Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.528 item publik

Publikasi

Halaman 13 dari 127

GAMBARAN PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS MELALUI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI TUBERKULOSIS (SITB) DI INSTALASI FARMASI KLINIK UTAMA RACHMI KOTA SAMARINDA

DINA LAYLA RAHMADHANNIA
2025 · Book · Open Access

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat kedua kasus TB tertinggi di dunia. Pelayanan kefarmasian berperan penting dalam mendukung penanggulangan tuberkulosis, khususnya dalam pengelolaan terapi dan pelayanan informasi obat. Fasilitas Pelayanan kesehatan juga sangat penting dimana tiap fasyankes memerlukan Tim DOTS (Directly Observed Treatment Short Course) yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program penanggulangan TB dan wajib melakukan pencatatan dan pelaporan setiap kejadian penyakit TB melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penanggulangan tuberkulosis melalui penggunaan Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) di Instalasi Farmasi Klinik Utama Rachmi Kota Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian non-experimental menggunakan metode penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan melalui wawancara. Sampel dalam penelitian ini adalah Apoteker dan tenaga kesehatan yang bertugas dalam pengelola program TB yang bertanggung jawab atas SITB di Instalasi Farmasi Klinik Utama Rachmi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada pengelola laporan SITB kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil temuan ini menjadi dasar rekomendasi perbaikan sistem pelayanan kefarmasian untuk optimalisasi penanggulangan TB di klinik tersebut.

Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Kokang (Lepisanthes amoena(Hassk)Leenh) dengan Metode ABTS (2,2'-azinobis-3-ethyl benzothiazoline-6-sulfonic acid)

FATIMAH FEBRIANNA YANTO
2025 · Book · Open Access

Daun kokang (Lepisanthes amoena (Hassk) Leenh) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan alkaloid yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Aktivitas antioksidan penting dalam menangkal efek merusak dari radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol dan fraksi daun kokang menggunakan metode ABTS (2,2’-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid)). Penelitian dilakukan melalui tahapan: determinasi tumbuhan, pengolahan simplisia, ekstraksi maserasi dengan etanol 70%, fraksinasi menggunakan pelarut n-heksan (non-polar), etil asetat (semi-polar), dan air (polar), dilanjutkan dengan skrining fitokimia dan pengujian aktivitas antioksidan secara spektrofotometri menggunakan metode ABTS. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan nilai IC₅₀, yaitu konsentrasi ekstrak yang mampu menghambat 50% radikal bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan bervariasi pada masing-masing fraksi, dengan fraksi air menunjukkan aktivitas paling tinggi dengan nilai 6,1873 ppm dibandingkan ekstrak etanol dengan nilai 7,5302 ppm, fraksi n-heksan dengan nilai 76,4518 ppm, dan fraksi etil asetat dengan nilai 7,1890 ppm. Nilai IC₅₀ yang rendah menunjukkan potensi antioksidan yang kuat dari fraksi tersebut.

GAMBARAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK RIZKY MAHAKAM FARMA 2 KOTA BANGUN ULU DENGAN METODE (IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS)

ROSIANA SILLA WATI
2025 · Book · Open Access

ABSTRAK Nama​: Rosiana Silla Wati​​​ Program Studi​: Sarjana Farmasi Judul Skrisi​: Gambaran Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Rizky Mahakam Farma 2 Kota Bangun ulu Dengan Metode Inportance Perfomence Analysis . Pembimbing​​​: 1. apt. Heri Wijaya, S.Farm.,M.Si.,Ph.D 2. apt. Siti Jubaidah, S.Farm.,M.Pd. ​​ Pelayanan kefarmasian yang berkualitas merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kepuasan pasien di apotek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Rizky Mahakam Farma 2 Kota Bangun Ulu dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi tingkat kepentingan dan kinerja pelayanan yang dirasakan oleh pasien, sehingga dapat diketahui area pelayanan yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan. Penelitian ini bersifat deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa aspek pelayanan yang masuk dalam kuadran prioritas perbaikan, seperti kecepatan pelayanan, ketepatan pemberian informasi obat, dan keramahan tenaga farmasi. Sementara itu, beberapa aspek lain berada dalam kuadran kinerja tinggi dan penting bagi pasien, sehingga perlu dipertahankan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa secara umum pasien merasa cukup puas terhadap pelayanan kefarmasian di apotek tersebut, namun masih diperlukan perbaikan pada beberapa aspek layanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara keseluruhan.

Persepsi dan Partisipasi Mahasiswa Sarjana Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Samarinda dalam Organisasi Kemahasiswaan

KRISDIANA SWYTA BELA
2025 · Book · Open Access

Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga perlu aktif dalam organisasi untuk mengembangkan soft skills seperti kepemimpinan, kerja sama, dan komunikasi yang berguna untuk melatih mereka nanti menjadi tenaga kefarmasian serta kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain. Tujuan penelitian ini mengetahui persepsi dan partisipasi mahasiswa serta melihat hubungan antara persepsi dan partisipasi. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, yaitu pendekatan yang memungkinkan dilakukan pencatatan dan penganalisisan data hasil penelitian secara numerik dengan menggunakan perhitungan statistik. Sampel dalam penelitian ini seluruh mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda prodi S1 Farmasi angkatan 2021 dan angkatan 2022. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbentuk google form dengan skala Likert. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah persepsi mahasiswa terhadap organisasi kemahasiswaan, sedangkan variabel terikatnya adalah partisipasi mahasiswa. Hasil analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji t satu arah menggunakan SPSS, Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap organisasi kemahasiswaan tergolong positif, baik pada mahasiswa yang mengikuti maupun yang tidak mengikuti organisasi. Tingkat partisipasi mahasiswa aktif dalam berbagai bentuk organisasi, baik sebagai anggota maupun pengurus. Uji t satu arah menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi dan partisipasi. Artinya, semakin positif persepsi mahasiswa terhadap organisasi, maka semakin tinggi kemungkinan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun persepsi positif terhadap organisasi kemahasiswaan untuk mendorong keterlibatan mahasiswa yang lebih aktif.

