Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

RATNA

5 karya publik ditemukan.

2025: 12023: 22020: 2

PENGANTAR ILMU GIZI : Pemahaman tentang Nutrisi dan Kesehatan

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku “Pengantar Ilmu Gizi : Pemahaman tentang Nutrisi dan Kesehatan" adalah panduan yang membuka pintu wawasan mendalam mengenai pentingnya nutrisi dalam menjaga kesehatan manusia. Definisi dan lingkup ilmu gizi diperkenalkan secara jelas, menggambarkan bagaimana ilmu ini menjadi dasar pemahaman tentang nutrisi dan dampaknya pada tubuh. Buku ini menguraikan secara rinci makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak, serta mikronutrien seperti vitamin dan mineral, memandu pembaca melalui peran masing-masing dalam mendukung fungsi tubuh dan menjaga keseimbangan. Selain itu, buku ini menjelajahi pentingnya serat dan air dalam makanan, menjelaskan proses metabolisme, pencernaan, absorbsi, dan transportasi nutrisi. Isu sensitif malnutrisi seperti gizi kurang dan gizi lebih ditangani dengan hati-hati, sementara gangguan pola makan seperti anoreksia dan bulimia juga diberikan ruang dalam diskusi. Buku ini tidak hanya mengedukasi tentang dampak nutrisi pada kesehatan, tetapi juga mengaitkannya dengan penyakit terkait gizi, memberikan pemahaman lebih dalam mengenai hubungan antara pola makan dan kondisi medis. Dengan fokus pada regulasi dan standar gizi, buku ini menjadi panduan komprehensif bagi siapa pun yang ingin menerapkan ilmu gizi dalam kehidupan sehari-hari demi kesejahteraan dan kesehatan optimal.

Farmakologi Dasar

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sejarah Perkembangan Farmakologi, Hubungan Farmakologi Dengan Ilmu-Ilmu Terkait, Farmakodinamik, Interaksi Obat, Antibiotik, Sulfonamid, Antivirus, Antelmintik, Anti Malaria, Antiamoeba, Anti Fungi, Pengaruh Obat Terhadap Tubuh, Bentuk Obat Dan Rute Penggunaan Obat Dan Analgetik

STUDI LITERATUR PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DI PUSKESMAS

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran profil penggunaan antibiotika pada pasien di puskesmas. Antibiotika merupakan suatu zat yang dapat membunuh atau melemahkan bakteri, parasit ataupun jamur. Penyakit infeksi merupakan jenis penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk di negara berkembang, termasuk indonesia. Berbagai studi menemukan bahwa sekitar 40-62% antibiotik yang digunakan secara tidak tepat antara lain untuk penyakit-penyakit yang sebenarnya tidak memerlukan antibiotik. Data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama dan penyajian data dalam tabel deskriptif, yang digunakan dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran penggunaan antibiotika dari data-data yang telah terkumpul. Penggunaan antibiotik pada penelitian di Puskesmas Bengkuring jenis antibiotik yang paling banyak digunakan adalah amoxicillin dengan presentase (64%), berdasarkan usia 26-45 tahun dengan presentase 49%, berdasarkan pada jenis kelamin yang lebih banyak mendapatkan terapi antibiotik yaitu perempuan dan pada penelitian Puskesmas Kendal jenis antibiotik amoxicillin dengan presentase 84,14%, berdasarkan usia 25-55 tahun dengan presentase 37,71%, berdasarkan jenis kelamin perempuan dengan presentase 42,61% serta pada penelitian disalah satu Puskesmas di Kota Yogyakarta jenis antibiotik amoxicillin dengan presentase 75,84%, berdasarkan usia 20-30 tahun dengan presentase 45,93%, serta berdasarkan jenis kelamin perempuan dengan presentase 70,63%.

STUDI LITERATUR PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DI PUSKESMAS

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran profil penggunaan antibiotika pada pasien di puskesmas. Antibiotika merupakan suatu zat yang dapat membunuh atau melemahkan bakteri, parasit ataupun jamur. Penyakit infeksi merupakan jenis penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk di negara berkembang, termasuk indonesia. Berbagai studi menemukan bahwa sekitar 40-62% antibiotik yang digunakan secara tidak tepat antara lain untuk penyakit-penyakit yang sebenarnya tidak memerlukan antibiotik. Data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama dan penyajian data dalam tabel deskriptif, yang digunakan dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran penggunaan antibiotika dari data-data yang telah terkumpul. Penggunaan antibiotik pada penelitian di Puskesmas Bengkuring jenis antibiotik yang paling banyak digunakan adalah amoxicillin dengan presentase (64%), berdasarkan usia 26-45 tahun dengan presentase 49%, berdasarkan pada jenis kelamin yang lebih banyak mendapatkan terapi antibiotik yaitu perempuan dan pada penelitian Puskesmas Kendal jenis antibiotik amoxicillin dengan presentase 84,14%, berdasarkan usia 25-55 tahun dengan presentase 37,71%, berdasarkan jenis kelamin perempuan dengan presentase 42,61% serta pada penelitian disalah satu Puskesmas di Kota Yogyakarta jenis antibiotik amoxicillin dengan presentase 75,84%, berdasarkan usia 20-30 tahun dengan presentase 45,93%, serta berdasarkan jenis kelamin perempuan dengan presentase 70,63%.