NITA RISTINA
2020 · Book · Open Access
STUDI LITERATUR PERBANDINGAN PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI BEBERAPA RUMAH SAKIT ABSTRAK Instalasi farmasi rumah sakit merupakan salah satu bagian dari rumah sakit yang dapat melakukan kegiatan pengelolaan obat. Termasuk dalam pengelolaan obat diantaranya seleksi, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian obat. Penyimpanan obat bertujuan untuk menjamin mutu dan kualitas obat agar tetap terjaga. Pendistribusian obat memastikan obat tepat sasaran dan mempermudah pelayanan pasien di rumah sakit. Kendala yang sering ditemukan dalam kegiatan penyimpanan dan pendistribusian obat diantaranya belum diterapkannya sistem First In First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO), sistem alfabetis, penerapan kelas terapi obat dan sarana prasarana penyimpanan dan pendistribusian yang tidak memadai. Penelitian ini merupakan studi literatur yang membahas tentang evaluasi penyimpanan obat di gudang farmasi beberapa rumah sakit menggunakan analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan standar pengelolaan penyimpanan obat di gudang farmasi beberapa rumah sakit belum memenuhi ketentuan dari Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Tahun 2010 dan Standar Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit Permenkes No. 72 Tahun 2016, diantaranya beberapa gudang farmasi rumah sakit belum menerapkan penyusunan obat berdasarkan kelas terapi dan belum menerapkan sistem pendistribusian floor stock. . Selain itu, beberapa gudang belum memiliki lemari/rak untuk obat rusak dan atau kadaluarsa dan tidak terdapat alat bantu untuk pemindahan obat.
HENGKY DUAWAN
2020 · Book · Open Access
Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian penulisan resep di apotek dengan melakukan pengkajian terhadap aspek administratif, memenuhi ketentuan standar pelayanan kefarmasian sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 73 Tahun 2016 . Skrining resep merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan cara melakukan pengecekan administrasi peresepan meliputi nama dan alamat dokter, serta nomor Surat Izin Praktek; tanggal penulisan resep, tanda tangan atau paraf dokter penulis resep; nama, alamat, umur, jenis kelamin, dan berat badan pasien; nama obat, potensi, dosis, dan jumlah yang diminta; cara pemakaian yang jelas; informasi lainnya yang diperlukan. Skrining resep merupakan tahap awal untuk mencegah terjadi medication error. Studi literatur ini menggunakan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari jurnal-jurnal yang terkumpul. Berdasarkan penelitian yang terkumpul, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat kesamaan dari penelitian tersebut yaitu ditemukan banyak ketidaklengkapan penulisan resep pada beberapa apotek yang diteliti. Terdapat banyak kekurangan kelengkapan penulisan resep yang belum memenuhi kriteria aspek administratif sesuai Peraturan Menteri Kesehatan nomor 73 tahun 2016 yaitu aspek alamat pasien, alamat dokter, nomor telepon dokter dan paraf dokter.
ASTRI YUNARTI
2020 · Book · Open Access
Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian pada ibu hamil selain pendarahan dan infeksi. Pentingnya pemilihan obat antihipertensi untuk mencegah terjadinya cacat janin serta kematian ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil peresepan obat antihipetensi pada ibu hamil dan untuk mengetahui ketepatan obat antihipertensi di beberapa Rumah Sakit di Indonesia, ditinjau dari aspek tepat indikasi, tepat obat, tepat pasien dan tentunya tepat dosis dengan standar Depkes RI maupun acuan JNC 7. Jenis penelitian ini adalah non eksperimen data dianalisis secara deskriptif. Data diperoleh dari beberapa pencarian literatur yang telah dipublikasikan sebelumnya, diantaranya RS Dirgahayu Samarinda (2019), RS Bhayangkara Palangkaraya (2019), RSUD Wates Kulon Progo (2016). Hasil studi literatur menunjukkan jenis obat anti hipertensi yang digunakan pada ibu hamil di 2 rumah sakit (RS Dirgahayu Samarinda dan RS Bhayangkara Kota Palangkaraya) adalah metildopa, dan pada RSUD Wates Kulon Progo adalah amlodipin sebagai lini pertama pengobatan.
