ILHAM
2023 · Thesis · Open Access
Tanaman labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan jenis tanaman dari keluarga cucurbitacae. Tanaman ini merupakan sumber karotenoid yang kaya akan vitamin larut air, fenolat, flavonoid, polisakarida, dan garam mineral, yang bermanfaat bagi kesehatan. Konsentrasi pelarut etanol dapat mempengaruhi hasil ekstraksi suatu simplisia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar flavonoid total ekstrak etanol kulit buah labu kuning berdasarkan perbedaan konsentrasi pelarut etanol. Tahapan penelitian meliputi determinasi tanaman, pembuatan simplisia, ekstraksi secara maserasi dengan variasi konsentrasi etanol, skrining fitokimia, penetapan kadar flavonoid total secara spektrofotometri UV-Vis. Variabel bebas pada penelitian ini adalah variasi konsentrasi etanol 70% dan 95%, variabel terikat berupa kadar flavonoid total, variabel kontrol berupa metode ekstraski, tempat pengambilan sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil Penelitian menyatakan kadar rendemen ekstrak etanol 70%, dan 95% adalah 13.68% dan 15.54%. Kadar flavonoid total dari ekstrak etanol 70%, dan 95% adalah 1.1931 ± 0.0810, 1.2045 ± 0.0854. Konsentrasi pelarut etanol berpengaruh terhadap kadar rendemen dan flavonoid ekstrak kulit buah labu kuning.
PUTRI AMANDA
2023 · Thesis · Open Access
Lemak tengkawang (Shorea mecistopteryx Ridley) adalah lemak yang berasal dari proses ekstraksi biji tengkawang. Lemak biji tengkawang memiliki kandungan lemak nabati yang dimanfaatkan sebagai basis dalam pembuatan sediaan kosmetika. salah satu sediaan kosmetik.adalah krim yang ditujukan untuk pemakaian topikal pada kulit. peneltian ini bertujan untuk apakah lemak tengkawang dalam bentuk sediaan krim yang memenuhi uji sifat fisik dan mengetahui nilai potensi iritasi pada kulit manusia. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental formulasi krim dari variasi konsentrasi ekstrak lemak tengkawang 0%, 5%, 10%, 15%. Analisis data hasil penelitian terbagi menjadi data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil pengamatan langsung oleh peneliti terhadap organoleptis, tipe krim, dan homogenitas, data kuantitatif berupa hasil uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji viskositas dan uji freeze thaw serta uji potensi iritasi dari sediaan krim. Hasil penelitian menunjukan bahwa lemak tengkawang dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan krim. Hasil evaluasi menunjukan krim dengan penyimpanan selama 28 hari dan pengujian freeze thaw selama 3 siklus dengan konsentrasi lemak tengakawang 0%, 5%, 10% dan 15%, memenuhi persyaratan uji fisik organoleptis, homogenitas, pH, dan viskositas namun tidak memenuhi persyaratan uji daya lekat dan uji daya sebar. Formulasi krim dengan lemak tengkawang pada konsentrasi 0%, 5%, 10% dan 15%, tidak memberikan efek iritasi kepada responden yang dapat dikategorikan aman dalam formulasi sediaan krim. Hasil uji statistik menunjukan adanya perbedaan bermakna pada uji viskositas, daya lekat dan daya sebar antar formula, tetapi tidak berbeda bermakna antar formula pada uji fisik lainnya,
CHRISTINE SEPTANIA MEKEL
2023 · Thesis · Open Access
