Abstrak
Waktu tunggu pelayanan resep merupakan indikator mutu pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan menganalisis rata-rata waktu tunggu pelayanan resep obat racik dan non racik, kesesuaiannya dengan standar pelayanan minimal, serta tahapan alur pelayanan yang berkontribusi terhadap lamanya waktu tunggu di Instalasi Farmasi Puskesmas Juanda. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap pelayanan resep pasien rawat jalan menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan standar deviasi serta dibandingkan dengan standar pelayanan yang berlaku. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar evaluasi dan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Juanda.