Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.528 item publik

Publikasi

Halaman 20 dari 127

UJI AKTIVITAS TABIR SURYA EKSTRAK DAN FRAKSI DAUN KOKANG (Lepisanthes amoena (Hassk.) Leenh.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis

ERNI FITRIANA
2025 · Book · Open Access

Indonesia terletak di garis khatulistiwa sehingga memungkinkan terpapar sinar matahari dengan intensitas tinggi yang dapat merusak kulit akibat radiasi UV A dan UV B. Daun kokang (Lepisanthes amoena (Hassk.) Leenh.) berpotensi sebagai tabir surya alami dan telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji potensi aktivitas tabir surya dari ekstrak etanol daun kokang serta fraksi n-heksan, fraksi etil asetat, dan fraksi etanol air. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Variabel bebas pada penelitian ini adalah ekstrak etanol daun kokang serta fraksi n-heksan, fraksi etil asetat, dan fraksi etanol air. Variabel terikatnya adalah aktivitas tabir surya ekstrak dan fraksi daun kokang. Hasil penelitian pada serbuk simplisia daun kokang didapatkan nilai susut pengeringan 10,73% dan hasil rendemen ekstrak 15,4% dengan nilai kadar air ekstrak 6,39%. Hasil yang didapatkan dari rendemen fraksi n-heksan 10,04%, fraksi etil asetat 22,92%, dan fraksi etanol air 36,96%. Hasil penelitian terhadap nilai SPF (Sun Protection Factor) menunjukkan konsentrasi 2500 ppm berturut-turut yaitu pada fraksi n-heksan memiliki nilai SPF 34,46 ± 0,13 (high protection), fraksi etanol air 29,73 ± 0,03 (medium protection), ekstrak etanol 28,94 ± 0,35 (medium protection) dan nilai SPF paling rendah pada fraksi etil asetat 15,91 ± 0,07 (medium protection). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ekstrak dan fraksi memiliki nilai signifikansi (sig.) > 0,05 yang artinya berdistribusi normal, serta nilai homogenitas varians sebesar 0,206 (> 0,05) yang menunjukkan varians homogen. Uji One-Way Analysis of Variance (ANOVA) dinyatakan adanya perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai keempat sampel (p 0,05). Analisis data lanjutan menggunakan Uji Post Hoc Test (PHT) didapatkan bahwa keempat sampel memiliki karakteristik dan sifat yang berbeda sehingga tidak dapat dianggap identik.

pemanfaatan limbah ampas kopi arabica (coffea arabica L) sebagai bahan aktif pembuatan sabun padat scrub antioksida

SUKMA NUR RAHMAWATI
2025 · Book · Open Access

Kopi menjadi salah satu minuman yang sangat popular di dunia, termasuk Indonesia, Antioksidan adalah senyawa yang dapat menangkal dampak negative radikal bebas sumber senyawa. ampas kopi merupakan salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai kosmetika dan memiliki kandungan-kandungan yang baik untuk kulit. maka akan dilakukan penelitian dan pembuatan formulasi sabun padat scrub ampas kopi Arabika (coffea arabica L) sebagai antioksidan. Penelitian yang dilakukan yaitu mengenai pemanfaatan ampas kopi dalam sabun padat scrub sebagai antioksidan, kemudian dilakukan pengujian secara fisik dan uji potensi iritasi. Sampel yang digunakan adalah ampas kopi Arabica yang diperoleh dari 212 Coffee n Space. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitu pengambilan sampel sesuai dengan pertimbangan tertentu. Variabel bebas penelitian menggunakan varian konsentrasi ampas kopi Arabica dalam sediaan sabun. Variabel terikat penelitian adalah pemanfaatan ampas kopi Arabica sebagai sedian sabun batang scrub.Variabel control dari penelitian adalah metode pembuatan, dan jenis ampas kopi.

Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun petai belalang (Archidendron clypearia ( Jack) I.C Nielsen) Terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus

STEVFANYE
2025 · Book · Open Access

Petai belalang (Archidendron clypearia) adalah tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan tradisional untuk demam, diare, dan detoksifikasi yang mengandung senyawa flavonoid seperti robinetin, quercetin, serta memiliki aktivitas antiinflamasi, antibakteri. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antibakteri ekstrak daun petai belalang terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan tahapan penelitian yang dilakukan dimulai dari determinasi tumbuhan, pengumpulan sampel, pembuatan ekstrak dan skrining fitokimia. Selanjutnya dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus untuk menilai potensi antimikroba ekstrak tumbuhan ini. Ekstrak dibuat dengan konsentrasi 1%, 5%, 10%, dan 15%, menggunakan kontrol positif amoxicillin dan kontrol negatif DMSO 1%. Metode difusi cakram digunakan untuk mengukur zona hambat bakteri. Analisis data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik One Way Anova. Hasil Penelitian aktivitas zona hambat pada ekstrak etanol daun petai belalang pada konsentrasi 15% menghasilakan zona hambat sebesar 8,7 mm dengan kategori sedang, terhadap bakteri Escherichia coli, sedangkan terhadap bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 15% menghasilkan zona hambat 7,9 mm. Hasil analisis statistik One Way Anova menunjukkan adanya perbedaan terhadap bakteri gram postif dan negatif.

STUDI LITERATUR UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL RIMPANG JAHE (Zingiber officinale) dan JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

TWUTY PALI DATU
2025 · Book · Open Access

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol rimpang jahe (Zingiber officinale) dan jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Tanaman jahe dan jahe merah secara tradisional dimanfaatkan sebagai obat batuk, pegal-pegal, kepala pusing, masuk angin, rematik dan mual-mual. Rimpang Jahe merah mengandung lebih banyak gingerol dan minyak atsiri dari pada jahe biasa, sehingga jahe merah lebih pedas dan efektif sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Metabolit sekunder dalam tanaman tersebut diketahui memiliki sifat antibakteri. Rimpang jahe dan jahe merah diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar yang telah dimodifikasi (Difusi Kirby dan Bauer), metode disk diffusion dan metode difusi paper disk. Studi literatur ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal ilmiah tentang uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol rimpang jahe dan jahe merah terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Tahapan penelitian ini dilakukan dengan mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data penarikan kesimpulan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif berupa nilai zona hambat dari bakteri Staphylococcus aureus yang diperoleh dari jurnal ilmiah. Hasil penelitian yang diperoleh dari data jurnal tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etanol rimpang jahe (Zingiber officinale) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan konsentrasi 5%, 10%, 20%, 40% dan 80% kategori hambatan sedang. Ekstrak rimpang jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) dengan konsentrasi 20%, 25%, 40%, 50%, 60%, 75%, 80% dan 100% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan kategori hambatan sedang.

Studi Literatur Identifikasi Hidrokuinon pada Krim Pemutih dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT)

SHERINA SEPTHALIA BELLANI
2025 · Book · Open Access

Hidrokuinon merupakan salah satu bahan yang biasa digunakan dalam krim pemutih. Krim pemutih merupakan campuran bahan kimia atau bahan lainnya dengan khasiat bisa memudarkan noda hitam pada kulit. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja identifikasi hidrokuinon menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan mengetahui hasil identifikasi hidrokuinon pada krim pemutih, jurnal utama yang menjadi rujukan dari studi literatur ini yaitu penelitian Harimurti et al. (2021) yang menggunakan krim pemutih yang beredar di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Primadiamanti et al. (2018) yang menggunakan sampel krim pemutih yang beredar kota Bandar Lampung. Prosedur kerja yang dilakukan pada penelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu preparasi sampel, membuat larutan baku, pembuatan fase gerak, dan identifikasi menggunakan KLT. Berdasarkan hasil analisis Harimurti et al. (2021) diperoleh 6 dari 21 sampel mengandung hidrokuinon dan Primadiamanti et al. (2018) diperoleh 3 dari 7 sampel mengandung hidrokuinon

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Anggur

MUTMAINAH
2025 · Book · Open Access

Biji anggur mengandung berbagai jenis senyawa kimia, salah satunya yakni senyawa polifenol. Kandungan senyawa polifenol dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, penghambat enzim hidrolisis dan oksidatif serta bekerja sebagai antibakteri. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji anggur (Vitis vinifera L) terhadap bakteri Streptococcus mutans, Streptococcus pyogenes, Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan bagi mahasiswa kesehatan atau peneliti sebagai referensi bagi penelitian terkait pemanfaatan ekstrak biji anggur. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa penelitian. Objek penelitian ini yaitu aktivitas antibakteri ekstrak biji anggur. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data hasil rendemen ekstrak, penapisan fitokimia dan diameter daya hambat terhadap bakteri uji. Hasil telaah studi literatur ini menunjukkan bahwa esktrak etanol biji anggur (Vitis venifera) memiliki aktivitas antibakteri kategori kuat pada bakteri Streptococcus pyogenes dan Staphylococcus epidermidis. Pada bakteri Streptococcus mutan aktivitas antibakteri tergolong kategori sedang.