MERY KRISNA NATALIS
2020 · Book · Open Access
Studi ini bertujuan untuk mengetahui berbagai metode yang digunakan dalam mengidentifikasi kandungan merkuri pada kim pemutih dengan reaksi warna, Merkuri termasuk dalam salah satu logam berat berbahaya, sekalipun dalam konsentrasi kecil dapat bersifat racun. Merkuri merupakan salah satu bahan aktif yang tidak diperbolehkan dan dibatasi penggunaannya dalam kosmetik khususnya pada krim pemutih. Pemakaian merkuri dalam krim pemutih dapat menimbulkan berbagai hal mulai dari perubahan warna kulit, alergi, iritasi kulit serta pemakaian dengan dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen otak, ginjal dan gangguan perkembangan janin bahkan paparan jangka pendek dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan muntah-muntah, diare dan kerusakan paru-paru serta merupakan zat karsinogenik pada manusia. Data yang dipakai pada studi ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari beberapa penelitian. Berdasarkan hasil studi literatur menunjukkan bahwa identifikasi kandungan merkuri pada krim pemutih dapat dilakukan dengan metode reaksi warna. Beberapa sampel ditemukan mengandung merkuri. Uji positif diperoleh dengan pereaksi KI menghasilkan endapan merah orange, uji kawat tembaga menghasilkan warna abu-abu mengkilap dan uji nyala api menghasilkan warna hijau.
SUPRAYITNO
2020 · Book · Open Access
Profil penyimpanan obat di Rumah Sakit dapat menggambarkan metode penyimpanan yang dapat dilakukan berdasarkan kelas terapi, menurut bentuk sediaan alfabetis dengan menerapkan prinsip FEFO (First Expired First Out) dan FIFO (First In First Out), dan disertai sistem informasi yang selalu menjadi ketersediaan persediaan farmasi sesuai kebutuhan untuk membandingkan Profil penyimpanan obat yang di lakukan di Rumah Sakit. Studi ini bertujuan untuk membandingkan profil penyimpanan obat yang dilakukan di Rumah Sakit dan penelitian ini termasuk jenis studi literatur. Data yang digunakan dalam studi literatur ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Objek penelitian yaitu Profil Penyimpanan Obat. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data–data yang terkumpul dalam bentuk grafik dan tabel. Kesimpulan yang didapat dari studi penelitian ini adalah penyimpanan obat di Rumah Sakit telah sesuai dengan Permenkes No 58 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit
JAYANTI DIAN NURLIHAWATI
2020 · Book · Open Access
STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI BORAKS PADA CINCAU HITAM MENGGUNAKAN UJI NYALA DAN KERTAS KUNYIT ABSTRAK Studi ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifiasi boraks pada cincau hitam menggunakan uji nyala dan uji kertas kunyit. Tanaman cincau hitam (Mesona palustris BL) dikenal sebagai salah satu tanaman herbal, yang sering diolah menjadi bahan makanan tradisional berbentuk gel berwarna hitam kecoklatan. Cincau hitam dikenal memiliki khasiat sebagai antioksidan, penurun panas dalam, batuk, diare, mual (morning sickness), menurunkan tekanan darah, dan mencegah gangguan pencernaan. Senyawa boraks ini diketahui dapat memberikan tekstur kenyal dan mengawetkan produk pangan. Menurut Permenkes RI No. 33/2012 tentang Bahan Tambahan Pangan, menyatakan bahwa boraks masuk dalam daftar bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, menggunakan data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian sebelumnya. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan dan penyuntingan data, penyajian data serta penarikan simpulan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa boraks pada cincau hitam dapat diidentifikasi menggunakan uji nyala (terbentuk nyala api hijau) dan uji kertas kunyit (terbentuk warna merah bata/kecoklatan). Hasil identifikasi menunjukkan adanya beberapa sampel cincau hitam yang positif mengandung boraks.