Paparan polusi, radiasi sinar UV dan radikal bebas berlebih merupakan salah satu penyebab penuaan dini yang terjadi saat ini. Penuaan dini dapat dicegah dengan cara memanfaatkan antioksidan dan pelembab baik yang yang diberikan secara oral maupun topikal. Lemak tengkawang dari buah Shorea mecistopteryx merupakan genus dari famili Dipterocarpacea yang menghasilkan minyak nabati bernilai tinggi, seperti asam oleat, palmitat, miristat dan stearat. Asam oleat berfungsi sebagai pelembab, pelembut dan pelindung kulit serta adanya kandungan asam palmitat dan asam ftalat menjadikan lemak tengkawang memiliki sifat antioksidan. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat formula krim lemak tengkawang yang memenuhi persyaratan fisik krim dan menguji aktivitas antioksidan. Pada penelitian ini dibuat krim dengan variasi konsentrasi 5%, 10% dan 15%. Sifat fisik krim diketahui melalui beberapa evaluasi, yaitu organoleptis, homogenitas, uji tipe krim, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat dan uji freeze-thaw. Aktivitas antioksidan diukur dengan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) secara spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemak tengkawang dapat diformulasikan menjadi sediaan krim dan memiliki aktivitas antioksidan. Hasil evaluasi menunjukkan krim dengan konsentrasi lemak tengkawang 5%, 10% dan 15% memenuhi semua persyaratan uji sifat fisik krim. Hasil uji aktivitas peredaman radikal bebas DPPH menunjukkan krim dengan konsentrasi lemak tengkawang 5% memiliki persen RSA 87,1±0,005%, konsentrasi lemak tengkawang 10% memiliki persen RSA 92,3±0.001% dan konsentrasi 15% memiliki persen RSA 95,1±0,001%.
SYARIFAH FAHIRA FASYA AZZAHRA
2023 · Thesis · Open Access
Tumbuhan paku memiliki keanekaragaman yang tinggi dan persebarannya luas. Asplenium nidus L., Aspidium biserratum Sw. dan Asplenium adiantum-nigrum L. merupakan tumbuhan paku yang berpotensi memiliki aktivitas sebagai antioksidan karena mengandung senyawa aktif flavonoid yang merupakan senyawa polifenol. Antioksidan bermanfaat untuk mengurangi pegaruh buruk dari radikal bebas yang menyebabkan penyakit degeneratif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan yang terdapat pada Asplenium nidus L., Aspidium biserratum Sw. dan Asplenium adiantum-nigrum L. Penelitian ini dilakukan secara non eksperimental, sampel daun paku Asplenium nidus L., Aspidium biserratum Sw. dan Asplenium adiantum-nigrum L. diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun paku Asplenium nidus L., Aspidium biserratum Sw. dan Asplenium adiantum-nigrum L. menggunakan metode DPPH sebagai radikal bebas yang diukur menggunakan Spektofotometer UV-Vis pada panjang gelombang serapan maksimum dengan vitamin C sebagai pembanding. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif, disajikan dalam bentuk narasi dan tabel. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak etanol Asplenium nidus L., Aspidium biserratum Sw. dan Asplenium adiantum-nigrum L. diperoleh ekstrak kental dengan presentase rendemen berturut-turut 9,04%; 7,88; 8,7% dan presentase kadar air sebesar …%;17,74% dan 17,32%. Hasil skrining fitokimia didapatkan bahwa ekstrak etanol Asplenium nidus L., Aspidium biserratum Sw. dan Asplenium adiantum-nigrum L. positif mengandung flavonoid, saponin dan steroid. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak Asplenium nidus L., Aspidium biserratum Sw. dan Asplenium adiantum-nigrum L. diperoleh nilai IC50 berturut-turut 310,303 ppm dengan kategori antioksidan lemah; 136,866 ppm dengan kategori antioksidan sedang dan 47,784 ppm dengan kategori antioksidan sangat kuat.
