Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI DAUN BAKAU HITAM (Rhizophora mucronata Poir.) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Farmasi (S1)•4 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Bakau hitam (Rhizophora mucronata Poir.) termasuk famili Rhizoporaceae, merupakan tumbuhan yang tumbuh di sepanjang pesisir pantai Indonesia yang memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif termasuk antioksidan. Daun bakau hitam diketahui memiliki beberapa kandungan metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, fenol, polifenol, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai IC50 sebagai parameter aktivitas antioksidan dari ekstrak serta fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, dan fraksi etanol-air daun bakau hitam. Daun bakau hitam diekstraksi dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 95%. Dilakukan fraksinasi dengan pelarut a-heksana, etil asetat, dan air terhadap ekstrak etanol yang diperoleh setelah itu dilakukan pengujian kadar antioksidan menggunakan metode DPPH terhadap ekstrak dan fraksi yang dihasilkan. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol 95% daun bakau hitam diperoleh nilai IC50 38,8254 ppm, fraksi air nilai IC50 sebesar 41,4876 ppm, fraksi etil asetat sebesar 90,6051 ppm, dan fraksi n-heksan sebesar 117,7765 ppm. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol 95% memiliki aktivitas antioksidan yang paling tinggi di antara fraksi yang lain karena nilai IC50 ekstrak etanol 95% yang paling rendah diantara fraksi lainnya.

Kata kunci

daun bakau hitam, antioksidan, DPPH, fraksi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI DAUN BAKAU HITAM (Rhizophora mucronata Poir.) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil)2024 · oai:ais:skripsi:1009