Abstrak
Produk prototipe Kapsul Haruan Oil Plus adalah sediaan kapsul lunak yang berbasis kombinasi minyak ikan haruan (Channa striata), minyak kedelai (Glycine max), dan minyak zaitun (Olea europaea) yang diformulasikan sebagai suplemen alami dengan potensi antioksidan.Paparan radikal bebas diketahui sebagai salah satu penyebab utama berbagai penyakit degeneratif seperti penuaan dini, aterosklerosis, dan kanker. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang memiliki sifat antioksidan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan produk prototipe Kapsul Haruan Oil Plus menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Kimia STIKES Samarinda. Sampel kapsul Haruan Oil Plus diuji pada konsentrasi 100% dengan vitamin C sebagai kontrol positif. Pengujian dilakukan menggunakan metode DPPH dengan mengukur absorbansi pada panjang gelombang 516 nm menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Persentase inhibisi dihitung untuk menentukan aktivitas antioksidan sampel. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Independent Sample T-Test untuk membandingkan aktivitas antioksidan produk terhadap vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase inhibisi Kapsul Haruan Oil Plus sebesar 46,06% ± 3,78, sedangkan vitamin C sebesar 37,56% ± 2,48. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,031 (p0,05), yang menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara aktivitas antioksidan Kapsul Haruan Oil Plus dan vitamin C. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa produk prototipe Kapsul Haruan Oil Plus memiliki aktivitas antioksidan yang ditunjukkan oleh kemampuannya dalam menghambat radikal bebas DPPH dan menunjukkan aktivitas yang lebih tinggi dibandingkan vitamin C pada kondisi pengujian ini.