ANDRA ADITYA IHSAN
2023 · Thesis · Open Access
Penyakit infeksi bakteri masih menjadi masalah serius di Indonesia, diantaranya adalah bakteri Staphylococcus aureus yang menyebabkan infeksi kulit dan bakteri Shigella dysenteriae yang menyebabkan diare disentri. Tumbuhan jambu biji (Psidium guajava L.) khususnya bagian daun memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun jambu biji terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Shigella dysentriae. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi daun jambu biji menggunakan etanol 95% dengan metode maserasi, kemudian ekstrak yang diperoleh dibuat beberapa konsentrasi yaitu 5%, 10% dan 15% dengan kontrol positif klindamisin 0,25% dan kontrol negatif DMSO 1%. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik dengan metode uji ANOVA. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jambu biji memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Shigella dysentriae yang ditandai dengan adanya zona hambat. Pada bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 5% diperoleh zona hambat 7,5±0,5 mm, pada konsentrasi 10% diperoleh zona hambat 9±0,5 mm, konsentrasi 15% diperoleh zona hambat 10,6±0,28 mm, kontrol positif klindamisin diperoleh zona hambat sebesar 15,56±0,35 mm dan pada bakteri Shigella dysentriae pada konsentrasi 5% diperoleh zona hambat 8,5±0,5 mm, konsentrasi 10% diperoleh zona hambat 10,6±0,57 mm, konsentrasi 15% diperoleh zona hambat 12,5±0,5 mm, sedangkan kontrol positif klindamisin diperoleh zona hambat sebesar 17,93±0,37 mm, dan kontrol negatif DMSO tidak diperoleh zona hambat. Hasil uji statistik ANOVA diperoleh data uji normalitas berdistribusi normal (>0,05) dan uji homogenitas diperoleh data yang homogen yaitu (>0,05).
ELMA SUSILESTARI
2023 · Thesis · Open Access
Diare merupakan salah satu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Lignin merupakan senyawa organik polimer komponen penyusun tumbuhan yang mengisi ruang di dalam dinding sel. Potensi lignin adanya gugus hidroksil fenolik dan alifatik, gugus karboksil, dan gugus metoksi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antibakteri lignin tandan kosong kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini bersifat eksperimental. Objek yang diteliti adalah diameter zona hambat dan kejernihan larutan dari lignin tandan kosong kelapa sawit Metode yang digunakan yaitu metode difusi sumuran untuk mengetahui zona hambat dan metode dilusi untuk mengetahui nilai Konsentrasi Hambat Minimal dan Konsentrasi Bunuh Minimum. Tahapan penelitian yaitu pengumpulan bahan baku, uji skrining fitokimia, dan uji aktivitas antibakteri dari lignin tandan kosong kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan metode difusi sumuran dan dilusi cair pada konsentrasi 2,5%, 5%, 10%, 20%, 30%, kontrol positif kloramphenikol 0,1% dan kontrol negatif DMSO 1%. Hasil penelitian menunjukan lignin tandan kosong kelapa sawit dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan rata-rata zona hambat berturut-turut 3.2 mm, 5.5 mm, 10.6 mm, 11.76 mm dan 12 mm. Sedangkan pada Staphylococcus aureus didapatkan rata-rata zona hambat berturut-turut 3.33 mm, 5.86 mm, 11 mm, 11.76 mm dan 12. Konsentrasi Hambat Minimal lignin tandan kosong kelapa sawit pada konsentrasi 10% dan Konsentrasi Bunuh Minimum belum diketahui.
M. SURYA ANANDA
2023 · Thesis · Open Access
Kulit di area bawah mata adalah area yang sangat sensitif dan sangat tipis dibandingkan dengan lapisan kulit di tempat lain. Pada area tersebut seringkali muncul tanda-tanda penuaan bahkan mata lelah seperti keriput, kantung mata, serta lingkaran hitam di bawah mata. Mengatasi terjadinya hal tersebut diperlukan suatu sediaan kosmetik yang mampu mengatasi kantung mata keriput. Salah satu sediaan mata yang dapat digunakan dengan nyaman bagi penguna yaitu Hydrogel Eye Mask. Masker hidrogel memiliki beberapa kelebihan, diantaranya penggunaannya yang mudah dan praktis. Oleh karena itu diperlukan suatu bahan alam yang memiliki kandungan antioksidan untuk menghambat oksidasi dari radikal bebas. Salah satu tanaman herbal yang mengandung antioksidan adalah bawang dayak (Eleuhterine bulbosa (Mill) Urb). Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui mutu fisik dan aktivitas antioksidan hydrogel eyemask ekstrak etanol umbi bawang dayak. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen. Objek dalam penelitian ini adalah mutu fisik dan aktivitas antioksidan hydrogel eyemask ekstrak umbi bawang dayak. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah konsentrasi ekstak etanol umbi bawang dayak yaitu 5%,10% dan 15% sebagai bahan aktif dan variabel terikat yaitu karakteristik fisik dan aktivitas antioksidan. Variabel kontrol adalah tempat pengambilan sampel umbi bawang dayak yaitu Desa Tering Seberang, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Maserasi sebagai metode pembuatan ekstrak dan metode pengujian mutu fisik meliputi organoleptis, uji bobot dan tebal masker, uji pH permukaan, uji konsistensi, uji kekuatan peregangan, uji daya mengembang, serta uji lama waktu penyusutan serta pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode Spektofotometri UV-Vis. Data diperoleh dari pengamatan hasil mutu fisik dan IC50 eyemask hidrogel dihitung secara statistik.
