Abstrak
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berperan penting dalam meningkatkan efisiensi pelayanan dan akurasi pengelolaan data di rumah sakit, termasuk di instalasi farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja SIMRS di Instalasi Farmasi RSUD IA Moeis Samarinda menggunakan metode HOT-Fit yang menilai variabel human, organization, dan technology terhadap net benefit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan 31 responden yang dipilih melalui total sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner skala likert 1-4 yang disusun berdasarkan empat variabel utama HOT-Fit yaitu human (system use dan user satisfaction), organization (structure dan environment), technology (system quality, information quality, dan service quality), serta net benefit. Analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM dengan software SmartPLS 4.1.6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja SIMRS berada pada kategori sangat baik. Variabel human berpengaruh positif dan signifikan terhadap net benefit (β = 0,335; t = 2,383; p = 0,017), variabel organization juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap net Benefit (β = 0,536; t = 2,598; p = 0,009), sedangkan variabel technology tidak berpengaruh signifikan terhadap net benefit (β = 0,179; t = 0,950; p = 0,342). Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi SIMRS di Instalasi Farmasi RSUD IA Moeis Samarinda lebih dipengaruhi oleh faktor manusia dan organisasi dibandingkan faktor teknologi. Kata kunci: SIMRS, HOT-Fit, Instalasi Farmasi, PLS-SEM