Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.528 item publik

Publikasi

Halaman 17 dari 127

STUDI LITERATUR UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK LENGKUAS PUTIH(Apinia galanga L. Swartz) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Eschericia coli DAN Klebsiella pneumoniae

NORHASBI
2025 · Book · Open Access

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang kaya, termasuk tanaman herbal yang digunakan dalam pengobatan tradisional. Rimpang lengkuas dikenal mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan terpenoid yang berpotensi sebagai antimikroba. Dengan seringnya terjadi penyakit infeksi yang disebabkan bakteri E. coli dan bakteri K. pneumoniae penyebab peradangan parenkim paru yang resisten terhadap antibiotik maka, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi alternatif pengobatan berbasis bahan alami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji difusi cakram dan metode sumuran untuk menilai daya hambat ekstrak lengkuas terhadap pertumbuhan bakteri. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak lengkuas efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri, dengan ukuran zona hambat yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan obat antibakteri alami serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan tanaman herbal sebagai alternatif dalam pengobatan infeksi bakteri. Selain itu, penelitian ini juga berfungsi sebagai referensi bagi penelitian lebih lanjut tentang potensi tanaman obat dalam mengatasi masalah kesehatan

STUDI LITERATUR KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK KOTA BANJARMASIN DAN KOTA BENGKULU

NUR SYAFITRI.K
2025 · Book · Open Access

Kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di apotek semakin penting dalam konteks kesehatan saat ini. Kesadaran pasien akan hak yang seharusnya didapatkan dan tuntutan untuk layanan berkualitas mendorong apotek untuk memenuhi harapan pasien secara optimal. Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di apotek melalui studi literatur. Penelitian ini mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien, seperti kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati, dan bukti fisik. Metode yang digunakan adalah analisis literatur yang komprehensif, dengan menelaah artikel akademis dan laporan penelitian yang relevan. Data dikumpulkan dari 2 jurnal yang relevan dan dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien di Apotek Melia Banjarmasin tergolong puas, dengan skor rata-rata 3,25, sedangkan di Apotek X Kota Bengkulu tergolong sangat puas dengan skor rata-rata 85,43%. Dimensi empati, jaminan, dan ketanggapan merupakan faktor dominan yang memengaruhi kepuasan pasien pada kedua apotek. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa meskipun keduanya menunjukkan kepuasan tinggi, peningkatan fasilitas fisik serta pelatihan komunikasi apoteker tetap diperlukan untuk menunjang mutu pelayanan secara berkelanjutan.

STUDI LITERATUR PENETAPAN KADAR ASTAXANTHIN PADA CANGKANG UDANG VANAME MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis

DIAN TRI WAHYUNI
2025 · Book · Open Access

Kandungan senyawa astaxanthin yang terkandung dalam limbah udang memiliki jumlah yang berbeda-beda, hal tersebut dipengaruhi oleh spesies, habitat, makanan, dan juga kemampuan metabolism. Limbah udang vaname dari kepala, cangkang, karapas, dan bagian ekor udang mengandung senyawa astaxanthin yang dapat dimanfaatkan untuk produk kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui kadar astaxanthin dalam cangkang udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang yang diukur dengan Spektrofotometri UV-Vis dan Mengetahui pengaruh pelarut minyak kelapa dan aseton pada kadar astaxanthin dalam ekstrak cangkang udang vaname (Litopenaeus vannamei). Metode penelitian ini adalah literature review dengan mengumpulkan jurnal terkait penetapan kadar astaxanthin pada cangkang udang vaname menggunakan metode spektrofotometri uv-vis. Senyawa astaxanthin pada ekstrak cangkang udang vannamei (Litopenaeus vannamei) memiliki kadar rata-rata yaitu 73,2%. Suhu ekstraksi astaxanthin yang terbaik adalah 70 derajat C dengan nilai total astaxanthin dan warna tertinggi yaitu 11,718 µg/g. Kesimpulannya kadar senyawa astaxanthin sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lingkungan, suhu, dan cahaya. Diperlukan penelitian lanjutan terkait kadar astaxanthin pada udang vannamei

