AULIA PARAMITHA
2025 · Book · Open Access
pemasaran farmasi sangat berbeda dengan pemasaran umum karena pengambilan keputusan adalah dokter (pelanggan sekunder) bukan pasien (konsumen asli) sehingga strategi pemasaran maksimum dirancang dengan berfokus pada dokter. studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran farmasi terhadap peresepan dokter. penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan bagi industri farmasi dengan memberikan informasi dan masukkan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi peresepan dokter serta menjadi referensi bagi penelitian terkait strategi pemasaran farmasi. penelitian yang dilakukan merupakan penelitian studi literatur yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah, dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. objek penelitian ini yaitu strategi pemasaran farmasi terhadap perilaku persiapan dokter di Bangladesh dan Yordania. analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. hasil penelitian dari dua literatur yang dibandingkan yaitu perilaku persiapan dokter di Bangladesh dan Yordania ditemukan bahwa aktivitas tenaga penjualan hubungan personal kualitas produk dan reputasi perusahaan mempengaruhi perilaku peresepan dokter. berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa pemasaran farmasi sangat mempengaruhi perilaku resep dokter
NIA TRI AGUSTINA
2025 · Book · Open Access
Kesehatan merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi setiap manusia. Pelayanan kefarmasian di rumah sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien, salah satunya adalah pelayanan di rawat jalan, di lihat dari waktu tunggu. Standar pelayanan minimal (SPM) pada rumah sakit untuk resep obat racikan ≤ 60 menit dan untuk resep obat non racikan ≤ 30 menit. Permasalahan yang ada di rumah sakit waktu tunggu belum memenuhi standar. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan waktu tunggu pelayanan resep rawat jalan di beberapa rumah sakit. Rancangan yang digunakan pada penelitian yaitu studi literatur, yang melakukan pengumpulan data, menelaah, dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini yaitu perbandingan waktu tunggu pelayanan resep pada rawat jalan di rumah sakit pada jurnal tahun 2021-2023. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data yang terkumpul dengan cara membandingkan literatur berupa perbandingan waktu tunggu resep racikan dan non racikan. Hasil dari ketiga rumah sakit yang berbeda-beda sudah memenuhi standar waktu tunggu pelayanan minimal rumah sakit, rumah sakit ciputra citra raya dengan resep racikan dengan rata-rata 17,23 menit dan untuk resep non racikan 7,12 menit, rumah sakit tangulandang memiliki rata-rata resep racikan 19 menit dan untuk resep non racikan 2,9 menit, dan untuk rumah sakit anwar medika memiliki rata-rata resep racikan 30,9 menit dan untuk resep non racikan 18,7 menit.
SESILIA RETCIANA NATA
2025 · Book · Open Access
Konsumsi jamu merupakan salah satu upaya promotif preventif yang dihasilkan dari beragam ramuan dan tanaman obat yang berasal dari kearifan lokal. Rutin mengonsumsi jamu dapat memberikan berbagai manfaat dan khasiat kesehatan yang signifikan. Jamu yang berasal dari tanaman obat memiliki dampak yang terlihat lambat namun bersifat memperbaiki dibandingkan obat kimia yang memberikan efek cepat namun juga menimbulkan efek samping. Dismenore adalah nyeri perut bawah saat menstruasi yang biasanya disertai dengan gejala lain seperti berkeringat, muntah dan diare. Dismenore sering kali menghambat remaja dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti belajar dan bermain bersama dengan teman lainnya. Analisis data yang di gunakan adalah metode deskriptif, yaitu analisa dengan membuat gambaran dari data yang terkumpul di tampilkan secara tabel dan dinarasikan baik persamaan, ketidaksamaan, perbandingan, memberikan pandangan dan kesimpulan pada literatur tersebut. Tujuan penelitian di lakukan untuk mengetahui efektivitas dari pemberian jamu kunyit asam dan penurunan nyeri haid. Objek penelitian adalah remaja yang berusia 15-19 tahun. Berdasarkan hasil penelitian jurnal efektivitas jamu kunyit asam terbukti dapat menurunkan dismenore dengan cara mengkonsumsi jamu kunyit asam sebelum dan sesudah menstruasi agar efek yang di dapat lebih maksimal.
