Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.528 item publik

Publikasi

Halaman 89 dari 127

Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Mentimun (Cucumis sativus L) dan Buah Pare (Momordica charantia) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhi

CHRISTINA EMILIA
2021 · Book · Open Access

Salmonella typhi merupakan bakteri penyebab demam tifoid yang bersifat patogen. Meningkatnya kejadian resistensi bakteri Salmonella typhi penyebab demam tifoid terhadap antibiotik merupakan permasalahan serius di bidang Kesehatan. Upaya yang dilakukan terhadap peningkatan resistensi antibiotik yaitu memanfaatkan bahan alami sebagai alternatif pengobatan. Mentimun (Cucumis sativus L.) dan buah pare (Momordica charantia ) adalah tumbuhan dengan famili yang sama yaitu Cucurbitaceae dan memiliki kandungan metabolit sekunder yang sama seperti flavonoid, saponin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antibakteri. Studi ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas antibakteri ekstrak etanol mentimun (Cucumis sativus L.) dan buah pare (Momordica charantia) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Data yang digunakan dalam studi ini adalah data sekunder yang diperoleh dari beberapa penelitian. Aktivitas ekstrak etanol mentimun (Cucumis sativus L) pada konsentrasi 20%, 40%,60% dan 80% menghasilkan 12,33 mm, 14,60 mm, 16,60 mm dan 18,6 mm dengan metode difusi sumuran dan buah pare (Momordica charantia) pada konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% berturut-turut 8,5 mm, 12,00 mm, 12,50 mm dan 13,50 mm menggunakan metode difusi cakram. Kesimpulan yang diperoleh ialah ekstrak etanol mentimun memberikan zona hambat dengan kategori kuat pada konsentrasi 20% yaitu 12,33 mm. Sedangkan ekstrak etanol buah pare pada konsentrasi 20% menghasilkan kategori sedang yaitu 8,50 mm.

PERBANDINGAN DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa L.) dan JAHE MERAH (Zingiber officinale var. Rubrum) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

ERIKA RAHIM
2021 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil perbandingan daya hambat pada ekstrak rimpang kunyit (Curcuma longa L.) dan ekstrak rimpang jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dengan berdasarkan uji daya hambat terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Tanaman dapat dikatakan memiliki aktivitas antibakteri apabila memiliki daya hambat terhadap terhadap suatu jenis bakteri tertentu. Kunyit (Curcuma longa L.) memiliki kandungan senyawa kurkumin yang sebagai antibakteri, dan menurut beberapa penelitian jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) juga memiliki aktivitas antibakteri karena mengandung senyawa gingerol. infeksi merupakan penyakit yang disebabkan oleh mikroba patogen, salah satumikroba penyebab terjadinya infeksi adalah Staphylococcus aureus. penelitian dilakukan adalah studi literatur, analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah buku-buku, serta dokumen terkait seperti skripsi, karya tulis ilmiah, serta jurnal ilmiah. Analisis data paada penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan membuatgambaran dari data-data yang terkumpul. hasil studi literatur ini menyatakan bahwa ekstrak rimpang kunyit (Curcuma longa L.) dengan konsentrasi 5%, 10%, 20%, dan 40% berturut-turut 11,0 mm, 13,5 mm, 14,5 mm, dan 15,0 mm. sedangkan ekstrak rimpang (Zingiber officinale var. Rubrum) 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% berturut-turut 10,17 mm, 11,63 mm, 11,40 mm, 11,91 mm, dan 12,54 mm.

STUDI LITERATUR SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk) MENGGUNAKAN VARIASI PELARUT

VINA AMELIA FEBRIYANTI
2021 · Book · Open Access

ABSTRAK Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak daun kelor menggunakan variasi pelarut. Tanaman kelor (Moringa oleifera Lamk) merupakan tanaman yang mengandung berbagai bahan aktif seperti tanin, steroid, triterpenoid, flavonoid, dan memiliki berbagai manfaat. Tanaman ini banyak tumbuh di daerah yang beriklim kering yang dibudidayakan dengan cara semi intensif ditanam di tegalan, pekarangan, pematang, dan sawah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah buku - buku serta jurnal ilmiah dan skripsi. Tahapan penelitian meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kelor mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan steroid. Ekstrak Aseton daun kelor mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan steroid. Ekstrak etil asetat daun kelor mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, Saponin dan steroid. Ekstrak n-heksan daun kelor positif mengandung senyawa alkaloid, saponin, dan steroid. Kata kunci: daun kelor, skrining fitokimia, variasi pelarut.

