ANNISA PUTRI ABDULLAH
2025 · Book · Open Access
Obat halal termasuk obat yang diperoleh dari sumber halal yaitu hewan, tumbuhan dan ekstraksi sesuai kaidah islam. Obat bersertifikasi halal ditandai dengan adanya logo halal pada kemasan produk. Tercantumnya logo halal pada kemasan menunjukkan informasi bahwa telah dilakukan sertifikasi pada produk tersebut dengan adanya fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan persepsi masyarakat terhadap kehalalan obat. Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan mengenai pengetahuan, sikap dan persepsi mengenai obat halal, terutama di masyarakat. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, tahapan penelitian meliputi penyajian data dalam bentuk tabel deskriptif, penarikan kesimpulan, melakukan verifikasi dan tinjauan ulang dari data yang didapat agar penarikan kesimpulan dapat dilakukan dengan benar. Objek penelitian ini yaitu pengetahuan, sikap dan persepsi terhadap obat halal di kalangan masyarakat Penang dan Jawa Timur. Analisis data menggunakan metode deskriptif, yaitu membuat gambaran dan data-data.
DESI SETIYANI
2025 · Book · Open Access
Kepuasan pasien merupakan asset yang sangat berharga karena apabila pasien puas mereka akan terus melakukan pemakaian terhadap jasa pilihannya. Kepuasan konsumen pada dasarnya merupakan tingkat kesesuaian antara harapan dan pelayanan yang diterima. Pelayanan dinilai memuaskan bila dapat memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen. Apabila harapan itu sesuai dengan kenyataan maka pihak yang dilayani akan memberikan tanggapan yang positif terhadap pelayanan dan merasa puas. Studi literature ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien PRB (Program Rujuk Balik) terhadap pelayanan resep di Apotek Kimia Farma Kartini gresik dan Apotek Kimia Farma Karawang. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat data seperti jumlah usia, jenis kelamin dan tingkat kepuasan pasien PRB (Program Rujuk Balik).Hasil penelitian ini menujukkan bahwa tingkat kepuasan pasien PRB (Program Rujuk Balik) terhadap pelayanan resep di Apotek Kimia Farma Kartini Gresik sebesar 90,20% dengan klasifikasi “Sangat puas” dan di Apotek Kimia Farma Karawang sebesar 59,24$ dengan klasifikasi “Puas”.
FLORENTIUS HIMUQ
2025 · Book · Open Access
STUDI LITERATUR FORMULASI SEDIAAN TABLET EFFERVESCENT MENGGUNAKAN EKSTRAK TANAMAN SEBAGAI BAHAN AKTIF
DWI DESTIANA
2025 · Book · Open Access
Staphylococcus aureus merupakan kuman penyebab timbulnya penyakit dengan tanda-tanda seperti peradangan, nekrosis dan pembentukan abses. Staphylococcus aureus memiliki strain yang resisten terhadap golongan antibiotik sehingga diperlukan usaha untuk mencari alternatif antimikroba, salah satu pilihan alternatif yang dapat digunakan adalah daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urb.). Daun pegagan mengandung zat antibakteri, diantaranya adalah flavonoid, saponin, tanin, fenol dan steroid. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun pegagan menggunakan pelarut etanol 70%, etanol 95% dan etil asetat terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak daun pegagan dibuat dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, etanol 95% dan etil asetat. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode sumuran. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dilakukan pengumpulan data, menelaah, dan mempelajari data-data pada jurnal penelitian. Tahapan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meraingkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan. Data tersebut disajikan dalam bentuk tabel dan dideskripsikan hasil yang diperoleh, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun pegagan menggunakan pelarut yang berbeda memiliki aktivitas antibakteri, yaitu pada ekstrak etanol 70% dengan konsentrasi 20 - 100% menghasilkan zona hambat 6,3 - 9,4 mm dengan kategori sedang, pada ekstrak etanol 95% dengan konsentrasi 30 - 70% menghasilkan zona hambat 9,3 - 11,3 mm dengan kategori sedang - kuat, dan pada ekstrak etil asetat dengan konsentrasi 30 - 70% menghasilkan zona hambat 16 - 30 mm dengan kategori kuat - sangat kuat.
