Abstrak
Bawang tiwai (Eleutherine bulbosa (Mill.) merupakan tanaman yang sering disebut bawang Dayak atau bawang hutan. Tanaman ini biasanya digunakan oleh masyarakat suku Dayak sebagai obat alternatif untuk mengobati berbagai penyakit seperti kanker payudara, hipertensi, diabetes melitus, menurunkan kadar kolestrol, obat bisul, kanker usus, dan mencegah stroke. Ekstrak bawang tiwai (Eleutherine bulbosa (Mill.) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, terpenoid, dan kuinon. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai SPF ekstrak etanol bawang tiwai (Eleutherine bulbosa (Mill.) berdasarkan perbedaan konsentrasi pelarut etanol 50%, 70% dan 95%. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Tahapan penelitian ini dimulai dari pengambilan sampel, determinasi tanaman, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak, penetapan susut pengeringan, pembuatan ekstrak dengan metode maserasi, penetapan kadar air, skrining fitokimia ekstrak bawang tiwai, penentuan nilai SPF secara in vitro pada ekstrak bawang tiwai dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ekstrak bawang tiwai dengan variasi konsentrasi pelarut etanol 50%, 70 dan 95%. Variabel terikat dalam penelitian ini nilai SPF ekstrak etanol bawang tiwai. Variabel kontrol pada penelitian ini adalah metode spektrofotometri UV-Vis. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji t.