Studi Literatur Analisis Kandungan Hidrokuinon Pada Sediaan Krim Pemutih Wajah Dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis Dan Spektrofotometri UV-Vis

KRISTIAN IMANUEL
2025 · Book · Open Access

Hidrokuinon merupakan suatu zat kimia yang mempunyai efek memutihkan kulit tetapi tidak bekerja sebagai pemutih kulit hanya menghambat produksi melanin pada kulit sehingga dapat membuat kulit jadi lebih putih, namun juga mempunyai efek samping yang sangat merusak tubuh jika digunakan dalam waktu yang panjang. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara analisis hidrokuinon secara kualitatif dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan kuantitatif dengan metode Spektrofotometri UV-Vis dalam produk krim pemutih wajah. Pencarian jurnal utama didasarkan dengan kriteria inklusi menggunakan sampel krim pemutih, sehingga diperoleh 3 jurnal utama yaitu Ruchiyat et al., (2023), Karnelasatri et al., (2024), dan Charismawati et al., (2021). Cara analisis diawali dengan preparasi kontrol positif, pembuatan larutan hidrokuinon dan pembuatan fase gerak. Pada analisis kuantitatif diawali dengan preparasi sampel, pembuatan larutan induk, pembuatan larutan seri dan penentuan panjang gelombang maksimum. Hasil penelitian mengenai analisis kandungan hidrokuinon secara kualitatif yang dilakukan Charismawati et al., (2021) semua sampel terdeteksi mengandung hidrokuinon dan secara kuantitaitf ketiga sampel positif mengandung hidrokuinon, sedangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh secara kualitatif Ruchiyat et al., (2023) terdapat 4 dari 9 sampel yang tedeteksi mengandung hidrokuinon dan 5 sampel lainnya tidak terdeteksi mengandung hidrokuinon dan secara kuantitatif diperoleh konsentrasi kandungan hidrokuinion dengan rentang 3.628-0.220 ppm dan analisis hidrokuinon secara kuantitatif yang dilakukan oleh Karnelasatri et al., (2024) juga menunjukan bahwa semua sampel mengandung hidrokuinon dengan rentang 5.581%-0.993%.

STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN IBU HAMIL DENGAN PREEKLAMPSIA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT

ADELIA NOR RAMADHINI
2025 · Book · Open Access

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, dengan penyebab utama kematian ibu adalah pendarahan, hipertensi dalam kehamilan, dan infeksi. Preeklampsia yang ditandai dengan hipertensi dan komplikasi organ, memiliki dampak serius baik bagi ibu maupun janin, seperti kelahiran prematur dan kematian neonatal. Pemillihan obat preeklampsia harus mempertimbangkan keamanan, efektivitas dan rasionalitas dengan perhatian khusus pada potensi efek teratogenic dan perubahan fisiologi ibu hamil. Studi literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan obat antihipertensi pada ibu hamil dengan preeklampsia, dengan harapan dapat memastikan pemilihan obat yang tepat, dosis yang tepat, dan indikasi yang sesuai. Rancangan yang digunakan pada jenis penelitian studi literatur ini, yaitu melakukan pengumpulan data dan menganalisis data. Data yang dianalisis mencakup karakteristik pasien, profil penggunaan obat dan evaluasi penggunaan obat pada pasien ibu hamil dengan preeklampsia di RSUD Abdul Wahab Sjahrani Samarinda, RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang, RSUD Tangerang Selatan, dan RSUD Lembang. Data disajikan secara deskriptif dalam bentuk persentase dalam tabel yang mencakup karakteristik umur pasien, usia kehamilan pasien, diagnosis pasien, profil penggunaan obat, dan evaluasi penggunaan obat. Hasil penelitian studi literatur menunjukan bahwa pasien preeklamsia umumnya berada pada usia 20–35 tahun dengan kehamilan trimester III. Nifedipin dan metildopa adalah obat antihipertensi yang paling banyak digunakan, baik sebagai monoterapi maupun terapi kombinasi di berbagai rumah sakit. Berdasarkan data terdapat variasi dalam persentase kesesuaian di setiap rumah sakit. Sebagian besar rumah sakit menunjukkan tingkat kesesuaian yang tinggi terhadap standar terapi yang dianjurkan, meskipun terdapat beberapa kasus yang tidak tepat dalam penggunaan obat dan dosis di beberapa rumah sakit. Secara keseluruhan, penggunaan obat antihipertensi pada pasien preeklamsia sudah sesuai dengan standar terapi yang direkomendasikan. Kata kunci: Preeklampsia, Antihipertensi, Kematian Ibu, Evaluasi, Rumah Sakit

