FENY RAHMAWATY
2025 · Book · Open Access
Tumbuhan matoa (Pometia pinnata) merupakan salah satu tumbuhan berkhasiat yang digunakan masyarakat Indonesia sebagai obat dan antioksidan alami. Antioksidan alami berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan radikal bebas. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder, dan aktivitas antioksidan yang terdapat didalam esktrak daun matoa dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Tahapan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas dari jurnal sehingga didapatkan data utama inti tulisan dan penyajian data, dalam tabel deskriptif. Data yang dianalisis berupa data uji aktivitas antioksidan ekstrak daun matoa. Selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan dengan melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar tentang perbandingan uji aktivitas Antioksidan pada daun matoa dengan melihat nilai IC50. Hasil penelitian Studi literatur menunjukan bahwa skrining Fitokimia yang teridentifikasi pada ekstrak daun matoa yaitu flavonoid, tanin, saponin, terpenoid dan steroid. Nilai IC50 pada ekstrak daun matoa dengan menggunakan pelarut etanol diperoleh nilai 45,78 ppm dikategorikan kuat, sedangkan pada artikel penelitian lainnya ekstrak daun matoa yang menggunakan pelarut etanol, n-heksana dan etil asetat menunjukan nilai IC50 sebesar 1,403 ppm yang dikategorikan tidak aktif dan 306,49 ppm, 261,07 ppm dengan kategori lemah.
NUR SEPTINAH HERWIYANI
2025 · Book · Open Access
Bahan kimia obat yang sering ditambahkan dalam jamu pegal linu dan asam urat adalah paracetamol. Berdasarkan hasil penemuan BPOM tahun 2021 ditemukan 53 obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) salah satunya paracetamol. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui dan hasil identifikasi bahan kimia obat paracetamol dalam jamu pegal linu dan asam urat dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Paracetamol adalah obat golongan Non-Steroid yang digunakan sebagai obat pegal linu dan asam urat yang bertujuan untuk menghilangkan rasa nyeri. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini melakukan pengumpulan data, menelaah, dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Pencarian jurnal utama didasarkan dengan kriteria inklusi sehingga diperoleh 40 jurnal dan dipilah kembali sehingga ditemukan 2 jurnal utama yaitu Harimurti et al., (2020) dan Putra et al., (2023). Prosedur kerja yang dilakukan penelitian ini diawali dengan preparasi sampel, pembuatan campuran fase gerak, dan identifikasi sampel dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Sampel dinyatakan positif mengandung paracetamol ditandai dengan bercak noda gelap berwarna biru dibawah sinar UV 254 nm. Berdasarkan hasil penelitian Harimurti et al., (2020) dan Putra et al., (2023) terdapat 3 dari 14 sampel jamu yang mengandung paracetamol.
AFISTA PRAMESAR
2025 · Book · Open Access
STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIBAKTERI GEL EKSTRAK ETANOL BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP BAKTERI staphylococcus aureus ABSTRAK Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri gel ekstrak etanol buah belimbing wuluh (averrhoa bilimbi L), terhadap staphylococcus aureus, buah belimbing wuluh merupakan salah satu buah tropis yang dikenal di indonesia, selain dijadikan sayur maupun obat-obatan buah belimbing wuluh dapat dijadikan sebagai produk bernilai ekonomi tinggi. Diketahui memiliki senyawa metabolit sekunder seperti senyawa aktif saponin, tanin, flavonoid, triterpenoid. Objek pada penelitian ini adalah ekstrak dari buah belimbing wuluh. Tahapan penelitian yaitu, mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama tulisan dan penyajian data dekskriptif dan penarikan kesimpulan. Ekstrak etanol buah belimbing wuluh dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% kemudian diuapkan menggunakan oven sampai terbentuk ekstrak kental. Pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi sumuran terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan mengukur diameter zona hambat pertumbuhan bakteri. Didapatkan daya hambat paling besar pada formulasi III, dengan diameter zona hambat 25,33 mm yaitu sangat kuat. Kata kunci: aktivitas antibakteri, Averrhoa bilimbi L, staphylococcus aureus
SUHELMAH
2025 · Book · Open Access
Kanker payudara adalah jenis kanker dengan tingkat kematian yang cukup tinggi pada wanita, dan seringkali menjadi keganasan paling umum yang menyerang wanita. Penatalaksanaan pengobatan untuk kanker dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah kemoterapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien kanker payudara dalam menjalani kemoterapi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dilakukan pengumpulan data, menelaah dan mempelajari data-data pada jurnal, majalah ilmiah, buku-buku, skripsi, serta dokumen yang terkait seperti jurnal ilmiah yang berhubungan dengan masalah yang akan dipecahkan. Objek penelitian ini adalah Hubungan Dukungan Kelurga dengan Kepatuhan Pasien Kanker Payudara dalam menjalani Kemoterapi di wilayah Lampung, Banjarmasin, Gresik dan Jakarta. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pasien Kanker Payudara dalam menjalani Kemoterapi untuk menjawab rumusan masalah. Hasil studi literatur ini menunjukkan bahwa pasien yang rentan terpapar kanker payudara adalah pasien yang memiliki usia lebih dari 40 tahun, berjenis kelamin perempuan dan tidak memiliki pekerjaan. Terdapat hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan pasien kanker payudara dalam menjalani kemoterapi, dimana semakin besar dukungan keluarga maka tingkat kepatuhan pasien kanker payudara dalam menjalani kemoterapi akan semakin meningkat.