IKA YULISA
2023 · Thesis · Open Access
Antioksidan merupakan zat yang dapat menangkal atau mencegah reaksi oksidasi dari radikal bebas dan memiliki kemampuan menangkal atau mencegah reaksi oksidasi dari radikal bebas. Tumbuhan paku (Pteridophyta) banyak terdapat di Kalimantan Timur, khususnya Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan antioksidan dari ketiga ektrak etanol tumbuhan Paku sarang burung (Asplenium nidus), paku black spleenwort (Asplenium adiantum-nigrum) dan paku harupat (Aspidium biserratum), juga membandingkan nilai aktivitas antioksidan ketiga tumbuhan tersebut. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian non eksperimental. Tahapan penelitian dimulai dari determinasi dan pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antioksidan dengan metode penangkal radikal bebas ABTS (2,2-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline)-6-sulfonic acid) secara spektrofotometer UV-Vis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Microsoft xxcel dengan metode One-Way ANOVA. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai IC50 ekstrak paku sarang burung (A.nidus) sebesar 12,03 ppm, paku black-spleenwort (A. adiantum-nigrum) sebesar 6,22 ppm dan paku harupat (A. biserratum) sebesar 9,54 ppm sehingga seluruh ekstrak dikategorikan sebagai antioksidan sangat kuat. Berdasarkan uji statistik One-Way ANOVA ketiga ekstrak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan.
HAYATUL ILMI
2023 · Thesis · Open Access
Pelayanan farmasi khususnya konseling merupakan faktor yang penting untuk peningkatan kepatuhan pasien dalam terapi pengobatan. Pengobatan penderita hipertensi merupakan hal penting karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan, harus selalu dikontrol atau dikendalikan agar tidak terjadi komplikasi yang dapat berujung pada kematian. Pengobatan hipertensi dipengaruhi oleh kepatuhan penderita mengonsumsi obat darah tinggi dan melakukan modifikasi gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan KIE dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Kaliorang. Objek pada penelitian ini adalah pasien hipertensi pada Puskesmas Kaliorang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pelayanan KIE pasien di Puskesmas Kaliorang dan variabel terkait dalam penelitian ini adalah tingkat kepatuhan pasien hipertensi dalam penggunaan obat antihipertensi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, yaitu sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 96 responden. Alat penelitian yang digunakan adalah penilai kuesioner KIE dan kuesioner kepatuhan pasien hipertensi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan data dianalisis menggunakan SPSS.