MUHAMMAD ISRO'I
2025 · Book · Open Access
Studi literatur penggunaan antibiotik bakteri neisseria gonorhoear
JERI REGORIUS JUK
2025 · Book · Open Access
ZAHRA HAPSARI
2025 · Book · Open Access
NUR SALZABILLAH
2025 · Book · Open Access
DEVI NOVITA
2025 · Book · Open Access
AGUSTINA
2025 · Book · Open Access
DWI CAHYANI SAFITRI
2025 · Book · Open Access
ELVA SILVINNA
2025 · Book · Open Access
SARMILA
2025 · Book · Open Access
Studi ini bertujuan untuk mengetahui potensi lidah buaya terhadap penyembuhan luka Insisi pada kulit kelinci. Luka insisi merupakan suatu kondisi dimana terjadi kerusakan abnormal pada kulit yang disebabkan terputusnya kontinuitas jaringan karena cedera atau pembedahan. Salah satu tanaman herbal yang berpotensi terhadap penyembuhan luka yaitu tanaman lidah buaya (Aloe vera L.). Data yang digunakan dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian dengan cara mengumpulkan, mempelajari, kemudian menelaah sumber literatur yang akan disajikan dalam bentuk tabel pengamatan penyembuhan luka insisi pada kulit kelinci. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu membuat gambaran berdasarkan data-data pengamatan terhadap penyembuhan luka insisi pada kulit kelinci yang dikumpulkan dari artikel ilmiah. Hasil studi memperlihatkan pengamatan pengukuran panjang sayatan selama 14 hari pada luka insisi kulit kelinci yang diberi ekstrak etanol 70% pada hari pertama untuk kelinci A, B dan C adalah 4 cm, di hari ke- 14 pada pada kelinci B belum menutup dengan sempurna pada kulit punggung kiri sebesar 1cm dan kanan sebesar 0,4 cm, untuk sediaan krim lidah buaya dengan konsentrasi 25%, 50% dan 75% pada hari sebelum pengamatan telah digoreskan luka sayat terlebih dahulu dengan panjang sayatan yang sama yaitu 2 cm, kemudian pada hari ke-14 ketiga konsentrasi tersebut menunjukkan hasil penutupan luka sebesar 0 cm. Kesimpulan yang dapat diambil adalah pemberian ekstrak dan sediaan krim lidah buaya memiliki potensi terhadap penyembuhan luka insisi pada kulit kelinci (Oryctolagus cuniculus).
NOFI
2025 · Book · Open Access
Daun kemangi (Ocimum basilicum L) merupakan salah satu tumbuhan di Indonesia yang mempunyai senyawa metabolit sekunder. Daun kemangi juga mempunyai khasiat menghambat aktivitas antibakteri yang baik. Krim merupakan sediaan semipadat yang mengandung minyak dan air, sehingga lebih mudah diaplikasikan pada kulit, nyaman digunakan, tidak lengket dan mudah dicuci dengan air dibandingkan sediaan salep, gel, ataupun pasta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah formulasi krim esktrak etanol daun kemangi dengan menggunakan emulgator tween 80 dan span 80 dapat memenuhi syarat yang baik. Penelitian dilakukan secara eksperimental yaitu percobaan yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan penyebab yang muncul apabila dilakukan perlakuan tertentu. Tahap penelitian ini dimulai dengan pengumpulan dan pengolahan daun kemangi menjadi simplisia, pembuatan ekstrak, pembuatan sediaan krim dan uji sifat fisik sediaan yang dilakukan di Laboratorium Terpadu II Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda. Data dianalisa dengan analisis deskriptif.