PATRISIA NONA
2025 · Book · Open Access
Buah jeruk mengandung vitamin C yang bermanfaat sebagai antioksidan yang berfungsi untuk membentuk sistem imun bagi tubuh sehingga mampu membantu terlindung dari berbagai penyakit. Vitamin C merupakan salah satu dari berbagai macam vitamin yang berperan penting pada proses metabolisme dan pertumbuhan. Vitamin C bersifat tidak stabil, rusak dalam pemanasan, mudah teroksidasi oleh udara, dan mudah rusak oleh basa Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kadar vitamin C pada jenis buah jeruk (Citrus sp) dengan metode iodimetri. Rancangan penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal. Objek penelitian ini yaitu kadar vitamin C dalam buah jeruk limau, jeruk nipis, jeruk lemon dan jeruk sunkist. Analisis data dilakukan dengan I metode deskriptif. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data rata-rata kadar vitamin C pada buah jeruk diperoleh dari jurnal ilmiah. Hasil penelitian yang diperoleh dari data jurnal tersebut menunjukan bahwa kadar rata-rata vitamin C jeruk limau sebesar 0,113%, jeruk lemon sebesar 0,060%, jeruk sunkist sebesar 0,034%, dan jeruk nipis sebesar 0,02790.
DIAH FAUZIAH AMANDA
2025 · Book · Open Access
Daun salam (Syzygium polyanthum) merupakan tumbuhan yang memiliki rmanfaat sebagai bahan rempah dan obat tradisional. Kandungan senyawa flavonoid pada daun salam bersifat antioksidan dan diuretik yang menghambat kerja xanthin oksidase dari hipoxantine untuk menjadi xanthin sebelum menjadi asam urat. Selain dengan obat-obat kimia, penyakit gout arthritis dapat di tangani dengan pengobatan herbal yakni dengan daun salam. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas air rebusan daun salam (Syzygium polyanthum) dalam menurunkan kadar asam urat pada penderita gout arthritis. Rancangan penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi literatur, yaitu dengan mengumpulkan, membaca, menelaah dan mengolah data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini yaitu pengaruh air rebusan daun salam terhadap penurunan kadar asam urat pada pasien gout arthritis. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif berupa data yang disimpulkan dari jurnal penelitian sebelumnya. Data tersebut berupa data jenis kelamin dan usia, serta pengukuran kadar asam urat sebelum dan sesudah pemberian rebusan daun salam. Hasil rata-rata pemberian air rebusan daun salam sebelum dan sesudah pada Puskesmas Andalas Padang yaitu sebesar 8,317 mg/dL menjadi 6,825 mg/dL. Dan di Puskesmas Ranotana Weru yaitu sebesar 9,18 mg/dL sebelum pemberian air rebusan dan 7,97 mg/dL sesudah pemberian. Kata kunci: Gout arthritis, kadar asam urat, daun salam
INDRIANA ROSITA
2025 · Book · Open Access
Hipertensi adalah kelainan yang sering terjadi, kronis, dan berkaitan dengan usia,
yang sering kali menyebabkan komplikasi kardiovaskular dan ginjal yang
melemahkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepatuhan
pasien hipertensi dalam mengkonsumsi obat antihipertensi di rumah sakit.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik purposive sampling
dengan pendekatan prospektif, yang diukur dengan menggunakan instrumen
Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Berdasarkan dari hasil analisis
menunjukkan bahwa pasien yang terlibat dalam penelitian ini cenderung pada jenis
kelamin perempuan. Tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien hipertensi
dirumah sakit hasilnya beragam, dengan adanya hasil dari penelitian ini perlu
adanya intervensi dari tenaga kesehatan terkait untuk meningkatkan kepatuhan
minum obat pasien hipertensi, karena kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat
sangat berpengaruh terhadap keberhasilan terapi pasien. Kepatuhan minum obat
dapat mempengaruhi tekanan darah secara bertahap dan dapat mencegah terjadinya
komplikasi ke penyakit lain. Seseorang dengan tingkat pengetahuan kurang
beresiko 1,503 kali untuk tidak patuh minum obat hipertensi dibanding pasien yang
memiliki tingkat pengetahuan yang baik. Penggunaan obat yang terlalu banyak
dapat memberikan dampak negatif terkait kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi
obat karena sebagian pasien merasa takut dengan akan efek samping maupun
kejadian yang tidak diinginkan ketika pemakaian obat.