Studi Literatur Pelayanan Farmasi Rawat Jalan Di Rumah Sakit

JUMAIDIANSYAH
2025 · Book · Open Access

Kualitas pelayanan farmasi yang baik dapat dilihat dari kepuasan pasien. Hal utama yang perlu diperhatikan dari instalasi farmasi rumah sakit adalah pelayanan farmasi. Kepuasan pasien dalam kaitannya dengan pelayanan kefarmasian dapat diukur berdasarkan lima dimensi yaitu dimensi kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan berwujud. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pelayanan farmasi rawat jalan di rumah sakit. Dari data perbandingan pelayanan farmasi rawat jalan di Rumah Sakit diharapkan sebagai informasi, edukasi serta menambah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pelayanan farmasi rawat jalan. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian yaitu penggunaan pelayanan farmasi rawat jalan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Cepu Kabupaten Blora dan Rumah Sakit Sumedang Kabupaten Sumedang. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa persentase data karakteristik pasien berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan serta data persentase skor rata-rata pelayanan kefarmasian berdasarkan dimensi kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan berwujud.

Studi Literatur Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Pencegahan HIV/AIDS Pada Remaja

ANDI RAHMAHYANI
2025 · Book · Open Access

Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi masalah besar di seluruh dunia, virus ini yang menyerang sel darah putih yang berfungsi melindungi tubuh, sehingga melemahkan sistem kekebalan tubuh. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) sendiri terjadi karena masalah pada sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kerusakan pada sel tertentu. Dimana remaja menjadi salah satu kelompok yang dianggap sebagai usia yang rentan terhadap HIV/AIDS karena kurangnya pengetahuan dengan sikap yang berisiko. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini adalah membandingkan hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deksriptif yaitu memberikan gambaran tentang data-data hasil penelitian yang telah terkumpul berupa gambaran hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Hasil penelitian studi literatur dari kedua jurnal menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja, ditunjukkan dengan nilai p-value pada jurnal pertama yaitu 0,000 dan 0,001 pada jurnal kedua.

Analisis Penerimaan Teknologi Dalam SIMRS Menggunakan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan

YAUMIL ZAHRA
2025 · Book · Open Access

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan teknologi yang digunakan untuk mendukung kelancaran pelayanan kesehatan dengan mengelola informasi secara terintegrasi dan efisien. Instalasi Farmasi RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan telah menerapkan SIMRS untuk mempercepat proses pelayanan dan meningkatkan akurasi pengelolaan data obat. Namun, keberhasilan implementasi SIMRS tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga pada sejauh mana sistem tersebut diterima dan digunakan oleh para penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat penerimaan SIMRS di Instalasi Farmasi RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Model ini mencakup lima konstruk utama, yaitu Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude Toward Using, Behavioral Intention to Use, dan Actual System Usage. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel dalam model TAM memberikan pengaruh signifikan terhadap penggunaan SIMRS. Kemudahan dan manfaat yang dirasakan merupakan faktor utama yang memengaruhi sikap dan niat pengguna dalam menggunakan sistem. Secara keseluruhan, tingkat penerimaan SIMRS di instalasi farmasi tergolong tinggi, dan sistem ini dinilai mendukung efisiensi pelayanan kefarmasian.

GAMBARAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTIK KIMIA FARMA AGUS SALIM DENGAN METODE IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS

HALYA SYAFITRI
2025 · Book · Open Access

Pelayanan kefarmasian memiliki peran penting dalam menjamin kepuasan pasien di apotek, yang melampaui harapan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepuasan pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda selama periode April hingga Juni 2025 dengan menggunakan metode Importance-Performance Analysis (IPA). Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan analisis secara deskriptif. Dengan objek penelitian kepuasan pasien Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda yang menggunakan jasa pelayanan. Analisis data yang digunakan adalah metode (IPA) untuk mendeskripsikan atau menggambarkan tingkat harapan dan kenyataan pasien terhadap pelayanan di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda.

STUDI LITERATUR TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP SWAMEDIKASI GASTRITIS

AGUSTIN MADANI
2025 · Book · Open Access

Gastritis merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi di masyarakat, ditandai dengan peradangan pada lapisan lambung yang dapat menimbulkan gejala seperti nyeri ulu hati, mual, dan perut kembung. Swamedikasi atau pengobatan sendiri menjadi salah satu pendekatan yang umum dilakukan untuk menangani gejala gastritis Gastritis dapat disebabkan oleh beberapa faktor, infeksi bakteri H. pylori, kebiasaan makan makanan yang pedas, asam, minuman seperti soda, konsumsi kopi, alkohol, stres emosional, obat-obatan seperti NSAID, serta dapat juga disebabkan oleh faktor imunitas. Pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi tergolong baik, namun masih banyaknya masyarakat yang kurang memahami, swamedikasi tentang gastritis, penggunaan obat dan informasi mengenai obat. Studi literatur ini bertujuan untu menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat terhadap swamedikasi gastritis. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu mencari artikel terkait tingkat pengetahuan masyarakat terhadap swamedikasi gastritis dan mempelajari buku-buku terkait swamedikasi gastritis pada masyarakat dan melakukan penyajian data dalam, bentuk tabel deskriptif berdasarkan karateristik, tingkat pengetahuan masyarakat dalam swamedikasi gastritis. Objek penelitian ini yaitu artikel terkait tingkat pengetahuan masyarakat terhadap swamedikasi gastritis dengan metode analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran tingkat pengetahuan masyarakat terhadap swamedikasi gastritis. Analisis data yang dilakukan dengan metode analisis deskriptif yang hasilnya disajikan dalam bentuk tabel dan persentase pengetahuan masyarakat terhadap swamedikasi gastritis. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat di 2 wilayah berbeda yaitu masyarakat di Pangkalan Bun dengan persentase 87,0% dan di Gagaan Blora dengan persentase tinggi terhadap pemahaman pengetahuan swamedikasi gastritis yaitu 92,9%. Responden memahami pengetahuan swamedikasi gastritis, indikasi, aturan pakai serta efek samping.

Studi Literatur Analisis Hidrokuinon pada Handbody Lotion dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri UV-Vis

OCTAVIA MELLYSARI RAMMANG
2025 · Book · Open Access

Hidrokuinon merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mencerahkan kulit, dan mengatasi hiperpigmentasi. Banyak kosmetik yang mengandung hidrokuinon salah satunya adalah handbody lotion. Handbody lotion adalah kosmetik yang dapat diaplikasikan pada kulit bagian tangan yang berfungsi untuk mengurangi dehidrasi kulit. Pada handbody salah satu bahan pemutih kulit yang terkenal dan banyak digunakan adalah hidrokuinon. Hidrokuinon lebih dari 2% termasuk golongan obat keras yang hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja dan hasil analisis kualitatif dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan analisis kuantitatif hidrokuinon menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil analisis kualitatif dari 10 sampel handbody lotion yang diuji oleh Sari et al., (2021) enam sampel positif mengandung hidrokuinon, dengan nilai Rf mendekati 0,85. Sementara itu, hasil penelitian Amelia et al., (2022) bahwa sampel X negarif atau tidak terdeteksi mengandung hidrokuinon. Pada analisis kuantitatif, kadar hidrokuinon dalam sampel positif berkisar antara 0,05%–0,26%. Penelitian ini menegaskan bahwa masih ada produk kosmetik di pasaran yang mengandung hidrokuinon, sehingga diperlukan pengawasan dan edukasi konsumen yang lebih intensif terkait keamanan kosmetik.

