN EKSTRAK DAUN GINJE (Thevetia peruviana) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

IMAM SAFI'I
2020 · Book · Open Access

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macrocarpa Jack) DAN EKSTRAK DAUN GINJE (Thevetia peruviana) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ABSTRAK Daun selutui puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack) dan daun ginje (Thevetia peruviana) merupakan tumbuhan berfamili Apocynaceae. Kedua tumbuhan tersebut memiliki khasiat sebagai pengobatan, khususnya pada bagian kulit. Studi literatur ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan aktivitas antibakteri daun selutui puka dan daun ginje terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian studi literatur ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal-jurnal ilmiah serta dokumen yang terkait seperti KTI (Karya Tulis Ilmiah) dan skripsi. Objek penelitiannya adalah aktivitas antibakteri daun selutui puka dan daun ginje terhadap bakteri Staphyloccus aureus. Data dianalisis secara deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul dengan cara membandingkan literatur yang ada. Ekstrak daun ginje memiliki zona hambat yang lebih besar daripada ekstrak etanol daun selutui puka terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak daun ginje memiliki zona hambat maksimum 6,45 mm dengan daya hambat kategori kuat. Ekstrak etanol daun selutui puka memiliki zona hambat secara berurutan 6,09 mm, 6,24 mm, dan 6,25 mm yang merupakan daya hambat dengan kategori sedang.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI AIR PERASAN DAGING BUAH NANAS (Ananas comosus) TERHADAP BAKTERI Klebsiella pneumonia, Propionibacterium acnes, dan Staphylococcus aureus

SULIS
2020 · Book · Open Access

Nanas (ananas comosus) salah satu buah dengan produksi tertinggi di Indonesia setelah pisang, mangga, dan jeruk. Pada air perasan buah nanas terdapat kandungan bromelin yang dipercaya memiliki aktivitas atibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri pada ekstrak buah nanas terhadap Propionibacterium acnes. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan uji aktivitas antibakteri air perasan buah nanas terhadap bakteri klebsiella pneumonia, propionibacterium acnes, dan staphylococcus aureus. Data yang di pakai dalam sudi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah artikel. Tahapan penelitian meliputi reduksi data, penyajin data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data pada studi ini menggunakan metode analisis deskriptif. Kesimpulan yang dapat di ambil adalah terdapat perbedaan daya hambat antibakteri air perasan daging buah pada bakteri klebsiella pneumonia, propionibacterium acnes, dan staphylococcus aureus.

GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH PADAT DI RUMAH SAKIT

ANANDHA ROSSALINDA
2020 · Book · Open Access

Jenis limbah Rumah Sakit meliputi limbah infeksius dan benda tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksis, limbah kimiawi, limbah dengan kandungan logam tinggi, kontainer bertekanan dan limbah radioaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah padat Rumah Sakit berdasarkan Peraturan MENLHK No. P.56 Tahun 2015 dan Kepmenkes No.1204/MENKES/SK/X/2004. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal ilmiah yang berhubungan dengan penelitian pengelolaan limbah padat di Rumah Sakit. Analisis penelitian secara deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran pengelolaan limbah padat di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya, Rumah Sakit Umum Daerah kota Dumai, Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju provinsi Sulawesi Barat, Rumah Sakit Dr. H. Moch.Ansari Saleh Banjarmasin, Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu Pengelolaan limbah padat yang sesuai dengan Peraturan MENLHK No. P.56 Tahun 2015 adalah RSUD Dr. Soetomo. Sedangkan yang tidak sesuai dengan Peraturan tersebut adalah RSU Mattaher Jambi. Pengelolaan limbah padat yang sesuai dengan Peraturan Kepmenkes No.1204/MENKES/SK/X/2004 adalah RSUD Dr. Soetomo dan RSUD Kota Dumai. Sedangkan yang tidak sesuai dengan peraturan tersebut adalah RSUD Mamuju dan RS Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Peneliti menyarankan hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan oleh peneliti lainnya untuk studi literatur selanjutnya guna meningkatkan sistem pengelolaan limbah padat agar sesuai standar peraturan yang telah ditetapkan.