EDITA SENIMAN HALAWA
2020 · Book · Open Access
STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI KESALAHAN PERESEPAN (PRESCRIBING ERROR) PADA RESEP DI RUMAH SAKIT Tujuan studi literatur ini adalah membandingkan identifikasi kesalahan peresepan (prescribing error) pada resep pasien di rumah sakit. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medication error yang terjadi pada tahap prescribing meliputi nama pasien, umur, nama obat, bentuk sediaan, dosis, jumlah obat dan aturan pakai. Berdasarkan penelitian Maalangen dkk (2019), nama pasien 1,20%, umur 80,12%, nama obat 0%, bentuk sediaan 38,85%, dosis 27,71%, jumlah obat 0,30%, aturan pakai 0,30%, penelitian Oktarlina dkk (2017), nama pasien 0%, umur 73,3%, nama obat 0%, bentuk sediaan 26%, dosis 53,1%, jumlah obat 0%, aturan pakai 1,1%, penelitian Wijaya dkk (2019), nama pasien 2,25%, umur 0%, nama obat 12%, bentuk sediaan 39,5%, dosis 28,25%, jumlah obat 0%, aturan pakai 1,75%, penelitian Timbongol dkk (2015), nama pasien 0%, umur 62,87%, nama obat 0%, bentuk sediaan 74,53%, dosis 20,87%, jumlah obat 0%, aturan pakai 0%. Dari hasil studi literatur yang telah dilakukan tentang identifikasi kesalahan peresepan (prescribing error) pada resep pasien di rumah sakit dapat diambil kesimpulan bahwa masih banyak kesalahan peresepan (prescribing error) di beberapa rumah sakit. Kesalahan penulisan resep pada kelengkapan resep yang tertinggi yaitu umur 80,12% dan bentuk sediaan 74,53%.
ERLINAWATI BR HUTAGALUNG
2020 · Book · Open Access
Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit metabolik yang ditandai oleh adanya hiperglikemia karena gangguan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi literatur, menggunakan data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian sebelumnya. Tahapan penelitian meliputi : (1). Pengumpulan data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama tulisan; (2). Penyajian data; (3). Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan OHO tunggal di RSUD Larantuka dan RSU Asy-Syifa Boyolali adalah Metformin (81,82% dan 38,1%), sedangkan di RSUD Lerik Kupang adalah Glimepiride (85,92%). Profil pengobatan diabetes mellitus untuk kombinasi OHO di RSUD Larantuka dan RSU Asy-Syifa Boyolali adalah Metformin dan Glimepirid (39,49% dan 26,4%), sedangkan di RS Lerik Kupang adalah Glimepiride dan Acarbose (47,07%).
AQUILINA SISKA MAHARANI
2020 · Book · Open Access
Studi ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji kualitatif boraks pada tahu menggunakan uji nyala api dan uji kertas kunyit. Tahu merupakan salah satu produk pangan olahan dari sari kacang kedelai yang tidak dapat disimpan lama, karena memiliki kandungan air yang tinggi. Beberapa produsen tahu yang tidak bertanggung jawab menambahkan bahan pengawet sintetik, dalam proses produksinya. Salah satu bahan sintetik yang digunakan adalah boraks. Pemakaian boraks pada makanan termasuk tahu perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kesehatan. Penelitian ini merupakan jenis studi literatur, yang dilakukan dengan menelaah jurnal ilmiah yang terkait dengan objek penelitian. Tahap penelitian meliputi pengumpulan artikel ilmiah, reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, menyajikan data dalam bentuk tabel deskriptif serta menarik simpulan. Berdasarkan studi literatur dari penelitian sebelumnya, menunjukkan bahwa hasil uji kualitatif tahu menggunakan uji nyala api dan kertas kunyit tidak menemukan sampel tahu yang mengandung boraks.
