Abstrak
ABSTRAK Nama : Lastefenia Barek Wadan Program Studi : S1 Farmasi Judul : Analisis In Silico Senyawa Bioaktif Minyak Zaitun (Olea europaea L.) Terhadap Reseptor IGF-1R Sebagai Agen Potensial Pencegahan Stunting Pembimbing : Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc. Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas manusia, yang salah satunya berkaitan dengan gangguan jalur hormon pertumbuhan Growth Hormone–Insulin-like Growth Factor-1 (GH–IGF-1), khususnya pada reseptor IGF-1R. Minyak zaitun (Olea europaea L.) diketahui kaya akan senyawa bioaktif fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, serta berpotensi mempengaruhi jalur pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi senyawa bioaktif minyak zaitun sebagai agen pencegahan stunting melalui pendekatan in silico terhadap reseptor IGF-1R. Metode penelitian meliputi seleksi awal senyawa dengan Lipinski’s Rule of Five to assess their drug-likeness properties dilanjut studi komputasi molecular docking menggunakan AutoDockTools 4.2.6. untuk mengidentifikasi interaksi ligan–reseptor dengan energi yang paling rendah. Analisis data dilakukan prediksi ADMETox dengan menggunakan pkCSM untuk menentukan senyawa bioaktif minyak zaitun yang paling kuat sebagai agen potensial pencegah stunting berdasarkan parameter fisikokimia, farmakokinetik, dan toksisitasnya. Hasil penelitian yang diperoleh, didapatkan 27 senyawa memenuhi keriteria Lipinski’s Rule of Five. Hasil molecular docking senyawa pinoresinol dapat berinteraksi dengan reseptor IGF-1R dengan nilai binding affinity (-7,57 kcal/mol) dan memiliki interaksi yang paling stabil dengan residu aktif reseptor serta memiliki profil farmakokinetik dan keamanan yang baik. Berdasarkan hasil docking dan ADMETox, terdapat 10 senyawa seperti pinoresinol, apigenin, luteolin, ligstroside aglycone, oleacein, cyanidin chloride, oleocanthal, delta-tocopherol, p-coumaric acid, dan ferulic acid. Terutama pinoresinol yang memiliki potensi sebagai kandidat paling potensial untuk pencegahan stunting. Kata kunci: Stunting, minyak zaitun, IGF-1R, in silico, molecular docking