Abstrak
Daun Senggani (Melastoma malabathricum L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa kimia seperti golongan fenol, alkaloid, dan saponin. Daun Senggani dapat dimanfaatkan berbagai penyakit, seperti diare, disentri, luka infeksi, sakit gigi, sakit perut, perut kembung, dan sariawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi simplisia dan ekstrak daun Senggani serta kandungan metabolit sekundernya. Penelitian ini bersifat non eksperimental. Penelitian dimulai dari pengambilan sampel, determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak secara maserasi dengan etanol 96%. Karakteristik spesifik dari simplisia dan ekstrak etanol daun senggani didapatkan identitas dengan pengamatan organoleptik pada simplisia berupa potongan tipis, bau khas, hijau, dan rasa pahit serta hasil pengamatan pada ekstrak berupa ekstrak kental, berbau khas, berwarna hijau tua, dan rasa pahit. Kadar senyawa terlarut dalam air untuk ekstrak sebesar 3,3% dan simplisia sebesar 1%, sedangkan kadar senyawa terlarut dalam etanol untuk ekstrak sebesar 98% dan simplisia sebesar 5%. Karakterisasi non spesifik dari simplisia dan ektrak etanol buah labu kuning didapatkan kadar abu total ekstrak sebesar 2,40% dan simplisia sebesar 3,5%, kadar abu tidak larut asam ekstrak sebesar 0,68% dan simplisia sebesar 0,38%. Kadar air esktrak sebesar 17,55% dan simplisia sebesar 4,33%. Bobot jenis ekstrak 0,98 g/mL dan hasil dari total cemaran mikroba pada ekstrak sebanyak 9,840 koloni/g dan simplisia sebesar 3,093,3 koloni/g serta angka kapang khamir pada ekstrak sebesar 20,820 koloni/g dan simplisia sebesar 1,243,3 koloni/g. Pada pengujian skrining fitokimia dari simplisia dan ekstrak etanol daun senggani didapatkan hasil bahwa simplisia dan ekstrak etanol daun senggani mengandung metabolit sekunder diantaranya alkaloid, flavonoid, saponin, dan terpenoid.