Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

STUDI LITERATUR PENGARUH PENAMBAHAN NaOH DAN KOH PADA FORMULASI SABUN MINYAK JELANTAH

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Farmasi (D3)•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Limbah minyak jelantah adalah minyak yang diperoleh dari sisa proses penggorengan. Minyak jelantah jika tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan dan menyebabkan penyakit. Perlu dilakukan pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk sabun dalam sediaan padat, lunak, dan cair. Sabun yang dihasilkan harus memenuhi persyaratan mutu sabun SNI. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Data yang dipakai dalam studi literatur ini adalah data sekunder yang berasal dari tiga jurnal penelitian. Rancangan penelitian dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Objek penelitian yaitu mutu fisik sabun minyak jelantah dengan variasi jumlah NaOh dan KOH serta waktu pengadukannya dan analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa penggunaan alkali NaOH sebanyak 35mL dan waktu pengadukan 35 menit menghasilkan sabun padat yang baik dan memenuhi persyaratan SNI. Penggunaan alkali KOH sebanyak 15g dan waktu pengadukan 50 menit menghasilkan sabun lunak yang memenuhi persyratan SNI. Penggunaan alkali KOH sebanyak 30mL dan waktu pengadukan 40 menit menghasilkan sabun cair yang memenuhi persyaratan SNI. Terdapat pengaruh penambahan jumlah NaOH dan KOH pada mutu fisik sabun minyak jelantah.

Kata kunci

sabun padat, sabun lunak, sabun cair, minyak jelantah, saponifikasi.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1STUDI LITERATUR PENGARUH PENAMBAHAN NaOH DAN KOH PADA FORMULASI SABUN MINYAK JELANTAH2020 · oai:ais:skripsi:395

Publikasi terkait