RAFIYANA FADILLAH
2025 · Book · Open Access
Skizofrenia merupakan suatu kepribadian yang terbagi antara pikiran, perasaan, dan perilaku, dimana seseorang melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan pikiran dan perasaannya. Perlu adanya dukungan dari keluarga agar pasien patuh minum obat. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dilakukan dengan cara pengumpulan data, menelaah, dan mempelajari data-data pada jurnal, buku-buku, literatur, serta laporan yang berkaitan dengan masalah yang akan dipecahkan. Adapun objek penelitian ini yaitu hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang Provinsi Sulawesi Utara dan Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif korelasional yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data karakteristik pasien seperti umur, jenis kelamin, pendidikan, serta data-data dukungan keluarga, kepatuhan minum obat dan hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia. Data disajikan secara deskriptif dalam bentuk presentase dalam tabel.
TRISNA HASANAH
2025 · Book · Open Access
Salah satu sediaan yang bisa dikembangkan dengan menggunakan ekstrak tanaman adalah tablet kunyah yang memiliki kemudahan dalam konsumsi, terutama untuk anak-anak atau orang dewasa yang memiliki kesulitan menelan tablet biasa. Tablet kunyah diharapkan dapat memberi rasa enak dan mudah ditelan sehingga diperlukan pengisi yang manis. Studi literatur ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap karakteristik dari tablet kunyah yang menggunakan sorbitol sebagai bahan pengisi. Penelitian ini diharapakan dapat dimanfaatkan bagi mahasiswa/i farmasi untuk pengetahuan tablet kunyah yang menggunakan sorbitol bahan pengisi. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah, dan menganalisi data beberapa jurnal penelitian. Data dianalisis secara deskriptif yaitu berupa data karakteristik formula tablet kunyah, metode pembuatan dan hasil evaluasi tablet secara fisik pada tablet kunyah ekstrak tanaman.
RIFKA ALIFFIERNI SEPTIANINGRUM
2025 · Book · Open Access
Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah kasus tuberkulosis paru di dunia. TB paru menjadi penyakit menular paling mematikan setelah infeksi covid-19. Insidensi TB Indonesia pada 2021 mencapai 969,000 kasus TB global. Kepatuhan minum obat pada pasien TB paru sangatlah penting. Adanya dukungan keluarga dapat mendukung pengobatan teratur penderita tuberkulosis. Jika pasien patuh dalam pengobatan TB paru, dapat menyelesaikan seluruh durasi pengobatan yang berlangsung selama 6 hingga 9 bulan tanpa melewatkan dosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dilakukan pengumpulan data, menelaah, dan mempelajari data-data pada jurnal yang berkaitan dengan objek penelitian. Adapun objek pada penelitian ini adalah hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang diperoleh dari Puskesmas Pahandut Palangka Raya, Puskesmas Kedaton Bandar Lampung, dan Puskesmas Kecamatan Cakung. Hasil studi literatur ini terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis. Oleh karena itu akan semakin baik jika keluarga memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang sedang mengalami pengobtan TB paru.
DILA RAMADANI SAFITRI
2025 · Book · Open Access
Rhodamin B adalah zat warna yang tidak seharusnya digunakan dalam pembuatan
kosmetika. Penggunaan rhodamin B pada umumnya dipicu oleh beberapa faktor,
seperti pertimbangan harga yang lebih ekonomis dibandingkan pewarna kosmetik,
selain itu warna yang dihasilkan rhodamin B bersifat tahan lama dan lebih menarik.
Rhodamin B memiliki sifat karsinogenik dan dapat menyebabkan iritasi pada bibir
apabila digunakan dalam jangka panjang. Analisis rhodamin B dapat dilakukan
dengan menggunakan metode seperti Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan
Spektrofotometri UV-Vis. Jenis penelitian ini berupa studi literatur yang bertujuan
untuk mengetahui hasil analisa keberadaan dan rhodamin B yang beredar di
pasaran. Tahap penelitian ini meliputi pengumpulan data, menelaah dan
menganalisa data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini mencakup
perbandingan mengenai persiapan sampel dan informasi kadar rhodamin B yang
terkandung dalam lipstik yang beredar di pasar Daerah Gorontalo dan Batam.
Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif, yaitu dengan menyajikan
data kualitatif dan kuantitatif yang fokus pada hasil analisa keberadaan dan kadar
rhodamin B pada lipstik.
