Profil penulis
MUHAMMAD ILHAM FAJRI
2 karya publik ditemukan.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BATANG BAJAKAH (Spatholobus littoralis Hassk) DENGAN METODE DPPH (1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl)
Bajakah merupakan tumbuhan yang mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan yang ada pada batang bajakah dengan ekstrak etanol dan menggunakan metode uji DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) sebagai radikal bebas. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental, sampel batang bajakah diekstraksi menggunakan pelarut etanol 70%. Tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, penetapan susut pengeringan, pembuatan ekstrak etanol batang bajakah dengan metode maserasi, penetapan kadar air, skrinning fitokimia, pengujian aktivitas antioksidan melalui spektrofotometer UV-Vis dan analisis data. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk). Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung flavonoid, fenolik, saponin, dan terpenoid. Uji kuantitatif menghasilkan nilai IC₅₀ ekstrak sebesar 206,81 ppm (kategori sangat lemah), sedangkan kontrol positif vitamin C memiliki nilai IC₅₀ 7,62 ppm (kategori sangat kuat). Analisis statistik dengan uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data terdistribusi normal (p=0,061 > 0,05). Uji independent sample T-Test dengan Levene test sig 0,018 (p<0,05) menghasilkan nilai p=0,015 (p<0,05), yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelompok ekstrak batang bajakah dan vitamin C. Hasil uji ekstrak etanol batang bajakah memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami, namun efektivitasnya masih jauh lebih rendah dibandingkan vitamin C sehingga perlu proses penyesuaian metode ekstraksi atau kombinasi dengan senyawa lain.