FRISKA FITRIANI
2025 · Book · Open Access
STUDI LITERATUR HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI DASAR ABSTRAK Imunisasi merupakan upaya yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh akan penyakit yang dilakukan melalui pemberian vaksin. Usaha pemerintah Indonesia dalam pencapaian herd immunity yaitu, cakupan imunisasi rutin minimal harus 95% merata di seluruh wilayah, program imunisasi setiap bayi (usia 0-11 bulan) wajib mendapatkan lima imunisasi dasar lengkap (LIL) yang terdiri dari 1 dosis BCG, 3 dosis DPT, 4 dosis polio, 1 dosis hepatitis B, dan 1 dosis campak/MPR. Penelitian sebelumnya masih terdapat kurangnya persepsi sebesar 46,5% dalam pemberian imunisasi pada bayinya, dikarenakan fasilitas kesehatan masih kurang dalam penyuluhan promosi kesehatan. Tindakan yang perlu dilakukan dalam mengatasi permasalahan diatas maka perlu adanya peningkatan pengetahuan tentang imunisasi dasar. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar terhadap pemberian imunisasi dasar. Rancangan penelitian menggunakan studi literatur dengan merumuskan serta mencari perbedaan hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap pemberian imunisasi dasar, dimana jurnal terpublikasi pada SINTA 1 sampai 6 pada tahun 2021-2023. Metode penelitian ini yaitu menggambarkan karateristik responden berdasarkan umur, pekerjaan, jenis kelamin, pendidikan, serta hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap pemberian imunisasi dasar. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan ditampilkan menggunakan tabel dan grafik. Kata kunci : hubungan, tingkat pengetahuan ibu, pemberian, imunisasi dasar
NANDA FIRANA RAHMADANI
2025 · Book · Open Access
Intensitas penggunaan antibiotik yang relatif tinggi menimbulkan berbagai permasalahan dan merupakan ancaman global bagi kesehatan terutama resitensi bakteri terhadap antibiotik. Daun alpukat merupakan salah satu alternatif bahan alami yang dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian terdahulu menyatakan bahwa kandungan flavonoid yang terdapat dalam daun alpukat mempunyai aktivitas sebagai antifungi dan antibakteri. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hasil skrining fitokimia dan uji aktifitas ekstrak daun alpukat (Persea americana Mill.) terhadap bakteri (Staphylococcus aureus). Ekstrak daun alpukat mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin yang teridentifikasi memiliki aktivitas antibakteri. Pembuatan ekstrak daun alpukat menggunakan pelarut etanol dengan metode ekstraksi maserasi. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram. Objek dalam studi literatur ini adalah hasil skrining fitokimia dan aktivitas antibakteri ekstrak daun alpukat (Persea americana Mill) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Hasil studi literatur ini diperoleh bahwa ekstrak etanol daun alpukat memiliki aktivitas antibakteri. Pada ekstrak etanol 70% diujikan aktivitas antibakteri dengan konsentrasi 20%-100% dan didapat daya hambat yaitu hanya pada konsentrasi 100% sebesar 10,68 mm. Kemudian pada ektrak etanol 96% pada konsentrasi 25%-100% memiliki daya hambat yaitu 10,2 mm-19,2 mm. Pada penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa ekstrak daun alpukat mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin dan daun alpukat memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan zona hambat yang dikategorikan kuat. Kata kunci: daun alpukat, antibakteri, skrining fitokimia, Persea americana Mill., Staphylococcus aureus.