DINDA RARA HERDIANI
2025 · Book · Open Access
Penyakit infeksi dapat disebabkan dari mikroorganisme patogen seperti,bakteri. Pengobatan untuk infeksi bakteri dapat menggunakan antibiotik. Resistensi antibiotik disebabkan karena bakteri resisten terhadap antibiotik tersebut danmenjadi penyebab kegagalan pengobatan infeksi. Daun pepaya (Carica papaya L.)diketahui mengandung alkaloid, saponin, dan flavonoid, akar dan kulit batangnya,pada daun dan akarnya mengandung polifenol, serta mengandung saponin padabijinya. Kandungan zat tersebut mampu mempengaruhi perkembangan bakteribahkan membunuh bakteri tertentu. Penelitian terhadap daun pepaya (Carica papaya L.) menunjukkan aktivitas antioksidan, antidiabetes, antihipertensi,antibakteri, antijamur, dan analgetik. Daun pepaya membuatpeneliti tertarik untuk melakukan studi literatur tentang Aktivitas Antibakteri Daun Pepaya dengan banyaknya manfaat daun pepaya (Carica papaya L.) dan untuk menunjukkan perbandingan daya hambat daun pepayaterhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dan Bacillus subtilis.
ANGGHIA ZHAVIRA PUTRI
2025 · Book · Open Access
Pegagan (Centella asiatica L.) merupakan salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional khususnya sebagai antibakteri. Tumbuhan ini mengandung senyawa metabolit sekunder seperti, flavonoid, saponin dan tanin. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas. antibakteri ekstrak etanol daun pegagan (Centella asiatica L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Tahapan penelitian meliputi reduksi data. berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data dalam tabel deskriptif, penarikan kesimpulan, melakukan verifikasi dan tinjauan ulang dari data yang akan didapat agar penarikan kesimpulan dapat dilakukan dengan benar. Objek penelitian ini adalah aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pegagan terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data. yang terkumpul mengenai nilai aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun. pegagan terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Hasil penelitian yang diperoleh dari data jurnal tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pegagan memiliki aktivitas antibakteri pada diameter zona hambat terkecil diperoleh 7,7 mm dengan konsentrasi 25% dalam kategori zona hambat sedang dan pada diameter zona hambat terbesar diperoleh 21,6 mm dengan konsentrasi 80% dalam kategori zona hambat sangat kuat.
NUR FITRIANI DEWI
2025 · Book · Open Access
Antibiotik merupakan obat yang berfungsi membunuh dan/atau menghambat pertumbuhan bakteri. Antibiotik termasuk golongan obat keras yang banyak digunakan dalam tata laksana terapi farmakologi. Demam tifoid adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Penyebaran penyakit ini biasanya melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Salah satu tatalaksana penyakit ini adalah dengan pemberian antibiotik yang penggunaannya perlu dievaluasi untuk menjamin mutu, kualitas dan efektivitas terapi demam tifoid, meliputi tepat obat, tepat pasien, tepat dosis, tepat indikasi, tepat durasi. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid di Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek dari penelitian ini adalah pasien demam tifoid di Puskesmas. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Analisis data dilakukan dengan analisis secara deskriptif yaitu mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap data yang sudah terkumpul. Hasil evaluasi penggunaan obat di Puskesmas Kabupaten Garut diperoleh persentase tepat indikasi 96,88%, tepat obat 58,27%, tepat dosis 63,32%, tepat durasi 49,75% dan pada Puskesmas Pertahanan Kabupaten Kebumen diperoleh persentase tepat indikasi 100%, tepat obat 95,45%, tepat dosis 78,78%, tepat pasien 100%.
DIAN PRAMANA
2025 · Book · Open Access
Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah faktor risiko utama terjadinya
penyakit kardiovaskular aterosklerosis, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal.
Hipertensi menimbulkan risiko mortalitas dini, yang meningkat saat tekanan
sistolik dan diastolik meningkat. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang
ditanggung oleh BPJS Kesehatan untuk ditangani di FKTP. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui Pola Peresepan Obat Antihipertensi Pada Pasien BPJS
Kesehatan Di Apotek. Penelitian yangdilakukan merupakan jenis penelitian studi
literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah
buku-buku serta dokumen yang terkait sepertikarya tulis ilmiah, skripsi, dan jurnal
ilmiah. Studi literatur ini mengacu pada 2 jurnal penelitian yaitu “Pola Peresepan
Obat Antihipertensi Pada Pasien BPJS Kesehatan Diapotek Kimia Farma Ahmadyani”, dan
“Gambaran Peresepan Obat Antihipertensi Dan Interaksi Obat Pada Pasien BPJS Di
Apotek Kimia Farma 479 Kendari”. Analisis data dilakukan dengan metode analisis
deskriptif berupa data kuantitatif yaitu dengan data pengobatan antihipertensi
secara monoterapi dan kombinasi.
SUCIYATI ZAINATUL QARINA
2025 · Book · Open Access
Diabetes Melitus (DM) merupakan kondisi metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronis yang diakibatkan karena kerusakan atau kekurangan sekresi insulin. Pada tahun 2021 jumlah penderita diabetes melitus mencapai 19,47 juta jiwa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil karaktertistik dan pola penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe II di instalasi rawat jalan Rumah Sakit. Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan bagi fasilitas pelayanan kesehatan serta menjadi referensi bagi penelitian terkait pola penggunaan obat pada pasien diabetes melitus tipe II. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, dengan melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini yaitu profil karakteristik dan pola penggunaan obat pada pasien Diabetes Melitus tipe II di Rumah Sakit Kabupaten Bogor, Rumah Sakit Provinsi Anwar Medika dan Rumah Sakit NTB. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin, usia, diagnosa pasien dan data pola penggunaan obat antidiabetes serta obat penyerta lain berdasarkan golongannya. Berdasarkan studi literatur yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar penderita diabetes adalah perempuan, dengan usia mayoritas 46 – 65 tahun. Obat yang paling sering digunakan oleh para penderita adalah sulfonilurea (Glimepirid) dan Biguanid (Metformin). Kata kunci: Diabetes Melitus tipe 2, Profil Karakteristik Pasien, Pola Penggunaan Obat
SARIFAH EKA DALIANA
2025 · Book · Open Access
ALEXSANDRO RIVALDO DERIUS
2025 · Book · Open Access
SARIFAH NURIYAH
2025 · Book · Open Access
AULIA PANDURATA ALIFIANTI WONG
2025 · Book · Open Access
PUTRI IRMAYANTI
2025 · Book · Open Access
SELLY ICHA NOVITASARI RAMADAYATI
2024 · Book · Open Access
SAUDAH
2024 · Book · Open Access
Secara empiris bunga kenop digunakan untuk pengobatan sesak nafas karena asma, bronchitis kronis, panas pada anak, radang mata serta disentri. Daun bunga kenop mengandung saponin, alkaloid, flavonoid, gum, mucilago, kumarin dan gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun bunga kenop konsentrasi 15%, 20% dan 30% dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Ekstrak daun bunga kenop diperoleh dari proses maserasi dengan pelarut etanol 70% dan dilakukan skrining fitokimia. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram pada larutan uji konsentrasi 15%, 20% dan 30% terhadap bakteri Salmonella typhi dengan kontrol positif kloramfenikol dan kontrol negatif DMSO. Pengamatan dilakukan dengan mengukur zona bening di sekitar kertas cakram menggunakan jangka sorong selama inkubasi setiap 1x24 jam, 2x24 jam dan 3x24 jam. Data yang diperoleh dengan hasil rata rata zona hambat pada konsentrasi 15% sebesar 1,40 mm, pada konsentrasi 20% sebesar 1,82 mm, dan pada pada konsentrasi 30% sebesar 2,51 mm. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa konsentrasi 15%, 20% dan 30% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhy dengan kategori respon lemah.
DWI NUR FAIZAH
2024 · Book · Open Access
Ketidakpatuhan pada pengobatan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat terbesar. Kurangnya kepatuhan pada obat antihipertensi adalah alasan utama untuk kontrol hipertensi yang buruk. Faktor yang mempengaruhi perilaku kepatuhan minum obat sangat kompleks dan beragam salah satunya dukungan keluarga. Dukungan keluarga sangat penting dalam pemeliharaan kesehatan, karena dengan adanya dukungan keluarga pencapaian keluarga sehat akan tercapai. Dukungan keluarga berupa informasi mengenai penyakit atau mengingatkan untuk minum obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan dukungan keluarga pasien hipertensi terhadap kepatuhan minum obat di puskesmas Sambutan kota Samarinda. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan metode cross sectional yaitu rancangan penelitian dengan melakukan pengamatan pada saat bersamaan atau sekali waktu. Data dimabil menggunakan metode kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner MMAS (morisky medication adherence scale). Objek penelitian ini adalah hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang menjalani pengobatan hipertensi di Puskesmas Sambutan dan memiliki keluarga serta berusia > 25 tahun. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Sambutan memiliki kepatuhan rendah 72,18%, kepatuhan sedang 21,05%, dan kepatuhan tinggi 6,77%. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga pada kepatuhan minum obat dengan nilai P Value 0,994 > 0,05.