Abstrak
Kepatuhan pasien dalam menggunakan obat antihipertensi sangat berpengaruh terhadap keberhasilan terapi, namun masih banyak pasien yang tidak patuh, sehingga tekanan darah tetap tidak terkontrol dan beresiko menyebabkan komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran tingkat kepatuhan dalam menggunakan obat antihipertensi di puskesmas. Metodologi penelitian ini menggunakan studi literatur dengan meninjuau artikel dan jurnal tingkat kepatuhan pasien hipertensi yang di ukur menggunakan kuisioner MMAS-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan rendah pada pasien hipertensi di puskesmas lempake samarinda dengan persentase (41,5%), sedangkan di puskesmas kema minahasa utara kepatuhan rendah dengan persentase (57,7%). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan termasuk usia, pendidikan, pekerjaan, lama menderita hipertensi, pengetahuan pasien, serta jenis kelamin. Pasien dengan tingkat pendidikan rendah, pekerjaan yang padat, dan yang telah lama menderita hipertensi cenderung memiliki kepatuhan yang rendah.