STUDI LITERATUR POTENSI AMILUM LOKAL SEBAGAI BAHAN EKSIPIEN TABLET

DESNA NURMADHANI
2021 · Book · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mengetahui potensi amilum lokal seperti sukun, ubi jalar dan talas safira sebagai eksipien dalam sediaan tablet. Amilum atau pati merupakan zat penting dalam proses pembuatan tablet sebagai eksipien atau bahan dasar. Pati dalam pembuatan tablet berfungsi sebagai bahan pengisi, bahan pengikat, dan bahan penghancur. Dilakukan identifikasi sumber pati sebagai upaya pengembangan eksipien dalam bidang farmasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan obyek penelitian berupa berbagai macam pati (amilum) lokal sebagai bahan eksipien tablet. Untuk mengetahui potensi amilum sukun, ubi jalar dan talas safira dapat dilakukan berbagai uji pendahuluan seperti: uji organoleptik, uji karakteristik fisika dan kimia. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data karakteristik berbagai macam pati yang akan dikembangkan menjadi bahan eksipien tablet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa talas safira paling berpotensi untuk dijadikan eksipien tablet. Hasil uji kompresibilitas 0,629 %, sudut diam 21, 4330, waktu alir 4,72 g/ detik memiliki pH yang stabil di 4,77 dan memiliki ciri organoleptik yang sesuai

UJI DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Eschrichia coli dan Shigella dysentriae

HIDAYAT
2021 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap bakteri Escherichia coli dan. Shigella Dysenteriae. Tumbuhan ini banyak digunakan untuk pengobatan tradisional yang dapat digunakan sebagai alternatif antibakteri.dan diketahui mengandung senyawa seperti flavonoid, polifenol serta golongan saponin dan minyak atsiri. Data penelitian berupa data sekunder, dengan tahapan penelitian meliputi mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data dilakukan dengan metode analisis deskriptif berupa nilai zona hambat dari bakteri Escherichia Coli dan Shigella dysentria. Berdasarkan hasil telaah studi literatur, dapat disimpulkan ekstrak etanol daun cengkeh memiliki potensi antibakteri terhadap bakteri Escherichia Coli pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%. merupakan daya hambat dengan kategori kuat.sedangkan terhadap bakteri Shigella dysentria konsentrasi 30%, 45%, 60%, dan konsentrasi 75%, yang merupakan daya hambat dengan kategori sedang.

Penetapan Rendemen Ekstrak Daun Kersen (Mutingia calabura L. ) Berdasarkan Metode Maserasi, Refluks dan Sokletasi

ARDANI
2021 · Book · Open Access

Salah satu tahapan pengembangan obat adalah pengolahan bahan baku yang dapat menjamin bahan bermutu secara fisika dan kimia. Agar meningkatkan mutu sediaan obat dari bahan alam, maka ekstrak harus mempunyai kualitas yang baik secara fisik dan kandungan kimianya. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendemen adalah metode ekstraksi. Metode ekstraksi yang biasa digunakan antara lain maserasi, refluks dan sokletasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk membandingkan hasil rendemen ekstraksi daun kersen dengan menggunakan berbagai metode ekstraksi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian berupa metode ekstraksi menggunakan metode maserasi, refluks dan sokletasi. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian nilai rendemen pada perbedaan metode dari ekstraksi daun pepaya menghasilkan nilai rendemen yang berbeda-beda disetiap metode, pada metode maserasi mendapatkan hasil rendemen sebesar 23,9%, metode refluks mendapatkan hasil 27,3% sedangkan pada metode sokletasi mendapatkan hasil rendemen sebesar 28,92%. Hal ini disebabkan oleh pelarut apa yang digunakan, ukuran partikel, jumlah sampel, metode ekstraksi yang digunakan, dan lama waktu ekstraksi.

