Abstrak
Kulit wajah rentan mengalami kerusakan akibat paparan radikal bebas yang dapat memicu penuaan dini. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung senyawa antioksidan, seperti masker gel peel-off. Kulit buah naga merah (Selenicereus monacanthus) diketahui mengandung senyawa antioksidan, antara lain flavonoid, vitamin C, dan antosianin, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam sediaan kosmetik. Formulasi masker gel peel-off sering menghadapi kendala pada karakteristik fisik, seperti viskositas, daya sebar, dan waktu mengering, yang dipengaruhi oleh komposisi basis gel, terutama polivinil alkohol (PVA) dan hidroksipropil metilselulosa (HPMC). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimum kombinasi PVA dan HPMC dalam formulasi masker gel peel-off ekstrak kulit buah naga merah serta mengevaluasi karakteristik fisik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain faktorial dua faktor dua level. Tahapan penelitian meliputi pembuatan ekstrak menggunakan etanol 96%, formulasi sediaan, evaluasi sifat fisik yang meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan waktu mengering, kemudian dilakukan optimasi menggunakan aplikasi Design Expert versi 13 dengan analisis ANOVA serta uji aktivitas antioksidan. Hasil optimasi menunjukkan bahwa kombinasi PVA 10% dan HPMC 4% merupakan formula optimum yang menghasilkan sediaan dengan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan. Formula optimum memiliki bentuk gel kental dengan bau khas, berwarna kuning bening, homogen tanpa adanya butiran, nilai pH sebesar 5.13, daya sebar 6 cm, waktu mengering 19 menit, serta viskositas sebesar 20333 cPs. Uji aktivisas antioksidan masker gel peel-off sebesar 987,24 ppm.