BIOLA MEGAWATI
2020 · Book · Open Access
Diabetes melitus (DM) merupakan kondisi kronik yang terjadi karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin secara normal atau insulin tidak dapat bekerja secara efektif.Obat hipoglikemik Oral (OHO) merupakan obat yang ditujukan untuk penanganan diabetes mellitus yang diberikan secara oral,terutama untuk pengobatan diabetes tipe 2. Tujuan dari penelitian ini adalahmengetahuiprofil penggunaan obat hipoglikemik oral di Puskesmas.Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti jurnal ilmiah. Objek penelitian yaitu penggunaan Obat hipoglikemik Oral (OHO) pada pasien diabetes melitus di puskesmas, yaitu puskesmas teladan kota Medan, Puskesmas di wilayan Surabaya Timurdan di Puskesmas temindung Samarinda. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran perbandingan dari data-data penggunaan obat hipoglikemik oral (OHO) yang terkumpul.Hasil penelitian menunjukkan bahwapenggunaan obat hipoglikemik oral di Puskesmas Teladan Kota Medan meliputi metformin 79,31%, kombinasi metformin + glimepiride 53,85% dan kombinasi metformin + glibenclamida 46,15%. Puskesmas wilayah Surabaya Timur meliputi metformin 29,71% dan kombinasiglibenklamid + metformin 55,8%. Puskesmas Temindung Samarinda meliputi glibenkalmid 50%, kombinasi metformin + glibenclamida 36,6% dan kombinasi metformin + glimepiride sebanyak 1 resep (3,3%). Disimpulkan penggunaan obat hipoglikemik oral di Puskesmas paling banyak golongan biguanid dengan jenis metformin.
NUNING ISTRINI
2020 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang profil peresepan antibiotik pada pasien umum rawat jalan di rumah sakit. Menggunakan jenis penelitian studi literatur, data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Hasil penelitian studi literatur menunjukkan bahwa golongan antibiotik sefalosforin menjadi golongan antibotik dengan penggunaan terbanyak dalam peresepan dirumah sakit. Penggunaan antibiotik berdasarkan penyakit pasien terbanyak yaitu ISPA dan infeksi saluran kemih. Cefadroxil menjadi antibiotik yang terbanyak diresepkan, terbanyak kedua yaitu antibiotik siprofloksasin. Rentang umur pasien yang terbanyak diresepkan antibiotik adalah pasien dengan umur sekitar 13-65 tahun.
RIYADI
2020 · Book · Open Access
Studi literatur dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran tentang analisis ABC pada rencana kebutuhan obat Apotek. Sistem perencanaan perbekalan farmasi memerlukan evaluasi perencanaan untuk mengendalikan pengadaan obat-obat dengan menggunakan berbagai macam analisis, salah satunya adalah analisis ABC. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah berbagai macam literatur. Objek penelitian adalah profil analisis ABC rencana kebutuhan obat di beberapa apotek. Tahapan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti penulisan, penyajian data dan tinjauan ulang data yang didapat untuk penarikan kesimpulan dengan benar. Kesimpulan hasil penelitian yang di lakukan analisis pareto ABC mengunakan metode konsumsi . Kesimpulan hasil evaluasi pengadaan berdasarkan analisa ABC bahwa untuk pareto A dengan pemakaian 67%-74 % nilai rupiah di wakili item obat sekitar 10 %-24 %, dan untuk pareto B dengan pemakaian 11 %- 20 % nilai rupiah di wakili item obat sekitar 17,78 % - 28 %, dan untuk pareto C rata2 dengan pemakaian 5 % - 11 % di wakili item obat sekitar 66 %. Sehingga dengan hasil dari gambaran tersebut di harapkan menghasilkan persediaan yang efektif dan efisien.
IKA WIDYA ASTUTI
2020 · Book · Open Access
Studi ini bertujuan untuk menggambarkan waktu tunggu pelayanan resep pasien BPJS di rumah sakit. Waktu tunggu pelayanan resep merupakan salah satu indikator penting untuk menjaga kinerja mutu rumah sakit. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa jurnal penelitian. Berdasarkan Keputusan Kemenkes RI NO : 129/Menkes/sk/II/2008 untuk resep non racIkan 30 menit dan resep racikan 60 menit. Hasil penelitian studi ini rata-rata pelayanan resep non racikan 20,44 menit: 2,65 menit dan 83,76 menit. Rata-rata pelayanan resep racikan 30,95 menit: 15,53 menit dan 91,08 menit. Kesimpulan yang di dapat waktu tunggu pelayanan resep dipengaruhi oleh Sumber Daya Manusia, Jenis Resep, Sarana dan Prasarana dan SOP Rumah Sakit.