UJI DAYA HAMBAT ANTIBAKTERI PADA TUMBUHAN OCIMUM TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus dan Streptococcus mutans

SEPRINA AYU RESTA
2021 · Book · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan uji daya hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Sterptococcus muntas pada daun kemangi (Ocimum). Daun kemangi banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengobatan infeksi senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri ialah senyawa alkaloid, minyak atsiri dan fenol. Studi yang dilakukan yaitu dengan mengumpulkan, mempelajari dan menelaah naskah publikasi serta dokumen yang terkait seperti skripsi dan jurnal ilmiah. Objek yang diteliti adalah baktei Staphylococcus aureus dan Streptococcus muntas. Analisis data ini menggunakan data kuantitatif yan berupa zona hambat disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil studi literature menyatakan bahwa penelitian antibakteri Staphylococcus aureus daun kemangi (Ocimum) menunjukkan aktivitas antibakteri pada kosentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% dengan zona hambat yang dihasilkan secara berturut-turut 12,10 mm, 12,77 mm, 13,34 mm, 18,31 mm, dan 18,90 mm, sedangkan penelitian antibakteri Streptococcus muntas menunjukkan aktivitas antibakteri pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% dengan zona hambat hambat yang dihasilkan secara berturut-turut 6,90 mm, 7,33 mm, 8,12 mm, 9,65 mm, dan 10,26 mm. Kesimpulan daun kemangi (Ocimum) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus muntas.

STUDI LITERATUR GAMBARAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN FARMASI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT

MUZAHIDIN RIZAL EFFENDI
2021 · Book · Open Access

Rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan dapat memberikan pelayanan yang efektif, efisien, dan dituntut untuk memberikan informasi kesehatan yang tepat dalam pelayanan kesehatan. Terdapat lima dimensi kepuasan yaitu tangibles, reability, emphaty, responsiveness, dan assurance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian rawat jalan di rumah sakit berdasarkan literatur. Objek yang di teliti adalah kepuasan pasien terhadap pelayanan farmasi rawat jalan di rumah sakit. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara menggumpulkan, mempelajari, dan menelaah jurnal yang terkait dan di lakukan verifikasi sehingga dapat di tarik kesimpulan. Analisis data di lakukan dengan metode deskriftif yaitu membuat gambaran dari data data yang telah di dapat dari setiap jurnal yang akan di teliti.

STUDI LITERATUR ANALISIS PENGELOLAAN OBAT PADA TAHAP PENGADAAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT

SITI ANISA
2021 · Book · Open Access

Satudi literatur ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengelolaan obat pada tahap pengadaan di instalasi farmasi rumah sakit. Pengelolaan merupakan salah satu segi manajemen rumah sakit yang penting, karena mempunayai tujuan untuk menjamin ketersediaan obat yang dibutuhkan dapat tersedia setiap saat. pengadaan obat yang baik di rumah sakit dapat mendukung pelayanan yang baik dan maksimal di suatu rumah sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari serta menelah jurnal-jurnal ilmiah yang berhubungan dengan analisis pengelolaan obat pada tahap pengadaan di instalasi farmasi rumah sakit. Tahap penelitian ini meliputi mengumpulkan jurnal ilmiah, mereduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Hasil Dari data yang didapat berdasarkan indikator pengelolaan obat pada tahap pengandaan masing-masing rumah sakit bisa di simpulkan ada beberapa indikator rumah sakit yang belum memenuhi standar, dan jika diukur dari hasil data persentase yang didapat dari indikator pengelolaan pada tahap pengadaan dari masing-masing rumah sakit, rumah sakit umum daerah Gambiran kota Kediri lebih baik di lihat dari nilai persentase indikator pengadaan dari rumah sakit Roemani Muhammadiyah Semarang.

Pengaruh Variasi Konsentrasi Hidroksi Propil Metil Selulosa (HPMC) Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel Daun Salam (Syzygium polyanthum)

ANUGERAH PUTRI MAWARNI
2021 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk membandingkan hasil evaluasi sediaan gel daun salam (Syzygium polyanthum) yang meliputi organoleptis, daya lekat, daya sebar, uji pH, homogenitas dan daya proteksi dengan menggunakan variasi konsentrasi HPMC. Gel adalah sediaan bermassa lembek, berupa suspensi yang dibuat dari molekul kecil senyawa anorganik atau makromolekul senyawa organik, masing – masing terbungkus dan saling terserap oleh cairan. Gelling agent sangat berpengaruh pada proses pembuatan sediaan gel dan dapat mempengaruhi kualitas fisik sediaan gel terutama pada daya sebar dan daya lekat gel. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, lalu menelaah sumber literatur. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari penelitian yang meneliti tentang sifat fisik gel daun salam yang dipengaruhi oleh HPMC. Analisis data dengan menggunakan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data pada sumber literatur tentang formulasi gel daun salam dengan variasi konsentrasi HPMC. Analisis data yang digunakan adalah data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis sekunder. Analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang data – data hasil penelitian yang telah terkumpul berupa hasil uji sifat fisik gel dengan basis HPMC. Hasil yang terbaik adalah pada konsentrasi 15%, baik pada uji organoleptis, daya lekat maupun daya sebar.

