Dona Octavia; Irma Yeny; Kirsfianti L. Ginoga
2023 · Book · Open Access
Pengelolaan hutan secara partisipatif adalah langkah bijak dalam memberdayakan masyarakat desa hutan sebagai pengelola hutan langsung di tingkat tapak. Tingginya ketergantungan masyarakat dan negara pada sumberdaya hutan sebagai sumber pendapatan membutuhkan pengelolaan yang tepat dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya tersebut. Sebagai operator kegiatan pengelolaan hutan di tingkat tapak, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) memiliki peranan penting dan tidak jarang mengalami banyak tantangan dalam menjalankan tupoksinya. Selain itu, keterbatasan yang dimiliki KPH memerlukan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, NGO maupun masyarakat adat dan lokal. Salah satu kebijakan pengelolaan hutan tersebut adalah Perhutanan Sosial (PS), yang merupakan salah satu wujud dari perubahan paradigma dalam pengelolaan hutan dari konsep timber base forest management menjadi community base forest management dengan melibatkan masyarakat dan para pihak lainnya dalam pengelolaan hutan untuk tercapainya pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Selain sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, PS juga merupakan upaya untuk pemulihan kawasan kritis yang mampu memitigasi perubahan iklim melalui konsep agroforestri dalam implementasi rehabilitasi hutan dan lahan yang menjadi bagian reforestasi. Pengelolaan hutan secara partisipatif menuju terwujudnya KPH hijau sejalan dengan apa yang ditargetkan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Buku ini menyajikan catatan panjang kegiatan dalam kerangka kerjasama antara Asian Forest Cooperation Organization (AFoCO) Regional Project Component 3: “Facilitating the Participatory Planning of community-Based Forest Management Using Geographic Information Systems (GIS) and Remote Sensing (RS) Technologies in Forest Resource Management in the Philippines, Indonesia and Thailand“ dengan dengan Pusat Litbang Hutan, Badan Litbang dan Inovasi (BLI) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kegiatan kolaborasi AFoCO – BLI-KLHK selama periode lima tahun (2015 – 2020) bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan informasi dalam melaksanakan pendampingan dan fasilitasi program pengelolaan hutan secara partisipatif di tingkat tapak khususnya di tiga pilot site pada 3 KPH di Indonesia yaitu KPHL Sijunjung, KPHL Batutegi dan KPHL Sikka. Pengelolaan Hutan Secara Partisipatif Menuju KPH Hijau Untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak*
Pramono; A.A. Fauzi; M.A. Widyani; N. Heriansyah; I. Roshetko; J.M.
2023 · Book · Open Access
Herman Hidayat
2023 · Book · Open Access
"Di balik upaya mewujudkan pengelolaan hutan lestari terdapat proses-proses partisipasi, kolaborasi, dan konflik. Proses tersebut menjadi tanda sekaligus fokus intervensi kebijakan pengelolaan hutan yang diperlukan, yang biasanya justru diabaikan oleh sebagian pemangku kepentingan. Kasus-kasus pengelolaan hutan di berbagai daerah Nusantara yang dikupas dalam buku ini menjadi argument penting bagaimana seharusnya kebijakan pengelolaan hutan ditetapkan dan dijalankan. Oleh karena itu, buku ini perlu dibaca para pengambil kebijakan, praktisi, peneliti, mahasiswa, dan masyarakat yang mempunyai perhatian pada kelestarian hutan." (Prof. Dr. Hariadi Kartodihardjo-Guru Besar Kehutanan-Fakultas Kehutanan, Institute Pertanian Bogor (IPB))
Endang Hernawan; Pujo Hutomo
2023 · Book · Open Access
Dalam pegelolaan sumber Daya hayati dibutuhkan peran manusia dalam melakukan perekayasaan sosial untuk melakukan tindakan yang dapat mendukung pengelolaan sumber daya tersebut secara berkelanjutan. Rekayasa sosial sebagai proses pemberdayaan masyarakat merupakan keniscayaan untuk merespons perkembangan lingkungan dan sosial yang terus berubah. Melalui pendekatan ini diharapkan terwujud masyarakat yang berkelanjutan melalui pengembangan 'energi sosial budaya kreatif'. Dengan berkembangnya energy sosial budaya kreatif ini diharapkan dalam jangka panjang dapat mewujudkan kemakmuran dan kemandirian masyarakat. Lebih jauh lagi kemampuan untuk menganalisis permasalahan sosial yang dihadapi dalam pengelolaan sumber daya hayati serta menyusun perencanaan sosial atau rekayasa sosial secara terukur dan terstruktur dibutuhkan pengetahuan yang mendalam terkait perekayasaan sosial tersebut. Buku ini hadir sebagai solusi dalam pembukaan tabir terkait bagaimana perekayasaan sosial tersebut dapat dilakukan untuk mengubah perilaku dan tindakan manusia agar dapat melakukan pengelolaan sumber daya hayati secara berkelanjutan.