NISWATU SHALEHA
2025 · Book · Open Access
Pengetahuan yang kurang mengenai diare dapat menyulitkan seorang ibu dalam melindungi dan mencegah anaknya dari penularan diare. Diare adalah kondisi dimana feses dikeluarkan dalam keadaan lembek hingga cair, dengan frekuensi lebih dari 3 kali sehari. Peran ibu menjadi krusial dalam merawat balita yang mengalami diare, mengingat ibu sebagai sosok terdekat diharapkan dapat mengambil langkah-langkah yang memengaruhi kesembuhan anak. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap penatalaksaan diare pada balita. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini yaitu hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap penatalaksanaan diare pada balita pada tahun 2022. Analisis data yang dilakukan metode analisis deskriptif adalah metode penelitian yang menggambarkan karakteristik diantaranya umur, pekerjaan, jenis kelamin, dan tingkat pengetahuan. Hasil telaah studi literatur di Wiayah kelurahan Jagakarsa, Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pahandut, Wilayah Kelurahan Sumowono Kabupaten Semarang menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu terhadap penatalaksanaan diare pada balita.
SUHARDANIA
2025 · Book · Open Access
Merkuri (Hg) termasuk logam berbahaya, baik pada konsentrasi kecil maupun besar dapat bersifat racun. Merkuri sering disalahgunakan pada penggunaan kosmetika khususnya pada pemutih kulit, karena mampu menghambat pembentukan melanin pada permukaan kulit. Produk handbody lotion yang tidak memiliki izin Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) kini telah banyak beredar di kalangan masyarakat yang nantinya akan memberikan efek samping pada pengguna handbody lotion tersebut. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui prosedur kerja dan hasil analisis merkuri pada handbody lotion, junal utama yang menjadi rujukan dari studi literatur ini yaitu penelitian Juliani et al (2021) yang menggunakan sampel handbody lotion yang beredar di kota Bekasi dan penelitian Mardiah (2016) yang menggunakan sampel handbody lotion yang beredar di kota Makassar. Prosedur kerja yang dilakukan pada penelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu preparasi sampel menggunakan pelarut HNO3, dan HCl, dilanjutkan dengan menggunakan uji reaksi warna yaitu NaOH (endapan kuning), KI (endapan merah), dan NH3 (endapan putih) serta pembentukan amalgam (bercak abu-abu mengkilap). Berdasarkan hasil analisis penelitian ditemukan beberapa sampel di kota Makassar tersebut mengandung merkuri.
MARIA FLORYDA
2025 · Book · Open Access
Puskesmas merupakan fasilitas perawatan kesehatan yang digunakan untuk menyediakan layanan kesehatan yang mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Tenaga Kesehatan bekerja pada sektor kesehatan dengan pengetahuan juga keterampilan yang diperlukan untuk memberikan pelayanan kesehatan. Pelayanan infromasi obat sangat di perlukan untuk keberhasilan terapi juga mencegah terjadinya medication error. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi pelayanan informasi obat di Puskesmas Grabag I dan Puskesmas Ciasem. Tahap penelitian yaitu mereduksi data, melakukan penyuntingan juga ringkasan untuk mendapatkan informasi inti dari tulisan. Penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya di lakukan penarikan kesimpulan. Analisis data yang di gunakan adalah analisis deskriptif dengan membuat evaluasi tentang pelayanan informasi obat di Puskesmas. Hasil penelitian menyatakan Berdasarkan hasil dari beberapa literatur menunjukkan bahwa Puskesmas yang memenuhi Permenkes No. 74 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas yaitu Puskesmas Grabag I sebanyak 98,95% dan Puskesmas Ciasem 49,6% yang di mana pelayanan informasi obat pada Puskesmas Grabag I telah memenuhi standar sedangkan Puskesmas Ciasem belum memenuhi standar yang di tetapkan.
NABILA SATIA RAMANDITA
2025 · Book · Open Access
STUDI LITERATUR PERBANDINGAN MEDICATION ERROR TERHADAP SISTEM RESEP KONVENSIONAL DAN RESEP ELEKTRONIK
ABSTRAK
Medication error dapat menyebabkan atau mengarah pada penggunaan obat yang tidak tepat atau membahayakan pasien pada saat pengobatan berada dalam kendali petugas kesehatan atau pasien dan dapat terjadi pada tahapan prescribing, transcribing, dispensing dan administration. Studi literatur ini bertujuan untuk dapat mengetahui Medication Error terhadap penulisan resep secara sistem resep konvensional dan resep elektronik. Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan bagi fasilitas pelayanan kesehatan serta menjadi referensi bagi penelitian terkait Medication Error. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur yaitu melakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah buku-buku, makalah ilmiah serta dokumen yang terkait dengan perbandingan Medication Error terhadap sistem resep tradisional dan sistem resep elektronik seperti Skripsi serta jurnal ilmiah yang telah terdekteksi nasional. Objek dalam penelitian ini adalah membandingkan Medication Error dalam resep rawat jalan di dua rumah sakit di Yordania dengan resep konvensional dan resep elektronik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu dengan membuat gambaran dari data yang dikumpulkan dari jurnal.