EVALUASI PENYIMPANAN DAN PENDISTRIBUSIAN OBAT DI RUMAH SAKIT

ANDRA ADITYA IHSAN
2021 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penyimpanan dan pendistribusian obat di Rumah Sakit. Penyimpanan dan Pendistribusian merupakan tahapan yang sangat penting dalam kegiatan pengelolaan obat. Penyimpanan yang baik bisa menjamin mutu dan kualitas obat tetap terjaga, sehingga bisa mengurangi kerugian dari Rumah Sakit yang diakibatkan dari obat-obatan yang rusak. Sistem Pendistribusian yang tepat bisa mempermudah pelayanan kepada pasien yang di rawat di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek dari penelitian ini adalah evaluasi penyimpanan dan pendistribusian obat di Rumah Sakit.Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, meringkas, dan menarik kesimpulan dari data yang didapat dilakukan secara benar. Analisis data yang digunakan menggunakan metode deskriptif dengan membuat gambaran dari data yang telah di dapat dari jurnal yang akan diteliti.

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK TONGKOL JAGUNG BERDASARKAN METODE MASERASI DAN REFLUKS

ISMAIL RATU LOLY
2021 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak tongkol jagung berdasarkan perbedaan metode ekstraksi maserasi dan refluks dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Tongkol jagung merupakan simpanan makanan untuk pertumbuhan biji jagung selama melekat pada tongkol, maka dari itu tongkol jagung disinyalir memiliki senyawa-senyawa aktif yang dapat berpotensi sebagai antioksidan. Objek penelitian adalah aktivitas antioksidan tongkol jagung yang diekstraksi secara maserasi dan refluks. Tahapan penelitian yaitu mengumpulkan artikel ilmiah kemudian mereduksi data dan data yang dikumpulkan diringkas sehingga didapatkan data utama tulisan, penyajian secara deskriptif dalam bentuk tabel, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan tentang perbandingan aktivitas antioksidan ekstrak etanol tongkol jagung dari metode ekstraksi maserasi dan refluks. Berdasarkan telaah literatur, dapat disimpulkan bahwa ekstrak tongkol jagung yang diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 60% memiliki aktivitas penangkal radikal bebas yang paling tinggi yaitu 75,9%. Sedangkan ekstrak tongkol jagung yang diekstraksi secara refluks dengan pelarut etanol 80% memiliki aktivitas penangkal radikal bebas yang paling tinggi yaitu 66,9%.

STUDI LITERATUR ANALISIS PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS TELING ATAS MANADO DAN PUSKESMAS AIRMADIDI MINAHASA UTARA

KLAUDIANA WEA ANGI
2021 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan obat di Puskesmas Teling Atas Manado dan Puskesmas Airmadidi Minahasa Utara dengan persyaratan. Pelayanan kefarmasian di puskesmas merupakan satu hal yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan upaya kesehatan, yang berperan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Penyimpanan obat di Puskesmas mempunyai dampak besar dalam pelayanan kesehatan di puskesmas. Penyimpanan yang kurang baik dapat membawa kerugian material. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data tentang penyimpanan di puskesmas yang akan dibandingkan. Objek yang diteliti adalah kesesuaian prosedur penyimpanan obat di Puskesmas Teling Atas Manado dan Puskesmas Airmadidi Minahasa Utara. Hasil penelitian menyatakan bahwa penyimpanan obat di Puskesmas Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara dan Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado memenuhi parameter pengamatan mutu, tetapi belum memenuhi parameter kondisi penyimpanan obat dan dan cara menyimpan dan menyususn obat. Kondisi penyimpanan obat di Puskesmas Aimadidi Kabupaten Minahasa Utara belum memenuhi persyaratan ventilasi dan suhu ruangan, Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado belum memenuhi persyaratan luas gudang dan suhu ruangan. Puskesmas Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara belum memenuhi persyaratan penyimpanan injeksi dan penandaan obat kadaluarsa, Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea Kota Manado belum memenuhi persyaratan penandaan obat kadaluarsa.

