Abstrak
Kombucha teh hijau (Camellia sinensis L.) mengandung polifenol, katekin, dan hasil metabolit fermentasi yang dapat menghambat pertumbuhan Cutibacterium acnes, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif dalam sediaan face mist. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula optimum face mist kombucha teh hijau dengan variasi konsentrasi gliserin dan propilen glikol serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Cutibacterium acnes. Penelitian menggunakan metode desain faktorial 22 dengan dua faktor, yaitu gliserin (5% dan 15%) serta propilen glikol (1% dan 15%). Respon yang diamati meliputi pH, viskositas, waktu kering, dan daya semprot. Data dianalisis menggunakan software Design Expert 13 untuk menentukan formula optimum, kemudian dilakukan verifikasi, uji aktivitas antibakteri, dan uji stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum diperoleh pada konsentrasi gliserin 5% dan propilen glikol 1% dengan nilai desirability sebesar 0,740. Formula optimum memiliki pH 5,28 ± 0,03, viskositas 32,00 ± 17,89 cP, waktu kering 3,11 ± 0,07 menit, dan daya semprot 5,15 ± 0,09 cm. Formula optimum menghasilkan diameter zona hambat sebesar 9,73 mm terhadap Cutibacterium acnes yang termasuk kategori sedang. Selama penyimpanan 28 hari, formula mengalami perubahan pada beberapa karakteristik fisik, namun tetap mempertahankan bentuk, aroma, dan homogenitas sediaan.