NANDA AYU DAWANTY
2025 · Book · Open Access
Peningkatan kesehatan di Indonesia menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan nasional. Salah satu upaya pemerintah adalah dengan penyediaan obat generik yang harganya lebih ekonomis bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Banyaknya persepsi negatif dari masyarakat terkait obat generik sebagai pilihan yang murah dan dianggap kurang bermutu, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai konsep obat generik. Studi literatur ini bertujuan untuk dapat melihat gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik khususnya di wilayah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Objek studi literatur ini adalah tingkat pengetahuan masyarakat terhadap obat generik di wilayah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi literatur dengan tahapan penelitian meliputi pengumpulan, penyuntingan dan meringkas data serta penarikan kesimpulan dari data yang didapatkan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul yaitu karakteristik responden berupa usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik. Hasil yang diperoleh dari pengkajian kedua artikel penelitian ialah, pada artikel pertama mayoritas tingkat pengetahuan masyarakat termasuk dalam kategori tingkat pengetahuan “kurang” dengan persentase 75,69% dan pada artikel kedua mayoritas tingkat pengetahuan masyarakat termasuk dalam kategori tingkat pengetahuan “cukup” dengan persentase 45%. Dari kedua artikel didapatkan tingkat pengetahuan masyarakat dengan kategori “baik” merupakan persentase paling rendah yaitu “1,39%” dan “25%”, sehingga dapat disimpulkan tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan masuk dalam kategori “kurang hingga cukup”.
SALWA RUMNI
2025 · Book · Open Access
Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri. Antibiotik bisa bersifat bakterisid atau bakteriostatik. Antibiotik banyak di resepkan di puskesmas, namun penggunaanya sering kali tidak tepat, akibatnya terjadi peningkatan resistensi terhadap antibiotik. Antibiotik yang sering di konsumsi dan di pasarkan secara bebas adalah amoksisilin. Ketidakpatuhan dalam penggunaan antibiotik dikarenakan kurangnya pengetahuan di masyarakat. Kepatuhan dalam penggunaan antibiotik bertujuan untuk memperkecil resiko terjadinya efek samping dan resistensi. Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapat terapi antibiotik yang sesuai. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien terhadap penggunaan amoksisilin di Puskesmas. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin, usia, dan tingkat kepatuhan pasien terhadap penggunaan antibiotik. Hasil studi literatur Tingkat kepatuhan pasien terhadap penggunaan antibiotik amoksisilin Puskesmas Campurejo sebanyak 24 responden (48%) patuh minum obat antibiotik amoksisilin dan Puskesmas Masbagik sebanyak 89 responden (97,8%).
YETI DAHLIA LESTARI
2025 · Book · Open Access
Demam tifoid atau typhoid fever ialah penyakit yang diakibatkan oleh kontaminasi dari bakteri Salmonella yang memiliki sifat akut serta mengenai ujung dari usus halus. Pasien yang terkena penyakit ini memiliki gejala klinis yaitu demam yang diikuti gejala mual, muntah, anoreksia, dan diare. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antibiotik pada pasien anak penderita demam tifoid di rumah sakit. Penelitian ini diharapkan untuk memberikan pengetahuan, pengalaman ketrampilan, serta refrensi untuk pengetahuan tentang penggunaan antibiotik pada pasien anak penderita demam tifoid, Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dilakukan pengumpulan data, menelaah, dan mempelajari data-data pada jurnal, buku-buku, literatur, catatan dan laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang akan dipecahkan. Objek dari penelitian ini yaitu penggunaan antibiotik pada pasien anak penderita demam tifoid. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data karakteristik berupa jenis kelamin, usia, dan karakteristik pasien berdasarkan tepat pasien 100%, tepat indikasi 100%, tepat obat 85,71%, dan tepat dosis 85,71%.