EVALUASI EFEKTIVITAS KEBIJAKAN DAN PELAPORAN SITB DALAM PELAYANAN KEFARMASIAN UNTUK PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI KLINIK X KOTA SAMARINDA

OKTAVIA AMANDA
2025 · Book · Open Access

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan global. Pemerintah telah menerapkan berbagai kebijakan untuk menanggulangi TB, termasuk sistem pelaporan berbasis digital melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan penanggulangan TB yang diterapkan di Klinik X kota Samarinda, dengan fokus pada implementasi kebijakan, kepatuhan tenaga kesehatan, serta hambatan yang dihadapi dalam sistem pelaporan kasus TB. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan 3 orang tenaga kesehatan, observasi langsung, serta analisis dokumen kebijakan dan laporan SITB. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan analisis persentase efektivitas kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan kebijakan dan pelaporan SITB di Klinik X masih bervariasi. Peningkatan kapasitas tenaga kefarmasian berada dalam kategori Kurang Baik dengan nilai efektivitas 50%, sementara tata laksana pasien TBC tergolong Cukup Baik dengan nilai 57,14%. Ketersediaan obat anti-TB (OAT) masih Kurang Baik dengan skor hanya 14,28%, menunjukkan kendala serius dalam penyediaan obat. Namun, aspek komunikasi, informasi, edukasi (KIE), dan konseling menunjukkan hasil yang Baik, dengan efektivitas 90%.

TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP OBAT HALAL DI DESA MUARA MUNTAI ULU

NUZRATUN NISA
2025 · Book · Open Access

Penggunaan obat halal sangat penting bagi masyarakat Muslim untuk memastikan bahwa produk farmasi yang dikonsumsi sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap obat halal di Desa Muara Muntai Ulu. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 338 responden yang dipilih melalui metode Stratified Random Sampling. Kuesioner juga diuji validitas dan reliabilitasnya pada 50 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner, disajikan dalam bentuk tabel dan grafik, serta dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Analisis mencakup perhitungan persentase tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku, rata-rata skor berdasarkan Skala Likert, serta hubungan antara pengetahuan dengan sikap dan perilaku menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian terhadap 338 responden menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat terhadap obat halal tergolong cukup baik (74,1%), sedangkan sikap dan perilaku berada pada kategori sangat baik (4,25%). Sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku, sementara pengetahuan berpengaruh negatif dan signifikan. Nilai R2 sebesar 0,261.

PENETAPAN KADAR FENOLIK DAN FLAVONOID TOTAL EKSTRAK ETANOL DAUN WANYI (Mangifera caesia Jack.) BERDASARKAN PERBEDAAN METODE EKSTRAKSI

NADIRA NUR OKTAVIA PUTRI
2025 · Book · Open Access

Daun wanyi (Mangifera caesia Jack.) Secara tradisional telah dimanfaatkan dalam berbagai pengobatan herbal karena kandungan zat aktifnya. Daun wanyi diketahui kaya akan senyawa flavonoid. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar flavonoid total daun wanyi (Mangifera caesia Jack.) berdasarkan perbedaan metode ekstraksi. Serbuk simplisia daun wanyi diekstraksi secara maserasi menggunakan etanol 95% selama 24 jam dan diekstraksi secara refluks menggunakan etanol 95% dengan suhu 60°C selama 1 jam. Penentuan kadar flavonoid total ekstrak daun wanyi dengan spektrofotometri UV-Vis dan analisis data. Hasil yang diperoleh dari data spektrofotometri UV-Vis adalah kadar flavonoid total ekstrak etanol daun wanyi dengan metode maserasi sebesar 7,5766 ± 0,2163 mgQE/g dan secara refluks sebesar 4,4324 ± 0,2576 mgQE/g. Analisis data statistik kadar flavonoid total menggunakan uji Mann-Whitney menghasilkan nilai signifikansi 0,046 (p 0,05), menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua metode ekstraksi.

Uji Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis

MUHAMMAD RASYID HAMDANI ALWI
2025 · Book · Open Access

Melastoma malabathricum L. (senduduk) dikenal memiliki berbagai aktivitas farmakologis, seperti antiseptik, antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan. Kandungan metabolit sekundernya, seperti flavonoid, tanin, dan triterpenoid, berpotensi sebagai agen tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Sun Protection Factor (SPF) dari ekstrak etanol serta fraksi n-heksan, etil asetat, dan etanol-air daun senduduk. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, dan tanin; sedangkan komposisi senyawa bervariasi pada masing-masing fraksi. Pada konsentrasi 800 ppm, nilai SPF tertinggi diperoleh dari fraksi etil asetat (30,91 ± 0,43) dan ekstrak etanol (30,06 ± 1,70), dikategorikan sebagai aktivitas tinggi. Fraksi n-heksan dan fraksi air masing-masing menunjukkan nilai SPF sebesar 22,37 ± 0,06 dan 19,00 ± 0,31 (kategori sedang). Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok (p = 0.000), namun tidak terdapat perbedaan signifikan antara ekstrak etanol dan fraksi etil asetat (p = 0.281). Dengan demikian, fraksi etil asetat dan ekstrak etanol memiliki potensi setara sebagai agen pelindung terhadap sinar UV.