NANDA AYU NATASYA
2025 · Book · Open Access
Tubuh membutuhkan antioksidan untuk melindungi diri dari serangan radikal bebas. Manusia tidak memiliki cadangan antioksidan yang melimpah oleh karena itu, ketika jumlah radikal bebas yang dihasilkan berlebihan, maka tubuh memerlukan antioksidan eksogen. Graptophyllum pictum atau tanaman daun ungu adalah tanaman obat yang mengandung alkaloid non toksik, glikosid, steroid, saponin, tanin galat, antosianin dan flavonoid. Aktivitas antioksidan dari ekstrak tanaman dapat dipengaruhi oleh konsentrasi pelarut yang digunakan. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan yang terkandung dalam tanaman daun ungu berdasarkan perbedaan konsentrasi etanol 70% dan 96%. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian yang mengenai aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun ungu (Graptophyllum pictum L.) dengan metode DPPH (1,1 Diphenyl-2-picrylhydrazyl). Berdasarkan hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun ungu memiliki potensi aktivitas antioksidan. Pada ekstrak etanol dengan konsentrasi 70% nilai IC50 sebesar 9 ppm dengan kategori antioksidan sangat kuat. Pada ekstrak etanol 96% nilai IC50 sebesar 83,25 ppm dengan kategori antioksidan kuat. Kata kunci: Graptophyllum pictum L, Antioksidan, DPPH
RAHEL DANUSUSILO
2025 · Book · Open Access
Asam retinoat merupakan suatu zat yang berbahaya dalam kosmetika, terutama pada krim pemutih. Pemakaian asam retinoat dalam krim pemutih dapat menimbulkan berbagai masalah, mulai dari iritasi, sensasi terbakar pada kulit, dan abnormalitas pada perkembangan janin. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara analisis dan hasil analisis kandungan asam retinoat pada beberapa produk krim pemutih wajah secara kualitatif dengan metode Kromatografi Lapis Tipis dan secara kuantitatif dengan metode Spektrofotometri UV-Vis. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dengan melakukan pengumpulan data, menelaah, dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Pencarian jurnal utama didasarkan dengan kriteria inklusi sehingga diperoleh 27 jurnal, dan dipilah kembali sehingga ditemukan 2 jurnal utama yaitu Wardana et al., (2022) dan Gabriela et al., (2022). Hasil penelitian mengenai analisis kandungan asam retinoat secara kualitatif yang dilakukan Wardana et al., (2022) pada 5 sampel menunjukan 3 sampel terdeteksi positif asam retinoat dengan diperoleh nilai Rf 0,487 dan secara kuantitatif 4 sampel positif asam retinoat dengan persentase 0,060%-0,165%, sedangkan hasil penelitian secara kualitatif yang dilakukan Gabriela et al., (2022) pada 10 sampel menunjukan 1 sampel terdeteksi positif dengan diperoleh nilai Rf 0,7 dan secara kuantitatif seluruh sampel positif asam retinoat dengan persentase 0,002%-0,052%. Kata Kunci: Asam retinoat, krim pemutih, spektofotometri UV-Vis, Kromatografi Lapis Tipis
SINDI AMALIA
2025 · Book · Open Access
Biosintesis Nanopartikel perak (AgNP) merupakan proses reduksi ion Ag+
menjadi Ag0 menggunakan senyawa bioaktif tanaman. Proses sintesis ini dinilai
lebih aman, ramah lingkungan, dan ekonomis, sedangkan proses sintesis kimia
diikuti oleh hasil samping yang menyebabkan toksisitas dan pencemaran
lingkungan. Pada sintetis hijau perlu diketahui faktor terbentuknya nanopartikel
dipengaruhi oleh konsentrasi preduksi dan prekursor, pH, dan waktu . Waktu
kontak erat kaitannya dengan kestabilan AgNP, dimana stabilitas AgNP
dinyatakan dalam konteks agrerasi, agregasi adalah fenomena aglomer atau
perkumpulan kembali partikel membentuk ukuran menjadi lebih besar. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui waktu kontak optimal dalam proses biosintesis
dengan menggunakan ekstrak etanol daun kokang. Adapun metode dalam
penelitian ini adalah dengan melakukan preparasi terhadap kondisi ekstrak yang
dapat membentuk AgNP segera ketika sintesis berjalan, optimalisasi konsentrasi
AgNO3, dan waktu kontak yang dievaluasi melalui monitoring puncak SPR
(Surface Plasmon Resonance) UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa
formula ekstrak daun kokang dengan pelarut etanol memiliki kemampuan
membentuk nanopartikel dalam keadaan stabil terkonfirmasi pada menit ke 45.