DONI PRATAMA PUTRA
2023 · Thesis · Open Access
Radikal bebas merupakan molekul yang tidak stabil yang dapat memicu stres oksidatif. Stres oksidatif dapat memicu kerusakan sel, jaringan, hingga gangguan paru-paru, yang kemudian akan menyebabkan penyakit degeneratif. Salah satu cara untuk mengurangi stres oksidatif adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh melalui terapi antioksidan, dimana antioksidan dapat ditemukan pada salah satu bahan alam yaitu biji semangka karena memiliki senyawa fenol dan flavonoid. Fenol dan flavonoid adalah salah satu senyawa antioksidan karena dapat mendonorkan atom hidrogen pada senyawa radikal sehingga senyawa radikal dapat bersifat stabil. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan hasil aktivitas antioksidan ekstrak metanol biji semangka kuning (Citrullus lanatus (Thunb.)). Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental. Objek pada penelitian ini adalah aktivitas antioksidan ekstrak metanol biji semangka kuning. Proses penelitian ini dimulai dari pengumpulan sampel semangka kuning dengan kriteria tertentu, pembuatan simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi, skrining fitokimia, serta penetuan aktivitas antioksidan ekstrak metanol biji semangka kuning dengan menggunakan vitamin C sebagai pembanding. Aktivitas antioksidan diukur menggunakan metode DPPH (1,1-definil-2piklhidrazil) secara spektrofotometri UV-Vis. Data yang diperoleh berupa data kualitatif yang dianalisis secara deskriptif, disajikan dalam bentuk narasi, tabel dan grafik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak metanol biji semangka kuning memiliki nilai IC50 rata-rata sebesar 409,2876 ppm yang dikategorikan sebagai antioksidan lemah.
JIAN TIARA PUTRI
2023 · Thesis · Open Access
Kemangi (Ocimum basilicum L.) merupakan tanaman yang mempunyai banyak khasiat diantaranya sebagai antioksidan. Senyawa yang bermanfaat sebagai antioksidan pada kemangi yaitu flavonoid, eugenol, dan polifenol yang mempunyai kemampuan menetralkan radikal bebas. Mengingat besarnya potensi kemangi sebagai antioksidan maka perlu pengembangan dalam sediaan yang lebih praktis, stabil dan memberikan dosis yang tepat salah satunya adalah sediaan farmasi dalam bentuk tablet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh sifat fisik dan aktivitas antioksidan tablet ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap variasi jenis dan konsentrasi bahan pengikat PVP dan Gelatin. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan tiga formula dengan variasi jenis dan konsentrasi PVP dan Gelatin sebagai bahan pengikat dengan perbandingan yaitu formula 1 (5:0), formula 2 (2,5:2,5), dan formula 3 (0:5). Dilakukan pengujian sifat fisik tablet dan aktivitas antioksidan menggunakan metode ABTS dengan spektrofotometri UV-Vis. Parameter pengujian sifat fisik tablet meliputi uji keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan tablet, kerapuhan dan waktu hancur tablet. Sedangkan parameter pengukuran aktivitas antioksidan yaitu IC50.
WAHYU ISNAINI NURHIDAYANTI
2023 · Thesis · Open Access
Nama : Wahyu Isnaini Nurhidayanti Program Studi : Sarjana Farmasi Judul Skripsi : Pembimbing : 1. Apt. Achmad Kadrie Ansyori M. Sc. 2. Apt. Reksi Sundu M. Sc Inggili merupakan salah satu jenis tumbuhan mangrove yang telah dimanfaatkan masyarakat secara tradisional obat yang mengandung banyak senyawa aktif yang berfungsi sebagai antibakteri. Berdasarkan data emipiris buah inggili digunakan sebagai penghilang jerawat pada kulit dan penyakit diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol daging buah inggili dalam menghambat bakteri Propionibacterium acnes dan Escherichia coli menggunakan metode difusi sumuran. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental. Objek yang diteliti adalah antibakteri ekstrak buah inggili terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Escherichia coli. Variabel bebas pada penelitian ini adalah konsentrasi ekstrak buah inggili dan variabel terikat pada penelitian ini yaitu zona bening yang tebentuk di daerah sumuran. Tahapan penelitian dimulai dengan mengumpulkan sampel, ekstraksi buah inggili menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol. Aktivitas antibakteri diuji dengan menggunakan metode difusi sumuran dengan konsentrasi ekstrak 10%, 15% dan 20%. Kontrol negatif yang digunakan yaitu DMSO 1% dan kontrol positif yang digunakan yaitu kloramfenikol 0,1%. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak kulit daging buah memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Escherichia coli dengan kriteria sangat kuat pada konsentrasi 10%, 15% dan 20%. Kata Kunci : Inggili, Propionibacterium acnes, Escherichia coli, metode difusi sumuran