STUDI LITERATUR UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L.) DAN RIMPANG TEMU GIRING (Curcuma heyneana Val.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli

DEWI RINA FARADILA
2021 · Book · Open Access

STUDI LITERATUR UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L.) DAN RIMPANG TEMU GIRING (Curcuma heyneana Val.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli. ABSTRAK Studi ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan daya hambat ekstrak etanol rimpang kencur (Kaemferia galangal L.) dan rimpang temu giring (Curcuma heyneana Val.). Kencur dan temu giring merupakan tumbuhan herbal yang sudah dikenal luas oleh masyarakat yang digunakan sebagai obat tradisional. Tumbuhan ini memiliki metabolit sekunder yang sama diantaranya adalah saponin dan flavonoid yang berpotensi sebagai antibakteri. Escherichia coli merupakan bagian dari flora saluran cerna yang normal pada manusia, tetapi juga merupakan penyebab umum infeksi saluran kemih, diare, dan penyakit lainnya. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, lalu menelaah sumber literatur. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari penelitian yang meneliti tentang uji daya hambat ekstrak etanol rimpang kencur dan rimpang temu giring terhadap bakteri Escherichia coli. Analisis data dengan menggunakan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data pada sumber literatur tentang uji daya hambat ekstrak etanol rimpang kencur dan rimpang temu giring terhadap bakteri Escherichia coli. Hasil penelitian ini menunjukaan bahwa ekstrak etanol rimpang kencur (Kaemferia galangal L.) memiliki zona hambat lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak etanol rimpang temu giring (Curcuma heyneana Val.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.

Penggunaan antibiotik pasien pneumonia anak rawat inap di rumah sakit

MUJAHDAH
2021 · Book · Open Access

Pneumonia adalah inflamasi pada jaringan paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur dan parasit. Antibiotik digunakan dalam pengobatan pneumonia karena dapat menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak rawat inap di rumah sakit. Rancangan ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Data yang digunakan dalam anlisis ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Metode yang digunakan yaitu metode analisis deskriptif pada pasien dengan diagnosis pneumonia yang menjalani rawat inap di RSUD Buleleng dan RSUP Dr. Sardjito. Hasil menunjukan penggunaan antibiotik yang sering digunakan di RSUP Dr. Sardjito untuk pasien pneumonia anak yaitu kombinasi antara Ampisilin - gentamisin (21,2%), Ampisilin (17,4%), dan seftriakson (17,4%) sedangkan di Rumah Sakit buleleng yaitu ceftriaxone (96,1%).

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA OBAT PREDNISON PADA JAMU REMATIK DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS

SELA SAFITRI
2021 · Book · Open Access

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA OBAT PREDNISON PADA JAMU REMATIK DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS ABSTRAK Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi bahan kimia obat prednison pada jamu rematik dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Prednison merupakan obat golongan kortikosteroid, yang digunakan sebagai obat rematik yang bertujuan untuk menghilangkan rasa nyeri secepat mungkin. Berdasarkan hasil penemuan BPOM pada tahun 2016 ditemukan 43 obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) salah satunya prednison. Adapun tahapan penelitian yaitu: melakukan kompilasi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data dituangkan dalam tabel deskriptif, penarikan kesimpulan, melakukan verifikasi, dan tinjauan ulang data yang didapat menghasilkan kesimpulan yang benar. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul dengan cara membandingkan literatur. Hasil identifikasi BKO pada jamu rematik dengan metode KLT khususnya daerah Makassar dari 5 sampel jamu terdapat 1 sampel, untuk daerah Pekalongan dari 2 sampel jamu terdapat 1 sampel, sedangkan daerah Karawang Barat dari 10 sampel jamu yang di uji terdapat 6 sampel jamu yang mengandung prednison.

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT

RICKY RAHMAN
2021 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat jalan di instalasi farmasi rumah sakit. Rumah Sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna meliputi pelayanan rawat jalan, rawat inap, dan rawat darurat. Salah satu indikator untuk mengevaluasi kualitas pelayanan farmasi adalah dengan mengukur tingkat kepuasan/pelanggang. Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan metode analisis deskriptif yaitu menggunakan data sekunder yang telah ditelaah dari beberapa literatur dan dituangkan dalam bentuk tabel. Adapun tahapan penelitian yaitu : melakukan kompilasi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data dituangkan dalam tabel deskriptif, penarikan kesimpulan dan melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Hasil penelitian studi literatur tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit didapatkan hasil rata-rata kepuasaan tertinggi adalah di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado dengan persentase 80,96% dengan kriteria sangat puas, selanjutnya tingkat kepuasan di Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati Kota Cirebon dengan persentase 68,66% dengan kriteria puas dan tingkat kepuasan terendah adalah di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon dengan persentase 66,12% dengan kriteria puas. Dalam 5 dimensi yang digunakan, hasil rata-rata tingkat kepuasan tertinggi adalah pada Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon pada dimensi realibility dengan persentase 91,8% dengan kriteria sangat puas dan rata-rata tingkat kepuasan terendah adalah di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Takengon pada dimensi empathy dengan persentase 53,1% dengan kriteria puas.