LINDA
2020 · Book · Open Access
Kesalahan Pengobatan (Medication Error) adalah suatu kejadian yang tidak hanya dapat merugikan pasien tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pasien yang dilakukan oleh petugas kesehatan khususnya dalam hal pelayanan pengobatan pasien yang sebetulnya dapat dicegah. Medication error dapat terjadi pada tahapan prescribing. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui kesalahan apa saja yang terjadi pada tahap peresepan dan mengetahui persentase kesalahan pengobatan pada tahap peresepan
MASNIA
2020 · Book · Open Access
Pelayanan kesehatan adalah pelayanan puskesmas yang utuh dan berorientasi kepada pelayanan pasien, penyediaan obat yang bermutu, termasuk pelayanan farmasi klinik bagi semua lapisan masyarakat. Kepuasan konsumen (pasien) merupakan hasil penilaian dalam bentuk respon terhadap pelayanan kefarmasian di Beberapa Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi literatur. Objek penelitian adalah tingkat kepuasan pasien yang mendapatkan pelayanan kefarmasian di tiga Puskesmas, yaitu Puskesmas Sempaja di Samarinda, Puskesmas Pekauman Banjarmasin dan Puskesmas Pahandut Kota Palangkaraya. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data deskriptif yaitu analisis dengan membuat dari data-data yang terkumpul, kemudian membandingkannya dan dibuat dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil dari studi literatur tingkat kepuasan pasien Puskesmas Sempaja Samarinda dan Puskesmas Pekauman Banjarmasin berada pada kategori puas terhadap pelayanan kefarmasian yang diberikan Puskesmas, sedangkan di puskesmas Pahadut kota Palangkaraya berada pada kategori sangat puas
USWATUN HASANAH
2020 · Book · Open Access
AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) sampai saat ini belum bisa disembuhkan, namun infeksi ini dapat dikendalikan dengan obat antiretroviral. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antiretroviral (ARV) pada pasien penderita AIDS rawat jalan di Rumah Sakit Umum Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Rumah Sakit Swasta yang berada di Kota Bandung, dan RSUD Kabupaten Temanggung.Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah karya tulis ilmiah, jurnal ilmiah tentang penggunaan obat Antiretroviral (ARV). Objek penelitian yaitu penggunaan obat antiretroviral pada pasien penderita AIDS rawat jalan di rumah sakit yang berbeda, yaitu Rumah Sakit Umum Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Rumah Sakit Swasta yang berada di Kota Bandung, dan RSUD Kabupaten Temanggung. Hasil kesimpulan menunjukkan penggunaan terbanyak di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah yaitu golongan NNRTI dengan jenis obat Efavirenz (46,5%), di RS Swasta di Kota Bandung penggunaan antiretrovial terbanyak pada kombinasi lini pertama tenofovir+lamivudine+efavirenz (69%) dan di RSUD Kabupaten Temanggung paling banyak menggunakan obat antiretroviral Neviral® (29,2%) dan Duviral® (27,4%).
ONE NURHIDAYATI
2020 · Book · Open Access
Kepatuhan pasien dalam terapi sangat dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan pengobatan. Penyakit Paru Obstruktif Kronis ( PPOK ) terjadi karena faktor kebiasaan merokok atau menghirup asap rokok yang ditandai dengan hambatan aliran udara dari saluran napas yang bersifat progresif irreversible atau reversible yang meliputi emfisema dan bronkitis. Studi ini bertujuan untuk membandingkan beberapa tingkat pengetahuan pasien asma dan ppok mengenai kepatuhan dalam pemakaian obat. Penelitian ini dilakukan dengan reduksi data yaitu berupa penyuntingan dan meringkas data dalam tabel deskriptif penarikan kesimpulan dengan menganalisa penelitian terdahulu yang bersumber pada studi literatur, jurnal ilmiah, karya tulis ilmiah, menelaah buku - buku yang objek penelitian yaitu kepatuhan pasien asma dan PPOK pada penggunaan obat .