RAHMI WAHYUNI
2023 · Thesis · Open Access
Nilai SPF merupakan indikator universal yang menjelaskan keefektifan dari suatu produk atau zat yang dapat bersifat sebagai UV protector, nilai SPF yang tinggi dalam suatu tabir surya, memiliki kemampuan dalam melindungi kulit dari terjadinya sunburn yang semakin besar. Besar atau kecilnya nilai SPF dipengaruhi oleh kandungan antioksidan dari bahan aktif yang digunakan dalam membuat sediaan tabir surya. Senyawa golongan fenol dan flavonoid diketahui memiliki potensi sebagai tabir surya yang tinggi karena didalamnya terkandung gugus kromofor terkonjugasi yang mampu menyerap sinar UV dengan baik. Daun Paku Perisai rawa (Cyclosorus interruptus) merupakan tanaman yang mudah ditemui di Indonesia, daun paku perisai rawa mengandung senyawa metabolit sekunder seperti fenol, flavonoid, alkaloid dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai SPF, aktivitas antiokisidan, kadar fenol dan kadar flavonoid ekstrak etanol daun paku perisai rawa. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Pengujian nilai SPF suatu bahan dilakukan secara in vitro dengan cara menganalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis, pengujian antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1- difenil-2-pikrilhidrazil), pengujian fenol dengan metode Folin-Ciocalteau, dan flavonoid menggunakan metode AlCl3. Hasil penelitian menunjukkan metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etanol daun paku perisai rawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan steroid. Nilai SPF tertinggi terdapat pada konsentrasi 1000 ppm yaitu 15,3934 dan termasuk dalam kategori sedang. Aktivitas antioksidan ektrak etanol daun paku perisai rawa didapatkan IC50 sebesar 5,8859 ±0,1478 dan pembanding kuersetin sebesar 3,3116 ±0,1912, keduanya dikategorikan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Kadar fenol yang dihasilkan yaitu 8,8610% ±0,0783 dan kadar flavonoidnya yaitu 2,7594 % ±0,0592.
ARDHI RIDHWAAN SORI
2023 · Thesis · Open Access
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menetralisir radikal bebas sehingga dapat terlindung dari berbagai macam penyakit dan dapat melindungi kulit yang sensitif terhadap peradangan, penuaan dini, dan kanker yang disebabkan oleh radikal bebas. Salah satu radikal bebas yang dapat ditangkal oleh antioksidan yaitu sinar matahari. Salah satu bahan alam yang mengandung antioksidan yaitu alpukat. Alpukat mengandung antioksidan tinggi yang terdapat pada bijinya. Salah satu cara agar terhindar dari paparan radikal bebas dapat diperoleh dari suatu produk dengan nilai aktivitas antioksidan dan tabir surya dengan proses pengeringan yang baik. Mengingat pentingnya proses pengeringan simplisia guna mendapatkan simplisia yang bermutu, maka dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengeringan simplisia dengan dua metode pengeringan yaitu sinar matahari dengan ditutup kain hitam yang dilakukan pada siang hari selama 3 hari dan pengeringan oven pada suhu 60oC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap Inhibitory Concentration 50 (IC50) dan Sun Protection Factor (SPF) ekstrak biji alpukat. Objek yang diteliti adalah aktivitas antioksidan dan tabir surya ekstrak etanol biji alpukat (Persea americana Mill.). Aktivitas antioksidan dan tabir surya ditentukan secara in vitro dengan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) dan Spektrofotometri UV-Vis berdasarkan panjang gelombang yaitu 290 nm – 320 nm. Berdasarkan hasil penelitian pada ekstrak etanol biji alpukat pengeringan oven diperoleh nilai IC50 sebesar 29,45 ppm termasuk kategori sangat kuat dan pada pengeringan sinar matahari sebesar 6,81 ppm termasuk kategori sangat kuat. Pada uji aktivitas tabir surya pengeringan oven pada konsentrasi 1000 ppm memiliki nilai SPF 7 ppm kategori rendah dan pengeringan sinar matahari pada konsentrasi 1000 ppm memiliki nilai SPF 9,3 kategori rendah
CHRISTINA EMILIA
2023 · Thesis · Open Access
Resep adalah suatu permintaan tertulis dari dokter, dokter gigi atau dokter hewan kepada apoteker untuk membuatkan obat dalam bentuk sediaan tertentu dan menyerahkannya kepada pasien. Penulisan resep harus ditulis degan jelas, lengkap dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Resep yang ditulis tidak jelas akan menimbulkan terjadinya kesalahan saat peracikan, penyiapan obat dan penggunaan obat yang diresepkan. Kelengkapan resep meliputi administrasi, farmasetik dan klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan resep pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahrani Samarinda pada tahun 2022 sesuai dengan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Tahun 2019. Metode penelitian yaitu secara observasional yang bersifat dekskriptif dengan pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Objek dalam penelitian ini adalah kelengkapan dan kejelasan resep pasien di RSUD Abdul Wahab Sjahrani tahun 2022. Sampel yang digunakan adalah resep pasien poli rawat jalan yang masuk ke RSUD Abdul Wahab Sjahrani pada tahun 2022 dengan teknik sampling yaitu simpel random sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan dihitung dalam besaran persentase sehingga menghasilkan angka persentase kelengkapan dan kejelasan resep pada kajian administratif, farmasetik dan klinis.
WIDIA INDRIANI
2023 · Thesis · Open Access
Efek buruk akibat sinar matahari sekarang lebih berbahaya dikarenakan berkurangnya lapisan ozon pada atmosfir bumi dan dapat menyebabkan eritema (kemerahan) pada kulit, pigmentasi yang berlebihan penebalan sel tanduk dan aging (penuaan dini). Kulit area bibir memiliki tekstur yang tipis dan cenderung lebih halus membuat area ini rentan terhadap sinar UV, cara mengatasinya dengan menggunakan sediaan tabir surya. Bahan dari alam memiliki potensi untuk melindungi kulit dari sinar matahari salah satu yang memiliki potensi tabir surya ialah lemak tengkawang dan lignin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah lemak tengkawang-lignin dapat diformulasikan ke dalam sediaan lip cream dan mengetahui nilai SPF dari lip cream lemak tengkawang-lingnin. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Objek yang diteliti adalah formulasi sediaan lip cream lemak tengkawang-lignin terhadap nilai SPF. Variabel bebas pada penelitian ini adalah konsentrasi lemak tengkawang-lignin dalam formulasi lip cream, variabel terikat adalah nilai SPF dari lip cream lemak tengkawang-lignin dan variabel kontrol adalah evaluasi fisik dan tempat pengambilan sampel. Lip cream dibuat dalam 4 formulasi dengan konsetrasi lemak tengkawang –lignin yang sudah dicampur yaitu 5%, 10% dan 15% dan evaluasi lip cream meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya oles, daya sebar, daya lekat, pH dan SPF.
ANANDHA ROSSALINDA
2023 · Thesis · Open Access
Acne vulgaris penyakit kulit karena bakteri Propionibacterium acnes. Rangkaian produk skincare salah satunya cream anti acne yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan. Cream anti acne mempunyai mekanisme kerja yaitu untuk mengurangi sekresi sebum, meningkatkan regenerasi sel kulit, serta memiliki sifat anti bakteri dan inflamasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas dan efektivitas night cream anti acne dalam menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan teknik sampling purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 3 sampel night cream anti acne berbeda yang digunakan dengan kode krim (DS, MS dan ST) yang diperoleh dari toko kosmetik dan klinik kecantikan. Uji efektivitas bakteri dengan benzoil peroksida gel (2,5%) sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif. Analisa didapatkan dengan melakukan pengukuran diameter zona hambat. Dianalisa dengan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui MS memiliki zona hambat paling besar dengan rata-rata 6,7 mm. Berdasarkan analisis data menggunakan metode Kruskall-Wallis, diketahui nilai sig 0,05 dan = 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan bermakna peningkatan konsentrasi krim uji terhadap zona hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes.
