Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANITA MAWARDANI

4 karya publik ditemukan.

2025: 22023: 2

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN LABU KUNING CUCURBITA MOSCHATA DUCH TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit infeksi merupakan jenis penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk di negara berkembang termasuk Indonesia. Penyakit infeksi disebabkan oleh mikroba patogen seperti bakteri, virus, jamur, protozoa dan parasit. Daun labu kuning dari spesies Cucurbita moschata Duch. mengandung senyawa alkaloid, tanin, flavonoid, saponin dan steroid yang diduga memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun labu kuning terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Objek yang diteliti adalah aktivitas antibakteri dari ekstrak daun labu kuning terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Tahapan penelitian meliputi determinasi tanaman, pembuatan simplisia, ekstraksi, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode well difusion dengan konsentrasi ekstrak 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dan 30%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan, ekstrak daun labu kuning mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan steroid. Hasil uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus menunjukkan rata-rata zona hambat pada konsentrasi 15% (5 mm), 20% (6,1 mm), 25% (7,6 mm) dan 30% (8,7 mm) termasuk kategori sedang. Aktivitas antibakteri Escherichia coli pada konsentrasi 15% (3,3 mm), 20% (3,3 mm) masuk pada kategori lemah sedangkan pada konsentrasi 25% (5,6 mm) dan 30% (5,8 mm) termasuk kategori sedang. Kontrol negatif DMSO memberikan hasil negatif (-) dan kontrol positif kloramfenikol dengan rata-rata (10,5 mm) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan (15,2 mm) terhadap bakteri Escherichia coli.  

uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun labu kuning cucurbita moschata duch terhadap bakteri staphylococcus aureus dan escherichia coli

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyakit infeksi merupakan jenis penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk di negara berkembang termasuk Indonesia. Penyakit infeksi disebabkan oleh mikroba patogen seperti bakteri, virus, jamur, protozoa dan parasit. Daun labu kuning dari spesies Cucurbita moschata Duch. mengandung senyawa alkaloid, tanin, flavonoid, saponin dan steroid yang diduga memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun labu kuning terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Objek yang diteliti adalah aktivitas antibakteri dari ekstrak daun labu kuning terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Tahapan penelitian meliputi determinasi tanaman, pembuatan simplisia, ekstraksi, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode well difusion dengan konsentrasi ekstrak 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dan 30%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan, ekstrak daun labu kuning mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan steroid. Hasil uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus menunjukkan rata-rata zona hambat pada konsentrasi 15% (5 mm), 20% (6,1 mm), 25% (7,6 mm) dan 30% (8,7 mm) termasuk kategori sedang. Aktivitas antibakteri Escherichia coli pada konsentrasi 15% (3,3 mm), 20% (3,3 mm) masuk pada kategori lemah sedangkan pada konsentrasi 25% (5,6 mm) dan 30% (5,8 mm) termasuk kategori sedang. Kontrol negatif DMSO memberikan hasil negatif (-) dan kontrol positif kloramfenikol dengan rata-rata (10,5 mm) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan (15,2 mm) terhadap bakteri Escherichia coli.  

STUDI LITERATUR TINGKAT PENGETAHUAN,SIKAP DAN TINDAKAN TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 DIKOTA SAMARINDA DAN KUTAI BARAT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Ada setidaknya dua jenis corona virus yang diketahui menyebabkan penyakit yang dapat menimbulkan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Pencegahan COVID-19 didukung adanya pengetahuan sebagai dasar seseorang dalam mengambil sebuah keputusan serta menentukan sikap dan Tindakan dalam menghadapi masalah pandemi COVID-19 saat ini. Studi literartur ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan Tenaga Teknis Kefarmasian terhadap pencegahan COVID-19 di kota Samarinda dan Kutai Barat. Data yang diteliti adalah berupa karakteristik responden, tingkat pengetahuan umum, pengetahuan tentang sikap dan pengetahuan tentang tindakan Tenaga Teknis Kefarmasian terhadap pencegahan COVID-19 di kota Samarinda dan Kutai Barat. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu membuat gambaran berdasarkan data-data yang dikumpulkan dari artikel ilmiah. Hasil studi literatur Tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan tenaga teknis kefarmasian dalam pencegahan COVID-19 di kota Samarinda mendapatkan hasil sangat baik (49,28%), sedangkan di Kutai Barat mendapatkan hasil Baik (50,72%).

STUDI LITERATUR TINGKAT PENGETAHUAN,SIKAP DAN TINDAKAN TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 DIKOTA SAMARINDA DAN KUTAI BARAT

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Ada setidaknya dua jenis corona virus yang diketahui menyebabkan penyakit yang dapat menimbulkan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Pencegahan COVID-19 didukung adanya pengetahuan sebagai dasar seseorang dalam mengambil sebuah keputusan serta menentukan sikap dan Tindakan dalam menghadapi masalah pandemi COVID-19 saat ini. Studi literartur ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan Tenaga Teknis Kefarmasian terhadap pencegahan COVID-19 di kota Samarinda dan Kutai Barat. Data yang diteliti adalah berupa karakteristik responden, tingkat pengetahuan umum, pengetahuan tentang sikap dan pengetahuan tentang tindakan Tenaga Teknis Kefarmasian terhadap pencegahan COVID-19 di kota Samarinda dan Kutai Barat. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu membuat gambaran berdasarkan data-data yang dikumpulkan dari artikel ilmiah. Hasil studi literatur Tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan tenaga teknis kefarmasian dalam pencegahan COVID-19 di kota Samarinda mendapatkan hasil sangat baik (49,28%), sedangkan di Kutai Barat mendapatkan hasil Baik (50,72%).