Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PRODUK FARMASI HALAL DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Farmasi (S1)•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap produk farmasi halal masih jarang diteliti secara khusus di Kabupaten Penajam Paser Utara yang didominasi penduduk Muslim. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat Muslim terhadap produk farmasi halal di kabupaten tersebut. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 422 responden Muslim berusia minimal 17 tahun. Teknik convenience sampling digunakan karena luasnya wilayah penelitian. Data dikumpulkan secara daring pada Desember 2025 hingga Januari 2026 menggunakan kuesioner tertutup yang telah teruji face validity. Pengetahuan diukur melalui 10 pertanyaan benar, salah, dan tidak tahu, sedangkan perilaku dinilai menggunakan 10 pernyataan skala Likert empat tingkat. Kategori pengetahuan baik diperoleh 281 responden atau 67 persen, sedangkan 139 responden atau 33 persen berada pada kategori cukup. Pemahaman responden masih rendah pada cakupan sertifikasi wajib produk farmasi, dengan hanya 34 persen responden menjawab tepat. Ketentuan penggunaan alkohol dalam produk farmasi juga hanya dipahami secara tepat oleh 39 persen responden. Konsep syubhat, yaitu produk tanpa label halal belum tentu haram, dipahami oleh 42 persen responden. Kategori perilaku baik dicapai oleh 319 responden atau 75 persen, atau delapan poin persentase lebih tinggi dibandingkan kategori pengetahuan baik. Responden berpendidikan SMP/sederajat serta responden berusia lebih dari 55 tahun memiliki proporsi pengetahuan baik paling rendah, masing-masing sebesar 44 persen dan 43 persen. Responden yang bekerja sebagai tenaga honorer atau kontrak memperlihatkan proporsi perilaku kurang paling besar meskipun tingkat pengetahuannya tergolong baik. Kecamatan Sepaku dan Babulu memiliki proporsi pengetahuan kurang yang lebih tinggi dibandingkan Kecamatan Penajam. Masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki pengetahuan dan perilaku yang baik terhadap produk farmasi halal. Edukasi mengenai cakupan sertifikasi halal, ketentuan alkohol dalam produk farmasi, serta konsep syubhat perlu diprioritaskan dalam program kefarmasian komunitas bagi kelompok masyarakat dengan keterbatasan akses informasi.

Kata kunci

farmasi halal, pengetahuan, perilaku, cross-sectional, Penajam Paser Utara

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PRODUK FARMASI HALAL DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA2026 · oai:ais:skripsi:1510