COLLECTION
Koleksi Perpustakaan
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Publikasi
The Standard Natural History
Edible Trees
When we think of edible trees we tend to focus on a few common varieties that give us fruit. However, many excellent less well-known trees can produce edible flowers, oil, seed, nuts, leaves, sap and bark as well as fruit. Many also have important medicinal applications. We also identify other uses of products derived from these trees, including fibres for clothes, rope and paper, oils for lubricants, fuels, water proofing and wood preservatives, dyes, construction materials, and more. In this book we describe 50 of our favourite edible trees, each one illustrated and arranged alphabetically by common name. Complementing the images is a physical description of each species, and information on their origin, growth-habit, preferred hardiness zone, edible and medicinal ratings, known hazards, weed potential, propagation, care and cultivation.This book describes and provides advice on growing Plants For A Future's favourite edible trees.
BUNGA RAMPAI KAJIAN EKONOMI ISLAM
Aset pajak tangguhan berpengaruh terhadap earning management. Hal ini didasari karena adanya jumlah PPh yang terpulihkan pada periode akan datang sebagai akibat dari adanya perbedaan temporer yang dikurangkan dari beban dalam perhitungan laba fiskal dan sisa kompensasi kerugian. Semakin naik aset pajak tangguhan, maka earning management yang dilaku kan oleh manajemen perusahaan semakin tinggi. Beban pajak tangguhan tidak berpengaruh terhadap earning management disebabkan beban pajak tangguhan tidak dapat mendeteksi perusahaan dalam melakukan earning management. Apabila perusahaan menurunkan labanya, maka akan berpengaruh terhadap beban pajak tangguhan kecil. Sehingga, mendeteksi earning management dalam perusahaan melalui beban pajak tangguhan tidak efektif karena beban pajak tangguhan tidak dapat menggambarkan bahwa perusahaan tersebut melakukan earning management.
KAJIAN PENELITIAN PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI SEKOLAH DASAR
Kajian Penelitian Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar” telah dapat diselesaikan. Bookchapter ini adalah merupakan hasil hasil kumpulan berbagai tulisan dari dosen dan guru Ilmu pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar. Terimakasih kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar Bapak Prof. Dr. H. Ambo Asse, M. Ag, kepada Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bapak Erwin Akib, M.Pd., Ph. D, kepada ketua Program Studi Pendidikan Dasar Ibu Sulfasyah, M.Pd., Ph. D yang telah memberikan motivasi dan kemudahan dalam proses-proses penelitian dan penulisan buku. Kami menyadari masih terdapat banyak kekurangan dalam buku ini untuk itu kritik dan saran yang membangun demi penyempurnaan buku ini sangat diharapkan. Dan semoga Bookchapter ini dapat memberikan manfaat bagi Dosen, Mahasiswa, Guru dan siswa dan pemerintah dalam mengembangkan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar.
Kajian Semantik Ayat-Ayat Penciptaan
Kajian makna kata-kata yang merujuk pada penciptaan makhluk
HUKUM PERTANAHAN
Penguasaan tanah oleh warga yang tidak dilandasi bukti kepemilikan hak atas tanah dan pemberian hak atas tanah oleh Badan Pertanahan Nasional yang tidak mencerminkan keadilan substantif, menjadi akar konflik penguasaan dan kepemilikan hak atas tanah. Fenomena tersebut menjadi alasan kuat betapa pentingnya mengetengahkan kajian tentang peralihan penguasaan yuridis hak atas dalam perspektif hukum progresif, demi terwujudnya keadilan substantif. Berangkat dari riset yang telah penulis lakukan, buku ini hendak mengupas poin kunci, diantaranya: mengapa peralihan yuridis hak atas tanah belum mencerminkan nilai keadilan substantif, bagaimana dampak peralihan yuridis hak atas tanah yang tidak berbasis nilai keadilan substantif, serta bagaimana model penyelesaian sengketa tanah dalam perspektif hukum progresif sehingga dapat terwujud keadilan substantif menuju tertib administrasi pertanahan.
MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI SWASTA
Kepemimpinan merupakan inti dari pada Manajemen. Gaya kepemimpinan dan iklim organisasi berpengaruh terhadap hubungan kerja dan kinerja organisasi. Tetapi hubungan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja organisasi. Hubungan kerja bukan mediator pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja organisasi, dan juga bukan mediator pengaruh iklim organisasi terhadap kinerja organisasi. Gaya kepemimpinan yang tepat, iklim organisasi yang kondusif dan hubungan kerja yang harmonis mendukung pencapaian kinerja organisasi yang optimal.