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) DAN DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum)

SELVI MAULIDA SETIANI
2021 · Book · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antioksidan yang terdapat pada ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) dan ekstrak daun jambu air (Syzygium aqueum). Tumbuhan salam dan jambu air merupakan tumbuhan yang diketahui mengandung flavonoid, tanin, alkaloid, terpenoid dan saponin. Senyawa flavonid pada tumbuhan ini khususnya bagian daun memiliki aktivitas antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah buku-buku serta jurnal ilmiah dan skripsi. Tahapan penelitian meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan melihat data perbandingan nilai IC_50 (Inhibitor Concentration fifty) aktivitas antioksidan dan metabolit sekunder pada kedua ekstrak. Berdasarkan hasil studi literatur yang telah ditelaah dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan berdasarkan nilai IC_50 dari ekstrak daun salam berturut-turut metanol (26,03 ppm), etanol (14,89 ppm), etil asetat (73,15 ppm), dan n-heksana (3121,37 ppm). Sedangkan pada ekstrak daun jambu air berturut-turut metanol (20,24 ppm), etanol (10,01 ppm), etil asetat (65,12 ppm), dan n-heksana (515,48 ppm).

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN AKTIVITAS GEL EKSTRAK BINAHONG KOMBINASI ANTI INFLAMASI SEBAGAI PENGURANG PARUT LUKA

RAGILIA PRISTANTI
2021 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui hasil perbandingan sediaan kombinasi gel ekstrak binahong dengan obat anti inflamasi (piroksikam, ibuprofen) sebagai pengurang parut luka pada proses penyembuhan luka. Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) memiliki aktivitas potensial sebagai agen penyembuhan luka. Binahong adalah tanaman obat yang dapat tumbuh di dataran rendah maupun tinggi dan terbukti secara empiris mampu mempercepat proses penyembuhan luka. Obat penyembuh luka yang telah dikenal adalah ibuprofen dan piroksikam yang memiliki khasiat sebagai anti inflamasi yang membantu meredakan nyeri dan peradangan. Data penelitian berupa data sekunder dengan tahapan penelitian meliputi mengumpulkan literatur, mereduksi data dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data dalam tabel deskriptif, penarikan simpulan dan melakukan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Objek penelitian ini adalah perbandingan aktivitas gel ekstrak binahong kombinasi ibuprofen dan gel ekstrak binahong kombinasi piroksikam sebagai penyembuh luka. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisa deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data hasil penelitian atau jurnal yang telah diperoleh. Berdasarkan hasil telaah studi literatur, dapat disimpulkan hasil perbandingan gel ekstrak binahong kombinasi piroksikam memiliki aktivitas pengurangan pembentukan luas kolagen yang lebih baik dengan hasil 5,3794〖 mm〗^2 dan memberikan efek pengurangan parut luka pada proses penyembuhan luka.

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN SIRIH HIJAU ( Piperis betle L.) TERHADAP BAKTERI GRAM POSITIF

DINA MASRIANI KARNIA
2021 · Book · Open Access

Studi ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan aktivitas antibakteri ekstrak etilasetat dan metanol daun sirih hijau. Aktivitas antibakteri suatu ekstrak dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor satu diantaranya adalah jenis pelarut. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Infeksi merupakan penyakit yang dapat ditularkan dari satu individu ke individu lain baik manusia maupun hewan yang dapat disebabkan oleh empat kelompok besar hama penyakit, yaitu: bakteri, jamur, virus dan parasit. Penggunaan ekstrak tumbuhan yang memiliki aktivitas antimikroba sangat membantu dalam penyembuhan, Satu diantara tanaman yang memiliki kemampuan sebagai antibakteri adalah sirih hijau (Piper betle L.). Daun sirih hijau mengandung senyawa kimia seperti kavikol, eugenol, betlephenol, minyak atsiri serta tanin. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas tentang hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak etilasetat dan metanol daun sirih hijau, penyajian data dalam bentuk tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan.