Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.528 item publik

Publikasi

Halaman 92 dari 127

AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI N HEKSAN DAN ETIL ASETAT DAUN SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macrocarpa Jack) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus MENGGUNAKAN METODE DIFUSI CAKRAM

RISMAUL WAHDAH
2021 · Book · Open Access

Jerawat dapat menimbulkan lesi tanpa radang, lesi pada radang atau kombinasi keduanya, yang sebagian besar menyerang wajah dan mikroba pembentuk nanah yang bertanggung jawab dalam pengembangan berbagai bentuk akne vulgaris salah satunya adalah Staphylococcus aureus. Masyarakat suku Dayak menggunakan air rebusan dari daun selutui puka untuk mencuci wajah/dikompres pada daerah wajah yang berjerawat. Metabolit sekunder yang terkandung pada bagian daun tumbuhan selutui puka adalah alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi etil asetat, kloroform dan n-heksan daun selutui puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi cakram. Penelitian ini bersifat eksperimental. Obyek yang diteliti adalah zona hambat fraksi etil asetat, kloroform dan n-heksan daun selutui puka terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan sampel daun selutui puka yang didapatkan dari Desa Karangan, Kabupaten Kutai Barat. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengumpulan bahan baku, determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak, fraksinasi, uji skrining fitokimia fraksi etil asetat, kloroform dan n-heksan, uji aktivitas antibakteri fraksi etil asetat, kloroform dan n-heksan daun selutui puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan metode difusi kertas cakram pada konsentrasi 5%, 10% dan 15% dan 0,1% klindamisin sebagai kontrol positif.

EVALUASi PENYIMPANAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RSUD RATU AJI PUTRI BOTUNG

YUDHI SETYA KURNIAWAN
2021 · Book · Open Access

Pengelolaan obat yang baik sangat berpengaruh untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pengelolaan obat bertujuan agar obat yang diperlukan selalu siap tersedia ketika ingin digunakan dalam jumlah yang cukup serta bermutu untuk mendukung pelayanan yang baik, pengelolaan obat termasuk dalam kegiatan seperti penyimpanan. Indikator pengelolaan penyimpanan obat yang baik yaitu Turn Over Ratio (TOR), kecocokan antara obat dengan kartu stok, presentase nilai obat kadaluarsa dan rusak, presentase stok mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem penyimpanan obat di instalasi farmasi RSUD Ratu Aji Putri Botung. Penelitian ini adalah penelitian non-eksperimental yang bersifat deskriptif dengan pelaksanaan pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif yang diperoleh dari hasil observasi menggunakan form check list berdasarkan Permenkes RI nomer 72 tahun 2016 dan disajikan dalam bentuk berupa narasi. Data kuantitatif disajikan dalam bentuk tabel dan pengukuran analisisnya menggunakan indikator penyimpanan obat yaitu berupa Turn Over Ratio (TOR), kecocokan antara obat dengan kartu stok, presentase nilai obat kadaluarsa dan atau rusak, presentase stok mati di instalasi farmasi RSUD Ratu Aji Putri Botung. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa sistem penyimpanan di RSUD Ratu Aji Putri Botung belum sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang dilakukan, persentase yang didapatkan sebesar 80% untuk persyaratan penyimpanan, 80% untuk komponen penyimpanan, 25% untuk pengaturan penyimpanan, 60% untuk metode penyimpanan, 100% untuk pengelolaan obat emergency, 80% untuk fasilitas penyimpanan. Hasil evaluasi penyimpanan obat di RSUD Ratu Aji Putri Botung dengan indikator penyimpanan obat menunjukan hasil TOR 49,02 kali, persentase obat kadaluarsa sebesar 8,9%, persentase stok obat mati 1%, persentae kecocokan obat dengan kartu stok 100%.

TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI DIARE

YOLANDA
2021 · Book · Open Access

Swamedikasi merupakan pengobatan mandiri tanpa resep yang dilakukan di lingkungan masyarakat karena dapat menghemat keuangan dan prosesnya lebih cepat. Perilaku pengobatan mandiri ini dilakukan karena adanya keluhan ringan dan bersifat mengganggu seperti diare. Diare merupakan keadaan frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali sehari dan encer. Tujuan dari peneltian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi diare pada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sampel secara Purposive sampling menggunakan kuesioner online melalui google form, pengujian validitas menggunakan Pearson Product Momen dan uji reabilitas dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach, pengujian pada penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 22.

KAJIAN ADMINISTRASI, FARMASETIK DAN KLINIS RESEP PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT SAMARINDA MEDIKA CITRA PADA BULAN JANUARI 2020

RISKA AMELIA WARDINI
2021 · Book · Open Access

Resep adalah suatu permintaan tertulis dari dokter, dokter gigi atau dokter hewan kepada apoteker untuk membuatkan obat dalam bentuk sediaan tertentu dan menyerahkannya kepada pasien. Kajian resep merupakan aspek yang sangat penting dalam peresepan karena dapat membantu mengurangi terjadinya medication error. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan resep pasien rawat jalan di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra pada bulan Januari 2020 yang ditinjau dari 2 aspek yaitu persyaratan administrasi dan persyaratan farmasetik. Penelitian yang dilakukan adalah penelitan non eksperimental bersifat dekskriptif dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah kelengkapan dan kejelasan resep pasien rawat jalan yang masuk ke unit farmasi rawat jalan Rumah Sakit Samarinda Medika Citra pada bulan januari 2020. Sampel yang digunakan adalah resep pasien rawat jalan yang masuk ke unit farmasi Rumah Sakit Samarinda Medika Citra pada bulan Januari 2020 dengan teknik sampling yaitu stratified random sampling, yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan dihitung dalam besaran persentase sehingga menghasilkan angka persentase yang dimaksudkan kelengkapan dan kejelasan resep pada kajian administrasi dan kajian farmasetik. Hasil Penelitian menunjukan kesesuaian persyaratan administrasi yaitu nama pasien, poli, umur pasien, alamat pasin serta tanggal resep sebesar 100%, riwayat alergi pasien sebesar 12,5%, berat badan pasien sebesar 19%, SIP dokter 96,25%, nama dokter 97,5%, serta paraf dokter sebesar 95,75%. Kesesuaian persyaratan farmasetis yaitu bentuk sediaan sebesar 75,5%, kekuatan sediaan 87,5%, nama obat 90%, aturan pakai 97,25% serta jumlah obat sebesar 100%. Kesesuian persyaratan klinis yaitu interaksi obat obat sebesar 68%, duplikasi obat sebesar 95% dan kesesuaian dosis obat sebesar 82,5%.

Sterilitas

Augustinus Henricus Fasch
2021 · Book · Open Access

Markhams Farewell to Husbandry: Or, the Enriching of All Sorts of Barren and Steril Grounds in Our Kingdome, to be as Fruitfull Ion All Manner of Graine, Pulse, and Grasse, as the Best Grounds Whatsoever. Together with the Annoyances, and Preservation of All Graine and Seed, from One Yeare to Many Yeares. As Also a Husbandly Computation of Men and Cattels Daily Labours, Their Expences, Charges, and Utmost Profits. For the Bettering of Arable Pasture, and Wooddy Grounds. Of Making Good All Grounds Againe, Spoiled with Overflowing of Salt Vvater by Sea-breaches: as Also, the Enriching of the Hop-garden; and Many Other Things Never Published Before

!08024985X!
2021 · Book · Open Access

TEKNOLOGI DAN FORMULASI SEDIAAN PADAT

Dr. Hosea Jaya Edy; S.Farm.; M.Si.;Apt; Karlah Lifie Riani Mansauda;S.Farm.;M. Farm; Apt
2021 · Book · Open Access

Buku Teknologi dan Formulasi Sediaan Padat dirancang dengan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti. Buku ini mengupas dan membahas berbagai macam bentuk sediaan padat mulai dari serbuk,kapsul, tablet konvensional hingga tablet khusus. Dalam buku ini dibahas secara lengkap mulai dari pengertian dari setiap sediaan, kelebihan dan kekurangan, aspek-aspek dalam proses pembuatan sediaan, contoh nama bahan yang digunakan, pengujian kualitas sediaan, permasalahan dari sediaan dan saran penanganannya, serta dilengkapi dengan beberapa soal untuk mempermudah mendalami pokok bahasan yang disajikan. Buku ini diharapkan dapat membantu mahasiswa, pelajar serta tim pengajar dalam kegiatan pembelajaran, khususnya ilmu tentang sediaan obat yang berbentuk padat. Selain itu, buku ini juga dapat digunakan oleh praktisi sebagai bahan acuan awal dalam proses pembuatan sediaan padat di industri farmasi.