Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Uji Aktivitas Antioksidan Pada Ekstrak Etanol Tumbuhan Paku (Pteridophyta) Dengan Metode ABTS (2,2-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline)-6-sulfonic acid)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Farmasi (S1)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Antioksidan merupakan zat yang dapat menangkal atau mencegah reaksi oksidasi dari radikal bebas dan memiliki kemampuan menangkal atau mencegah reaksi oksidasi dari radikal bebas. Tumbuhan paku (Pteridophyta) banyak terdapat di Kalimantan Timur, khususnya Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan antioksidan dari ketiga ektrak etanol tumbuhan Paku sarang burung (Asplenium nidus), paku black spleenwort (Asplenium adiantum-nigrum) dan paku harupat (Aspidium biserratum), juga membandingkan nilai aktivitas antioksidan ketiga tumbuhan tersebut. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian non eksperimental. Tahapan penelitian dimulai dari determinasi dan pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antioksidan dengan metode penangkal radikal bebas ABTS (2,2-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline)-6-sulfonic acid) secara spektrofotometer UV-Vis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Microsoft xxcel dengan metode One-Way ANOVA. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai IC50 ekstrak paku sarang burung (A.nidus) sebesar 12,03 ppm, paku black-spleenwort (A. adiantum-nigrum) sebesar 6,22 ppm dan paku harupat (A. biserratum) sebesar 9,54 ppm sehingga seluruh ekstrak dikategorikan sebagai antioksidan sangat kuat. Berdasarkan uji statistik One-Way ANOVA ketiga ekstrak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Uji Aktivitas Antioksidan Pada Ekstrak Etanol Tumbuhan Paku (Pteridophyta) Dengan Metode ABTS (2,2-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline)-6-sulfonic acid)2023 · oai:ais:skripsi:769