Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Sri Wahyuni

5 karya publik ditemukan.

2023: 12020: 22018: 1

Seri Tumbuhan Obat Berpotensi Hias

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

"Buku ini berupaya menampilkan sisi lain dari tumbuhan obat yang ditanam oleh masyarakat baik secara kebetulan atau pun secara sengaja menjadi tanaman hias. Banyak pula orang tak menyangka bahwa jenis-jenis tanaman di pekarangan rumahnya atau di taman-taman kota ternyata memiliki fungsi sebagai bahan obat alami. Selain itu, buku ini merupakan bagian dari upaya pelestarian tumbuhan obat Indonesia. Karena itu, penulis berupaya mengenalkan beberapa jenis tumbuhan obat sebagain tanaman hias, baik indoor maupun outdoor. Dengan bertujuan memberikan kesadaran pentingnya pelestarian tumbuhan obat, sekaligus pengembangan potensinya sebagai tanaman hias di pekarangan, taman, atau di dalam rumah, dan gedung-gedung perkantoran."

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA UNTUK PENYAKIT INFEKSI SALURAN NAFAS AKUT (ISPA) PADA PASIEN ANAK

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Infeksi saluran nafas akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan utama yang paling sering terjadi, khususnya pada anak-anak. Tingginya penyakit ISPA serta dampak yang ditimbulkan menyebabkan tingginya penggunaan obat bebas dan antibiotika. Penyakit ISPA juga merupakan penyebab utama dari konsultasi ataupun rawat inap di fasilitas layanan kesehatan. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotika untuk penyakit infeksi saluran nafas akut (ISPA) pada pasien anak. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Prosentase penggunaan antibiotika untuk penyakit ISPA pada pasien anak adalah amoksisilin 80,8%, sefadroksil 60%, sefiksim 46,49%, sefotaksim 30%, eritromisin 15,79%, amoksisilin + asam klavulanat 31,87%, seftriakson 12,5%, azitromisin 8,77%, paranomisin sulfat 5,26%, kotrimoksazol 2,1%. Amoksisilin tetap menjadi pengobatan lini pertama pada penyakit ISPA pada pasien anak sesuai dengan pedoman Pharmaceutical Care 2005, diikuti penggunaan antibiotika golongan sefalosporin yakni seftriakson, sefiksim dan sefotaksim sebagai lini kedua.

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA UNTUK PENYAKIT INFEKSI SALURAN NAFAS AKUT (ISPA) PADA PASIEN ANAK

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Infeksi saluran nafas akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan utama yang paling sering terjadi, khususnya pada anak-anak. Tingginya penyakit ISPA serta dampak yang ditimbulkan menyebabkan tingginya penggunaan obat bebas dan antibiotika. Penyakit ISPA juga merupakan penyebab utama dari konsultasi ataupun rawat inap di fasilitas layanan kesehatan. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotika untuk penyakit infeksi saluran nafas akut (ISPA) pada pasien anak. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Prosentase penggunaan antibiotika untuk penyakit ISPA pada pasien anak adalah amoksisilin 80,8%, sefadroksil 60%, sefiksim 46,49%, sefotaksim 30%, eritromisin 15,79%, amoksisilin + asam klavulanat 31,87%, seftriakson 12,5%, azitromisin 8,77%, paranomisin sulfat 5,26%, kotrimoksazol 2,1%. Amoksisilin tetap menjadi pengobatan lini pertama pada penyakit ISPA pada pasien anak sesuai dengan pedoman Pharmaceutical Care 2005, diikuti penggunaan antibiotika golongan sefalosporin yakni seftriakson, sefiksim dan sefotaksim sebagai lini kedua.