Try Koryati; Deddy Wahyudin Purba; Dwie Retna Surjaningsih; Jajuk Herawati; Danner Sagala; Sri Rezeki Purba; Miftahul Khairani; Kalis Amartani; Eko Sutrisno; Nurul Huda Panggabean; Ira Erdiandini; Riantina Fitra Aldya
2023 · Book · Open Access
Fisiologi Tumbuhan merupakan salah satu cabang biologi yang mempelajari tentang proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh tumbuhan yang menyebabkan tumbuhan tersebut dapat hidup. Fisiologi tumbuhan juga merupakan ilmu yang mempelajari tentang proses, fungsi, dan aktivitas tumbuhan dalam menjaga dan mengatur kehidupannya. Sebagai cabang ilmu pengetahuan, Fisiologi tumbuhan berfungsi sebagai pedoman manusia dalam memenuhi kebutuhan melalui tanaman dan juga membuat variasi baru olahan tanaman, seperti makanan, kosmetik dan lainnya. Buku ini membahas: Konsep Dasar Fisiologi Tumbuhan dan Hubungannya dengan Ilmu-ilmu lain Sifat-sifat Air dan Larutan Struktur dan Fungsi Organela Sel Hubungan Air dengan Tumbuhan Kebutuhan Hara Bagi Tumbuhan Proses Fotosintesis Proses Respirasi Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Respon Tumbuhan Terhadap Rangsang Hormon dan Zat Pengatur Tumbuh Pada Tumbuhan Kekuatan Gerak yang Terjadi Pada Tanaman Fisiologi Lingkungan
Eko Handayanto ; Nurul Muddarisna; Amrullah Fiqri
2023 · Book · Open Access
Tanah adalah media untuk pertumbuhan tanaman dan memasok unsur hara untuk tanaman. Beberapa tanah tertentu yang tidak dapat memenuhi tujuan tersebut disebut sebagai tanah tidak subur. Sebaliknya, ada beberapa tanah yang dapat memenuhi tujuan tersebut dan tanah tersebut disebut tanah subur. Oleh karena itu, kesuburan tanah adalah aspek hubungan tanah-tanaman, yaitu pertumbuhan tanaman dalam hubungannya dengan unsur hara yang tersedia dalam tanah. Tanaman tergantung pada tanah tidak hanya sebagai tempat untuk bertumpu, tetapi juga sebagai pemasok unsur hara yang diperlukan untuk proses-proses fisiologi dan pembentukan struktur tanaman. Semua unsur hara tanaman berada dalam tanah. Namun demikian keberadaan unsur hara di dalam tanah tidak selalu dapat diartikan bahwa tanah tersebut subur. Secara sederhana kesuburan tanah dapat didefinisikan sebagai kemampuan tanah untuk menyediakan unsur hara dalam jumlah yang cukup dalam bentuk yang tersedia. Kajian kesuburan tanah meliputi pengamatan bentuk unsur hara tanaman di dalam tanah, bagaimana unsur-unsur tersebut menjadi tersedia untuk tanaman, dan faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan unsur hara oleh tanaman. Hasil kajian tersebut dapat digunakan sebagai landasan pengelolaan kesuburan tanah untuk memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman. Secara umum, terdapat lima prinsip dasar pengelolaan kesuburan tanah dalam kaitannya dengan sistem pertanian berkelanjutan, yaitu (a) unsur hara tanah yang terangkut oleh tanaman harus diganti/ditambahkan, (b) kondisi fisik tanah harus dipertahankan, yang dalam hal ini berarti bahwa kandungan humus (bahan organik tanah) harus tetap atau meningkat, (c) harus tidak ada pertumbuhan gulma, hama dan penyakit, (d) harus tidak ada peningkatan kemasamam tanah atau konsentrasi unsur beracun, dan (e) erosi tanah harus dikendalikan agar sama atau lebih kecil dari kecepatan pembentukan tanah. Buku Pengelolaan Kesuburan Tanah ini selain menyajikan uraian tentang dasar dan konsep kesuburan tanah, juga menyajikan uraian tentang praktek pengelolaan kesuburan tanah, khususnya di daerah tropika basah seperti Indonesia. Beberapa teknik/praktek pengelolaan kesuburan tanah yang disajikan dalam buku ini pada umumnya mudah dilakukan oleh petani/pengelola lahan pertanian untuk perbaikan kualitas dan kuantitas produksi pertanian.
Dr. Iswandi U.; S.Pd.; M.Si.; Dr. Indang Dewata; M.Si.
2023 · Book · Open Access
Buku ini penulis buat untuk tujuan membantu praktisi lingkungan, ilmuan geografi, dan pemerhati lingkungan untuk memahami pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Isi buku ini dikelompokkan atas tiga bagian besar, yakni pemahaman konsep sumber daya alam, keberadaan dan permasalahan sumber daya alam, dan permodelan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. Buku ini merupakan kumpulan dari artikel, tulisan, penelitian, dan pengalaman peneliti sebagai dosen dan pakar geografi lingkungan. Pengelolaan Sumber Daya Alam ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.
Maryunani
2023 · Book · Open Access
Tata kelola sumber daya alam yang buruk menjadi penyebab dari kerusakan sumberdaya alam saat ini. Buku ini menyajikan analisis terhadap persoalan tersebut dengan memberikan tinjauan terhadap tata kelola sumberdaya secara bertanggung jawab yang berpihak pada lingkungan hidup. Analisis dilakukan dengan menjawab kompleksitas yang terjadi melalui sudut pandang secara multidisiplin ilmu pengetahuan, di antaranya: Ilmu Ekonomi, Lingkungan, Sosiologi, dan Pembangunan. Pada bab pertama penulis menjelaskan secara filosofis mengenai hubungan manusia dengan alam. Dari bab ini pembaca dapat mengetahui bagaimana hubungan timbal balik antara manusia dengan sumber daya alam beserta permasalahan yang terjadi akibat hubungan ini. Di bab berikutnya, penulis menganalisis kondisi sumberdaya alam dalam konteks pembangunan. Untuk memperdalam tinjauan tersebut selanjutnya buku ini mengantarkan pembaca untuk memahami persoalan sumberdaya alam di sektor pertanian, perikanan, perairan, kehutanan. Di dua bab terakhir penulis memberikan tinjauan alternatif mengenai pengelolaan SDA yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Muhammad Asril; Lismaini Lismaini; Makhrani Sari Ginting; Erma Suryanti; Wahidah Wahidah; Cheppy Wati; Muhammad Aksan; Elika Joeniarti
2023 · Book · Open Access
Pengelolaan hama terpadu (PHT) adalah pendekatan di tingkat ekosistem untuk produksi dan perlindungan tanaman yang menggabungkan berbagai strategi dan praktik pengelolaan untuk menumbuhkan tanaman yang sehat dan meminimalkan penggunaan pestisida. Buku ini ditulis secara bersinergi yang bertujuan untuk mempermudah mahasiswa dan praktisi yang bergerak di bidang pertanian dalam memahami hal yang berhubungan dengan pengelolaan hama terpadu. Selain itu, juga membantu mahasiswa dalam menguasai materi pengelolaan hama terpadu yang dibahas pada buku ini, yaitu : Bab 1 Pengertian Pengelolaan Hama Terpadu Bab 2 Alat-Alat Pengelolaan Hama Bab 3 Unsur dan Komponen PHT Bab 4 Konsep OPT (Arthropoda Hama dan Non Arthropoda Hama) dan Pengendaliannya Bab 5 Taktik Pengendalian PHT Bab 6 Ekosistem Alami dan Ekosistem Pertanian Bab 7 Mekanisme Keseimbangan Alami Bab 8 Pestisida: Formulasi, Bahan Aktif, dan Surfaktan
Dwi Fauzia Putra; M.Pd Prof. Dr. Sugeng Utaya; M.Si Prof. Dr. Sumarmi; M.Pd Syamsul Bachri; S.Si.; M.Sc.; Ph.D
2023 · Book · Open Access
Isi dari buku ini terbagi menjadi beberapa bab yang menjelaskan tentang: pengelolaan sumberdaya alam bersama (co-management) (bab 2); teori partisipasi dan makna pengelolaan hutan (bab 3); konteks wilayah penelitian dan dinamika menuju co-management (bab 4); praktik pengelolaan lahan pada sistem pengelolaan hutan bersama (PHBM) di desa Giripurno (bab 5); partisipasi masyarakat dalam proses pengelolaan hutan bersama di desa Giripurno (bab 6); dan makna pengelolaan hutan bagi pesanggem (bab 7). Isi buku ini menyajikan hasil riset yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat dijadikan sebagai rujukan dalam pengembangan ilmu khusunya tentang pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat. Buku ini juga berisi informasi berguna bagi aktivitas pembelajaran khususnya sebagai referensi yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pengelolaan sumberdaya ataupun penelitian lanjutan.
Nurul Hidayah Nasution; Ahmad Irfandi; Rd Indah Nirtha NNPS; Ridhayani Adiningsih; I Gede Purnawinadi; Niken Bayu Argaheni; Imelda Gernauli Purba
2023 · Book · Open Access
Buku ini dapat berguna dalam rangka menambah referensi dan wawasan, serta pengetahuan kita dalam memahami Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan. Secara garis besar dalam buku ini membahas bagian-bagian menarik dan penting seperti: Bab 1 Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan Bab 2 Pengelolaan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit Bab 3 Kesehatan Lingkungan Kerja Bab 4 Kesehatan Lingkungan Industri Bab 5 Kesehatan Lingkungan UKK Bab 6 Pemberdayaan Masyarakat Dalam Bidang Kesehatan Lingkungan Bab 7 Kesehatan Lingkungan Perumahan
Andi Bahrun
2023 · Book · Open Access
Wacana tentang pembangunan ketahanan pangan akhir-akhir ini sering dikaitkan dengan penggambaran bahwa Indonesia menghadapi ancaman ketahanan pangan yang serius karena beberapa persoalan yang belum dapat diselesaikan dengan baik, antara lain belum terpecahkannya persoalan musim kering yang relatif lebih panjang dari biasanya serta kurangnya perhatian terhadap persoalan ketahanan pangan nasional. Anomali iklim pada skala lokal, regional, dan global secara langsung atau tidak langsung menambah deretan tantangan untuk mewujudkan ketahanan pangan, karena kejadian musim kemarau yang berkepanjangan, pencemaran air, intrusi air laut dan sebagainya merupakan faktor yang sulit dihindari dan manjadi bagian tak terpisahkan dalam pembangunan pertanian. Buku ini diharapkan dapat menjadi rujukan pengetahuan dan strategi pengelolaan air lahan kering guna mengantisipasi kekeringan dan musim kemarau, agar lahan kering bisa menjadi rumah masa kini dan masa depan ketahanan pangan nasional.
Arimbi Heroepoetri
2023 · Book · Open Access
Community participation in environmental issues in Indonesia.
Dr. Sarintan Efratani Damanik; M.Si
2023 · Book · Open Access
Buku ajar ini dibutuhkan oleh mahasiswa kehutanan, dan setiap pembaca yang ingin mempelajari tentang Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Buku ini akan selalu di evaluasi sehingga diharapkan pada akhirnya buku ini lebih sempurna dan dapat diandalkan. Sekali lagi, buku ajar ini senantiasa diperkaya baik dari segi materi maupun fakta-fakta temuan riset dengan harapan mampu memberikan pengayaan pengetahuan pembaca tentang Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan.
Chusnul Arif
2023 · Book · Open Access
Buku ini juga diharapkan menjadi salah satu referensi untuk Mata Kuliah Teknik Kendali Lingkungan yang merupakan bagian dari kurikulum Mayor Sarjana Teknik Sipil dan Lingkungan IPB, sehingga mahasiswa mampu beradaptasi dalam mengikuti perkembangan jaman era revolusi industri 4.0. Terima kasih kepada Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional yang telah membiayai penelitian dasar dengan judul “Pengembangan Smart Evaporative Irrigation untuk Pertanian Presisi yang Ramah Lingkungan Berbasis Kecerdasan Buatan” pada tahun 2020–2022 termasuk biaya penerbitan buku ini.
Syukur Umar
2023 · Book · Open Access
KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) merupakan sistem pengelolaan hutan di Indonesia yang telah melewati perjalanan panjang sebagaimana yang diamanatkan oleh perundang-undangan. Buku ini disusun berdasarkan konsep teori yang ada serta beberapa fakta implementasi KPH, khususnya KPH Dampelas-Tinombo. Selain teori ilmu kehutanan, terutama dalam konteks ekonomi kehutanan, peluang implementasi REDD+ dalam pengelolaan hutan juga menambah wawasan yang ditawarkan oleh buku ini. Hutan Indonesia sangat luas, relatif terhadap wilayah daratan nusantara. Demikian juga hutan di Provinsi Sulawesi Tengah yang menghampari kurang lebih 64% dari daratan Provinsi. Terdiri atas berbagai tipe hutan menjadikannya sebagai salah satu sumber daya alam yang mesti dikelola dengan sebaik-baiknya. Memiliki keanekaragaman flora-fauna dan ekosistem yang khas serta kedekatannya dengan kehidupan keseharian masyarakat yang mayoritas bermukim di sekitar kawasan hutan. Meningkatkan kualitas penghidupan masyarakat sekaligus menjaga sistem dan fungsi hutan sebagai aset negara masih menyisakan tantangan dan peluang bagi pengelolaan hutan di Indonesia. Perspektif Ekonomi Kesatuan Pengelolaan Hutan (Kph) ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.
Fikarwin
2023 · Book · Open Access
Sugeng Prijono; Atiqah Aulia Hanuf; Jiyanti Yana Saputri; Afifatul Khoirunnisak; Yusuf Mahardika Nurin; Dinda Mahartian Yunita
2023 · Book · Open Access
Kualitas lahan adalah sifat-sifat pengenal atau atribut yang bersifat kompleks dari sebidang lahan. Setiap kualitas lahan mempunyai keragaan yang berpengaruh terhadap kesesuaiannya bagi penggunaan tertentu dan biasanya terdiri atas satu atau lebih karakteristik lahan. Pengelolaan tanah yang baik sangat penting untuk produktivitas tanaman. Manajemen yang baik harus mencakup pertimbangan menjaga integritas tanah dari waktu ke waktu. Manajemen yang buruk dapat menyebabkan erosi, hilangnya kesuburan, kerusakan struktur tanah, dan hasil panen yang buruk. Buku ini akan memberikan paparan kepada pembaca yang mencakup dasar dan ruang lingkup kajian serta metode manajemen sumberdaya alam terutama dalam pengelolaan lahan kopi. Pemahaman terkait konsep manajemen lahan kopi, perencanaan dan pengelolaan terkait masalah, penyebab dan solusi secara terintegrasi. Dengan membaca buku ini diharapkan pembaca mampu memahami konsep pengelolaan tanah di kebun kopi baik berupa aspek fisika, kimia maupun biologi tanah.
M.S. RYAN; SOEMARNO
2023 · Book · Open Access
Buku ini menyajikan data, informasi dan konsepkonsep tentang “Pengelolaan Tanah” yang relevan dengan filosofi “Sustainable Soil Management (SSM)”. Data dan informasi yang disajikan dalam tulisan ini dihimpun dari beragam pengalaman dan dari berbagai sumber yang dianggap valid, termasuk hasilhasil pengkajian yang tersebar di berbagai referensi.
H. Imran Rachman
2023 · Book · Open Access
Pemerintah, dalam hal ini Kementrian Kehutanan, selalu terus berupaya untuk menghasilkan suatu strategi model pengelolaan kawasan hutan yang bisa memberikan keseimbangan fungsi ekologi, fungsi produksi, dan fungsi sosial. Namun demikian, laju kerusakan hutan di Indonesia tetap tinggi. Kerusakan hutan dan lingkungan di Indonesia saat ini sudah berada pada taraf yang cukup mengkhawatirkan. Konsep pengelolaan kawasan hutan yang dimotori oleh pemerintah ternyata belum memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan ekosistem hutannya sendiri. Perencanaan pengelolaan lingkungan alam tanpa mau mempertimbangkan karakteristik budaya setempat yang telah terintegrasi dengan alam menyebabkan kesalahan dan kegagalan laten dipastikan akan terjadi. Kearifan lokal bukan hanya berhubungan dengan pengetahuan dan pemahaman masyarakat adat tentang manusia dan bagaimana relasi yang baik antara manusia, tetapi juga menyangkut pemahaman dan adat kebiasaan tentang manusia, alam, dan bagaimana relasi di antara sesama penghuni komunitas ekologis ini harus dibangun. Hal inilah yang akan diangkat dalam buku ini dengan memahami atau mendeskripsikan kearifan lokal dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya hutan, memahami secara mendalam pengetahuan atau kearifan lokal masyarakat adat Toro dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya hutan dan model pengelolaan sumberdaya hutan di kawasan penyangga TNLL yang lestari.