MELIANAWATI
2023 · Thesis · Open Access
Daun sembung (Blumea balsamifera L) merupakan tanaman berkhasiat salah satunya yaitu sebagai antibakteri. Daun sembung diketahui memiliki beberapa kandungan kimia seperti kamper, tanin, saponin, damar, dan ksantoksilin serta flavonoid yang berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tanaman daun sembung (Blumea balsamifera L) sebagai antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental, dengan tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetatat dan fraksi air, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Variabel bebas yang digunakan adalah konsentrasi ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air daun sembung, variabel terikat adalah diameter zona hambat bakteri yang terbentuk di sekitar kertas cakram dan KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) dan KBM (Konsentrasi Bunuh Minimum) dari ekstrak, variabel kontrol yaitu perlakuan bakteri propionibacterium acnes mulai dari peremajaan bakteri hingga pengujian antibakteri dengan metode difusi cakram. Sampel kemudian diencerkan dengan konsentrasi 10%, 25% dan 50%. Kontrol positif yang digunakan yaitu klindamisin dan DMSO sebagai kontrol negatif. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, berupa zona hambat yang terbentuk pada uji aktivitas antibakteri, KHM (konsentrasi hambat minimal) serta KBM (konsentrasi bunuh minimal).
RAGILIA PRISTANTI
2023 · Thesis · Open Access
Sembung (Blumea balsamifera L.) merupakan tumbuhan yang memiliki banyak khasiat salah satunya yaitu sebagai antibakteri. Daun sembung diketahui memiliki beberapa kandungan kimia seperti tanin, saponin dan flavonoid yang berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi daun sembung sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental dengan tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak etanol, pembuatan fraksi, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode kertas cakram. Variabel bebas yang digunakan adalah konsentrasi ekstrak etanol dan fraksi daun sembung. Variabel Terikat pada penelitian ini adalah diameter zona hambat bakteri yang terbentuk disekitar kertas cakram dan KHM (konsentrasi hambat minimal) serta KBM (konsentrasi bunuh minimal) dari ekstrak dan fraksi daun sembung (Blumea balsamifera L.). Variabel kontrol yaitu perlakuan pada bakteri staphylococcus epidermidis mulai dari peremajaan bakteri hingga pengujian antibakteri dengan metode kertas cakram. Ekstrak etanol dan fraksi daun sembung yang telah didapat diencerkan dengan konsentrasi 10%, 25% dan 50%. Kontrol positif yang digunakan yaitu klindamisin 1% dan DMSO sebagai kontrol negatif. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, berupa zona hambat yang terbentuk pada uji aktivitas antibakteri dan KHM (konsentrasi hambat minimal) serta KBM (konsentrasi bunuh minimal) serta pengolahan data dengan menggunakan program SPSS.
HALIMATUS SYA'DIYAH
2023 · Thesis · Open Access
Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang menyebabkan kerusakan jaringan dan organ tubuh. Timbulnya penyakit degeneratif disebabkan oleh antioksidan yang ada di dalam tubuh tidak mampu menetralisir radikal bebas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kemangi memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Flavonoid yang terdapat dalam daun kemangi memiliki aktivitas antioksidan alami yang dapat menangkap molekul radikal bebas. Besarnya potensi kemangi sebagai antioksidan maka perlu pengembangan dalam sediaan yang lebih mudah juga praktis dalam penggunaannya dan dapat menjamin keseragaman dosis dari produk yang digunakan salah satunya adalah sediaan farmasi dalam bentuk tablet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas antioksidan tablet ekstrak etanol daun kemangi dengan kombinasi pregelatinized starch dan explotab sebagai bahan penghancur. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan tiga formula dengan variasi konsentrasi bahan penghancur dengan perbandingan antara pregelatinized starch dan explotab yaitu formula I (0:8), formula II (4:4) dan formula III (8:0). Dilakukan pengujian sifat fisik dan stabilitas dari tablet, selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode DPPH.