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI PERASAN UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi

MADAYANI WULANDARI
2025 · Book · Open Access

Bawang putih (Allium sativum L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri cukup baik terhadap berbagai macam bakteri dan telah lama digunakan oleh masyarakat secara luas untuk mengatasi berbagai penyakit infeksi. Bawang putih terbukti efektif sebagai antibiotik terhadap bakteri gram positif maupun gram negatif. Bawang putih memiliki banyak manfaat dalam kesehatan, seperti antioksidan, antiinflamasi, dislipidemi, dan obesitas. Tanaman ini mengandung senyawa sulfur, asam amino, mineral, vitamin, dan lipid. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri perasan bawang putih terhadap bakteri Salmonella typhi. Efektifitas daya hambat ditentukan dengan mengamati zona bening yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bawang putih berpengaruh signifikan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Seluruh konsentrasi perasan bawang putih mampu menghambat pertumbuhan Salmonella typhi. Diameter zona hambat yang dihasilkan kategori daya hambat kuat dan sangat kuat. Diameter zona hambat yang dihasilkan dengan metode uji sumuran lebih besar dibanding metode uji cakram. Zona hambat yang terbentuk dengan metode sumuran sebesar 45,3 mm dan metode cakram sebesar 22 mm. Hal ini menunjukkan bahwa dengan metode sumuran diperoleh aktivitas antibakteri lebih besar dibandingkan metode cakram.

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 96% Umbi Bawang Dayak Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes

SHEREN REGINAMONA
2025 · Book · Open Access

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 96% UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia L. Merr) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes ABSTRAK Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol umbi bawang dayak terhadap bakteri propionibacterium acnes. Bakteri Propionibacterium acnes merupakan penyebab utama munculnya jerawat. Jerawat dapat diredakan dengan penggunaan antibiotik. Namun, penggunaan antibiotik dikatakan dapat menyebabkan resistensi dalam menghambat atau membunuh bakteri. Namun, bakteri tersebut diketahui telah resisten terhadap beberapa antibiotik sehingga diperlukan altenatif lain dalam pengobatannya, salah satu pilihan alternatif yang dapat digunakan adalah umbi bawang dayak. Umbi bawang dayak ( Eleutherine palmifolia L. Merr ) merupakan tanaman herbal dengan kandungan yang berkhasiat sebagai antibakterial. Umbi bawang dayak dimaserasi menggunakan etanol 96%. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi literatur dengan metode deskriptif yaitu menggunakan data yang telah dituangkan, melakukan verifikasi, dan tinjauan ulang dari data yang didapat agar penarikan kesimpulan dapat dilakukan dengan benar. Berdasarkan hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol umbi bawang dayak kurang memiliki potensi antibakteri terhadap bakteri propionibacterium acnes pada hasil pengukuran aktivitas antibakteri menggunakan umbi bawang dayak dari penelitian Fitriyanti, dkk (2023) dengan rata-rata zona hambat sebesar 9,566 ± 0,321 mm yang merupakan daya hambat dengan kategori lemah, sedangkan pada hasil pengukuran aktivitas antibakteri dari penelitian Pambudi, dkk (2023) dengan rata-rata zona hambat sebesar 5,74 ± 1,992 mm yang merupakan daya hambat dengan kategori lemah. Perbedaan hasil zona hambat ini dikarenakan tempat tumbuh tanaman tersebut berbeda, perlakuan pengeringan, dan proses ekstraksi yang berbeda. Kata Kunci: Antibakteri, Propionibacterium acnes, Eleutherine palmifolia L. Merr

Studi Literatur Gambaran Tingkat Pengetahuan Pasien Pengguna Kontrasepsi di Puskesmas

ROSNITA
2025 · Book · Open Access

STUDI LITERATUR GAMBARAN TINGKATAN PENGETAHUAN PASIEN PENGGUNA KONTRASEPSI DI PUSKESMAS ABSTRAK Pertumbuhan penduduk di Indonesia yang mencapai 2,6 juta jiwa per tahun menimbulkan tekanan signifikan pada sektor pangan, sandang, perumahan, lapangan kerja, dan fasilitas lainnya. Pengendalian pertumbuhan penduduk dilakukan melalui program Keluarga Berencana (KB). Namun, perbedaan persepsi dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pemilihan alat kontrasepsi menyebabkan rendahnya partisipasi program KB di beberapa daerah. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan ini meliputi pendidikan, usia, latar belakang sosial budaya, status ekonomi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan pasien dalam penggunaan kontrasepsi di Puskesmas. Rancangan penelitian menggunakan studi literatur dan analisa data dilakukan dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ditampilkan dalam bentuk tabel dan dinarasikan. Kata Kunci: Keluarga Berencana, Kontrasepsi, Pengetahuan, Faktor, Puskesmas.