UJI SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK DAUN PEGAGAN DAN NILAI RENDEMEN DENGAN METODE MASERASI

DHEYA PRESICILLIA
2025 · Book · Open Access

Pegagan adalah nama umum Indonesia untuk Centella asiatica (L.) Urban. Jenis ini telah lama dikenali masyarakat karena kegunaannya untuk bahan obat-obatan tradisional. Belum diketahui secara jelas asal usulnya, akan tetapi daerah persebarannya meliputi daerah tropis dan sub tropis di seluruh dunia mulai dari Afrika Selatan, Afrika Tengah, Asia bahkan sampai Semenanjung Arab. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji skrining fitokimia terhadap ekstrak daun pegagan untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang terkandung di dalamnya dan standardisasi ekstrak, seperti alkaloid, saponin, tanin, flavonoid, glikosida, triterpenoid, dan steroid dengan menggunakan metode maserasi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, Analisis data dilakukan secara deskriptif, dengan menyajikan data kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk narasi dan tabel. Hasil studi menunjukkan bahwa ekstrak daun pegagan mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, tanin, saponin, flavonoid, triterpenoid, dan steroid, meskipun hasil identifikasi berbeda tergantung pada jenis pelarut yang digunakan. Penggunaan etanol 96% menghasilkan rendemen sebesar 16,31%, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan etanol 70% yang hanya menghasilkan 5,9%. Selain itu, etanol 96% juga lebih efektif dalam mengekstraksi senyawa semi-polar dan non-polar yang tidak dapat larut optimal dalam pelarut etanol 70%. Temuan ini memberikan gambaran penting tentang pengaruh jenis pelarut terhadap efektivitas ekstraksi bahan aktif dari tanaman obat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan sediaan herbal berbasis daun pegagan yang efektif, aman, dan terstandar

STUDI LITERATUR PENGUJIAN KUALITAS SEDIAAN LIPSTIK MENGGUNAKAN BAHAN ALAMI BUAH, SARI, DAN KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus)

JUVITA INDRIANI
2025 · Book · Open Access

Abstrak Lipstik adalah sebuah produk kosmetik yang digunakan untuk mewarnai bibir. Produk lipstik mengandung bahan pewarna. Pewarna yang umum dipakai pada lipstik dapat berupa pewarna buatan dan pewarna alami. Buah naga merah adalah salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan menjadi pewarna alami untuk produk kosmetik seperti lipstik. Penelitian ini merupakan analisis literatur yang bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai kualitas produk lipstik yang menggunakan pewarna alami dari buah naga serta mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak buah naga terhadap kualitas produk lipstik yang dihasilkan. Penelitian pada kajian literatur dilakukan secara eksperimental, buah naga diblender dan disaring lalu sarinya dikentalkan dan kemudian tentukan konsentrasi yang ingin di gunakan dan lakukan pengujian yaitu dengan pengujian uji homogenitas, uji pH, uji oles, uji iritasi, dan uji kesukaan.penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak buah naga merah, baik dari daging maupun kulitnya, berpotensi digunakan sebagai pewarna alami dalam kosmetik, khususnya lipstik. Formula II dan III yang mengandung ekstrak buah naga serta kulitnya memenuhi persyaratan sediaan lipstik berdasarkan uji iritasi, uji oles, dan pH sesuai literatur. Namun, Formula I tidak memenuhi standar lipstik karena hasil uji oles menunjukkan warna yang kurang optimal dan tidak merata saat diaplikasikan di bibir. Selain itu, ketidakhomogenan Formula I terlihat dari endapan ekstrak kental di bagian bawah produk. Kata kunci: Kulit buah naga, sari buah naga, lipstik, pewarna