Informasi dan kajian pembangunan nasional: Hasil-hasil pembangunan nasional
Indonesia, economic conditions, politics and government; elections campaign of Golongan Karya, the functional group.
Prosiding analisis ketersediaan sumberdaya pangan dan pembangunan pertanian berkelanjutan
Availability of agricultural food resources and the sustainable development of agriculture in Indonesia.
SERPIHAN BERHARGA (Sebuah Kajian Praktis Tasawuf Akhlaki dan Amali)
Judul : SERPIHAN BERHARGA (Sebuah Kajian Praktis Tasawuf Akhlaki dan Amali) Penulis : Mushofa, S.Pd.I, M.Ag Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 345 Halaman No ISBN : 978-623-497-070-8 Tahun Terbit : September 2022 SINOPSIS Buku ini merupakan kumpulan tulisan penulis selama mengenyam pendidikan Pasca Sarjana di UIN Antasari Banjarmasin yang berisi tentang pembahasan seputar tasawuf dan akhlak, maka di dalam buku ini tidak disusun secara sistematis dari bab ke bab, melainkan mengangkat tema-tema khusus secara parsial. Secara umum, buku ini mengulas tema-tema dalam tasawuf akhlaki dan sedikit tasawuf amali secara praktis. Sementara tasawuf akhlaki sendiri adalah sebuah aliran tasawuf yang lebih berorientasi pada etis atau moral dan tasawuf amali adalah tasawuf yang lebih mengutamakan intensitas dan eksistensitas ibadah. Dimana selama ini kajian-kajian tasawuf, baik akhlaki dan amali masih banyak di wilayah teoritis. Pada buku ini, penulis berusaha menyuguhkan tasawuf akhlaki dan amali yang lebih praktis. Seperti zuhud sebagai solusi ketenangan hidup, tasawuf sebagai terapi konseling, dzikir sebagai metode sufi healing dan menjadikan ajaran-ajaran tasawuf sebagai nilai anti korupsi.
Edible Wild Mushrooms of North America
Unusual shapes and colors make many mushrooms alluring to the eye, while the exotic flavors and textures of edible mushrooms are a gourmet delicacy for the palate. Yet many people never venture beyond the supermarket offerings, fearing that all other mushrooms are poisonous. With amateur mushroom hunters especially in mind, David Fischer and Alan Bessette have prepared Edible Wild Mushrooms of North America. This field guide presents more than 100 species of the most delicious mushrooms, along with detailed information on how to find, gather, store, and prepare them for the table. More than 70 savory recipes, ranging from soups and salads to casseroles, canapes, quiches, and even a dessert, are included. Throughout, the authors constantly emphasize the need for correct identification of species for safe eating. Each species is described in detailed, nontechnical language, accompanied by a list of key identifying characteristics that reliably rule out all but the target species. Superb color photographs also aid in identification. Poisonous "lookalikes" are described and illustrated, and the authors also assess the risks of allergic or idiosyncratic reactions to edible species and the possibilities of chemical or bacterial contamination.
PEMERINTAHAN NAGARI DALAM PERSPEKTIF ADMINISTRASI PUBLIK
Pemerintah Sumatera Barat telah menetapkan kebijakan tentang model kelembagaan pemerintahan nagari yang sesuai dalam penerapan desa adat di Provinsi Sumatera Barat. Penyelenggaraan Pemerintahan Nagari yang dimulai tahun 2001 menurut Undang-Undang nomor 22 Tahun 1999 yang kemudian direvisi dengan Undang-Undang nomor 32 Tahun 2004 dan Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 yang menetapkan pemerintahan Desa dengan nama lain. Artinya, Pemerintahan Nagari diselenggarakan mengikuti asas-asas pengaturan Desa dan dituntut untuk dikelola secara professional sebagai village governance atau penyelenggaraan Pemerintahan Nagari yang tetap ditempatkan sebagai Desa administrasi. Hal ini mendorong pemerintah nagari untuk melakukan pengelolaan yang lebih baik dalam mewujudkan kemajuan dan kemandirian. Buku ini, hadir secara sitematis guna menjadi sumbangan pemikiran bagi pengembangan disiplin ilmu Administrasi Publik maupun secara umum untuk menambah wawasan dan khasanah keilmuan tentang keberagaman penyelenggaraan pemerintahan desa di Indonesia dalam konteks kelembagaan.
Reformasi administrasi
PERUBAHAN SOSIAL KAJIAN TENTANG PARADIGMA TEORI, KEKUATAN-KEKUATAN PERUBAH DAN PROSES PERUBAHAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT
Percepatan perubahan dalam masyarakat melaju dalam semua lini kehidupan manusia. Era 2020 seluruh masyarakat dunia diguncang dengan pandemi corona yang cukup lama dan dialami hampir seluruh masyarakat dunia. Pandemi corona yang berbasis pada dimensi kesehatan telah menjadi penyebab bagi perubahan ekonomi, pendidikan, sosial, teknologi. Hal ini menujukkan bahwa ada keterkaitan antar dimensi dalam kehidupan manusia yang mengakibatkan perubahan, termasuk didalamnya perubahan sosial. Kajian perubahan sosial menjadi pokok bahasan yang penting dalam sosiologi, seiring dinamika menjadi karakter yang dimiliki oleh setiap masyarakat. Dinamika perubahan akan terus bergerak seiring dengan pendidikan, politik, ekonomi, teknologi dan agama yang menjadi faktor penggerak perubahan masih menjadi akar kebutuhan manusia. Pada perkembangannya komponen-komponen perubahan ini menjadi penggerak sekaligus menyumbang persoalan-persoalan pelik dalam masyarakat yang memunculkan konflik, masalah sosial hingga peperangan. Untuk itu kajian perubahan sosial menjadi penting untuk ditelisik dengan menkaji dalam perspektif teori-teori sosiologi yang sangat beragam.
Artemia Research and Its Applications
Potensi Kombinasi Tithonia diversifolia dengan daun alpukat Persea americana miller Sebagai Pakan Alternatif Ternak Kambing
Judul : Potensi Kombinasi Tithonia diversifolia dengan daun alpukat Persea americana miller Sebagai Pakan Alternatif Ternak Kambing Penulis : Dr. Roni Pazla, S. Pt, MP. Prof. Dr. Ir. Novirman Jamarun, M. Sc. Gusri Yanti, SP, MP. Dwi Nanda Indah Sari, S.Pt. Indra Saputra, S.Pt. dan Selmia Susanti, S.Pt. Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 131 Halaman NO ISBN : 978-623-497-057-9 Tahun Terbit : September 2022 Sinopsis Daun alpukat (Persea americama miller) merupakan limbah dari perkebunan alpukat setelah dilakukan pemangkasan cabang. Pemangkasan cabang diperlukan karena akan berdampak lansung pada factor lingkungan dan keberlanjutan budidaya alpukat. Namun saat ini limbah dari perkebunan alpukat kurang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pakan ternak, sama halnnya seperti tanaman paitan. Tanaman paitan (Tithonia diversifolia) merupakan tanaman semak yang berpotensi besar untuk dijadikan pakan ternak namun masih kurang termanfaatkan dengan baik , hanya sebagian orang yang mengunakannya sebagai mulsa atau pestisida alami dan belum banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak terutama ruminansia. Tanaman paitan dan daun alpukat dapat dijadikan sebagai pakan alternatif bagi ternak ruminansia. Namun kendala dari pengunaan tanaman paitan dan daun alpukat adalah zat anti gizi seperti asam fitat, tanin, saponin, oksalat, alkaloid dan flavonoid. Faktor pembatas tersebut, baik zat yang lansung terkandung dalam bahan pakan maupun melalui produk metabolisme pada ternak, dapat menganggu penggunan pakan. Selain itu, dapat mempengaruhi kesehatan dan produksi ternak melalui mekanisme penurunan asupan nutrisi, gangguan pencernaan dan penyerapan serta menyebabkan efek samping yang merugikan. Kandungan zat antinutrisi yang paling banyak di titonia dan daun alpukat adalah asam fitat dan tanin. Kandungan asam fitat dan tanin yang tinggi pada tanaman tittonia dan daun alpukat menyebabkan rasa pahit , sehingga kurang disukai oleh ternak. Asam fitat dalam suatu bahan pakan juga dapat mengangu penyerapan mineral karena asam fitat memiliki chelating agent yang dapat mengikat mineral sehingga ketersediaan biologis mineral tersebut menurun. Pada ternak kambing perah , konsentrasi pemberian titonia yang tinggi membuat rasa susu kambing terasa agak pahit. Sehingga dilakukanlah fermentasi tithonia dengan mengunakan lactobacillus bulgaricus yang mampu mereduksi kadar asam fitat pada titonia dan meningkatkan kadar mineral fosfor sehingga mampu dimanfaatkan mikroba rumen untuk pertumbuhan dan aktivitasnya. Kombinasi dari Tithonia diversifolia dengan daun adpukat serta penggunaan konsentrat berbahan lokal akan dapat menekan biaya ransum dari usaha kambing perah karna bahan-bahan ini merupakan bahan lokal dan mudah didapat. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dan solusi serta pemanfaatan dari bahan pakan local dan limbah limbah perkebunan dalam rangka mewujudkan ketahanan pakan, yang muaranya untuk mendukung program ketahanan pangan serta menunjang program swasembada susu yang dicanangkan pemerintah.
UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK KULIT BATANG SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macrocapa Jack.) TERHADAP LARVA Artemia Salina Leach DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)
Selutui puka adalah salah satu tumbuhan liar secara empiris oleh masyarakat suku dayak di Desa Karangan, Kecamatan Mook Manar Bulant, Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur yang digunakan sebagai obat kanker pada bagian kulit batang. Tujuan penelitian untuk mengetahui sifat toksik dan nilai LC50 ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol kulit batang selutui puka (Tabernaemontana macrocapa Jack) terhadap larva Artemia salina Leach. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan tahapan penelitian yaitu pengambilan sampel, determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol, skrining fitokimia, penetasan telur larva Artemia salina Leach dan uji toksisitas akut ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol terhadap larva Artemia salina Leach dengan masing-masing konsentrasi 50 ppm, 100 ppm dan 200 ppm. Diperoleh ekstrak kental n-heksana sebanyak 4,34 g (rendemen 2,17%), ekstrak etil asetat sebanyak 2,7 g (rendemen 1,35%) dan ekstrak etanol sebanyak 7,05 g (rendemen 3,53%). Hasil skrining fitokimia kulit batang selutui puka ekstrak n-heksana mengandung senyawa alkaloid dan triterpenoid. Ekstrak etil asetat mengandung senyawa flavonoid dan triterpenoid. Ekstrak etanol mengandung senyawa alkaloid, triterpenoid, flavonoid, tannin, saponin, dan triterpenoid. Nilai LC50 ekstrak n-heksana 241,617 ppm (sangat toksik), ekstrak etil asetat 140,955 ppm (sangat toksik) dan ekstrak etanol 103,618 ppm (sangat toksik).
Karakterisasi simplisia serta ekstrak etanol daun dan buah limpasu (baccaurea lanceolata)
Baccaurea lanceolata merupakan tumbuhan obat yang berada di hutan lindung Samboja yang dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan limpasu. Secara empiris limpasu (Baccaurea lanceolata) digunakan oleh masyarakat suku Dayak Bakumpai sebagai obat diabetes dan buah limpasu dimanfaatkan sebagai bahan pencampur bedak dingin yang dipercaya dapat menghaluskan kulit wajah. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakterisasi simplisia serta ekstrak etanol pada daun dan buah limpasu (Baccaurea lanceolata). Penelitian tentang karakterisasi (Baccaurea lanceolata) baik parameter spesifik dan parameter non spesifik belum pernah dilaporkan. Hasil penelitian organolpetis simplisia serta ekstrak daun dan buah limpasu meliputi ekstrak kental, berbau khas, berwana hijau tua kehitaman pada ekstrak daun, berwarna coklat merah bata pada ekstrak buah, dan rasa pahit. Hasil makroskopik daun limpasu yaitu daunnya tunggal, berseling, tersusun secara spiral, pangkal tepi daunnya biasanya mengandung kelenjar, daun berbentuk bulat telur hingga bulat sungsang, daging daun tipis, panjang daun 27 cm, lebar daun 9 cm. Hasil mikroskopik fragmen pengenal pada daun yaitu epidermis, berkas pembuluh, parenkim, rambut pembuluh dan stomata. Hasil uji parameter spesifik simplisia daun, simplisia buah, ekstrak daun, ekstrak buah kadar sari larut air yaitu 3,27 %, 7,77 %, 9,18 %, 25 %, kadar sari larut etanol 3,07 %, 24 %, 14,2 % dan 45 %. Hasil uji skrining fitokimia pada simplisia dan ekstrak daun limpasu mengandung alkaloid, flavonoid dan steroid, sedangkan simplisia dan ekstrak buah limpasu mengandung alkaloid, flavonoid, tanin dan steroid. Hasil uji parameter non spesifik simplisia daun, simplisia buah, ekstrak daun dan ekstrak buah kadar air yaitu 15 %, 18 %, 0 %, 5,67 %. Kadar abu 0,26 %, 0,16 %, 0,14 %, 0,16 %, kadar abu tidak larut asam 0,20 %, 0,14 %, 0,18 %, 0,17 %. Bobot jenis simplisia serta ekstrak daun dan buah limpasu 0,90 g/ml, 0,98 g/ml pada daun, 0,98 g/ml, 0,99 g/ml pada buah. Hasil dari total cemaran mikroba pada simplisia serta ekstrak daun dan buah limpasu sebanyak 1,6 × 10-2 koloni/g, 10 × 10-3 koloni/g, 6,1 × 10-2 koloni/g dan 6,9 × 10-2 koloni/g serta angka kapang/khamir 5,5 × 10-2 koloni/g, 3 × 10-3 koloni/g, 2,8 × 10-2 koloni/g dan 0 koloni/g.
Validasi Metode Analisis Tablet Allopurinol dengan Metode Spektrofotometri Ultraviolet
Sediaan obat membutuhkan penjaminan mutu dengan metode yang tervalidasi. Salah satu sediaan obat yang bisa divalidasi adalah allopurinol. Allopurinol adalah sediaan obat yang bisa digunakan untuk pengobatan penyakit asam urat. Metode yang bisa digunakan untuk melakukan validasi metode analisis adalah Spektrofotometri Ultraviolet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelarut terbaik yang dapat digunakan dalam melakukan validasi metode analisis Allopurinol dengan spektrofotometri UV dan mengetahui hasil validasi metode spektrofotometri UV dengan pelarut terbaik dengan parameter validasi analisis meliputi linearitas, LOD (limit fo detection), LOQ (limit of quantitation), akurasi, presisi, dan selektivitas jika digunakan untuk penetapan kadar tablet allopurinol menurut persyaratan Farmakope Indonesia Edisi V Tahun 2014. Objek penelitian ini adalah parameter-parameter yang meliputi linearitas, LOD (limit of detection), LOQ (limit of quantitation), akurasi, presisi, dan selektivitas. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling, yaitu metode pengambilan sampel berdasarkan dengan kriteria peneliti. Kriteria yang digunakan adalah sediaan tablet allopurinol 100 mg yang bemerek generik dan dagang. Penelitian ini menggunakan variasi pelarut yaitu pelarut HCl 0,10 N dan KOH 0,10 N. Berdasarkan hasil uji yang sudah dilakukan diperoleh data bahwa pelarut HCl 0,10 N adalah pelarut terbaik yang dapat digunakan dalam validasi metode analisis Allopurinol dengan spektrofotometri UV. Panjang gelombang maksimum yang diperoleh pada pelarut HCl 0,10 N adalah 250 nm. Hasil uji validasi metode spektrofotometri UV pada pelarut HCl 0,10 N menunjukkan nilai linieritas, akurasi, presisi dan selektivitas yang baik. Pelarut HCl dengan konsentrasi 0,10 N juga menunjukkan bahwa kadar Allopurinol yang diperoleh dalam sediaan tablet memenuhi persyaratan menurut Farmakope Indonesia Edisi V Tahun 2014 (93,0 % - 107,0%) dari jumlah yang tertera pada etiket. Data kadar tablet Allopurinol bermerk generik dan dagang dianalisis dengan uji normalitas shapiro wilk/liliefors dan diperoleh hasil pengujian bahwa data berdistribusi normal, selanjutnya data di analisis kembali dengan uji homogenitas yaitu uji t dua sampel berpasangan menggunakan Microsoft excel dan diperoleh hasil pengujian data kadar tablet Allopurinol merk generik dan dagang tidak ada perbedaan rata-rata kadar, data yang diperoleh homogen.