Analisis Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit Bidang Farmasi Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit

VILLIA JULIEZ RYMETA
2025 · Book · Open Access

Standar Pelayanan Minimal (SPM) mengatur hakikat dan mutu pelayanan dasar sebagai hak warga negara. Berdasarkan Departemen Kesehatan RI tahun 2008, tujuan dari SPM adalah sebagai pedoman bagi daerah dalam melaksanakan dan memantau standar pelayanan minimal rumah sakit. Indikator standar pelayanan minimal kefarmasian adalah waktu tunggu obat, tidak adanya kesalahan pemberian obat, kepuasan pasien, penulisan resep sesuai formularium. Indikator SPM dapat dijadikan pedoman untuk mengevaluasi penerapan standar minimal di instalasi farmasi dalam meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan pasien. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan standar pelayanan minimal di rumah sakit pada bidang farmasi menurut keputusan menteri kesehatan RI nomor 129/Menkes/SK/II/2008. Studi literatur yang dilakukan dengan metode deskriptif dengan rancangan non eksperimental, yaitu berupa data indikator standar pelayanan minimal (SPM) di instalasi farmasi RSUD dr. Abdul Aziz dan RSUD Muara Taweh. Hasil studi literatur ini adalah terdapat satu indikator yang belum memenuhi SPM yaitu kesesuaian penulisan resep sesuai formularium di RSUD dr. Abdul Aziz sebesar 95,95% dan RSUD Muara Teweh sebesar 99%.

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI BORAKS PADA MIE BASAH MENGGUNAKAN UJI NYALA API DAN UJI WARNA KERTAS KURKUMIN

SALSABILAH HADI
2025 · Book · Open Access

Boraks merupakan suatu zat kimia dengan bentuk kristal berwarna putih yang biasanya digunakan dalam industri kaca, porselin, bahan pestisida dan sebagai bahan pengawet. Boraks sering disalahgunakan oleh pedagang sebagai bahan tambahan makanan seperti mie, bakso, kerupuk, dan tahu. Penambahan boraks ini agar meningkatkan kekenyalan, kerenyahan, serta digunakan sebagai pengawet terutama pada makanan yang berbahan baku pati. Studi literatur ini bertujuan mengetahui hasil identifikasi boraks pada mie basah menggunakan metode uji nyala api dan uji warna kertas kurkumin. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini yaitu hasil identifikasi boraks pada mie basah dengan menggunakan metode uji nyala api dan uji warna kertas kurkumin. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data hasil pemeriksaan boraks pada mie basah dengan uji nyala api dan hasil uji warna kertas kurkumin. Berdasarkan hasil studi literatur yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa boraks pada mie mie basah dapat diidentifikasi menggunakan uji nyala api dan uji warna kertas kurkumin. Hasil identifikasi pada penelitian Purwanti, et al. (2023) semua sampel positif mengandung boraks sedangkan pada penelitian Munandar et al. (2022) sampel dengan kode 1, 2, 4, 10, 13, dan 14 dinyatakan positif mengandung boraks pada uji nyala api.

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT GASTRITIS DI PUSKESMAS

NABILAH HADI
2025 · Book · Open Access

Gastritis merupakan gangguan pencernaan yang paling sering ditemukan. Berdasarkan data Riskesdas angka terjadinya gastritis di Indonesia dalam berbagai daerah cukup tinggi yaitu sebesar 40,8%. Kegiatan penggunaan obat dan perbekalan kesehatan/farmasi yang rasional, dilakukan dengan cara meminimalkan efek terapi obat, meminimalkan risiko atau efek samping terapi, meminimalkan biaya pengobatan dan menghormati pasien. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat gastritis di Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah jurnal ilmiah dan skripsi yang terkait. Objek dari penelitian ini yaitu penggunaan obat gastritis di Puskesmas. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Data dianalisis dan dicari persentasenya berdasarkan kriteria, untuk mengetahui perbandingan pola peresepan obat gastritis dari beberapa Puskesmas. Hasil studi literatur dari Puskesmas Kejajar 1 Wonoboso, Puskesmas Pangale Kabupaten Mamuju dan Puskesmas Kaldawa menunjukkan bahwa golongan obat gastritis yang paling banyak digunakan di Puskesmas adalah golongan antasida.

