Abstrak
Bawang putih (Allium sativum L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri cukup baik terhadap berbagai macam bakteri dan telah lama digunakan oleh masyarakat secara luas untuk mengatasi berbagai penyakit infeksi. Bawang putih terbukti efektif sebagai antibiotik terhadap bakteri gram positif maupun gram negatif. Bawang putih memiliki banyak manfaat dalam kesehatan, seperti antioksidan, antiinflamasi, dislipidemi, dan obesitas. Tanaman ini mengandung senyawa sulfur, asam amino, mineral, vitamin, dan lipid. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri perasan bawang putih terhadap bakteri Salmonella typhi. Efektifitas daya hambat ditentukan dengan mengamati zona bening yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bawang putih berpengaruh signifikan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Seluruh konsentrasi perasan bawang putih mampu menghambat pertumbuhan Salmonella typhi. Diameter zona hambat yang dihasilkan kategori daya hambat kuat dan sangat kuat. Diameter zona hambat yang dihasilkan dengan metode uji sumuran lebih besar dibanding metode uji cakram. Zona hambat yang terbentuk dengan metode sumuran sebesar 45,3 mm dan metode cakram sebesar 22 mm. Hal ini menunjukkan bahwa dengan metode sumuran diperoleh aktivitas antibakteri lebih besar dibandingkan metode cakram.