Abstrak
Kajian 33 perguruan tinggi (Pertides) di 33 provinsi tentang data dan informasi manfaat dana desa menggambarkan bagaimana dana desa bekerja dan berhubungan perubahan status IDM, bahkan lebih dalam mencari penjelasan manfaat dana desa terhadap capaian tujuan pembangunan desa (peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas hidup manusia, dan penanggulangan kemiskinan. Dengan memanfaatkan metode kajian kuantitatif dan kualitatif, di mana setiap provinsi dipilih 1 kabupaten dan masing-masing 5 desa sebagai lokasi kajian (total 165 desa) maka secara metodologis sudah memberikan representasi kondisi desa secara umum di Indonesia. Adapun di masing-masing desa lokasi terdapat masing-masing 5 orang informan dan 20 orang responden, sehingga hasil wawancara dan hasil survei rumah tangga maka data yang diperoleh dapat dikatakan cukup kaya untuk diolah dan dianalisis menjadi informasi tentang manfaat dana desa oleh masing-masing perguruan tinggi tersebut.