ANALISIS FLAVONOID PADA BEBERAPA JENIS TUMBUHAN BIDARA

TIARA REZKI RAMADHANI
2020 · Book · Open Access

Bidara adalah tanaman yang secara empiris banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan. Bidara terdiri dari beberapa jenis yaitu ada Bidara cina, Bidara Arab, Bidara laut, dan lain-lain. Salah satu kandungan kimia yang terdapat pada tanaman bidara yaitu flavonoid. Flavanoid memiliki manfaat antara lain sebagai pelindung struktur sel, meningkatkan efektifitas vitamin C, anti inflamasi, mencegah keropos tulang dan sebagai antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis flavonoid pada beberapa jenis tumbuhan bidara. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, yang bersumber dari jurnal ilmiah atau skripsi yang terkait dengan objek penelitian analisis flavonoid pada beberapa jenis tumbuhan bidara. Analisis data yang digunakan berupa data deskriptif. Hasil identifikasi dari ketiga jenis daun bidara yaitu bidara arab, bidara cina, dan bidara laut ketiga nya mengandung senyawa flavonoid dan kadar flavonoid total esktrak etanol dari bidara arab sebesar 1,53 % dan kadar flavonoid total dari ekstrak etanol buah bidara arab sebesar 0,65 %

PENGUJIAN EFEK ANTIOKSIDAN DARI SEDIAAN KRIM DENGAN METODE DPPH

ALIF TRIBUDI
2020 · Book · Open Access

Daun mangga, daun katuk dan buah pepaya adalah tumbuhan yang berkhasiat obat dan mengandung senyawa flavonoid dan vitamin C. Senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang dapat mencegah penyakit kardiovaskuler, jantung koroner, kanker dan penuaan dini yang disebabkan oleh radikal bebas. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas antioksidan sediaan krim daun katuk, krim buah pepaya dan krim daun mangga berdasarkan nilai IC50. Penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian berupa aktivitas antioksidan sediaan krim ekstrak daun mangga, krim ekstrak daun katuk dan krim esktrak buah pepaya dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil). Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat yaitu nilai IC50. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang tekumpul. Nilai IC50 dari sediaan krim ekstrak daun mangga, krim ekstrak daun katuk dan krim ekstrak buah pepaya berurutan adalah 50,54 ppm, 55,85 ppm dan 99,86 ppm. Sediaan krim ekstrak daun mangga, krim ekstrak daun katuk, dan krim ekstrak buah pepaya dapat dikategorikan sebagai antioksidan yang kuat.

STUDI LITERATUR TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUMAH SAKIT

RISKI MAHAKAM RIPALDI
2020 · Book · Open Access

Rumah Sakit adalah instituisi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat. Kepuasan konsumen merupakan tanggapan pelanggan atau pengguna jasa untuk setiap pelayanan yang diberikan. Kepuasan konsumen (pasien) dapat dikatakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan oleh Rumah Sakit atau Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Pelayanan Kefarmasin di Rumah Sakit. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal-jurnal ilmiah serta dokumen yang terkait seperti Karya Tulis Ilmiah (KTI). Objek penelitian pada penelitian ini adalah tingkat kepuasan terhadap pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Berdasarkan hasil penelitian studi Literatur perbandingan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit didapatkan hasil rata-rata kepuasaan tertinggi adalah di Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru dengan persentase 84,48% dengan kriteria sangat puas. dari 5 dimensi yang digunakan, hasil rata-rata tingkat kepuasan tertinggi juga ada pada Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin pada dimensi tangible dengan persentase 90,58% dengan kriteria sangat puas.hasil rata-rata tingkat kepuasan terendah terdapat Pada Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin pada dimensi responsiveness dengan persentase 57% dengan kriteria tidak puas.

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL TUMBUHAN OBAT SUKU MYRTACEAE

OCTAVIANI
2020 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak metanol tumbuhan obat dari suku myrtaceae. Tumbuhan yang berasal dari suku myrtaceae banyak digunakan untuk pengobatan tradisional. Beberapa genus tumbuhan suku myrtaceae sengaja dibudidayakan untuk kepentingan ekonomi dan penelitian ilmiah dan beberapa spesiesnya seperti jambu bol, salam, jamblang, dewandaru dan karamunting diketahui mengandung senyawa antioksidan alami yaitu senyawa golongan fenolik seperti flavonoid dan tanin serta golongan alkaloid, minyak atsiri dan saponin. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil telaah studi literatur, didapatkan bahwa aktivitas antioksidan dari beberapa tanaman obat suku myrtaceae memiliki aktivitas antioksidan yang tergolong kuat. Nilai IC50 Ekstrak metanol daun dewandaru (22,329 ppm), jambu bol (22,598 ppm) salam (32,549 ppm) dan karamunting (59,66 ppm) memiliki aktivitas antioksidan dalam kategori sangat kuat sampai kuat. Daun jamblang (162,197ppm) termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan lemah.