Nanopartikel sudah mulai terbentuk pada menit ke 15, serta intensi panjang
gelombang menunjukan ciri khas pembentukan AgNP pada daerah puncak SPR
400-500 nm
ENDANG ASRIADILLAH
2025 · Book · Open Access
Hipertensi adalah gejala gangguan keseimbangan hemodinamik dalam sistem kardiovaskular. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui data demografi pasien hipertensi serta mengetahui kepatuhan pasien terhadap penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, dengan tahapan meliputi pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini berfokus pada Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi di Puskesmas Sumowono, Puskesmas Banyumas (Jawa Tengah) dan Puskesmas Bantul II (Daerah Istimewa Yogyakarta). Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu memberikan gambaran tentang data demografi pasien hipertensi serta tingkat kepatuhan pasien dalam minum obat antihipertensi. Puskemas Sumowono dengan rentang usia 46-65 tahun 81.8%, jenis kelamin perempuan 90.9%, sebagai petani 45.5%, dan riwayat pendidikan Sekolah Dasar 90.9% dengan tingkat kepatuhan tinggi 40.9%. Puskesmas Banyumas dengan usia 56-65 tahun 37%, jenis kelamin perempuan sebanyak 66%, status bekerja 51% dan riwayat pendidikan Sekolah Dasar 48% dengan tingkat kepatuhan rendah 40% dengan tingkat kepatuhan sedang. Puskesmas Bantul II dengan usia 19 tahun 83.1%, jenis kelamin perempuan 69.2%, status bekerja 61,5% dan riwayat pendidikan SMA-Magister 60% dengan tingkat kepatuhan tinggi 50.7%.
DELLA ARIYANTO
2025 · Book · Open Access
Pengkajian resep merupakan salah satu pelayanan kefarmasian yang digunakan
untuk meminimalkan terjadinya kesalahan pada peresepan obat. Peresepan pada
anak memiliki resiko yang tinggi dalam pengobatan sebesar sepuluh kali lipat
dibandingkan dengan peresepan pada dewasa. Tingginya resiko ini disebabkan
perbedaan pada massa tubuh anak di mana dosis dihitung secara individu
berdasarkan usia, berat badan, atau luas permukaan tubuh. Pengkajian ini bertujuan
untuk mengetahui tentang gambaran kelengkapan aspek administratif dan
farmasetis pada resep pasien pediatrik di instalasi rawat jalan rumah sakit.
Berdasarkan resep yang diamati dari Rumah Sakit Azzahra Kalirejo Lampung
Tengah dan Rumah Sakit Umum Daerah Lambuang Baji, masih ditemukan
ketidaklengkapan dalam penulisan resep menurut Peraturan Menteri Kesehatan
Republik Indonesia No. 72 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di
Rumah Sakit. Berdasarkan hasil studi literatur terkait kelengkapan penulisan resep
pasien pediatrik di instalasi rawat jalan Rumah Sakit menunjukkan bahwa terdapat
4 (empat) aspek administratif yang persentase ketidaklengkapannya paling besar
yaitu berat badan pasien. Sedangkan pada aspek farmasetis yang memiliki
persentase ketidaklengkapan paling besar adalah kekuatan sediaan obat serta aturan
dan cara penggunaan obat.
SEPTIANA SINTA DOQ
2025 · Book · Open Access
Rumah Sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggara kan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayan an rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Salah satu standar minimal pelayanan farmasi Rumah Sakit adalah waktu tunggu resep. Salah satu standar minimal pelayanan farmasi Rumah Sakit adalah waktu tunggu resep. lama waktu tunggu pelayanan obat non racik merupakan tenggang waktu mulai pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat jadi dengn standar minimal yang telah ditetapkan oleh kementrian kesehatan yaitu ≤ 30 menit, dan waktu tunggu pelayanan obat racikan adalah tenggang waktu pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat racikan yaitu ≤ 60 menit. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui evaluasi lama waktu tunggu pelayanan resep di Rumah Sakit. Analisis data menggunakan metode deskriptif yaitu membuat gambaran dari data- data yang terkumpul dari jurnal penelitian sebelumnya, data disajikan secara deskriptif dalam bentuk tabel dan narasi, Disimpulkan bahwa RSUD dr. Edfram Hasana Magetan memiliki persetase lama waktu tunggu obat non racikan lebih tinggi yaitu 93% sedangkan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin memilki persentase lama waktu resep racikan lebih tinggi yaitu 27%. Adapun Faktor yang mempengaruhi kedua rumah sakit tersebut yaitu sumber daya manusia (SDM), jadwal praktek, jumlah resep, alat, material, dan ketersediaan obat. Faktor-faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien atas pelayanan resep di rumah sakit.