Studi Literatur Pengetahuan, Sikap dan Praktik terhadap COVID-19

NUR ADHARIANI JAMALIZA PUTRI
2025 · Book · Open Access

Coronavirus disease 19 (COVID-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Virus ini awalnya berasal dari hewan, tetapi dapat menular dari manusia ke manusia. Untuk menghentikan penyebaran COVID-19 masyarakat harus disiplin dalam mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Salah satu aturan tersebut adalah mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan dasar pengetahuan dan sikap terhadap COVID-19. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap terhadap praktik pencegahan COVID-19. Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan serta menjadi referensi bagi penelitian terkait pengetahuan dan sikap terhadap praktik COVID-19. Rancangan yang digunakan pada penelitian yaitu studi literatur yang melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini yaitu pengetahuan dan sikap terhadap praktik pencegahan COVID-19 di negara Indonesia dan Malaysia. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif yaitu membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin, kelompok usia, ruang lingkup pekerjaan, dan kategori pendapatan serta pengetahuan, sikap dan praktik terhadap COVID-19. Praktik masyarakat Indonesia dan Malaysia dalam pencegahan COVID-19 cukup baik, dengan rata-rata skor 7,0 dari 10 dengan pengetahuan dan sikap yang menganggap bahwa COVID-19 sebagai penyakit serius yang dapat membahayakan kesehatan dan kehidupan.

Studi Literatur Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas

DINDA RAHMAWATI
2025 · Book · Open Access

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia (kadar glukosa darah tinggi) dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang dihubungkan dengan gangguan pada sekresi insulin. Kadar glukosa darah puasa seseorang >126 mg/dl dan tes glukosa darah sewaktu >200 mg/dl. Salah satu tindakan preventif dari penyakit diabetes mellitus adalah dengan melakukan diet. Dukungan keluarga sangat berpengaruh untuk penderita diabetes mellitus untuk mengontrol jadwal, jumlah dan jenis makanan yang dianjurkan untuk menjalankan dietnya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe II di Puskesmas Semerap Kabupaten Kerinci dan Puskesmas Bahu Manado. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dilakukan pengumpulan data, menelaah, dan mempelajari data-data pada jurnal yang berkaitan dengan objek penelitian. Adapun objek penelitian ini adalah hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe II di puskesmas. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan uji statistic Chi-square. Kesimpulan studi literatur ini semakin tinggi dukungan keluarga maka semakin tinggi kepatuhan dalam melaksanakan diet diabetes melitus tipe II sebaliknya semakin rendah dukungan keluarga maka akan semakin rendah Tingkat kepatuhan dalam menjalankan diet.

Studi Literatur Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Senduduk (Melastoma malabathricum) terhadap Staphylococcus aureus Berdasarkan Perbedaan Lama Waktu Maserasi

CHRESENSIA VENERANDA VILIA TAPO
2025 · Book · Open Access

Tumbuhan senduduk (Melastoma malabathricum Linn) dari suku Melastomataceae adalah tumbuhan obat yang sering digunakan untuk pengobatan diantaranya sebagai antibakteri. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun senduduk terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Tumbuhan senduduk memiliki senyawa metabolit sekunder flavonoid, tanin, dan saponin. Tahapan penelitian yaitu mengumpulkan artikel ilmiah, menelaah dan menganalisis data lalu meringkas data sehingga didapatkan data utama, penyajian secara deskriptif dalam bentuk tabel, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan tentang aktivitas antibakteri ekstrak daun senduduk. Objek penelitian ini yaitu aktivitas antibakteri esktrak daun senduduk terhadap Staphylococcus aureus berdasarkan perbedaan lama maserasi. Berdasarkan studi literatur dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun senduduk memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan zona hambat yang berbeda-beda. Aktivitas antibakteri esktrak daun senduduk dengan waktu maserasi 3-4 hari menghasilkan zona hambat kategori kuat pada konsentrasi 30% sebesar 20,5 mm dan waktu maserasi 7 hari menghasilkan zona hambat kuat pada konsentrasi 80% sebesar 21,3 mm.