FITRIA NINGSI HANDYANI MARPAUNG
2020 · Book · Open Access
STUDI LITERATUR MUTU FISIK SEDIAAN PULVERES Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mutu fisik dari racikan sediaan pulveres yang diambil dari sumber penelitian sebelumnya yang terpublikasi dari jurnal. Metode penelitian yaitu dengan membandingkan hasil penelitian sebelumnya dan dianalisa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mempelajari dan menelaah buku-buku serta dokumen yang terkait seperti jurnal, karya tulis ilmiah dan skripsi. Hasil penelitian pulveres yang diracik dari 16 apotek di Kota Jambi diperoleh bahwa dari 13 apotek, 3 apotek tidak memenuhi keseragaman bobot pulveres. Penelitian pada apotek di kecamatan yang berada di kota Medan diperoleh hasil 21 apotek yang diambil sebagai sampel, tidak memenuhi kersegaman bobot pulveres. Pada penelitian dari di Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat pada 12 apotek, 10 apotek yang tidak memenuhi persyaratan keseragaman bobot pulveres.
ASKUR ARMUNAH
2020 · Book · Open Access
Penyimpanan obat yang tidak baik dapat menyebabkan kerusakan obat serta kerugian, sehingga obat harus disimpan dengan baik agar tetap terjaga sampai obat didistribusikan ke pasien.Profil penyimpanan obat di Rumah Sakit dapat menggambarkan metode penyimpanan yang dapat dilakukan berdasarkan kelas terapi, menurut bentuk sediaan alfabetis dengan menerapkan prinsip FEFO (First Expired First Out) dan FIFO (First In First Out), dan disertai sistem informasi yang selalu menjadi ketersediaan persediaan farmasi sesuai kebutuhan. Studi ini bertujuan untuk membandingkan tata cara penyimpanan obat di beberapa Rumah Sakit di Indonesia.Teknik pengambilan data dilakukan dengan metode deskriptif yang menggambarkan profil penyimpanan obat di beberapa Rumah Sakit yang dirangkum dan dijelaskan dalam bentuk tabel dan grafik.Data yang digunakan dalam studi literatur ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian sebelumnya. Tahap penelitian meliputi : (1) pengumpulan data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan; (2)penyajian data, yaitu data dalam tabel deskriptif; (3) penarikan kesimpulan, melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Hasil dari evaluasi Kondisi Ruangan dan Fasilitas pada Gudang Penyimpanan Obat berdasarkan Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Republik Indonesia 2010 pada Rumah Sakit Siloam Manado Telah memenuhi syarat sebesar 89 % , Rumah Sakit Nashrul Ummah Lamongan 78% dan untuk RSUD Abdul Wahab Sjahranie sebesar 96 %. Sedangkan Hasil evaluasi Prosedur Sistem Penyimpanan Obat Berdasarkan Ketentuan dalam Standart Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit Permenkes No. 58 tahun 2014 Pada Rumah Sakit Siloam Manado memenuhi syarat sebesar 93 %, Rumah sakit Nashrul Ummah Lamongan sebesar 87 % dan untuk RSUD Abdul Wahab Sjahranie sebesar 100 %.
SYARIFAH CHAIRUNNISA
2020 · Book · Open Access
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi boraks dalam bakso di daerah Sulawesi Utara. Bahan Tambahan Pangan merupakan zat yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas makanan. Boraks adalah zat kimia yang dilarang penggunaannya di dalam pangan, karena efek negatif yang ditimbulkan bagi kesehatan. Penambahan boraks dalam bakso dimaksudkan agar bakso menjadi lebih kenyal dan daya simpan lebih lama. Boraks dalam bakso dapat diidentifikasi dengan beberapa metode uji kualitatif. Tahap penelitian meliputi pengumpulkan literatur, reduksi data, penyajian data dalam tabel deskriptif dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil telaah literatur, dapat disimpulkan, bahwa sampel bakso dari kota Menado tidak mengandung boraks; terdapat 1 sampel bakso dari Tomohon mengandung boraks; terdapat 7 kios bakso menggunakan boraks dan 25 kios bakso tidak menggunakan boraks di kota Bitung.