ANTUNG MAILANI FITRIANUR
2025 · Book · Open Access
Antioksidan merupakan suatu senyawa yang dapat menyerap atau menetralisir radikal bebas sehingga mampu mencegah penyakit-penyakit degeneratif seperti kardiovaskuler, karsinogenesis, dan penyakit lainnya. Salah satu tanaman di Indonesia yang memiliki aktivitas antioksidan alami adalah kemangi (Ocimum basilicum L.). Daun kemangi memiliki kandungan fenolik yang tinggi, senyawa fenolik memiliki kemampuan sebagai antioksidan yang berfungsi sebagai penangkal radikal bebas. Selain memiliki antioksidan, kemangi terbukti secara ilmiah memiliki aktivitas farmakologi yaitu sebagai analgesik, sedatif, antiinflamasi, antianging, antimikroba, antifungi, dan antivirus. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) dengan berbeda pelarut yaitu metanol dan etanol menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Rancangan yang digunakan adalah dengan melakukan pengumpulan data, mempelajari, menelaah, dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian sehingga didapatkan nilai IC50. Objek pada studi literatur ini adalah aktivitas antioksidan esktrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Berdasarkan hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa prosedur uji aktivitas antioksidan pada ekstrak metanol dan etanol memiliki prosedur yang sama yaitu, pembuatan larutan induk sampel, pembuatan larutan seri, pengukuran absorbansi untuk pembuatan kurva inhibisi, kurva inhibisi, dan hasil uji aktivitas antioksidan maka didapatkan aktivitas antioksidan yang berbeda, pada ekstrak metanol memiliki nilai IC50 1.370,9233 µg/ml yang dikategorikan sangat lemah dan ekstrak etanol memiliki nilai IC50 52,68 µg/ml dikategorikan sedang.
IHDA MAULIDYA
2025 · Book · Open Access
Tanaman sirsak (Annona muricata L.) telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Salah satu manfaat daun sirsak adalah sebagai iantibakteri. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Tahapan penelitian ini dimulai dari reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data yaitu dalam bentuk tabel deskriptif selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Objek penelitian ini adalah aktivitas antibakteri ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa artikel atau jurnal tentang aktivitas antibakteri ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil studi literatur menujukkan ekstrak daun sirsak pada konsentrasi 50%, 75% dan 100% memiliki aktivitas antibakteri pada bakteri Escherichia coli dengan kategori hambatan sedang serta menunjukkan adanya aktivitas antibakteri pada konsentrasi 60%, 70%, 80%, 90% dan 100% dengan kategori hambatan kuat.
ROSALINDA HANGIN
2025 · Book · Open Access
Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian. Pelayanan kefarmasian adalah tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelanggarakan pelayanan kefarmasian. Tujuan studi literatur ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di beberapa Apotek. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, skripsi, serta jurnal terkait. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil dari studi literatur ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kefarmasian di beberapa Apotek di Apotek Satkes Pusdokkes Mabes Polri, Apotek di Kota Parepare dan Apotek di Selakau Farma yang ditinjau dari dimensi Tangible (Bukti fisik), Realibility (Kehandalan), Responsivennes (Ketanggapan), Assurance (kepastian), Emphaty (Empati) termasuk kategori puas dengan persentase masing-masing >70%, >70% dan >90%.
ASRI RINI WAHYUNI
2025 · Book · Open Access
Diare merupakan kondisi dimana seseorang melakukan buang air besar dengan kondisi feses yang cenderung encer bahkan cair dengan frekuensi lebih dari tiga kali dalam sehari. Swamedikasi merupakan tujuan pemilihan obat berdasarkan. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu terhadap swamedikasi obat diare pada anak. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan ibu. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian dari tiga penelitian di Desa Dukuh Kecamatan Banyudono, Kelurahan Gumilir dan Desa Karangasem Kabuaten Cirebon, menunjukkan pengetahuan ibu terhadap swamedikasi diare dapat disimpulkan bahwa pada penelitian Ratih (2023) tingkat pengetahuan ibu terhadap swamedikasi diare dalam kategori baik sebesar 69%, kategori cukup 31%. Penelitian Rahmanigtyas (2023) tingkat pengetahuan ibu dalam kategori baik yakni 70 orang, kategori cukup 14 responden serta tingkat kurang baik sebanyak 16 responden, dan penelitian Siska (2023) tingkat pengetahuan ibu dalam kategori baik sebanyak 68 responden 83,87%, berpengetahuan cukup sebanyak 13 responden 13,93% dan berpengetahuan kurang sebanyak 2 responden 2,15%. ibu rata-rata memiliki tingkat pengetahuan baik dan menunjukkan bahwa usia, pendidikan serta pekerjaan memiliki pengaruh terhadap swamedikasi.